CEO Kejam Cinta Sejati

CEO Kejam Cinta Sejati
034.kebucian lucas


__ADS_3

"jaga ucapanmu ,vanila.omong kosong apa kau ini." teriak Patrick yang tak ingin jati dirinya diketahu keluarganya .


mendengar kemarahan Patrick vanila melihat Aisyah menantu keluarga Jackson kembali dan tersenyum.


"dan sedang apa putri sulung bangsawan Abyd disini." tanya nila kepada Aisyah ,yang ditanya sangat syok.tanpa menjawab.


"kau tau,dimana adikmu darmiar abyd sekarang nona Aisyah Abyd.,aku akan membantumu menemukannya asal kau mau bekerja sama dengan kami.membujuk mertuamu merestui putraku sebagai menantunya." ucap nila panjang lebar.


"aku .....tak akan membiarkan nenek ,menggertak apalagi memanfaatkan ibu mertuaku." teriak Lucas dengan nada begitu tinggi didepan sang nenek.


"luc,kau cucu laki lakiku satu satunya.kau berani membentak nenekmu ini." ucap nila sembari mengeluarkan air mata buaya yang membuat ia jengah dengan sandiwara sang nenek tua itu.


'pasti habis ini,paman marah padaku' batin Lucas dan benar Andreas marah dengan apa yang dilakuan keponakannya kepada sang mama .


"luc,kau keterlaluan membentak dan meneriaki mama." kata Andreas dengan nada dingin ya sedangkan Merry mengelus punggung kokoh sang adik supaya Andreas tak marah marah didepan mertua barunya.


"Andre,sabar.lihat didepanmu ada siapa" bisik Merry di telinga Andreas dengan pelan agar tak terdengar dengan yang lain.


mendengar bisikan sang kakak.andreas sadar dan kembali tenang serta berbicara dengan nada pelan.


"luc,kau sebagai cucu harus sedikit sopan kepada nenekmu."


mendengar tutur kata pamannya membuat Lucas kembali memutar bola matanya jengah karna kedua manusia yang memiliki dua muka.maklum dia itu tak mengaca dulu,dia juga manusia bermuka dua karna dia juga keturunan dari nenek tua bermuka dua itu.


"kenapa bokap gue dilahirkan dikeluarga kek gini."gumamnya yang masih didengar oleh zubai disampinnya.


"karena itu sudah pasti,lu aja kek gini apalagi nenek lu." bisik zubai menjawab gumaman Lucas.

__ADS_1


membuat dia menjadi merona karena malu digumamnya didengar dan dijawab sang istri tercintanya.


melihat Lucas merona membuat Andreas jengah 'pasti tu anak sedang berpantasi liar 'batin Andreas yang selalu negatif thinking kepada ponakan satunya ini.


"sekarang ,dimana putriku saat ini." ucap Marta yang memecah keheningan dan menanyakan tujuan awal mereka semua kemari.


"dia sedang istirahat ibu mertua ."ucap Andreas kepada Marta dengan nada lembut membuat semua menjadi jengah mendengarnya.


"lebih baik kita pulang saja,honey." bisik Lucas disamping zubai.


"ya lebih baik lu,diam saja." ucap zubai sembari nada yang pelan.


mendengar sang istri lebih menyuruh ia diam membuat Lucas pun diam seribu kata.


Adam yang melihatnya tersenyum simpul


'nurut juga tuan arogant itu ,hebat kakak taklukan dia.buat dia lebih bucin lagi.' batinnya sembari memakan cemilan yang tela ditersediakan dengan lahap tanpa memikirkan para orang dewasa berdebat.yang dari tadi dia hanya melihat kakak serta kakak iparnya yang selalu membuat ia ingin tau ,apa keistimewaan kakaknya sampai tuan arogant itu memilihnya padahal begitu banyak wanita berlomba lomba mendekatinya.


beda dengan Adam lain dengan orang yang didepannya.


"istriku benar benar mengerikan kalau marah." batin Lucas sembari melirik sekilas sang istri.


