
"besok setelah istri tuan Lucas sembuh." ucap Agus dan diangguki oleh Andreas
"bagus,nanti malam kita kesana .sebelum itu aku akan telfon Lucas ." ucapnya dan menekan panggilan Lucas .
setelah sambungan dijawab.
"kau pura pura tak tau,bahwa bukti sudah saya bawa.bilang ke istrimu tak perlu kawatir dengan Tantenya." ucap Andreas dan mematikan telfon secara sepihak seperti biasanya .
*villa Lucas.
karna kelelahan Lucas pun baru bangun tepat pukul 07 pagi.
melihat disampingnya berbaring wanita yang sangat diinginkannya membuat Lucas bahagia ,disaat dia kembali sadar dari mimpi melihat bidadari hatinya .
Lucas bergegas pergi kekamar mandi untuk melakukan rutinitas mandi paginya.
selang beberapa jam Lucas keluar dengan hanya melilitkan handuk dipinggangnya dan disambut wajah cantik khas bangun tidur sang istri.
melihat zubai telah bangun Lucas pun berkata
"honey,kau sudah bangun.mandilah kita akan sarapan bersama." sambil berjalan menuju ruangan gantinya .setelah selesai berganti pakaian Lucas keluar dengan pakaian santainya saja.melihat sang istri masih betah duduk dipinggir ranjang TK bergeser sedikitpun membuat Lucas bertanya tanya.
"honey,.." sebelum Lucas menyelesaikan perkataannya telah dipotong zubai.
" jangan sok baik dengan saya .anda bagi saya hanya orang lain." ucap zubai dengan dingin tanpa melihat lawan bicara nya.
"huhhhh..."sambil membuang nafas secara kasar ' sabar tahan amarahmu,ingat kata mom harus sabar menghadapi seorang wanita 'batinnya supaya dia tidak lagi berbuat kasar kepada zubai.
"baiklah,kau mandilah setelah itu turun kita sarapan." kata Lucas dan keluar dari kamarnya menuju ruang keluarga dan membaca koran bisnis pagi ini.
setelah kepergian Lucas ,zubai pun masih setia duduk dipinggir ranjang dan hanya melihat pintu tertutup 1 menit yang lalu.
"apa aku keterlaluan,huhh itu hanya sebagian kecil pembalasan dari pada dia yang telah membuatku kecewa dan sakit hati." gumam zubai setelah itu bergegas pergi kekamar mandi setelah selesai dia pun berganti pakaian wanita yang telah berderet pakaian baru dan edisi terbatas .
setelah pas dengan pakaian yang dikenakan zubai turun dari lantai dua menuju ruang makan ,melihat Lucas sudah berada didepan meja makan membuat zubai merasa bersalah karna lama menunggunya.
melihat zubai turun dari tangga Lucas pun melihat dan tersenyum sembari menyesal secangkir kopi lalu menaruh nya kembali ditempatnya.
__ADS_1
"maaf,telah menunggu lama."ucap zubai kepada Lucas lalu duduk didepan Lucas.
"okey,tak apa.makanlah sup ayam itu.agar kau cepat sembuh." kata Lucas dan masih membaca koran bisnisnya.
setelah itu zubai pun sarapan dengan sup hangat dengan segelas susu ibu hamil,serta sepiring buah buahan yang sudah bersih.
selesai makan zubai pun meminum susu tersebut lalu kembali berkata.
"kapan kita akan kevilla Tante ." tanya zubai kepada Lucas .mendengar sang istri bertanya Lucas pun menaruh korannya ke atas meja didepannya .
"besok ,karna kau harus sembuh dulu,honey."jawab Lucas sembari berjalan menghampiri zubai lalu membawahkan sepotong apel kepada zubai.karna tak mau berdebat zubai pun menurut dan menerimanya.
"apa gak sekarang saja.aku takut Tante kenapa Napa" ucap zubai kembali kepikiran Tante Livia.
"tenang ,jangan kawatir.pria itu tak lain ialah Andreas karlos ,dia pamanku.dan aku akan menjamin dia tak kan berani melukai tante." ucap Lucas sembari membelai rambut zubai ,tiba tiba hp dimeja sebrang yang tadi ditempati Lucas.
