Cerpen MELATI TERHARUM

Cerpen MELATI TERHARUM
bagian 11 MELATI MELABRAK PELAKOR!! Arya dan Vivian terkejut karena ketahuan


__ADS_3

Setelah mempertimbangkan dan mempersiapkan semua dengan yakin nya melati mencari ruangan Arya ... dengan mudah dia menemukan ruangan Arya karena dulu dia pernah ikut sekali...


tok


tok


tok


terdengar pintu di ketuk dari luar.


"ya masuk ...!"jawab di dalam...


melati pun segera masuk dan terkejut dengan adanya seorang wanita muda yang duduk di samping Arya.


"bagaimana Bagas ..apa kamu sudah dapat tanda tangan pak Umar?",tanya Arya tanpa melihat siapa yang datang ...


"HM ..mas ..",sapa melati...Arya pun menoleh dengan mengangkat mukanya ke atas... terkejut dia seperti melihat hantu di siang bolong...


"ka-kamu? kenapa kesini?" tanya Arya terbata-bata...


Vivian pun yang tadinya duduk mepet dengan Arya mulai merenggang kan dan bergeser...


"loh kenapa duduk nya pindah?" sindir melati pada Vivian...dia pun merah padam mukanya...malu.


"eh nggak kok...tadi lagi ngobrol Bu...maaf .."panik Vivian.melati hanya tersenyum sinis...


"oh... ngobrol ko Deket banget...gak sekalian aja gitu sambil tiduran biar rileks...."sindir melati pada Vivian.....


"Mel?!stop!apaan kamu itu .. datang tiba-tiba ke kantor orang ..tanpa izin tanpa laporan dulu! sekarang malah hina orang!?" bentak Arya..


melati mengangkat mukanya


"mas!!kenapa kamu malah membela wanita itu?yang jelas bukan siapa-siapa kamu?di banding aku istri kamu yang kamu sakit ngurusin kamu,sampai kamu sembuh!ingat mas!ingat....!!"teriak melati menggebu-gebunya...


Arya Pun melotot... "oh jadi kamu itu ungkit-ungkit masa lalu Iyah?apa bukanya kamu yang rela rawat aku sampe sembuh!?"protes Arya pada melati dengan membentak..


melati mulai merintih dan terisak-isak...sedih ..


Arya malah hendak mengusir melati keluar dari ruangan itu....


tapi putra kakak iparnya langsung menghadangnya..


"dek ..Arya jangan gitu dek ..kasian melati kan lagi hamil??nanti kenapa -kenapa...kasian dek..." bujuk putra. Arya malah mendorong tubuh putra yang menutupi pintu keluar.


"halaaaah...awas kamu yah jangan pernah ikut campur urusan ku dengan istri ku!melati itu istri ku!tau!" bentak Arya makin menjadi saja.sambil memukuli tubuh putra..


melati panik melihat kakak iparnya berantem dengan suaminya..dia pun teriak minta tolong...


"tolong...tolong!! mas jangan kasar gitu dong!!mas putra itu kakak ipar kita mas yang harus kita hormati mas .."teriak melati sambil mengisi tubuh putra yang terus di pukuli Arya... karena suara gaduh dari ruangan Arya juga teriakan melati minta tolong mengundang banyak pertanyaan karyawan di sana...mereka menghampiri sumber suara itu hingga Yanto pun datang pertama bersama Umar pemilik perusahaan itu...


"stop!! hentikan!!"bentak Umar dengan nada tinggi...


"Arya Wiguna!!! hentikan sekarang juga atau kamu saya pecat!!!", teriak Umar lagi dengan nada lebih tinggi ...


Arya pun mengentikan pukulan pada tubuh putra yang terlihat memar dan mengeluarkan darah segar di pelipis matanya...


Umar pun masuk melihat di ruangan itu ada Vivian yang terduduk lemas...dan melihat melati yang memegang perutnya Dengan merintih kesakitan...


