
Ini bab baru lagi yah teman .. setelah saya berhenti sejenak... semoga masih ada yg mau setia membaca cerita kelanjutan cerita MELATI TERHARUM ini .. semoga dengan cerita lanjutan ini kalian bisa terhibur dan suka yah teman!! Jangan lupa like dan komen nya agar saya semakin semangat menulis dan menemani malam kalian!!!🤗😊
***
...----------------...
Pernikahan Arya dan melati walaupun sudah hampir 1 tahun .. seperti air dan minyak antara ibu Eli dan Arya menantu nya itu..
Sebenarnya ibu Eli merasa bahagia ketika melihat senyuman di bibir melati merekah lagi .. merasa bunga yang dulu layu seakan segar kembali hidup kembali...tapi Bu Eli masih kesal, kecewa dengan perlakuan Arya kepada anak nya.
Arya dan Melati pun tahu akan hal itu...hingga kini Arya Belum mendapatkan restu dari sang mertua nya itu..tapi Arya yakin suatu hari nanti ibu akan mencair dengan kesabaran Arya..
Suatu hari...
"melati...kamu harus KB yah"pinta ibu pada nya..di depan arya,dia hanya tersenyum mendengar mertua nya berkata seperti itu.
"kenapa Bu...aku kan sudah menikah lagi sama mas Arya.."tanya melati dengan nada lembut.
"yaah ibu gak suka aja kalo kamu sampai harus hamil lagi!! Cukup bintang cucu ibu satu-satunya!!"bentak ibu pada melati.dia terkejut dengan ucapan ibunya.. belum pernah dia di bentak seperti itu oleh ibunya dari kecil sekalipun.tapi semenjak pernikahan kedua nya dengan Arya ibu jauh lebih galak,judes dan sangat cu'ek dengan restoran BINTANG itu yang selama ini mereka bangun dengan semangat,air mata,doa dan kerja keras itu kini seakan hambar...
Melati mencoba untuk memahami sikap ibu pada suaminya Arya..dia hanya tersenyum saja
"Bu... masalah hamil,anak,rezeki, maut itu kan allah yang atur Bu...kita hanya bisa pasrah dengan apa yang sudah Allah garis kan takdir kita..."ucap melati sambil mengelus -elus tangan Bu Eli..
"iya ibu tahu .kamu gak usah lah ajarin ibu soal kaya gitu melati... sebelum kamu ada ibu dulu ! Tahu kamu hah?" bentak ibu lagi sambil mengibaskan tangannya dari genggaman tangan melati.
Melati mencoba untuk sabar dan tersenyum di depan arya .. padahal hatinya remuk dan sakit...
Semenjak pernikahan itu hubungan antara ibu dan melati semakin renggang..
Arya tak bisa berbuat apa-apa..dia juga bingung harus bagaimana.setelah itu Bu Eli pergi meninggalkan melati dan arya yang masih saja terpaku.
Arya segera memeluk melati dan mencoba untuk menenangkan dia...
"maaf... maafkan mas yang telah membuat ibu dan kamu jadi seperti ini sayang .." ucap Arya sambil mengelus -elus rambut melati yang Muali tergoncang kan karena tangisan nya itu ..
"andai ..andai waktu bisa di putar...mungkin kita masih seperti dulu sayang. .mas orang yang benar-benar bodoh, orang yang benar-benar jahat Mel... ampunilah mas Mel..." ucap Arya lirih...
Arya benar-benar merasakan efek dari perbuatannya nya dulu pada istri yang paling dia cintai..
MENYESAL!!!
Ya itu kata-kata dan perasaan Arya setiap hari..
serba salah... sering setiap hari dia melihat pemandangan seorang ibu yang melahirkan anaknya dan istri nya tercinta berdebat tentang hal sepele yang menyangkut dengan Arya ...
Apa yang harus dia lakukan?? di sisi lain ibu Eli adalah mertuanya.
Melati adalah ibu dari anak -anak nya..
Tapi..semua Arya pasrah kan semua nya pada sang MAHA kuasa yang bisa mem bulak balik kan hati hamba nya...
Semakin Arya memeluk erat tubuh melati semakin masuk rasa sedih melati dan semakin keras juga tangisan melati di pundak Arya ..
Tangisan yang dulu menahan rindu pada Arya bertahun tahun...tangisan yang dulu Arya campakkan,rasa kecewanya...dan terlintas juga bayangan perjuangan melati untuk bangkit dari keterpurukannya itu oleh keluarga nya , semangat nya perjuangan nya yg menghasilkan kesuksesan..
