Cerita Seram

Cerita Seram
Perempuan Di Teras Rumah #10


__ADS_3

Ada yang aneh, perempuan ini terlihat lebih segar dari biasanya, wajahnya tidak terlihat pucat, tubuhnya sudah tidak terlalu kurus lagi. Terlihat seperti sudah sembuh dari sakitnya.


“Rumah saya di Ramanuju Bu..”


“Tuh kan, masih cukup jauh dari sini. Sudah, kamu di sini saja dulu sampai hujan reda.”


Mimik wajah perempuan itu terlihat cemas..


Setelah perbincangan singkat itu, kami hanya diam tanpa berbicara satu sama lain. Kami sama-sama memandang ke halaman rumah yang masih diguyur hujan, ibu itu duduk di kursi goyang, sementara aku berdiri di sebelah kanannya.

__ADS_1


Cukup lama kami dalam situasi yang saling terdiam itu, sampai pada akhirnya dia berkata..


“Ibu ambil teh hangat dulu ke dalam ya, kamu tunggu di sini saja."


Kemudian dia berdiri dan berjalan pelan masuk ke dalam rumah, sementara aku akhirnya memutuskan untuk duduk di atas tembok teras yang letaknya ada di sebelah garasi.


Suasana kembali hening, hanya suara rintik hujan yang masih turun yang terdengar.


Hingga tiba-tiba lampu teras dan lampu taman mati, keadaan menjadi gelap gulita, hanya lampu jalan yang sedikit membantu penerangan.

__ADS_1


Perasaanku menjadi sangat tidak enak, aku langsung berdiri dan memperhatikan sekitar.


“Bu..?"


Aku memanggil perempuan itu dari dalam rumahnya, namun tidak ada jawaban.


Aku mulai merinding ketakutan, karena ketika aku mengintip dari jendela depan rumah, aku melihat kalau rumah benar-benar kosong, tidak ada orang sama sekali.


Mundur beberapa langkah, aku berniat untuk bergegas naik ke atas sepeda dan pergi dari situ.

__ADS_1


Namun tiba-tiba dari kejauhan terlihat ada kilatan cahaya, kilatan cahaya lampu yang muncul dari sebelah kanan jalan.


Ternyata itu adalah lampu motor, motor yang semakin mendekat dan akhirnya berhenti tepat di depan rumah.


__ADS_2