CEO Kejam Cinta Sejati

CEO Kejam Cinta Sejati
040. MALL


__ADS_3

"baiklah ,kita akan pergi dulu .melakukan fitting gaun pengantin.sampai bertemu Minggu depan ingat kalian harus datang ya " ucap Marisa dan mereka berdua keluar dari ruangan CEO LK grub yang dimana sang ceonya masih tak percaya akan hal itu.membuat ia menjadi sedikit lambat seperti siput yang keberatan cangkangnya .


"mereka sudah pergi."tepuk zubai dipundak Lucas membuat nya tersadar kembali.


"aku masih tak percaya .honey."


"mereka akan menikah .OMG bagaimana rumah tangga mereka jadinya .mereka sama sama gesrek honey." ucap Lucas sembari memberitahu tentang sifat kedua sahabatnya.


"yang terpenting bukan sepertimu ." jawab zubai dan berlalu pergi memasuki ruang istirahat mereka.


siang harinya.


"ayo,kita pergi ke mall sekalian beli gaun untuk acara Minggu depan serta kita akan makan siang disana." ucap zubai mengajak Lucas kemall.


entah kenapa disaat ia hamil ia ingin kemall berbelanja terus .


"okey honey.tunggu sebentar." jawab Lucas dan menelfon seseorang diserang sana.


"kau handel pekerjaan dikantor.saya akan pergi keluar dan tak kembali lagi kekantor." ucap Lucas kepada orang disebrang .


ia menutup tlfn dan menyambar jas mahal ya serta mengenakan kembali .merah kunci mobil keluar dari ruangan menuju lantai bawah.


"selamat siang tuan,nyonya" ucap setiap pegawai yang berpapasan dengannya setelah mereka keluar dari lift khusus atasan.


setelah sampai diparkiran VIP mereka berdua masuk kedalam satu mobil dan melaju menuju pintu gerbang kantor besar itu.


disampai pos satpam


"selamat siang tuan ,nyonya." ucap para satpam kantor itu dan disana masih ada Sania yang ngotot ingin masuk bertemu pemilik perusahaan raksasa tempat Lucas bekerja atau sedang bekerja sama.


didalam pos satpam.


"biarkan ,gue masuk.loe jangan macam macam.gue ini calon istri pemilik kantor ini."ucap Sania dengan lantangnya.


"maaf MBK.pemilik kantor ini sudah menikah dan sudah memiliki dua cucu.bagaimana kami yakin bahwa anda calon istri tuan besar.itu tidak mungkin karena menurut rumor keluarga tuan besar tak bisa bereaksi dengan wanita lain .anda jangan berbohong.mbk." ucap salah satu satpam disana yang memandang pakaian Sania dari atas sampai bawah.


"model kek gini mau menyaingi nyonya besar Serly .apa dirumahnya tak ada kaca." batin satpam itu yang ialah fans berat nyonya besar.


"lebih baik anda pergi dari sana....." ucapan satpam itu tak diteruskan karena mobil tuan muda telah terlihat monitor cctv satpam otomastis tuan muda akan melewati pos satpam itu.


satpam yang berdebat dengan Sania buru buru berdiri dan berbaris rapi bersama teman teman satpamnya.

__ADS_1


"selamat siang tuan dan nyonya." ucap mereka serentak menunduk.


setelah mobil sampai jauh satpam itu kembali masuk dan kembali mengusir Sania.


"kalau anda tak ingin pergi dari kantor ini.dengan terpaksa kami akan membawah MBK.kekantor polisi." ucapnya dengan lantang dan tegas .


mendengar kata polisi Sania takut dan pergi begitu saja dengan perasaan jengkelnya.


"awas saja kalian.setelah ini kalian akan gue pecat " ancam Sania dan mereka semua tertawa terbahak bahak .apalagi satpam cantik mereka "ohhh,takut...hahahahahahah" ucap satpam cantik itu.


"benar kau takut Winda " tanya satpam lainnya.


"tak takutlah." ucapnya dan pergi dari pos itu kembali kedalam loby kantor karyawan khusus para wanita.


"hushus pergi kau ayam hahahahahahaha" tawa mereka serempak .mereka baru kali ini selama bertahun tahun kerja ada hiburan gratis dikawasan gedung perkantoran yang besar ini.membuat mereka menjadi kembali muda lagi.


