
"HIIIIKKKKKK,kenapa kau secepat itu." Ucap wanita parubaya yang melihat jenazah cucu pertamannya .Yang tiba tiba meninggal dengan cara mendadak.Setelah sampai kerumah,.
Sebelum kematian anak kecil itu.
Seseorang musuh bebuyutan ayah anak tersebut.Sedang mengintai putra musuh bos yang meyuruhnya.Dengan menyamar berjualan jajanan di pinggir sekolahan.Tempat dia menuntt ilmu di jenjang sekolah dasar.Tepatnya. Kelas 2 disekolahan itu.
Tepat jam pulang sekolah berbunyi.Semua anak anak murid sekolah dasar tersebut.Berhamburan keluar dari pintu kelas mereka masing masing.
Saat sampai di depan pintu gerbang, seorang penjual banyak yang sudah berlalu lalang menjajarkan grobak mereka dipinggir trotoar .Dimana anak anak kadang berjalan disana.Ada yang juga menuju sana .Hanya sekedar numpang lewat menuju halte bus.Dimana pengasuh mereka berada.Tak terkecuali ,anak tersebut yang tak lain bernama Anto.
Anto ialah anak piatu,yang dimana sang ibu meninggal saat melahirkannya.Sedangkan sang ayah bekerja sebagai bawahan tuan Harry yang tak lain.Orang yang difitnah oleh orang yang baru saja menjadi kepercayan tuan muda karlos.Yang telah berkhianat itu.
Padahal sebelum berangkat ketempat kerja.Arya memberi tahu anto untuk tak jajan sembarangan ,mulai hari ini.
Tapi nasib berkata lain. Sang putra lupa akan nasihat sang ayah serta neneknya.Dia memberi makanan jalanan kesukaannya.Tapi dia tak memperhatikan bahwa yang berjualanbukan paman udin.Tapi orang lain.
__ADS_1
Setelah membungkus makanan tersebut.Anto berjalan menghampiri sang pengasuh dengan menenteng bungkusan plastik.Yang tak lain bakso miliknya.
"Ayo,mas anto.Kita harus segera sampai rumah .Sebelum nenek pulang dari pasar." Ucap pengasuhnya yang tak lain tetangganya .Yang baru lulus smp blm mendapat pekerjaan dan bekerja disana sudah !thn ini.
" Iya,mbk.Memangnya nenek blm tutup toko.?" Kata anto yang memang sudah dari satu tahun terakhir dekat dengan pengasuhnya.Selama sebelumnya menolak karena bujuk temannya.
Setelah melewati beberapa rumah.Serta beberapa gang ,mereka sampai di pintu gerbang rumah sedrhana dengan satu lantai saja.Tapi besar dan sangat bersih karena banyak pohon buah yang rindang dihalaman .
Mereka berdua ,masuk melewati pintu bagian samping yang hanya untuk pejalan kaki. Sampai didalam rumah mereka kembali melakukan aktifitasnya.Sedangkan ,anto yang sudah mauk kedapur dan duduk dikursi meja makan.Setelah mengambil mangkuk dan menuang baksonya dan mencoba sedikit kuahnya lalu memakannya.
KLONTANG
Sesuatu jatuh berbunyi sangat keras.Membuat pengasuhnya kembali kedalam memelalui pintu dapur bagian belakang.Karena tadi dari tadi ,dia sedang menjemur pakaian yang baru saja dia keringkan dan angkat dari mesin cuci.
"Ya allah,mas anton." Teriak gadis itu yang tak lain pengasuhnya.
__ADS_1
Dengan panik,dia menelfon sang majikan prempuannya.Yaitu nenek atau ibu mas arya.
Setelah sampainya ,mereka pulang dan kembali lagi kerumah sakit.Disinilah jenazah anton telah tiada di rumah sakit .Sebab keracunan.
Kematian pun tidak ter elakan.Setelah menyaksikan sang bos yang kehilangan calon putra atau putrinya.Sekarang giliran dia .Yang kehilangan putra semata wayangnya.Peninggalan dan buah hati ari sang istri. Membuat dia bersumpah,akan membalas dendam atas kematian sang putra.
NEXT
Ditempat pemakaman umum. Semua berduka dan mengiring peristirahatan terakhir mendiang anton saputra bin arya saputra.
Dengan didampingi ibu beserta rekan seporfesinya bersamaan dengan wakil sang ceo .Yang tak lain ialah HARRY direktur perusahaan atau kakaku ipar sang ceo sendiri.
Membuat arya bernafas lebih lega. Karena banyak yang mengiringi kepergian putranya.Meskipun sangat disayangkan.Tapi itu sudah suratan takdir.
"DENDAM INI .SUATU SAAT AKAN TERBALASKAN."
__ADS_1