
setelah meletakkan sang istri kekamar Lucas pergi dari sana menuju ruangan yang disana banyak pembantu dan pengawal.
sesampai ditangga bawah Lucas telah disambut oleh kepala pelayan villa itu.
"tuan,apa nyonya baik baik saja" tanya kepala pelayan tersebut dan diangguki semua yang disana.
"dia baik baik saja." ucap Lucas dengan dinginnya.
"syukurlah tuan,apa tuan ingin sesuatu biar cheff membuatnya." tanya kembali kepala pelayan tersebut.
"ya,belikan camilan apa saja yang ada di supermarket." jawab Lucas lalu berjalan kembali menaiki tangga menuju kamarnya.
dipertengahan anak tangga
"kau ,suruh semua pelayan sebagian kembali ke rumah utama.kau dan 1 pelayan tetap disini." ucapnya berjalan meninggalkan mereka.
melihat tuannya sudah tidak terlihat dibalik pintu kamar .
"kalian dengar kembali ke rumah utama" ucap kepala pelayan dan pergi dari sana lalu dijawab serentak oleh seluruh pelayan.
"baik pak Ron." ucap mereka serentak.
"kita selamat" ucap mereka yang tak terpilih menetap di villa tersebut.
"iya,kita selamat.kalian tau sifat tuan muda Lucas dan nona Clara terlalu jahat dan sadis" ucap pelayan 1 kepada temannya yang pernah melihat seorang perempuan yang tanpa sengaja mengikuti tuan mudanya sampai kedepan gerbang tanpa sadar sudah pingsan karna terkena asap bius sang nonanya .sebelum dijual perempuan itu dicuci dulu otaknya oleh nona nya yang gila akan experimen.
"iya ,saya juga pernah medengar nona muda dan tuan muda mereka berencana membawah wanita yang dulu mengaku tunangan tuan muda dimedia .dan apa wanita itu menjadi seorang pelacur di negara lain." ucap pelayan 2.
"sungguh kejam nona muda dan tuan muda padahal tuan besar dan nyonya besar begitu baik dan bijaksana.beda dengan kedua putra putrinya." ucap pelayan paling tua dan lama disana yang akan tinggal bersama kepala pelayan.
"wah,mbok Darmi kau penyelamat kami.kami akan kembali ke rumah utama ,lebih baik kami bersama tuan Andreas .sehat selalu mbok disini." ucap mereka serentak setelah melihat mbok Darmi diantara mereka.
para pelayan pun mulai bergegas kembali kekediaman tuan Andreas setelah mendapat printah tuan muda Lucas.
*di villa keluarga jackson.
setelah kepergian zubai ke supermarket.
tamu yang ditunggu Livia pun datang .
__ADS_1
"nona,tamu yang anda tunggu sudah datang." ucap bi Ani lalu pergi dari ruang tamu setelah mempersilahkan 2 pria keruang tamu.
melihat dua pria tersebut Livia pun merasa sedikit familiar dengan pria yang berjas hitam dengan tahi lalat disamping kiri ekor matanya.
'seperti pernah lihat pria yang memiliki tahi lalat diekor matanya.oh iya suami Zia kan memiliki tahi lalat diekor matanya sebelah kanan.sedangkan dia sebelah kiri.mungkin perasaan gue saja" batin Livia setelah mempersilahkan dua pria itu duduk disofa .
"maaf apa benar,dengan ibu felivia Jackson." ucap pria itu dengan menanyakan nama pemilik kevilla.
"ohh,iya benar dengan saya sendiri.anda tuan Andreas bukan.dan dia asisten anda agus." jawab Livia sambil tersenyum.
"benar ibu Livia,saya Andreas dan ini asisten saya agus.apa anda sudah kenal lama" tanya Andreas dengan tersenyum neskipun hanya diluar saja.
"jadi,dia asisten anda tuan.iya saya kenal tuan Agus karna Mimi istri tuan Agus ,dia sahabat saya." jawab Livia dengan tersenyum tulus meskipun merasa jengah .
"baik,kami datang kemari hanya ingin meminta tanda tangan nona Livia dengan persetujuan tentang pembangunan di sebrang jalan sana.karna akan mengganggu aktifitas anda.saya berharap atas persetujuannya.sesuai apa yang dijelaskan asisten saya lewat telfon tadi sore apa anda keberatan." ucap dan tanya Andreas kepada Livia.
"baiklah,dimana saya harus tanda tangan tuan." tanya Livia dan disodorkan surat tersebut dan langsung dibubuhi tanda tangan pihak kedua sebelum dibaca dengan teliti.
melihat kecerobohan Livia yang dari dulu tak pernah berubah membuat senyum Andreas tersungging tanpa ada yang tahu senyuman itu tercetak sebelum wajah dingin kembali menghiasinya .
"sampai disini nona felivia Jackson,dan terimakasih banyak.kami akan langsung kembali ke kantor." ucap Andreas lalu berpamitan kepada Livia mereka berjabat tangan dan melangkah pergi dari villa keluarga jackson.
