
Cuaca mendung pagi ini membuat biru malas untuk melakukan aktifitas. Akhir pekan yang sempurna untuk berwisata di pulau kapuk yang damai.
Kejadian akhir-akhir ini ternyata tak bisa membuat pikiran biru tenang. Bahkan cuaca yang mendukung tidak bisa membuatnya berhenti uring-uringan.
Kecemburuan Alissa membuat rasa bersalah biru meningkat. Biru sangat takut kehilangan Alissa. Biru bukanlah seorang pemain wanita. Bila dirinya sudah jatuh cinta pada seorang wanita maka sulit baginya untuk berpaling pada hati yang kedua.
‘apa yang harus aku lakukan’ pikir biru dalam hati. Ia mengusap-usap kasar rambutnya. Kini biru berada diantara Alissa dan Syahna. Dia malu karena tak bisa memilih salah satunya walaupun sangat takut kehilangan Alissa.
Malam itu, Alissa meminta biru untuk membuat keputusan. Alissa memintanya memilih antara Syahna dan Alissa.
Biru sendiri bingung mau menjawab apa. Biru merasa seperti memakan buah simalakama. Dimakan kehilangan Alissa, tak dimakan dibuang orangtua.
Alissa semakin marah pada biru saat biru tak bisa memilih. Karena lelah menunggu kepastian yang tidak pasti dari biru. Alissa memberikan waktu kepada biru untuk memikirkan semuanya. Dan bila waktunya tiba biru sudah mempunyai keputusan untuk menetapkan pilihannya.
...***...
Masalah selalu saja silih berganti di kehidupan biru. Baru saja selesai masalah tentang perjodohan itu. Kini datang masalah yang lainnya.
Baru saja biru merasa bahagia karena Alissa akhirnya berbesar hati mau menerima perjodohan dirinya dengan Syahna tanpa ada kata putus.
Tapi kini dia merasa bersalah kembali karena kembali melukai hati Alissa. Pikiran biru kembali pada hari itu dimana Alissa menemuinya dengan berurai air mata.
Flasback On
Suara langkah kaki alissa menggema disepanjang lorong kampus menuju ruang perpustakaan. Hari itu setelah mendengar cerita kania tanpa pikir panjang ia langsung pergi mencari biru. Melihat biru yang baru keluar dari ruang perpustakaan Alissa langsung menarik tangan biru dan mengajak biru ke taman belakang kampus yang tidak terlalu ramai.
Air matanya jatuh berurai. Dia marah sungguh sangat marah pada biru. Tahukah biru bahwa dia tidak mau kehilangan biru. Mengapa biru harus berbuat seperti itu setelah dirinya menerima perjodohan biru dengan perempuan yang entah siapa itu. Apakah harus Alissa mengulangi lagi perkataannya saat itu. Dirinya tidak mau cinta biru terbagi dua. Biru harus memilihnya dan biarkan saja perempuan itu hanya menjadi batu loncatan bagi biru agar dirinya tidak dicoret namanya dari keluarga Permana.
Melihat Alissa berurai air mata biru langsung memeluknya. Biru sangat menyayangi Alissa. Alissa adalah wanita yang mengisi kekosongan hatinya atas penolakan senja. Penolakan yang membuat harga dirinya runtuh karena senja melabuhkan cintanya pada siswa baru yang menjadi saingannya saat itu.
__ADS_1
Hanya alissa yang mengerti perasaannya saat itu. Hanya alissa yang mengerti dan telah mencintai biru walau pada saat itu biru tidak memandangnya sama sekali. Alissa sangat berharga bagi biru.
“semua itu tidak seperti apa yang dikatakan Kania honey” Biru menghapus air mata Alissa. Biru memperlakukan alissa dengan lembut, dengan sabar biru menjelaskan kejadian salah paham yang dilihat Kania.
“Lagian mana mungkin aku bisa menduakan kamu” tatapan penuh cinta biru membuat rasa di hati Alissa sedikit tenang.
“kamu mengenalku bukan baru hari ini Alissa, kita sudah hampir tiga tahun merajut kasih bahkan sebelum itu kamu sudah mengenalku” Alissa menatap mata biru dan mencoba mencari tahu adakah kebohongan di sana.
