Bos Ku Ternyata Jodohku

Bos Ku Ternyata Jodohku
Duka Mendalam Allira


__ADS_3

"Terima kasih ya kak,kalian sudah mau menolong kami. Jika tidak ada kalian,entah apa yang akan terjadi kepada kami" kata Pak Bambang kepada sang kakak.


" Iya sama-sama" jawab pak Burhan.


"Memang kenapa kalian sampai bisa berhutang sebanyak itu kepada rentenir?" tanya pak Burhan kemudian


"Aku menginvestasikan semua harta ku kepada seseorang. Dan aku berharap harta ku akan aman dan bahkan bisa bertambah dengan ber-investasi. Namun nyatanya mereka menipuku. Dan aku terpaksa harus menjual seluruh aset perusahaan demi menutup hutang-hutang yang ada"kata pak Bambang.


"Dan akhirnya aku harus menjual perusahaan dan rumah untuk membayar gaji seluruh karyawan. Dan untuk hutang kepada rentenir itu..." pak Bambang menghentikan ucapannya


"Itu karna aku yang terlalu menuntut suami ku agar memenuhi segala keinginan ku,dan terpaksa berhutang kepada rentenir" kata Ratna sambil terisak.


Anita pun mendekati sang adik ipar dan mencoba menenangkan nya. Walaupun sebenarnya di dalam hatinya masih ada luka yang pernah di torehkan. Namun ia mencoba ikhlas dengan semua yang telah terjadi.


Padahal,uang itu akan ia pergunakan untuk pengobatan pak Burhan,sang suami yang sudah setahun ini menderita penyakit jantung. Sedangkan Anita sendiri memiliki penyakit asma yang sering kali kambuh. Tetapi mereka mendahulukan kepentingan kedua orang itu tanpa memikirkan diri mereka sendiri.


Allira yang saat ikut dengan kedua orang tua nya membuatnya mengetahui semua kenyataan yang ada. Sedangkan Anggun,sedang shopping dan jalan-jalan bersama teman-temannya tanpa memperdulikan kedua orang tuanya.


Dan pada akhirnya,paman dan bibinya yang sudah tak memiliki apa-apa harus tinggal bersama Allira dan kedua orang tuanya di rumah baru mereka. Ya,meskipun hanya rumah kecil dan sederhana,tapi cukup nyaman karna didapatkan dari hasil susah payah mereka sendiri.


Sementara Anggun,wanita itu hanya bisa pasrah dan tak pernah berhenti mengeluh kan keadaan nya saat ini. Wanita itu benar-benar tak memiliki rasa syukur dalam dirinya.


...****************...


Sudah sebulan semenjak kejadian itu. Pak Burhan dan Anita seharusnya rutin meminum obat dari dokter. Namun karena keadaan yang mengharuskan mereka kembali kepada kesulitan hidup,membuat keduanya tak mampu untuk menebus obat yang di resepkan oleh dokter.

__ADS_1


Sedangkan toko kue yang mereka rintis selama ini terpaksa harus tutup dan gulung tikar karena tunjangan hidup yang besar. Mulai dari biaya sekolah Allira dan Anggun,sampai biaya hidup pak Bambang dan seluruh keluarganya.


Dan pada suatu hari,Anita yang memiliki penyakit asma akut harus merasakan sakit di dadanya karena penyakitnya yang kambuh. Saat itu yang ada di rumah hanyalah Allira. Sementara paman dan bibinya sedang mencari pekerjaan,sudah sebulan mereka mengusahakan mencari pekerjaan,namun semua teman-teman mereka dulu seakan hilang di telan bumi.


Sementara papanya,sedang berkeliling menjajakan kue buatan mamanya tadi pagi.


Allira yang baru berusia 15 tahun kebingungan harus bagaimana,ia pun berlari keluar meminta pertolongan tetangga untuk membawa sang mama ke puskesmas. Ya,puskesmas. Mereka hanya mampu ke sana,sedangkan ke rumah sakit pasti butuh biaya yang besar.


Allira yang saat itu seorang diri menemani sang mama terus menangis karena pesan terakhir sang mama.


