
Setelah Minah pergi dari hadapannya Broto langsung masuk ke kamar Aning.
"Ning, kamu baik-baik saja kan?"
" Mas Broto, huhuhu...,"
Aning terisak di pelukan mertuanya.
"Uwes tho sayangku." Broto mencoba menenangkan Aning yang masih kalut karena ancaman Sulis.
" Kamu jangan khawatir Ning, jika janin dalam kandunganmu itu adalah darah dagingku, aku bakal tanggungjawab," tukas Broto meyakinkan menantunya.
"Ta_tapi gimana kalau sampai Mak lampir tahu jika janin ini ternyata darah dagingmu mas? Kita pasti dalam masalah besar, bisa jadi dia akan membunuh kita berdua."
Aning menyeka air matanya dan menatap tajam kearah mertuanya. Ada rasa khawatir dalam benaknya. Kebohongan dan perselingkuhan selamanya akan membuat para pelakunya merasa was-was dan khawatir. Karena kebohongan dan perselingkuhan adalah perbuatan dosa meski pelakunya pada awalnya merasa nyaman dan menikmati apa yang mereka perbuat tapi dalam hati mereka tetap saja was-was dan takut ketahuan. Layaknya kucing yang mencuri sepotong ikan asin. Lihat saja pasti kucing itu clingukan waktu makan ikannya gak tenang takut ketahuan sama si empunya ikan asin.
" Masalah itu serahkan saja sama mas, pokoke beres dan ndak bakal ketahuan, timpal Broto seperti biasa sambil mlitir- mlintir kumisnya.
" Iya mas, aku percaya sama mas Broto," sahut Aning terlihat yang terlihat sudah membaik hanya karena di iming- iming janji manis sang mertua.
" Besok istriku pergi ke kota untuk mengurus pekerjaannya, kita bisa gunakan kepergiannya untuk mengurus dan menyelesaikan masalah ini, sudah jangan khawatir di jamin bakal beres." Tutur Broto.
__ADS_1
Aning mengangguk, ia percaya sepenuhnya pada Broto dan dia juga yakin jika Broto akan melindunginya dari Sulis.
*****
" Joko bangun nak, ibu mau ngomong."
Aning mengelus kepala Joko, mencoba membangunkan anak kesayangannya.
" I_iya Bu, ngomongnya nanti aja Bu, kalo Joko sudah kenyang tidur. Ini aku masih ngantuk," sahut Joko seraya menarik selimutnya.
"Ini sudah jam tujuh pagi Joko, ibu sudah ndak ada waktu, sebentar lagi ibu mau pergi ke kota untuk peresmian butik baru ibu di sana," tutur Sulis.
" Mau ngomong apa sih Bu, ya sudah ngomong aja Joko dengerin sambil merem."
Sulis di buat geram oleh tingkah anaknya yang sama sekali tidak punya etika. Sulis menggoncang- goncangkan tubuh Joko.
"Iyo-iyo Bu, Joko bangun nih," sungut joko.
Ibu ini bikin kacau aja, ndak tahu kalo aku lagi ngimpi ketemu sama Surtini, gumam Joko dalam hati.
"Joko, ibu minta kamu buruan pergi ke pengadilan agama, urus perceraian kamu sama Aning. Kamu harus gerak cepat soale si Aning ngaku lagi hamil anak kamu, tapi ibu yakin kalau anak yang ia kandung itu bukan anakmu, ibu yakin dia selingkuh sama pria lain" tukas Sulis menggebu-gebu.
__ADS_1
"Kurang @jar, Duasar wanita murahan beraninya dia selingkuh di belakangku, meski aku ndak cinta sama dia tapi aku pantang di khianati Bu, biar aku hajar dia," sarkas Joko berapi-api.
"Ndak usah kamu mengotori tanganmu itu le, besok setelah ibu menyelesaikan pekerjaan ibu di kota, ibu bakal bawa dia ke dokter biar semuanya jelas. Ibu bakal bongkar kebusukan si Aning, terus ibu bakal usir dia dari rumah ini.
" Itu ide bagus Bu, baiklah Joko bakal secepatnya menceraikan wanita murahan itu," timpal Joko.
******
Sesuai janjinya tempo hari pada Thoriq. Mbak Milah datang ke rumah Mbah Satiem untuk menemui Surtini.
"Ya Allah semoga Engkau membukakan pintu hati Surtini untuk menerima Thoriq sebagai suami seutuhnya dan sesungguhnya." Gumam Mbak Milah penuh harap.
"Assalamu'alaikum mbah."
"Wa'alaikum salam." Sahut Mbah Satiem lalu tak lama kemudian dia membukakan pintu untuk mbak Milah.
" Ayo sini masuk mil, kebetulan banget kamu main ke rumah Simbah, tadi Simbah masak sayur nangka sama goreng ikan asin juga ada sambel terasi kesukaanmu, ayo mil kita sarapan bareng," tutur Mbah Satiem seraya menarik tangan Milah dan mengajaknya sarapan bareng.
Surtini yang sudah duduk di meja makan tersenyum menyambut kedatangan mbak Milah. Begitu juga dengan Thoriq, diapun ikut senang melihat kedatangan saudara sepupunya itu.
_________
__ADS_1
Gimana-gimana, mengerut kalian apakah Surtini bakal menerima Mas Thoriq menjadi suami beneran?
Terus akankan perselingkuhan antara Aning dan Broto bakal terbongkar?