"paman Andre "kata Lucas sembari melihat siapa yang menelfon.
"mau mendengarnya" tanya Lucas kepada zubai dan dianggukinya.
sembari tersenyum Lucas pun mengangkat serta meninggikan volume nya.
"bagaimana,menurutmu.apa yang harus kita lakukan honey." tanya Lucas kepada sang istri yang dari tadi hanya diam mendengarkan semua pembicaraan itu.
"aku akan berusaha percaya dengan mu." ucap zubai kepada lucas.lalu Lucas pun kembali duduk dan meneruskan pekerjaannya yang dibawah pulang.dengan sibuknya memandang laptopnya.
"kau istirahatlah,aku sedang sibuk hari ini." kata Lucas kepada zubai yang diberitahu hanya diam tanpa menjawab.
Lucas pun penasaran lalu melihat wanita yang ada didepannya sedang melamun.
dan ucapan zubai membuat Lucas berdetak kencang.
"bon bon " ucap zubai tanpa ia tau karna dia sedang melamun dan membatin.
'kalau kau tau siapa gadis yang pernah kau tolak dan kau permalukan.itu aku bon bon.kecewa dan sakit ini tak akan pernah terobati. 'sambil masih memandang Lucas dengan sek sama.
zubai pun tersadar setelah Lucas menepuk pundaknya.
__ADS_1
"honey,apa kau pernah bertemu aku sebelumnya.kau tau namaku disaat masih duduk di SMA.aku pun tau namamu disaat kau menjadi adik juniorku,gadis culun ." kata Lucas dengan membisikan sebutan zubai disaat masih kelas 1 SMA.
"kau mengenaliku," tanya zubai setelah sadar dengan terkejutannya.
" sorry,honey. aku tak menerima cintamu diwaktu SMA .kau tak penasaran kenapa." ucap Lucas sembari menggoda zubai.
melihat zubai hanya diam.lucas pun kembali mengucapkan.
"aku akan memberi tahumu.honey.karena aku tak ingin merusakmu disaat kau masih dibangku sekolah. seperti sekarang.kau selalu membuatku seperti ingin gila." kata Lucas lalu pergi menuju anak tangga sembari membawah laptopnya kekamarnya.
zubai pun hanya terkejut dan syok .
lalu zubai pun lari mengejar Lucas kekamarnya dan membuat Lucas menjadi marah karna khawatir.
karna kesabarannya sudah diujung batas
"Zia,apa yang kau lakukan"teriak Lucas dengan keras kepada zubai dan membuat zubai kembali terkejut dan memegang dadanya.
"huhhh,,honey,kau itu harus hati hati kau sedang mengandung.ingat itu." ucap kembali Lucas dengan nada sedikit lembut dan rendah kembali.
karena merasa takut zubai pun menjadi sedikit merasa bersalah .
"maaf," ucap zubai dan duduk ditepi ranjang lalu berbaring dan istirahat agar dia bisa cepat berkunjung ke villa keluarganya.
melihat Lucas yang sibuk didepan laptopnya lalu tiba tiba Lucas menjadi marah karna salah satu karyawannya sedang membuat gosib bahwa karyawan itu kekasih Lucas.
melihat zubai yang masih melihat lihat majalah membuat Lucas bertanya.
"honey,apa kau kenal cindy karyawan dikantorku didivisi keuangan."tanya Lucas kepada zubai.
"ya,aku kenal.dia bukannya kekasihmu.aku pernah di-bully karna sering ke ruangan mu dulu." jawab zubai dengan jujur sembari masih melihat lihat majalahnya.
"hemm," ucap Lucas lalu dia mengambil hpnya lalu mengirim pesan kepada kakak iparnya
"harry,tolong kau urus karyawan yang bernama Cindy didivisi keuangan.bawa dia ke tuan Baron .ingat hari ini juga harus beres."
...setelah mengirim pesan Lucas pun kembali mengerjakan tugas tugas nya yang menumpuk.dan melihat sang istri yang perlahan menerima kehadirannya membuat Lucas tersenyum....
__ADS_1
"hanya kesabaran kunci nya.terimakasih mom." gumam Lucas lalu kembali dengan kesibukannya.
karna hari masih siang membuat Lucas masih asik dengan kesibukannya.