"Allira sayang,jaga diri kamu baik-baik ya nak. Ingat pesan mama,jangan pernah membenci ataupun menaruh dendam kepada orang yang jahat terhadap kita. Dekatilah dan siramilah dengan ketulusan dan kasih sayang.


Niscaya orang yang jahat terhadap kita,lambat laun pasti akan menyayangi kita juga. Dan jangan pernah memanfaatkan kebaikan seseorang terhadap kita. Tetap lah menjadi orang yang baik dan juga jujur"


Kata-kata itulah yang membuat Allira menangis sejadi-jadinya,karena itulah pesan terakhir sang mama,dan akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.


Sedangkan Pak Burhan yang memiliki penyakit jantung, juga harus meregang nyawa ketika mendengar kabar meninggalnya sang istri.


Dalam jangka waktu beberapa menit,Allira harus kehilangan kedua orang tua untuk selamanya.


Sungguh tak terbayangkan rasanya menjadi Allira saat itu. Harus menjadi yatim dan piatu dalam waktu yang bersamaan.


Semenjak saat itu,Ratna dan Bambang berjanji akan merawat dan menyayangi Allira sebagaimana orang tua kandungnya. Demi membalas jasa-jasa kedua kakaknya itu. Hingga membuat anak kandung mereka sendiri iri kepada sang keponakan.


*flash back off

__ADS_1


"Apa kamu tahu Anggun,orang tua ku rela tak menebus resep obat mereka demi membiayai sekolah kamu,biaya hidup kalian. Paman dan bibi bahkan saat itu selalu membelanjakan uang yang di berikan Papa aku untuk kebutuhan mereka sendiri,untuk memenuhi keinginan kamu yang tak masuk akal itu" Kata Allira kemudian setelah menyelesaikan cerita panjang tentang kehidupan nya yang menyedihkan itu.


Dengan perasaan yang tak menentu,Anggun pergi meninggalkan Allira tanpa sepatah kata pun. Sehingga membuat Allira harus berteriak memanggilnya.


"Anggun. Kamu mau kemana?" teriak Allira


Anggun tak perduli dan langsung masuk ke dalam mobil yang di sewanya. Membuat Allira mematung di tempat nya saat ini.


...****************...


Hari berlalu tanpa terasa. Allira di sibukkan oleh pekerjaan dari sang bos. Setiap pagi ia harus membuatkan kopi, mengatur jadwal meeting, dan harus mengikuti kemana pun sang bos pergi.


Sebenarnya ingin sekali ia resign mengingat tugas aneh yang selalu di berikan sang atasan kepadanya.


Namun ia sadar,tak mudah mendapatkan pekerjaan di kota besar ini, apalagi bermimpi mendapatkan posisi yang bagus seperti saat ini. Sehingga membuatnya harus kuat mental, kuat hati dan juga kuat jiwa.


"Allira,nanti malam kamu harus menemani saya makan malam" kata Aldo kepada Allira setelah menyelesaikan meeting siang itu.


"A-apa? Makan malam? Kenapa? Maksud saya,kenapa bapak tiba-tiba mengajak saya makan malam?" tanya Allira sedikit gugup.


Pasalnya,selama ini sang bos terkesan cuek dan tak perduli kepada seorang gadis pun. Bahkan ia selalu menolak gadis yang selalu datang mencarinya setiap hari itu. Tetapi Allira? Mengapa? Itulah yang ada di pikiran wanita itu saat ini.


"Sudah jangan banyak tanya,yang penting kamu harus temani saya makan malam malam ini. Dan kamu harus berpura-pura menjadi pacar saya" kata Aldo kemudian


Uhuk uhuk uhuk

__ADS_1


Allira seketika tersedak oleh air liurnya sendiri mendengar perkataan bos garang itu.


"Sudah,tidak perlu kaget. Saya akan jemput kamu pukul 08:00 malam,dan kamu harus sudah siap saat itu" kata Aldo kemudian meninggalkan Allira yang masih mematung di tempat tanpa bisa berkata apa-apa lagi.


__ADS_2