"aduh. aduh ..hiks ..hiks ...sa...sakit ,..ma .mas .."merintih kesakitan memegangi perutnya...


putra yang masih merasa kesakitan dengan babak belur... segera mendekati melati


"kenapa dek?apa yang sakit dek?"panik putra...


Umar pun ikut panik karena tau melati sedang hamil muda...


"melati kamu kenapa nak?"tanya Umar panik...


"Yanto!!!bawa melati dan putra ke rumah sakit !cepat!!" titah Umar pada karyawan nya itu ."


"baik... baik pak,!!", jawab Yanto gugup,kerna kaget karena gugup....


segera karyawan yang lain ikut membantu melati dan putra keluar dari ruangan itu dan menuju rumah sakit terdekat....


###


Di kantor Arya di panggil ke ruang HRD.


"maaf pak Arya di panggil oleh pihak HRD pak!!" panggil Yeti ...mendadak Arya begitu panik... "iya" jawab nya...Yeti pun pergi meninggalkan arya dan kembali ke ruang kerja nya lagi ..


"mas .. gimana ini kalo kamu sampe di pecat mas,?" tanya Vivian ...


"tenang aja sayang...Umar itu paman aku...dia juga punya hutang banyak sama ayah aku...dia gak mungkin lah pecat aku...!" yakin nya ...


"eh mas...tapi kalo emang kamu di pecat ..kamu tinggal terima aja tawaran papah aku untuk jadi manajer marketing nya? gimna,?", rayu Vivian...


"oke gampang lah ...kamu tenang aja sayang..."ucap Arya sambil mencium kening Vivian...


###


Setelah Arya pergi dari ruang HRD VIvian lagsung bertanya.


"gimna mas ?apa kamu jadi di pecat mas??",tanya Vivian..Arya menggeleng kepala...


"oh ya tidak lah ..mereka hanya memberikan aku surat ini "S P"(surat peringatan) dan jika aku melanggar maka. aku akan di pecat tidak hormat... kenapa aku harus takut? kekayaan ayah ku saja tidak akan habis tujuh turunan kok sayang"... ucap Arya dengan sombongnya...Vivian pun memeluk Arya dengan senang nya ..


"oh jadi si Arya ini anak orang kaya yah.... ! mending aku bikin dia terus bertekuk lutut aja sama aku...gak papa lah tanpa dia nikahi asal hartanya habis sama aku hahaha!" kata VIvian dalam hati... dengan segudang cara akan dia dapat kan Arya..


###


Di rumah sakit...

__ADS_1


pihak karyawan memilih menelpon keluarga Pasien masing-masing ..Karena tidak mungkin menelpon Arya...


keluarga Arya yang datang...


Fatimah ,mail dan arina saja yang ke rumah sakit...


dengan menangis Fatimah menghampiri melati yang terbaring lemah di ranjang rawat.


"dok kenapa dengan anak saya?",tanya Fatimah terisak.


"Bu... keadaan Bu melati sangat lah lemah Bu .. karena dorongan yang kuat dan kencang hampir saja membuat bayi dalam perut Bu melati keguguran bu..." jelas dokter Anjani....


"apa dok,? jadi bayi dalam perut nya gimana do"k?"


"Alhamdulillah Bu .. kandungan Bu melati memang kuat. bayi nya selamat...tapi saya heran mengapa ibu hamil bisa mendapatkan dorongan sekuat dan kencang itu Bu? bukanya saya sudah pesan bahwa NU melati harus banyak istirahat jangan terlalu cape.." ingat dokter Anjani lagi.


"apa dok,?melati mendapatkan dorongan yang kuat? tapi dari siapa ya dok?"Fatimah terus bertanya...


lalu Fatimah mendekati melati dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi...


"Mel...sayang ..kamu kenapa nak,? coba ceritakan semua pada ibu nak,...," pinta Fatimah sambil mengelus tangan melati yang sudah terpasang infus...


melati pun menangis...


