
tanpa mereka tau.dihati Livia sudah berganti nama dan tanpa Livia sadari nama itu ialah nama pria yang ia benci.
*disebuah cafe.
seorang wanita menunggu seseorang yang sudah melakukan janji temu dengannya lewat telfon.
wanita itu akan memanfaatkan ketololan dan cinta buta pria yang akan ia temui.
"nanti setelah ia mengatakan cinta.aku akan pura pura menolak.dan meminta syarat yang sudah kususun dengan rapi ." gumam wanita itu yang tak lain Sania tanpa embel embel Smit.
setelah melihat seorang pria yang akan menemuinya.
Sania melambaikan tangannya.dan pria itu melangkah menuju kekursi yang ia duduki dan berkata .
"sudah lama menunggu Sania." tanya pria itu dengan santai .
"tak baru saja." jawab Sania yang memang sudah dari 1 jam ia menunggu tapi ia bohong karena tak ingin Niko tau.
"baiklah langsung saja ,aku akan bicara sesuatu denganmu.ini penting dengarkan aku." ucap pria itu yang tak lain ialah Niko.
"ya aku akan mendengarkannya." jawab Sania yang sudah melambung tinggi dengan angan angannya.
dalam bayangannya.
"aku menyukaimu Sania,maukah kau menikah denganku." Niko.
"ya aku mau,tapi dengan syarat kau hancurkan keluarga Lucas serta Smith sebelum kau menikahi ku." Sania.
"ya baiklah ,aku akan melakukannya." Niko.
dan bayang bayang keluarga Smith dan Lucas hancur dan meminta ia menolong mereka sembari bersujud dikaki Sania.
setelah itu Lucas "aku akan melakukan apa saja .asal kau menolongku."
"baik asal kau ceraikan istrimu dan menikah denganku." Sania.
" bagaimana dengan Niko." Lucas.
"aku akan membunuhnya " Sania.
"hahahahahahahahahahah hancur kau." Sania
"tidakkkk " Niko dan istri Lucas berteriak bersamaan.
kembali ke nyata.
dan angan angan itu buyar setelah mendengar seseorang menggebrak meja nya.
__ADS_1
BRAKKKK
"heh wanita halu,kau dengar tidak apa yang dikatakan Niko." ucap wanita cantik itu yang tak lain Marisa.
"siapa kau menggangguku dengan Niko ." kata Sania dengan tajam.
"sudah lah kalian diam.kau tak mendengarkan perkataan ku Sania.baiklah langsung saja." ucapnya sambil menyodorkan undangan pernikahan kepada Sania diatas meja.
Sania hanya melihat dan membuka undangan itu .
"apa apakan ini niko.bukannya kau mencintaiku bagaimana kau akan menikah dengan orang lain.sedangkan dihatimu ada aku." ucap Sania dengan terpaku.
"maaf sania.dihatiku sudah diisi orang lain.bukan kau lagi.karena penolakanmu membuatku selalu patah hati dan tanpa sadar seseorang mengobati luka itu dan mengisi nya dengan kebersamaan setiap hari .aku akan menikah dengan Marisa orang yang ada disampingku.maaf sania.kuharap kau akan datang dipesta pernikahanku.minggu depan " ucap Niko dan akan berlalu pergi sembari mengandeng calon istrinya.
"ayo sayang "ajak Marisa dan mereka pergi dari sana sebelum pergi berkata .
" maaf saya permisi." ucap Niko .
melihat semua rencana nya gagal dan ia ditolak oleh Niko juga.membuat Sania geram dan marah .
"berengsekkk.aku tak akan melupakan penghinaan mu ini Nikolas Samuel" gumam Sania sembari mengepalkan tangannya karena marah dan membawa undangan itu kedalam tasnya.
"aku harus mencari kos kosan murah dulu.sebelum mendapatkan mangsa baru " ucap Sania pergi akan membayar minuman itu tapi sudah dibayar semua oleh nona Marisa.
membuat Sania tambah geram dengan wanita sok cantik itu .
dikantor LKgrub.
setelah dari cafe itu Niko dan Marisa mengunjungi kantor sahabat mereka berdua untuk memberi undangan kepada Lucas dan sang istri.
dilobby.
