
Berkembangnya teknologi saat ini mengajak para pedangan juga ikut berkembang. Mulai dari pedagang olshop (online shopping). Banyak kalangan yang bisa menjadi pedagang online. Tidak ada syarat umur, usia maupun pendidikan. Hanya perlu keinginan dan ketekunan.
Cara berjualan sangat gampang. Yang penting koneksi lancar. Tinggal buat akun jualan di fb, ig maupun sosmed lainnya, rajin upload foto barang jualan. Pasti pelanggan akan datang membeli. Kemudian janjian dan transaksi deh.
Ternyata menjadi olshop tidak segampang yang aku fikirkan. Banyak resiko yang harus di tanggung. Yaah walaupun tidak sampe jual tanah. Hehehehe😁
Owner harus pintar-pintar mencari suplyer agar dapat harga murah dan memastikan kualitas tidak mengecewakan. Hal ini tidak gampang, karena aku sendiri mengalami nya dan tahu betul untuk mencari yang terbaik perlu berkorban. Tapi demi kepuasan pelanggan dan mendapat keuntungan (sudah jelas pedagang harus cari untung, kalau tidak, apa gunanya).
Beranjak ke masalah selanjutnya yang lebih komplex adalah PHP (pemberi harapan palsu) dari pelanggan. Percayalah ini lebih sakit daripada php gebetan,hehehe🤭.
Jauh-jauh hari barang sudah aku siapkan,
yang bagus, kualitas oke, sudah di kepp order tapi ternyata pada hari pengambilan, tidak diambil. Waahhhh pengen marah tapi dalam hati selalu bilang sabar.
customer Php benar-benar menguji kesabaran ku.
bukan hanya satu dua customer yang sering melakukan PHP terhadapku.
tapi sudah banyak,aku hanya bisa sabar dan kedepannya harus lebih berhati-hati dalam melayani customer apalagi customer yang sering PHP.
pernah suatu hari seorang customer mengkeep barang di olshop ku,
dan jumlahnya itu tidak sedikit,
jumlahnya itu sekitaran hampir sejutaan,
setelah aku mempersiapkan semua barangnya,
barangnya sudah lengkap,
sudah aku packing rapi,
saat tiba hari pengiriman dan tiba-tiba saja customer itu mencancel semua pesanannya.
membatalkan sepihak hanya dengan alasan banyak masalah.
"masalah mu bukan urusanku,ucapku dalam hati"
katany pesanannya akan di ambil saat masalahnya selesai,
__ADS_1
ya ampun,itu cuma kata-kata doang, sudah berapa tahun orang itu gak ada kabar,
aduhhhh,benar-benar customer ini membuatku
marah,
rasanya aku ingin memberontak,
tapi apalah dayaku, ngga ada gunanya aku marah-marah,
yang di fikiranku saat itu, bagaimana barang cancelan orang harus terjual,
agar modalnya secepatnya kembali dan bisa di putar lagi.
allah maha baik,setelah semua itu
allah memberikan lebih dari apa yang aku harapkan.
aku juga paling sebel dengan pembeli seperti ini
Sudah tanya panjang kali lebar mengenai produk, tetapi tidak di order juga.
Sudah memberikan alamat pengiriman dan no. rekening yang lengkap tetapi tidak transfer-transfer juga.
Sudah chat atau diskusi panjang kali lebar, ujung-ujungnya nanti saya kabarin lagi ya alias digantung.😂
pusing-pusing, ucapku.
kenapa masih saja ada orang yang seperti itu,
yah, kuncinya harus sabar aj sih sebagai penjual.
kalau ngga sabar dan marah-marah saat ada customer,yanga ada semuanya malah kabur😁.
Kan malah rugi dua kali.
aku tidak mau lagi di php,
saat itu juga aku mulai mempelajari bagaimana cara menghadapi customer yang sering php dan mengetahuai ciri-ciri customer yng akan php.
__ADS_1
"Nah dibawah ini aku akan sedikit berbagi cara mengatasi Customer PHP.
Pahami Pembeli Anda
Kebiasaan orang Indonesia yang selalui survey harga, keliling olshop untuk menemukan harga terbaik itu yang patut Anda maklumi. Jika produk Anda sesuai dengan apa yang mereka harapkan, mereka pasti akan membelinya. Akan tetapi tidak jarang juga mereka hanya sekedar bertanya – tanya saja. Biasanya lebih banyak PHP nya.
Mulailah dengan trik memahami calon pembeli produk Anda. Hal seperti ini sangatlah biasa dan wajar dalam jual beli via online. Jangan terburu – buru mengambil sikap marah ataupun emosi terhadap calon pembeli yang seperti itu. Bijaklah dalam memahami karakter calon pembeli Anda, jangan sampai Anda sebagai penjual memarahi ataupun sampai mencaci dengan kata – kata yang tidak pantas hanya karena mereka tidak jadi membeli produk Anda.
Melakukan Teknik Sapaan
Misalkan calon customer anda belum melakukan transfer ke Rekening anda, cobalah sapa mereka dengan kalimat – kalimat yang baik , seperti dibawah ini
“Selamat pagi kak, pesanannya kemarin sudah kami siapkan. Dimohonkan transfer sebelum jam 17.00 agar bisa ikut pengiriman hari ini.”.
Cara seperti ini berfungsi agar para calon pembeli merasa diperhatikan dan merasa sungkan jika tidak jadi membeli.
Melakukan Teknik Kirim Gambar / Foto
Apabila teknik sapaan belum berhasil, berberapa jam setelah chat pertama terkirim, Anda dapat mengirimkan gambar/foto bahwa barang sudah siap dikirim. Tetapi Anda mengirim gambar/foto packing produk lain. Anda dapat menjadikan ini sebagai trik agar si calon pembeli segera melakukan transfer.
Melakukan Ancaman Kecil
Jika teknik sebelumnya belum maksimal ataupun belum juga berhasil, keesokan harinya Anda bisa menyapa kembali calon pembeli Anda dengan sedikit ancaman kecil, misalnya seperti ini:
“Selamat pagi Kak, untuk stok barang yang ingin dibeli stoknya sudah menipis. Menunggu stok ready lagi akan membutuhkan waktu beberapa hari lagi. Kami tunggu kabarnya ya ..”.
Biasanya, chat seperti ini akan memberi kesempatan si calon pembeli untuk membalas. Dan balasan chat mereka biasanya seperti ini :
“Oh iya kak, tidak apa – apa biar di ambil orang lain aja dulu”.
Dalam kasus seperti ini, kita mendapat kepastian bahwa kemungkinan besar customer tidak jadi membeli. Tetapi setidaknya Anda tidak merusak hubungan dengan si calon pembeli.
Mungkin sekarang mereka tidak membutuhkannya, tetapi lain waktu jika mereka berminat dengan produk Anda, pasti akan menghubungi Anda kembali.
Menjalin Hubungan Baik
Jika si calon pembeli tidak jadi membeli produk Anda, tetap jalin hubungan baik dengan mereka, usahakan Anda tetap berkomunikasi dengan calon pembeli. Jalinan silaturahmi adalah salah satu faktor besar kesuksesan bisnis Anda.
Berbagi Tips dan Informasi
__ADS_1
Jika si calon pembeli tetap tidak jadi membeli produk Anda, Anda bisa memanfaatkan kontak mereka untuk berbagi tips dan informasi terkait dengan produk yang Anda miliki.
Jadi intinya Harus SABAR yah gauz🤭😊.