"tapi tak apa,aku harus mendapatkan hatinya bagaimana caranya dia bisa mencintaiku.seperti aku mencintaimu honey." tambahnya dalam batin sembari menggigit dengan keras cemilan yang terasa alot utuknya.


melihat Lucas seperti orang kesurupan membuat dia bergidik ngeri


"ini orang kesurupan apa gimana."batin zubai sembari menggeser tubuhnya lebih jauh sampai disamping sang ibu.

__ADS_1


yang lainnya sibuk dengan perdebatan ketiga orang itu hanya dalam dunia nya sendiri,tanpa menghiraukan perdebatan yang begitu panas sampai sampai diakhiri dengan kepergian mereka tanpa melihat Livia sama sekali.


"apa hanya begini saja.paman kau keterlaluan.seharusnya kau kembalikan dulu Tante via.lalu kau baru melamarnya untuk menjadikan dia istrimu dengan terhormat.bukan dengan penculikan." ucap Lucas skak mat yang membuat sang paman geram dibuatnya.


"kau itu,keponakanku atau anak yang dibesarkan mereka.kau lebih membela mereka." teriak kembali Andreas dengan marah.


"paman Andre,meskipun aku anak yang dibesarkan oleh keluarga karlos.tapi aku tau mana yang baik dan yang buruk setelah aku tinggal dengan istriku.mereka keluarga baik baik,cobalah paman berfikir dengan jernih.kesalahan bisa dimaafkan kalau kita ingin minta maaf terlebih dahulu.toh Tante via itu anak perempuan yang dibesarkan mereka dengan kasih sayang.mereka hanya ingin meminta melihat anaknya apa yang salah." teriak Lucas dengan berbicara panjang lebar lalu.menarik sang istri dan berkata dengan pelan.


"ayo ,kita pulang." ucapnya keluar menggandeng tangan sang istri dan di ikuti semua tamu yang ada dengan wajah marah karna sikap paman/pemilik rumah yang angkuh dan keras kepala.


sedangkan vanila melihat cucu laki lakinya seperti itu membuat ia menjadi lebih ingin tahu bagaimana cara membuat Lucas menjadi pria yang lebih baik.


"apa ,putraku Andreas akan seperti Lucas kelak.semoga saja itu akan terjadi." batin vanila dengan tersenyum tapi tak pernah terlihat Dimata siapa pun.


kesan pertama melihat vanila ialah angkuh,sombong,berkuasa,dan keras kepala.


"Andre,kau kenapa membuat dirimu lebih dipandang negatif dikeluarga jackson.contohlah keponakanmu.kau harus sabar." ucap mama vanila dan pergi menuju kamar dan dipapah oleh Merry satu satunya putri yang ia miliki.


menuju kekamar vanila kembali berkata


"Merry,mama tau kau sangat mencintainya serta merindukannya.kau tadinya ingin bertanya keadaannya tapi karna masalah adikmu kau jadi enggan." tanya vanila dan dibalas dengan senyuman oleh Merry.


"ma,semua bisa dibicarakan setelah masalah ini selesai.aku tak masalah menunggu." ucapnya dengan halus.


"itu semua salah papa mu,kalau dia tak menjodohkan mu dengan paksa .pasti kau akan bahagia dengannya ,mungkin cucuku juga sudah dewasa sayang." ucap vanila sembari duduk dikasur setelah masuk kekamar.


"hemmm,mungkin ma.dan mungkin juga mas sudah menikah kembali setelah perceraian kami.mungkin juga putriku telah melupakan ku." jawab Merry sembari bersedih karena papanya ia harus cerai dengan suami tercintanya dulu.karena mereka menikah telah pergi dari rumah mereka masing masing .

__ADS_1


"sudahlah ma,tidurlah.kau harus istirahat ." ucap Merry sembari menyelimuti sang mama.


"kasihan sekali nasibmu putriku." batin vanila memandang sendu putrinya yang merawatnya dengan ketulusan hati.entah terbuat apa hati anaknya itu yang kuat dengan cobaan yang silih berganti dengan cara menyakitkan karna perpisahan.


__ADS_2