“hati tidak ada yang tahu honey, tapi aku berharap kamu selalu mencintaiku” Alissa mempertegas kata katanya. Biarlah dia bersabar sedikit kemudian Alissa melanjutkan ucapannya “ingatlah honey aku tidak akan biarkan siapapun mengambil mu dariku”.
Flashback off
Sampai saat ini biru tidak pernah memberitahu alissa identitas syahna wanita yang dijodohkan dengannya yang juga calon tunangannya. Biru sangat tahu Alissa bisa berbuat nekat apabila ada yang berani mendekatinya.
Biru tidak pernah mempermasalahkan itu karena dia memang terganggu dengan tingkah para perempuan yang agresif pada dirinya. Tapi untuk syahna, biru sendiri tidak mengerti mengapa ada perasaan tidak rela bila syahna disakiti oleh Alissa.
Selama menjalani perjodohan ini yang sudah berjalan tiga bulan lamanya. Syahna selalu sabar menghadapi sikap dingin dan acuh tak acuh dirinya padanya. Hal itu sama seperti Alissa dulu, yang membedakan Alissa dan syahna adalah sikap mereka berdua.
Syahna, ibu dan kakaknya sedang memasak banyak makanan hari ini. Mereka bahagia karena Naufal kakak syahna telah selesai menjalani masa pertukaran mahasiswa antar kampus. Naufal sedang dalam perjalanan menuju rumah dan akan sampai pukul lima sore nanti.
Syahna memiliki dua saudara kandung. Yang pertama adalah Carissa Andriana kakak syahna yang berprofesi sebagai dokter kandungan itu telah menikah dengan seorang pengusaha yang bernama ‘Devan Whisnu Erlangga’ dan memiliki seorang anak laki-laki bernama Bintang Samudra Erlangga. Sementara kakak kedua syahna adalah Naufal Kahfi yang saat ini merupakan kakak tingkat syahna walaupun berbeda kampus.
Kepulangan Naufal sangat ditunggu-tunggu syahna. Naufal sangat menyayangi dirinya dan syahna belajar banyak darinya. Syahna juga menyayangi Carissa kakak perempuannya. Kedua orangtua syahna merasa beruntung karena diberkahi anak anak yang baik, pintar dan disertai paras yang indah. Tidak semua orang bisa memiliki keberuntungan itu.
Masalah perjodohan syahna hanya Naufal yang belum diberitahu bahwa, keluarga syahna takut itu semua mengganggu konsentrasi belajar Naufal.
Keluarga syahna berencana memberitahu Naufal tentang syahna yang telah dijodohkan selesai makan malam nanti. Begitu juga mereka akan membahas rencana pertunangan Syahna yang akan diadakan tiga Minggu lagi.
Tepat pukul lima sore Naufal sampai dirumahnya. Dia disambut hangat oleh kedua orangtua dan saudarinya. Sudah empat bulan lebih dia meninggalkan keluarganya dan baru ini dirinya dapat berkumpul lagi. Suara canda tawa memenuhi ruang keluarga mereka.
__ADS_1
Ini adalah hari yang paling membahagiakan syahna. Kegundahan hatinya sedikit terobati dengan kembalinya cinta keduanya setelah sang ayah yaitu sang kakak Naufal.
Memiliki kakak laki-laki dengan paras yang sempurna merupakan berkah tersendiri untuk syahna. Kakaknya bagaikan tameng untuknya. Banyak yang mengira bila Naufal adalah kekasih syahna. Hal itu membuat para lelaki apalagi lelaki dengan julukan buaya darat tidak berani mendekatinya.
Bukan karena Naufal mengancamnya atau bagaimana. Tapi lebih pada mereka merasa minder padanya. Siapa yang tidak minder dengan lelaki berparas tampan dilengkapi dengan otak pintar yang mendukung.
Malam ini setelah acara makan bersama ayah syahna memberitahu Naufal bila adiknya syahna telah jodohkan dengan anak sahabat sang ayah. Berita itu bagaikan bom atom Amerika yang meluluhkan lantahkan kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang pada bulan Agustus 1945 dengan persetujuan Britania raya sebagai mana tertuang dalam perjanjian Quebec. Berlebihan kedengarannya, tapi itulah yang saat ini tengah dirasakan Naufal. Adik yang selama ini sangat disayanginya, dimanjakannya dan sangat dijaganya dijodohkan dengan orang yang dirinya sendiri tidak tahu seperti apa perilakunya. ‘apakah lelaki itu bisa menjaga adiknya seperti dirinya’ hanya itu kalimat yang berputar putar dalam kepalanya.