"umi ...mas ..mas Arya selingkuh umi...hiks hiks....aku ke kantor dia tapi dia Malah berpelukan dengan wanita itu umi di depan muka saya umi ..hiks hiks ...dia..dia lalu dia mengusir aku dengan mendorong aku umi ...tapi mas putra menolong aku hingga mas putra lah yang jadi sasaran emosi mas Arya dia babak belur umi...hiks hiks kasian...."cerita melati sambil terus menangis... menceritakan kronologis kejadian nya .... Fatimah langsung memeluk melati dan mencium perut melati...


"astaghfirullah aladziim... WIGUNA!!!! keterlaluan dia !! benar - benar yah!! tidak tau di untung! sudah punya istri Solehah macam melati seperti ini malah di campakkan!!" gerutu, emosi dan kecewa nya Fatimah jadi satu....kecewa ..tentu saja.


.Dia tidak ingin melati merasakan bagaimana rasanya sakit hati kecewa pada suaminya sendiri ketika dia menikahi lagi wanita lain padahal istrinya. masih hidup dan sehat...


teringat lagi masa lalu saat suaminya meminta izin pada Fatimah untuk menikah lagi dengan Rengganis...gadis desa yang cantik dan centil itu...


lalu hamil usia nya 4 bulan keguguran kerena kandungan Rengganis sangat lemah... setelah satu tahun menikah dengan Rengganis...Umar buka cabang resto di kota seberang...dan sukses Hinggan memiliki 3 cabang lagi ..saat pulang setelah ,6 bulan dia malah membawa wanita untuk di nikahin lagi yaitu arina...seorang koki perempuan...yang cantik dan pinter masak kesukaan mail hingga dia jatuh cinta pada wanita itu. pernikahan itu tidak pernah dia inginkan....tidak ada satu perempuan pun yang mau di madu...yang mau berbagi suami....pikir Fatimah...


"astaghfirullah aladziim...",ucap Fatimah ketika sadar dalam lamunan nya itu. pedih dan sakit. .. hati Fatimah saat itu bahkan sampai sekarang dia harus pura2 nyaman saat melihat mail di peluk Rengganis di depan matanya menetes....namun mereka seperti tidak peduli akan hancur nya hati Fatimah saat itu juga...nasi sudah menjadi bubur....


"sayang ..melati ...anak umi ..jangan nangis ya sayang...ada umi disini...kamu Jangan takut lagi yah...


jangan banyak pikiran ya sayang kasian Dede bayi nya...." hibur Fatimah.... dengan terus memeluk melati yang masih saja terisak ....


Tiba-tiba


"Arya!Arya! mana si bajingan Arya!" teriak wanita dengan tubuh yang sedang hamil besar...


menggedor-gedor pintu kamar melati...


pintu terbuka dan ...


"mana si bajingan Arya yang sudah tega menghajar suami ku hah!?" teriak mia dengan berkacak pinggang.. dengan nada yang tinggi...sorot muka yang penuh emosi...


"astaghfirullah...nak Mia....kamu kenapa nak??" tanya Fatimah mendekati Mia yang masih berdiri di depan pintu kamar melati.


"Halah ...jangan pura2 kamu yah Bu Fatimah...emang seperti itu ya didikan orang kaya raya terhadap anak nya,,??putra itu kan suamiku kakak iparnya di biadab arya tapi kenapa dia tidak bisa mengamati sedikit saja ... !!" bentak Mia pada Fatimah...


"tidak Mel kamu tidak salah...kamu sudah benar melabraknya langsung agar dia kapok....?!jangan seperti Bu Fatimah yang lemah dan pasrah saja saat suaminya terus menikah lagi dan lagi,!!" bentak Mia...


,saat Mia berhenti bicara ada tangan mendarat di pipinya


PLAk,!


PLaK!


dua kali tamparan keras di wajah Mia oleh Fatimah...


Mia pun terkejut ketika Fatimah menamparnya...


" hentikan!! jangan pernah kamu bawa masalah rumah tangga ku Mia,,!! kamu tidak tau rasanya aku paham!!" bentak Fatimah ...