"pak War.putri sulungmu apa sudah kuliah dikebidanan ." tanya teman lainnya.


"entahlah ,dia masih ada didesa dengan ibu tiri serta adik tirinya." jawab pak war yang tak tau entah dimana putri kandungnya sekarang.


"semoga kau baik baik saja putriku " batin satpam itu dengan berdoa.


Di MALL


"bagaimana apa kau sudah menemukan gaun kesukaanmu.honey" tanya Lucas kepada istrinya.


"semua gak sesuai seleraku." ucapnya berlalu pergi begitu saja.


dengan tergesa gesa karena ia ingin makan saja.


BRAKKKK


"AUUUU sakit" ucap zubai setelah ia mendaratkan bokongnya kelantai marmer mall


"kau tak apa apa honey.apa yang sakit" tanya Lucas yang berlari menuju istrinya tapi tak kalah cepat .


" heh klau jalan pakai mata ." teriak seorang wanita dengan angkuhnya.


mendengar bicara kasar wanita itu Lucas mendongakkan kepalanya dan bertemu dengan teman sekolahnya.


"Rania kau,,minta maaf kepada istriku." ucap Lucas penuh penekanan.

__ADS_1


"ohh dia istrimu,pantas saja udik seperti kau.udah miskin belagu lagi .huhhh buang buang waktu saja " ucap Rania dengan sombong berlalu pergi dari sana tanpa menoleh.


"dasar iblis sialan." gumamnya dengan kesal .


"kau tak apa apa honey.ini kertas apa " tanya Lucas melihat kertas yang jatuh didepan istrinya begitu saja.


"tadi tak ada kertas kok ." jawab zubai sedangkan Lucas telah memunggut kertas itu dan membaca dengan sekilas.


isi kertas itu.


"hati hati nona,ditoilet tadi saya melihat foto anda diberikanseorang wanita kepada seorang orang jahat untuk menyelakaimu.kalau kau bersama suami atau keluargamu lebih baik waspada ."


Lucas membaca kertas itu dan mengepalkan genggamannya .


"bedebah,siapa yang ingin bermain dengan keluargaku."geram Lucas dengan marah.


lalu menggendong sang istri ala brydal dan kembali menuju plantara parkiran VIP masuk kedalam mobil kembali ke rumah mereka langsung sedangkan zubai hanya diam dan tak komentar karena badannya terasa sakit.


"kau kenapa.bukankah kita harus makan siang dulu " tanya zubai setelah ditengah perjalanan.


"kau lihat dan baca kertas ini.honey" ucap Lucas sembari memberikan kertas yang ia pungut dan memberikannya pada istrinya.


"ohhh,astaga.aku dalam bahaya." sontak zubai menutup mulutnya karena kaget.


"berarti perempuan tadi dengan sengaja menabrak ku." tanya zubai kepada suaminya.


"ya,dia Rania memang dia sedikit tomboy serta ia tak pernah menolong seseorang dengan terbuka.kukira itu hanya kecelakaan.ternyata ia memperingatimu bahwa kau dalam bahaya." ucap panjang lebar Lucas membicarakan tentang Rania teman sekolahnya.


"kau tak berterimakasih " tanya zubai dengan antusias.


"untuk apa .toh ia tak kan mau diberi ucapan terimakasih.yang ia mau ialah traktiran makan sepuasnya selama 1thn.klau kau mau mengucapkan terimakasih kepadanya." jawab Lucas dan zubai hanya melonggo menanggapi apa yang diucapkan suaminya itu.


sesampai dimansion keluarga.


"kita makan siang dirumah saja honey." ucap Luca dan diangguki zubai begitu saja.


"loe,anak dan mantu mama sudah pulang.tumben siang siang dirumah." ucap nyonya serlysembari menyiapkan makan siang buat suaminya.


"mau makan siang.apa kalian sudah makan siang diluar." tanya kembali nyonya Serly.


"kami belum makan ma.bolehkan Zia ikut makan dirumah saja." jawab zubai dengan tersenyum.

__ADS_1


"boleh dong sayang."


"LUCAS KAU"


__ADS_2