Selama ini tidak sembarang laki laki bisa dekat dengan syahna. Naufal seperti menyeleksi mana yang pantas dekat untuk adiknya. Syahna adalah gadis yang lembut dan berhati tulus jadi harus lelaki seperti itu jugalah yang menjadi pendampingnya. Naufal seperti kakak yang posesif terhadap adiknya. Tapi itu semua adalah bentuk kasih sayang yang diberikannya pada sang adik.
“Ayah, menikah itu harus didasari dengan cinta dan kemauan yang ikhlas” itulah kalimat pertama yang Naufal sampaikan kepada orangtuanya. Dia tahu betul bila adiknya syahna tidak akan pernah menolak semua keinginan orangtuanya.
“ayah tau apa yang kamu pikirkan nak, ayah tidak mungkin memaksa adikmu syahna untuk menerima perjodohan ini bila dia tidak mau”
“kamu bisa tanyakan langsung pada adikmu nak” sang ibu menimpali omongan sang ayah.
Naufal memandang syahna dengan seksama dan adiknya syahna hanya tersenyum lembut padanya. Naufal menatap mata syahna dan mencari adakah kebohongan dalam matanya tapi hanya kejujuran yang dilihatnya. Naufal tidak bisa berbuat apa-apa lagi saat sang kakak dan suaminya ikut membenarkan ucapan sang ayah. Naufal bingung kenapa jauh didalam hatinya ia merasa adiknya terluka.
Akhir pekan ini telah terlewati. Malam kepulangan Naufal adalah malam yang membahagiakan bagi syahna. Kini orang yang paling melindungi dirinya telah pulang. Pagi ini syahna menghubungi Dinda karena dirinya berangkat kuliah diantar oleh Naufal. Dinda yang mendengar nama Naufal langsung kegirangan. Dinda telah mendeklarasikan Naufal, bahwa oppa oppa Korea apalagi Lee min ho yang diidolakannya tidak ada apa apanya dibandingkan dengan Naufal.
Land Rover Range Rover 4.4 SV LWB menggunakan transmisi 8-Speed Otomatis dengan performa mesin 4395 cc yang menyuguhkan tenaga 523 hp dengan torsi 750 Nm dikemudikan Naufal dengan gagah memasuki area kampus dan membuat atensi mahasiswa mengarah padanya.
Mobil itu adalah hadiah sang ayah untuk Naufal karena menjadi peringkat terbaik saat lulus SMA, serta berhasil masuk ke salah satu perguruan tinggi negeri terbaik. Sherli, Dinda dan beberapa mahasiswi lain yang kebetulan berada diparkiran kampus sempat menahan nafas saat melihat Naufal mereka semakin mengigit jari saat melihat syahna keluar dari dalam mobil dengan Naufal membukakan pintu untuknya. Mereka seperti sepasang kekasih dimana pria memperlakukan wanita nya seperti ratu.
“Keberuntungan macam apa lagi yang dialami syahna” itulah yang mereka pikirkan saat ini. Baru beberapa hari yang lalu syahna berhasil berada didekat biru dan sekarang ada pangeran lainnya yang tak kalah dari biru memperlakukannya istimewa.
Dinda berlari dengan cepat menuju kearah syahna. Dirinya sangat mengenal Naufal. Dinda adalah pengagum Naufal garis keras yang pertama. Sedangkan Sherli hanya bisa mengatakan “OMG” dia tidak pernah tahu bila syahna memiliki kakak yang begitu sempurna. Kemana saja dirinya selama ini.
Setelah berpamitan dengan sahabat adiknya, Naufal membawa mobilnya untuk pergi menuju kampusnya. Kini kehebohan yang terjadi telah selesai. Dinda dan Sherli membuat syahna kewalahan dengan banyaknya pertanyaan mereka tentang Naufal.
__ADS_1
Syahna dan Naufal tidak menyadari bahwa ada empat pasang mata yang menatap marah pada mereka. Perasaan marah yang berbeda diantara kedua orang itu.
“sebesar apapun rasa cintamu untuknya bila dia bukan jodohmu lepaskanlah, karena hanya ada rasa sakit bila kamu memaksa untuk tetap bersama”