"kalo aku tidak bisa mendidik anak saya si Arya bajingan itu tidak mungkin dia bisa bekerja di kantor seperti itu ?masalah saya punya madu hingga dua itu bukan salah saya yang lemah dan pasrah tapi itu urusan suami saya!yang dosa pun dia bukan saya!!"


dan masalah suami kamu saya akan tanggung jawab semua biaya perawatan dia, beserta biaya persalinan mu jika memang suami mu tidak bisa bekerja setelah pemukulan anak saya!!paham!", jelas Fatimah....


Mia pun terdiam..dan mulai terisak...


"ma .maaf kan. saya Bu Fatimah...saya emosi...merasa kasian dengan keadaan suami saya babak belur seperti itu...hiks hiks .. kalo memang ucapan anda semua benar saya sungguh berterimakasih Bu..." ucap mia mencium tangan Fatimah....


" iya semua ucapan saya benar....Mia... maafkan saya juga yah kamu yang sudah menampar kamu ..", Fatimah memeluk Mia dengan penuh kasih....


mereka pun saling menguatkan satu sama lain....


ruangan kamar melati penuh haru biru...


###


pukul tujuh malam umar datang menjenguk putra dan melati ....


dia membawa bingkisan buah di tangan nya...


"malam... putra... bagaimana keadaan mu sekarang?"tanya Umar...


putra mencoba bangun


"sudah...kamu tiduran saja put...saya hanya ingin melihat karyawan terbaik ku saja ...",ucap Umar ...


", merepotkan saja pak ...maaf ..,,," ucap putra


" ya seperti yang bapak Umar lihat suamiku babak belur di hajar ponakan anda pak," ucap melati ketus ..


",maaf kan ponakan saya mia...saya tidak tahu apa yang terjadi saat itu kami dalam saat bekerja...maaf kan keteledoran saya .. " ucap Umar...


"kalau hanya cukup ucapan minta maaf terus urusan seperti ini selesai dan suami saya sembuh tidak apa-apa pak Umar ... sedang kan saya sedang hamil besar pak .. bagaimana kalo saya akan melahirkan sedang kan belum ada persediaan apa,-apa,!" kata Mia terisak...

__ADS_1


"Mia. ...kamu jangan takut yah...meski putra tidak bekerja tapi saya akan tetap gaji dia pul sama persis dengan dia bekerja. .", kata Umar menjelaskan...


"benarkah pak Umar tidak bohong?"tanya Mia ..


"iya ..benar. "", terimakasih pak Umar"


Mia pun merasa lega dengan ucapan Umar juga ucapnya Fatimah... sedikit merasa lega....untuk persalinan nya kelak. ...


"Mia ..saya pamit pulang yah. mau ke ruangan melati juga.... permisi..." ucap Umar sambil memberikan amplop pada Mia... "ini sedikit buat jajan kamu di rumah sakit yah..." kata Umar lagi ..


" terimakasih pak Umar..., ". kata Mia...


"sama-sama..." Umar pun pergi setelah bersalaman dengan putra...


Mia sangat senang dengan amplop yang di berikan oleh Umar...


Umar pun segera mencari ruangan melati....


Dahlia 1


Umar pun mengetuk pintu....


"assalamualaikum ...."salam Umar ..


pintu di buka seorang ibu paruh baya membuka pintu


"wa'alaikum salam...pak Umar masuk pak" ajak Bu Eli.


Umar pun masuk...


"melati... bagiamana keadaan mu sekarang??" tanya Umar....


"om. Umar... Alhamdulillah...mendingan om...." ucap melati...


"Mel...om bawa buah buat kamu..." kata Umar... .


"ibu nginep disini Bu. "kata Umar...


"iya pak. besok baru Bu Fatimah...kita gantian aja pak jaga melati...," kata Eli..


"tapi kandungan nya tidak apa-apa Bu,?" "tidak pak Alhamdulillah..."; jawab Eli ..


"ya Alhamdulillah sukur ..saya dari tadi pagi inget terus kandungan melati takut kenapa 2 Bu .." kata umar .


"tapi...saya mau pinta pisah saja om.... setelah anak ini lahir .." ucap melati sambil terisak mengelus perut nya yang Mulai membesar...


