Bos Ku Ternyata Jodohku

Bos Ku Ternyata Jodohku
1. Wawancara dengan banyak cobaan


__ADS_3

Pagi yang cerah menyapa. Sinar matahari menembus sebuah ruangan melalui celah jendela dengan tirai yang sedikit terbuka, membuat sepasang mata mengernyit karena silaunya sinar matahari pagi ini.


Dengan kesadaran yang belum cukup sepenuhnya,ia meraih handphone nya untuk melihat jam. Iapun langsung terlonjak ketika jam menunjukkan pukul 07:00, sedangkan ia ada interview pukul 08:30,jarak antara kantor dan tempat tinggalnya yang cukup jauh dapat memakan waktu sekitar satu jam. Dengan kecepatan kilat ia langsung bergegas untuk mandi dan bersiap-siap.


...****************...


Tit tit tiiiiiit


Suara klakson mobil yang berada di belakang sebuah motor seorang wanita cantik itu serasa memekakkan telinga. Ingin sekali rasanya ia menendang mobil itu. Tapi apalah daya,ia tak kan punya cukup uang jika nanti sang pemilik mobil memintanya untuk mengganti rugi.


"dasar orang gila,gk liat apa dia jalanan macet" gerutu Allira seorang diri.


"Andai saja aku anak orang kaya,pasti aku tak kan sesulit ini mencari pekerjaan di kota besar ini" lamun Allira dalam hati.


Allira yang merupakan anak yatim-piatu tak bisa terus bergantung kepada paman dan bibinya yang sudah tua. Ia yang di besarkan oleh keluarga sederhana membuatnya menjadi wanita yang mandiri. Meskipun begitu,saudara sepupunya yang merupakan anak kandung dari paman dan bibinya begitu benci kepadanya,ia pun tak tau mengapa sepupunya itu sangat membencinya,yang ia tau adalah, sepupunya itu selalu menjelek jelekkan nya kepada semua orang. Sehingga tak banyak orang yang mau berteman dengan nya. Hanya beberapa orang saja yang bersedia menjadi teman bicaranya yang sekarang menjadi sahabatnya.


Tit tit tiiiiiit.....


Suara kencang klakson dari sebuah mobil menyadarkan nya dari lamunan. Ia pun kembali melanjutkan perjalanan menuju tempat interview.Sesaat sebelum memasuki gerbang kantor,ia pun di kejutkan oleh sebuah mobil yang menyerempet motornya dari samping. Allira yang terkejut langsung tumbang bersama motornya diantara bunga-bunga yang ada di sekitar gerbang kantor itu.


" Aduh,sakiiit". Allira mengaduh ketika tangan nya tertancap duri bunga mawar yang ada diantara bunga-bunga itu. "Hei,kalau nyetir lihat-lihat dong. Kamu mabuk ya" teriak Allira


marah.


Sang pengemudi mobil yang merasa di teriaki pun turun dari mobil mewah tersebut.


"Apa kamu bilang? Saya mabuk? Kenapa,kamu mau minta ganti rugi sama saya? Nih ambil". kata orang tersebut sambil melemparkan beberapa lembar uang seratus ribuan.

__ADS_1


Allira yang merasa harga dirinya dapat dihitung dengan uang pun segera berdiri.


"Maaf ya mbak, meskipun saya orang miskin,tapi saya masih punya sopan santun. Saya tidak butuh uang mbak". jawab Allira sambil mendirikan motornya yang tumbang bersama nya tadi.


"Siapa sih kamu, berani-beraninya kamu ngomong seperti itu sama saya. Kamu gak tau siapa saya? ".


Allira yang terburu-buru langsung meninggalkan wanita itu tanpa menghiraukannya.


"Hei tunggu,awas kamu yaa" teriak wanita itu.


...****************...


Allira yang menunggu namanya dipanggil duduk di ruang tunggu. Beruntung ia datang tepat waktu dan hanya menunggu beberapa menit, namanya sudah di panggil.


"Allira Az-Zahra" panggil sang HRD


*


*


Wawancara panjang itu pun akhirnya selesai. Allira yang memiliki kemampuan berbicara dan memiliki nilai sangat bagus dengan mudah di terima bekerja di tempat tersebut,dengan posisi yang sangat bagus. Yaitu asisten pribadi CEO. Dan besok ia sudah bisa mulai bekerja. Betapa bahagianya ia pada saat itu,dengan berbagai rintangan yang menghadang nya pagi itu,terjebak macet,hingga ia terjatuh karna di serempet seorang gadis sombong. Semua itu terlupakan dalam sekejap setelah sang HRD mengatakan


"Selamat,anda di terima bekerja di perusahaan Langkat Jaya Group ini sebagai asisten pribadi CEO.Dan mulai besok,anda sudah bisa mulai bekerja".


Tak lupa ia membagi kabar bahagia itu kepada paman dan bibinya


"Hallo paman,aku diterima bekerja paman. Dan mulai besok aku sudah bisa mulai bekerja". kata Allira membagi kebahagiaan kepada orang di sebrang. Dan kebahagiaan pun terdengar dari orang di sebrang telepon.

__ADS_1


"Selamat ya Allira,paman dan bibi bahagia mendengar nya". balas orang di sebrang sana.


Setelah membagi kebahagiaan kepada paman dan bibinya,ia pun menghubungi sahabatnya. Satu-satunya sahabat yang ia punya,yaitu Dona. Dona dan Allira sudah bersahabat semenjak mereka duduk di kelas 2 SMA,Allira dan Dona yang merupakan teman duduk sebangku merasa ada kecocokan dan mulai bersahabat. Hingga memasuki dunia perkuliahan,mereka masih menjadi sahabat, walaupun dengan fakultas yang berbeda.


Allira tak memiliki teman lain selain Dona. Allira yang merupakan anak orang miskin tak begitu di perdulikan oleh teman-temannya,hanya Dona yang mau berteman dengan nya.


"Hallo" kata orang di sebrang telepon.


"Dona" teriak Allira memekakkan telinga


"Ada petir" teriak Dona menjeda ucapan nya


"padahal hari cerah,tapi kok bisa ada petir yaa" lanjutnya kemudian.


"Ih kamu kok tega sih bilang suara ku kayak petir" ngambek Allira.


"Habisnya suara kamu kayak petir di siang bolong" jawab Dona santai tanpa menghiraukan sahabatnya yang sedang merajuk.


Allira yang teringat kabar bahagia yang akan di baginya dengan sahabatnya itu,seketika bahagia kembali.


"Oiya Dona,aku ada kabar bahagia,dan aku ingin membaginya kepadamu" ucap Allira dengan mata berbinar-binar.


"Kabar bahagia apa?" tanya Dona


"Kamu tau perusahaan Langkat Jaya Group?" tanya Allira


"Tau,memang kenapa? Itu perusahaan besar yang sudah terkenal dimana-mana" jawab Dona. Karna memang perusahaan itu adalah perusahaan besar yang sudah mendunia. Bahkan koleganya banyak yang berasal dari luar negri.

__ADS_1


"Kamu tau gak,aku di terima kerja di perusahaan itu. Dan aku dapat posisi yang waah banget. Jadi asisten pribadi CEO". jawab Allira dengan bahagia.


__ADS_2