CERITA KU

CERITA KU
EPISODE 17 RINDU


__ADS_3

setelah bertemu teman masa kecil,


aku merasa sangat senang,


aku merasa tidak kesepian lagi,


karna setiap hari rumah terus saja ramai,


di penuhi suara canda tawa anak-anakku dengan anak temanku


aku merasa bahagia melihat anakku bermain,tertawa lepas tanpa beban fikiran.


hari mulai gelap, temanku beserta anaknya pamit pulang dan akan kembali lagi besok,


meskipun begitu kebahagianku tidak lah bisa lengkap


hari-hari berlalu begitu cepat.


aku menjalani hidup tanpa ayah, tanpa ibu, tanpa saudara tanpa orang terkasih.


"malam itu aku duduk sendiri di teras rumah termenung menatap langit yang penuh bintang,


memikirkan bagaimana hidupku bisa seperti ini,


aku bertanya dosa apa yang aku perbuat selama hidupku sehingga allah menghukum ku seperti ini."


kenapa allah merenggut segalanya dariku,


ayah,ibu,anak,keponakan,


suami,kakek,nenek,paman.


kebahagiaan yang dulu pernah aku miliki


semau juga lenyap.


aku tidak punya tempat bersandar,tempat berbagi cerita suka dan duka,


aku hanya bisa menangis,


aku sangat merindukan sosok ayah dan ibu


mereka dulu adalah tempatku berbagi suka dan duka,


tempatku berkeluh kesah,

__ADS_1


aku sangat sangat merindukan


semua itu


rindu kasih sayang ibu,


rindu perhatian ibu,


rindu celoteh ibu,


rindu omelan ibu


rindu masakan ibu


rindu di peluk sama ibu


rindu di gendong sama ayah


rindu di ajak jalan-jalan sama ayah


aku tidak bisa membendung rasa rindu ini,


aku merasa sangat sesak


aku merasa tidak berdaya saat mengingat semua kenangan semasa hidup mereka,


di mana kami hidup saling mengasihi,


saling menyayangi


tapi sekarang mereka telah kembali ke sang pencipta.


allah lebih sayang mereka


aku hanya bisa pasrah dan ikhlas dengan semua keadaan yang ku alami sekarang,


perjalanan hidup masih panjang,


masih banyak cita-cita yang harus aku raih


untuk masa depan anak-anakku kelak.


kadang aku merasa menyerah dengan hidup,


merasa putus harapan,

__ADS_1


merasa hancur dan


berfikir apa lagi yang tersisa dalam hidupku


setelah semua apa yang terjadi


tapi setiap kali aku merasakan itu


bayangan ibu selalu muncul dan menguatkan aku


untuk tetap tegar menghadapi cobaan apapun itu.


dulu ibu ku juga sepertiku,


hidup jauh dari orangtua, saudara dan keluarga


ibu sering menceritakan perjuangannya sebelum bertemu ayahku,


ibu yang di besarkan oleh bibinya,


yang tidak pernah mendapat kasih sayang dari orang tuanya sampai orang tuanya meninggal dan sampai dia pun meninggal.


waktu aku lahir, dan tumbuh dewasa


ibu juga menceritakan bagaimana dia berjuang dan di benci oleh mertuanya saat ingin bersama ayahku,


mungkin kebencian yang mereka dapatkan semasa hidupnya sudah berakhir saat mereka menghembuskan nafas terakhirnya,


aku hanya bisa berdoa buat ketenangan mereka


semoga kebahagiaan yang mereka tidak dapatkan di masa hidup, mereka bisa mendapatkan di akhirat kelak.aamiin


dan sekarang aku merasakan semua apa yang pernah ibu alami waktu dulu,


meskipun berusaha menjadi yang terbaik,


orang yang membenci kita tetap akan terus memberikan kebencian.


entah sampai kapan.


semoga saja kebencian itu akan terus menguatkan ku untuk tetap melanjutkan hidup.


"aku tidak tau apakah suatu saat kebahagian,


kasih sayang, perhatian yang aku rindukan

__ADS_1


akan kembali aku dapatkan meskipun semua itu aku dapat dari orang lain."


__ADS_2