Umar tersentak kaget


"loh kenapa Mel? kamu tau kan perceraian itu sangat di benci oleh Allah SWT nak..." ingat Umar ..


"mas Arya sudah menyakiti saya om...bukan hanya badan saya ..tapi juga hati saya om...dia sudah selingkuh...hiks hiks .."tangis melati mulai pecah' lagi....


"apa? si Arya selingkuh?dengan si vivian maksudnya nak??"tanya Umar menegaskan....


"iya. .. perempuan yang sedang berpelukan dengan wanita itu om ..." ucap melati lagi


"astaghfirullah Arya kenapa tingkah nya mulai seperti mas mail ? ya Allah ..." keluh Umar...


"kalo memang kamu sudah tidak mau sama Arya om Umar akan pecat dia dengan cara tidak terhormat dan uang gaji terakhir Arya akan om kasih ke kamu .." kata Umar...,


."iya om terimakasih...tapi anak ini akan ikut saya om karena dia darah daging ku om...." kata melati dengan nada sedih ...


"kalau anak itu kamu bawa..lalu keluarganya Arya akan dapat apa? mereka sangat berharap cucu dari kamu Mel...kasian lah mereka yang susah mendapatkan anak....,"terang Umar...


" tidak masalah om...Arya bisa menikah dengan wanita itu dan pasti akan segera punya anak ko om..."


yakin melati...


"tapi om tidak setuju pada Vivian itu anak nya matre...saya tidak suka dengan wanita yang matre...." kata umar ...


"biarin aja dia rasakan om... bangkrut kalo semua perempuan tidak seperti saya om ...yang tulus dan cinta apa adanya..."ucap melati dengan terisak...


"tolong lah Mel... keluarga Arya dari dulu memang sangat susah memiliki keturunan...hanya dengan menikah Dengan kamu saja Arya lebih cepat mendapatkan keturunan...ya pasti untuk calon ahli waris semua kekayaan dari keluarga Subianto kakek nya anak mu....."kata Umar memohon...melati hanya terdiam saja...ibu Eli pun sama hanya terdiam dan tak berkomentar apapun...


"baiklah ibu...melati saya pamit pulang dulu yah... sudah malam...kasian juga Nadia dia sendiri..." ujar Umar... ,,


"baik om.. terimakasih sudah meluangkan waktu melongok saya om..."ucap melati


"iya iya ..ini Mel..om bawa sedikit uang buat kamu di rumah sakit takut mau jajan ...terima yah Mel...",pinta om Umar ...",


"merepotkan saja om... terimakasih yah .."


"iya sama-sama...mari Bu Eli saya pamit pulang"


"iya pak hati -hati terimakasih..."ucap mereka bersama.


###


1 Minggu pun berlalu...


melati sudah pulang dari rumah sakit... sedangkan putra yang belum sembuh masih harus menunggu luka dalam yang Arya berikan belum begitu stabil...


di rumah...


keadaan melati semenjak pulang dari rumah sakit pun mulai merenggang bersama dengan perubahan sikap cuek dan dingin nya Arya ..


melati pun tak mau tinggal diam...dia pun sama cuek dan diam pada Arya...dia masak hanya untuk dirinya sendiri...Arya pun seperti sudah biasa...dia suka makan di luar rumah..ya tentu saja bersama wanita lain yaitu Vivian...


melati pun merasa sudah biasa dengan sikap Arya apalagi dia tau kalo suaminya sering jalan bareng makan bareng dengan VIvian... bahkan pernah mereka tidur bareng ...mungkin ..bagi melati dia sudah mati rasa pada Arya ...sakit hati di hianati bayangkan saat Arya di peluk Vivian dengan mesra ...sudah sangat menyakitkannya...


#** apakah pernikahan melati dan Arya akan tetap bersama?atau malah terpecah belah??!

__ADS_1


yuk terus ikuti cerita melati TERHARUM episode selanjutnya...yang tentu saja membuat penasaran...!!jangan lupa yah tanda like nya agar author tetap semangat membuat cerita ini oke?!


__ADS_2