" ternyata kau bisa berdandan layaknya wanita felivia Jackson,karna Felicia Jackson wanita licik itu telah membuat wanita yang kucintai meninggalkanku selamanya.dan karna kau Felicia mendorong Liana dari atas gedung sekolah.karna Felicia telah tiada kau saja yang jadi gantinya." batin Andreas dengan nada dinginnya.
setelah kepergian tamu nya Livia kembali mondar mandir kesana kemari entah apa yang ada dihatinya.
karna dari tadi sebelum tamu datang dia merasa ada yang membuat hatinya kawatir.
setelah lama mondar mandir dan melihat jam dinding sudah jam 6 sore membuat Livia tambah kawatir dan panik.dari tadi yang membuat dia gelisah itu ternyata keponakannya yang dari tadi tak kunjung kembali.
setiap detik,menit,jam ditelfn nomernya selalu tak diangkat sedangkan menurut sang pengawal yang diberi tugas menjemput zubai ternyata hanya mendapati mobil zubai berada di supermarket 100meter dari villa mereka.
tapi keponakannya bantah hidung nya pun tak terlihat.
"Zia sayang,dimana kamu .Tante kawatir sekali" gumam Livia masih dengan gaya setrika nya yang mondar mandir tak berhenti.
tiba tiba hp yang digenggamnya berdering .
ada panggilan masuk tanpa nama.
__ADS_1
"nomor baru." gumam Livia lalu menggeser tanda hijau dan mengangkatnya
"hallo ,ini siapa" tanya Livia kepada orang yang disebrang telfon.
"apa ,ini lucas.kalian ada dimana." tanya Livia kepada penelfon yang tak lain iyalah suami zubai.
"apa,honey moon."sentak Livia tak percaya dengan pikiran lucas.mereka datang ke negara ini untuk kabur bukan acara honey moon Lucas dan zubai.
"hmm, baik lah,tapi ingat jangan kau sakiti Zia,dan jaga dia baik baik." kata Livia kepada yang disebrang lalu mematikan telfonnya.
"huuhhh,percuma dong gue kesini ngajak kabur tapi ditinggal honey moon." ucap Livia yang dengan sedihnya tinggal sendiri divilla sebesar ini.
"nona Livia,bagaimana apa nona Zia sudah ketemu." tanya bibi Ani dengan masih kawatirnya.
"bi,jangan kawatir Zia sama suaminya lagi honeymoon ." ucap Livia masih dengan sedihnya .
"Terus nona Livia sedis kenapa" tanya bibi Ani kembali.
"bibi,Zia tak sayang dengan tantenya lagi.zia meninggalkanku sendiri disini.sepii rasanya bi.tanpa Zia" ucap Livia dan masih sedih .
"kan masih ada bibi dan suami bibi,non. " jawab bibi Ani tanpa persiapan Livia memeluknya dan membuat bibi Ani kaget serta terharu karna mempunyai majikan yang tak memandang seratus beda dengan para kolongmerat lainnya yang melihat pembantunya hanya pesuruhnya saja
"mmm,nona Livia,bibi mau nanya nona licia sudah 4thn tak pernah datang ke villa apa nona licia sudah berkeluarga atau lagi sibuk kerjaan ya non." tanya bibi Ani yang tak tau kalau licia sudah tiada karna sakit dan jantungnya didonorkan ke Livia yang dari kecil memiliki jantung lemah.
"bi,kakak CIA sudah meninggal 4thn lalu.dia meninggalkan ku untuk selamanya.hanya ini yang dia tinggalkan untukku" jawab Livia dengan menangis sedih mengingat kakak kembarnya meninggal karna penyakit yang diderita sang kakak serta meremas jantung peninggalan sang kakak yang diberikan kepadanya.
"bibi,minta maaf non.bibi tidak mengetahui bahwa non cia telah tiada.sayang sekali non cia dia baik,penyayang,dan sayang sekali dengan anda.tapi takdir berkata lain .orang sebaik non cia harus berumur pendek." ucap bibi Ani ikut menangis mengingat betapa baiknya licia kepadanya.
dulu licia itu freminim sedangkan Livia itu tomboy jadi perbedaannya fashion antara langit dan bumi meskipun wajah dan rupa sama perbedaannya hanya tahi lalat dibelakang telinga yang hanya dimiliki Livia.
setelah mengenang licia .
bibi Ani, kembali dengan pekerjaannya serta Livia pun kembali kekamar dan tak lupa mengabari sang kakak ipar bahwa Lucas telah menemukan zubai.
*rencana apa yang disusun oleh Andreas karlos untuk felivia Jackson menggantikan sang kakak Felicia Jackson yang telah tiada.
akankah Lucas bisa meluluhkan hati zubai.
atau Andreas yang sangat dendam dengan Felicia dan membuat felivia menjadi pengganti Felicia.
__ADS_1