CEO Kejam Cinta Sejati

CEO Kejam Cinta Sejati
Kepergian kembali.


__ADS_3

Meskipun tak sebesar kamar seorang tuan rumah .ini cukup besar sebesar ruangan tamu dikediaman temannya.


"Aku akan sangat betah .tinggal disini." Gumamnya dengan melangkah dan duduk di ranjang serta istirahat berbaring dikasur empuk tersrbut.


"Semoga keputusanku .Tepat dan baik untuk yang lain.Maafkan aku ayah dan nenek."Gumamnya lagi serta memandang langit langit dan tertidur tanpa sadar.


Rencana liciknya dan Putra bawahan tuan Mark berjalan lancar.


Dan bagusnya rencana itu.Didukung baik oleh tuannya ayah temannya.


Ditempat lain.


Seorang wanita yang duduk menghadap jendela kamarnya yang begitu nyaman dan damai karena dekorasinya yang sangat membuat siapa saja tenang berlama lama dikamarnya.


"Aku akan pergi dari sini.Apapun keputusannya tak berpengaruh sama sekali di keluarga ayah dan kakek."Batin wanita itu.


"Apa aku harus kabur kenegara dimana ibu lahir." Batin kembali wanita itu..


"Ya,dan aku akan meminta tolong tante Stella" Gumam wanita itu yang tak lain zia.


"Tapi aku harus memastikan dulu." Ucap zia dan langsung berdiri dan bersiap siap untuk kekantor sang suami.


Selang beberapa menit..


Zia sudah sampai didepan kediaman pribadi lucas dan menuju ke mobil dimana ia parkirkan digaransi itu.


Didalam mobil zia kembali berfikir.


"Mungkin aku akan menerimanya menjadi suamiku seutuhnya.Siapa tahu inilah yakdir yang ditentukan untukku."Batin zia dab langsung menyalakan mobilnya menuju kantor lukas.


Tanpa pemberitahuan kepada lukas sama sekali.


Setengah jam perjalanan .karena macetbya kendaraan dikota ini yabg membuat semua berjalan lambat.


Dilobi perusahaan lukas berada.


Tak tak tak


Suara sepatu yang dipantulkan dari hak dan lantai marmer.Menimbulkan bunyi dan membuat sang repsionis tahu siapa yang datang.Dan kedatangan pemilik separu itu menjadi suasana yang mencekam untuk para karyawan dilobi itu.

__ADS_1


"Nyonya muda,Apa yang bisa kami bantu" Ucao sang repsionis kepada pemilik sepatu itu yang tak lain zia..


"Tak usah aku akan langsung keruangannya saja." Ucap zia langsung menuju ke lift khusus ceo.


"Tapi nyonya tuan lagi ada tamu." Ucap salah satu sang repsionis itu dengan sedikit berani mengejar istri atasannya.


"Gak masalah.Lagian aku akan menunggunya disamping tempatku dulu.Dan bersama dengan temanku disana." Ucao zia dengan sedikit tersenyum dan menuju lif lalu tertutup.


Sedangkan gadis yang mengejarnya menjadi sedikit cemas dan takut.Semoga tuan dan teman masa lalunya tak melakukan sesuatu yang membuat nyonya hilang kembali.


Sesampai di lantai paling tinggi.Zia kembali melangkah dan dihadang oleh asisten Lucas sendiri.


Melihat ada sesuatu yang tidak beres membuat zia merasakan hati sakit dan perasaan yang tak enak dihatinya.


Tanpa berfikir panjang dia langsung membuka sedikit cela dan melihat didalamnya.Suaminya yang sedang dicium oleh seseorang yang tidak pernah dia kenal.dan tapi seperti seseorang dengab wajah yang sama yang pernah ia lihat disuatu tempat.


Dengab hati yang tenang..Dia menutup kembali ruangan itu dengan pelan tanpa harus menimbulkan kecurigaan orang yang ada didalam.Karena seseorang baru sedikit mengintip mereka.


"Nyonya..."Ucapan asisten lukas diberhentikan oleh zia dengan melambaikan tangannya.Tanpa mengatakan sesuatu sama sekali.


