Cerita Seram

Cerita Seram
Rumah Sebelah


__ADS_3

Kejadian gempa bumi sudah sering meresahkan masyarakat Indonesia namun hal ini tidak membuat seorang Heni resah. Dalam pikiran Heni hanya bagaimana cara supaya suaminya Doni sembuh.


“Dek, aku rasa umurku sudah enggak lama lagi”.


Heni menyeka air mata suaminya “Jangan bicara seperti itu Bang. Adek percaya abang pasti sembuh”.

__ADS_1


Doni hanya dapat menangis merintih kesakitan sembari menahan haru atas kesetiaan istrinya. “Maaf ya Dek”


“Sudah Bang, jangan berfikir apa-apa dulu. Adek nyuci piring dulu ya, kamu istirahat aja” Suara dentingan dari piring dan sendok menggema yang membuat suasana malam sangat mencekam.


“Mas dengar enggak si suara rintihan” ucap seorang wanita yang sedang duduk di sofa ruang tengah.

__ADS_1


Wanita tersebut berjalan dengan terburu-buru mendekati ruang tv “Mas si ngotot, kan aku sudah bilang jangan beli rumah ini. Semua orang sudah tau rumah sebelah angker banget”.


“Mas kira yang angker rumah sebelah bukan rumah ini dek. Ternyata kita juga kena gangguan ya”


“Aku dengar dari pak RT dulu rumah itu ditempati pasangan suami istri korban gempa. Mereka meninggal berdua, jasad istrinya ditemukan di samping ranjang suaminya tidur. Si istri tahu ada gempa memilih menemani suaminya yang lumpuh akibat tumor. Karena istrinya tahu enggak bisa bawa keluar suaminya dia memilih mati bersama suaminya. Romantis banget ya”

__ADS_1


“Kamu mau kaya begitu?”


“Amit-amit, mati sendiri aja Mas sana. Pokoknya ayo kita pindah, aku enggak mau jadi saksi keromantisan mereka”.


__ADS_2