"maaf ,bisa saya bantu tuan Sam" tanya salah satu repsisionis diloby itu.
"bisa saya bertemu dengan tuan Karlos."tanya Niko dan repsisionis itu menghubungi salah sekretaris atasannya dan diangguki .
"baiklah tuan." lalu menaruh telfon itu kembali.
"silahkan tuan sam.tuan Karlos sedang istirahat dengan nyonya diatas " ucap resepsionis itu sembari mengantar Niko menuju lift khusus petinggi disana.
sesampai diruangan CEO.
tok
tok
tok
__ADS_1
"tuan ,tuan Sam sudah ada didepan " ucap Tonny kepada orang didalam.
"suruh masuk saja." ucap suara bariton yang didalam.
"silahkan tuan Sam." sembari menyingkir dari tengah pintu.
"Hay luc.wah lagi bahas apa ini." ucap Niko setelah masuk dan duduk tanpa disuruh pemiliknya.
"maafkan kelakuan niko." ucap Marisa dengan malu.
"tak apa apa Ris.kau tumben bareng sama musuh bebuyutanmu." tanya Lucas yang tak tau bahwa mereka berdua akan menikah.pasti nanti syok mendengarnya
"Hay bro.kau ini aneh.jelas dia datang denganku karena kita berdua pasangan kekasih.dan akan menjadi pasangan suami istri." ucap Niko tanpa basa basi.
membuat Lucas mengerutkan dahinya.
"iya,luc.kita akan menikah.minggu depan ini undangan untukmu.kuharap kau datang bersama istrimu ya.kami menunggumu" ucap Marisa dengan nada lembutnya.
"ya kami akan datang kak." jawab zubai yang menerima undangan itu dari tangan Marisa .
sedangkan Lucas masih diam melihat kedua sahabatnya
"serius" ucapnya setelah sadar dari syoknya.
"serius lah bro." jawab Niko dengan enteng.
"bukannya kau cinta buta dengan ..." tanya Lucas dan dipotong oleh Niko kembali.
"sania.hahahaha tadi niat dia ingin menerima cintaku dulu .tapi dia sudah gue tolak mentah mentah.karena gue suka dan cinta sama Marisa sekarang .dan kau tau dia merasa syok setelah gue tolak." ucap Niko yang bahagia karena sudah membalaskan penolakan yang dilakukan Sania dulu.
"kau terlalu kejam nik.tapi aku suka " ucap Lucas sembari menatao sahabatnya yang bahagia sekarang.
"RIS ,kau ingat kalau Niko selingkuh.bilang ke aku biar aku hajar dia .kau kuanggao saudaraku sendiri .jadi jangan sungkan ya." kata Lucas kepada sahabat perempuannya .
"ya makasih luc." jawab Marisa sembari tersenyum memandang wanita cantik didepan nya.
"kau pasti bahagia telah mendapatkan orang yang menyukaimu dan kau sukai dulu .gadis culu." batin Marisa karena ia juga tau siapa yang disukai sahabatnya itu dari SMA dulu .tapi dia hanya diam saja karena dia anak orang menengah kebawah bukan orang berada .hanya kalung yang bertengger dilehernya yang akan mengasih tahu siapa dia sebenarnya .disana hanya terukir nama "Marisa H." apa itu kepanjangan H.iq tak tau .
"baiklah ,kita akan pergi dulu .melakukan fitting gaun pengantin.sampai bertemu Minggu depan ingat kalian harus datang ya " ucap Marisa dan mereka berdua keluar dari ruangan CEO LK grub yang dimana sang ceonya masih tak percaya akan hal itu.membuat ia menjadi sedikit lambat seperti siput yang keberatan cangkangnya .
"mereka sudah pergi."tepuk zubai dipundak Lucas membuat nya tersadar kembali.
"aku masih tak percaya .honey."
"mereka akan menikah .OMG bagaimana rumah tangga mereka jadinya .mereka sama sama gesrek honey." ucap Lucas sembari memberitahu tentang sifat kedua sahabatnya.
"yang terpenting bukan sepertimu ." jawab zubai dan berlalu pergi memasuki ruang istirahat mereka.
__ADS_1