Tanpa perkataan atau ucapan .Zia kembali memutar badannya dan menuju ke lif dimana dia tadi keluar dari sana dan menuju lantai lobi.


Ditempat parkiran perusahan suaminya.Zia langsung memasuki mobilnya.Dan duduk dikursi pengemudi dengan membuang nafas yang sudah ditahan karena sesaknya.


Tanpa pikir panjang dan lama lama dikantor ini.Dia langsung menyalakan mobilnya dan menuju langsung kebandara dimana dia akan membeli tiket pesawat dengan memakai nama yang diberikan sang nenek dari pihak ibunya yang entah dari kapan mereka berjumpa dan kapan mereka mengobrol lewat video call. Sebelum zia menuju bandara dia menuju tempat dimana apartemen pribadinya yang tak pernah ada yang tahu.


Dia memutuskan .Sebelum dia terbang kenegara sang ibu.Dia akan bersembunyi diapartemennya terlebih dahulu..


Selang beberapa jam


Dia mendapat pesan dari merpati dan mendapat amplop darinya lalu membuka pesan itu.


Isi pesan.


' Ini paman.Dan ini visa serta identitas baru keponakanku.Nanti kau akan masuk di kartu keluarga nenekmu Dan paman akan menjemputmu mengunakan helikopter yang paman gunakan untuk berangkat dan pulang daru tugas negara.Paman sebagai tentara yang ikut bertugas atas keamanan presiden dan sultan sudah dapat izin membawa keponakannya kembali..Cepatlah bersiap siap.2Jam lagi paman sampai diatas apartemenmu.'


Begitulah isi surat dari pamannya dan SMsetelah membaca surat itupun dia bakar sampai habis dan langsung membuang abunya ditempat sampah. Setelahnya membawa tasnya lalu mengeluarkan kartu simnya dan mengganti nomer semua wa nya.Dia akqn mengabari keluarganya saat sampai sana dan menceritakab semua yang dia lihat waktu itu.


Dua jam berlalu.

__ADS_1


Sebuah heli sudah mendarat di gedung tertinggi apartemen itu dan zia juga sudah ada di basemen apartemen tersebut.Dan bersiap untuk naik ke helikopter.


Tanpa ucap atau sapaan paman dan keponakannya itu meluncur ke negara yang dimana tempat kelahiran ibu zia tersebut.


Sedangkan ditempat lain.


Setelah mengusir wanita yang dulu menjadi penghuni hatinya .


Lucas sedang kembali mengerjakan pekarjaanya yang tertunda karena kedatangan masa lalunya.


Tok tok tok


"masuk"


"Tuan,Tadi nyonya kemari." Ucap asistennya.


Dan membuat lukas tertegun sebentar dan bertanya.


"Kapan?"


"Saat ,teman perempuan ana diruangan anda tuan."


"Apa,Kenapa kau tak memberitahuku tadi." Ucap lukas dan berdirj lalu menuju luar pintu serta keluar dari ruangannya dan menuju lif nya.sebelum itu dia masih berusaha menelfon nomer istrinya serta menelfon nomer wa sang istri.


Sesampai dilobi lucas hanya berjalan dan selalu mengetik mengirim pesan ke zia dan selalu menelfon tapi nomer masih sibuk.


"Sial"


Grutunya dan sampai diparkiran dia memasuki mobilnya dan tancap gas menuju kediaman yang dia tempati dengan zia.


Tanpa waktu yang panjang.Dia sudah sampai di depan kediamannya dan langsung menuju kamar utama dimana zia tinggal dan tak ada seorang pun didalam kamar.


Melihat pembantunya lukas bertanya.Dan jawabannya belum kembali dari 6jam yang lalu nyonya nya keluar.


Dengan terburu buru lukas menelfon tantenya zia dan keluarga semuanya tak pernah ada datang kesana serta tak bersama dengan istrinya.


Lalu menelfon teman teman zia pun tak ada yang tau dimana zia.


Dan jalan satu satunya dia kemvali keruang kerjanya dan meretas seluruh cctv dimana mobil zia sekarang.

__ADS_1


Semua sudah terselesaikan tinggal dia menuju kelokasi itu.


__ADS_2