CERITA KU

CERITA KU
EPISODE 16 TETANGGA BARU


__ADS_3

Bosan di rumah terus


Semenjak kepergian orang tuaku


aku dan anak-anakku ngga pernah lagi keluar bertetangga,


Aku benar-benar ngga mood lagi untuk keluar rumah seperti saat kedua orang tuaku masih hidup.


Aku keluar hanya saat ingin beli sesuatu,atau pergi ke suatu acara, atau berkunjung ke rumah nenek,


itupun jika rasa ingin pergi muncul,


Tetapi jika rasa malas ku yang muncul, apapun acaranya,


Seperlu apapun, aku tidak akan keluar,


Setiap hari hanya berada di dalam rumah terus,rebahan


Main hp,nonton tv dan lain-lain.


Sangat membosankan bukan,


tentu saja membosankan


Sesekali aku keluar tapi hanya di depan rumah itupun cuma ngecek keadaan bunga-bunga yang aku tanam di halaman rumah,juga membersihkan halaman kalau kotor,pastinya kotor di depan rumah ada pohon besar,pasti setiap hari daunnya berguguran,mau tidak mau harus di bersihkan biar depan rumah tampak bersih walaupun rumahnya sederhana, tapi bersih.


capek juga seharian beres-beres rumah,depan rumah,belaknag rumah sampai


membersihkan lahan yang akan di gunakan untuk membuka usaha ternak,

__ADS_1


coba deh jalan-jalan keluar rumah cari angin,refreshing, segarin hati dan fikiran


siapa tau di luar rumah dapat rezeki yang tak di duga,aamiin.


Pada suatu pagi hari yang cerah seorang perempuan gemuk berbadan besar keluar dari rumahnya,


Dia membersihkan halaman rumahnya yang kotor sekali karnta tempat yang dia tempati membangun rumah adalah tempat yang tidak pernah di bersihkan, tempat itu adalah bekas bangunan rumah yang sudah tidak terpakai lagi,


Karna pemilik rumah tersebut sudah lama meninggal.


Rumahnya terletak di seberang jalan dan saling berhadapan dengan rumahku.


Saat itu aku masih bertanya tanya, dan mencoba mengingat rasanya aku pernah melihat orang ini, rasanya aku sangat mengenal dia, tapi di mana,fikirku,


Aku mendekat dan dia mulai tersenyum dan menyapaku


Aku baik, seoertinya kau pernah melihatmu,tapi aku lupa,ucapku


Astaga,kau melupakan ku, aku teman masa kecilmu, kita bermain dan tumbuh dewasa bersama,


Kita berpisah saat kita masing-masih punya suami.


Bentar,aku ingat,


Astaga ternyata kamu, Rin


Kamu begitu berubah,dulu kamu kurus,


Tapi sekarang kamu begitu besar,

__ADS_1


"Hhhahhaha, tapi kamu tidak berubah, tetap saja kecil dan pendek,ucapnya"


Hahahaha,aku tertawa mendengar kata-katanya.


Aku baru tau ternyata dia teman masa kecilku,


Semenjak orangtuanya juga meninggal, dia tinggal di rumah neneknya,sekarang dia akn menetap di kampung halamannya.


"Dia punya dua anak cowok seumuran dengan anakku,


Mulai Saat itu aku dan anak-anakku main ke rumahnya.


Anakku dan anaknya juga mulai akrab."


Orangtuanya dan orangtuaku juga berteman


Tapi orang tua kami sudah tiada.


Kami sama-sama anak yatim piatu,


Kami sama-sama kehilangan.


meskipun begitu,kami selalu saling memberi semangat untuk tetap melanjutkan hidup.


sekarang aku ngga sendiri lagi,


aku sudah punya teman,teman nongkrong


teman curhat,teman jalan.

__ADS_1


__ADS_2