__ADS_1
Dan tiba -tiba Arya datang ketika luka melati mengering dan kembalinya rasa percaya diri nya..
Arya masuk lagi kedalam keluarga melati dengan susah payah memohon izin pada kedua orang tua nya agar mereka bisa bersatu lagi ..
Di dapur ...ibu Eli mengintip Arya dan Melati dari jendela kecil.
Jauh...dalam lubuk hatinya ..ibu Eli sangat menyesal telah berkata seperti itu.. apalagi sampai membuat melati menangis ..
"ah .. rupanya aku terlalu keras pada melati yah?" pikir nya dalam hati
"lagian jadi orang itu mau aja di manfaatkan? yang namanya mantan itu sampah!!! Ya di buang nya ke Tong sampah lah...ini malah di pungut lagi.. ibarat nih yah kita meludah terus kita jilat lagi iiiih kan jijik...!!!" bu Eli terus men cecar melati ..
"puas!ibu puas sudah puas melihat anak kita melati menangis seperti itu Bu?" tanya ayah di belakang punggung Bu Eli..
"Halah biarin aja lah pak...biar si Arya itu tahu kalo ibu sudah gak suka gak respect sama dia...dia itu kaya sampah pak ibu gak suka !!"
"apa ibu sadar mereka sudah suami istri mereka sudah kita nikah kan kita satukan lagi ..dan ibu itu sama saja menyakiti diri kita sendiri Bu!! Melati itu darah daging kita Bu ..Jika dia menangis kita pun ikut sedih nya ..jika dia bahagia kita pun ikut bahagia Bu...jangan sampai hati ibu di tutupi iblis yang ingin menghancurkan rumah tangga anak kita sendiri..ingat Bu!!bapak gak suka Bu!!" kesal pak Arjun dengan sedikit menekan notasi ucapan nya itu agar Bu Eli tahu kalo pak Ajun tidak suka dengan tindakan nya itu ..
Bu Eli hanya terdiam...
"pak .. belum pernah bapak bentak aku seperti itu pak?" keluh ibu dengan nada sedihnya...
"iya... karena untuk saat ini kamu benar -benar sudah keterlaluan Li... sejak kapan kamu mempunyai rasa dendam atau kesal selama itu sama orang lain? Apa aku pernah mengajari mu seperti itu hah?"tanya pak Ajun mulai melemah..
Bu Eli hanya terdiam membeku mendengar ucapan suaminya itu .
"bapak gak tau sih bagaimana perasaan ku saat melihat anak perempuan yang aku kandung selama 9 bln susah payah aku lahirkan ke dunia ini setelah dewasa ada yang mengajak menikah, setelah kita restui malah dia enak-enak pergi tinggalkan anak kita saat hamil besar...alasan pergi cari kerja agar kehidupan semakin baik... alih -alih menikah lagi dengan wanita garong!!" jawab Bu Eli panjang lebar menceritakan alasan kenapa dia sangat benci Arya.
"ibu ..jangan kan ibu. ..aku pun ayah nya sama Bu ..tapi yah harus gimana lagi ..mungkin emang ini caranya Allah memberikan jodoh pada anak kita Bu...dan mungkin juga Arya itu memang jodoh melati anak kita Bu..."ingat pak Ajun sambil memeluk Bu Eli.sedikit -sedikit emosi Bu Eli yang bahu nya naik turun mulai stabil menandakan emosinya mulai menurun tidak meledak-ledak seperti tadi...
"i .iya pak aku baru ingat...maaf kan aku ya pak aku terlalu hilap Sampek melupakan ucapan ibu,."
kata Bu Eli menunduk...
"iya ..bapak maafkan ibu...jadi mulai sekarang ibu harus baik lagi yah sama melati dan Arya..."pinta pak Ajun...
"iya...iya pak..." jawabannya singkat.
Semoga saja benar yah bu eli mau baikan sama melati dan Arya...
***
Di rumah Mia...
Rumah pemanen yang Diding nya masih pake dry wall atau gypsum itu terlihat sederhana tapi elegan...itu semua rancangan dari ide-ide mia dan putra sejak lama sebelum punya uang seperti sekarang ini.
Semenjak di angkat jadi asisten pribadi pak Jodi kehidupan keluarga Mia dan putra semakin meningkat drastis...itu semua berkat Arya pergi ke solo... karena sebenarnya Arya lah asisten pribadi pak Jodi sebelum dia memutuskan pergi dari kantor yang telah menjadi kan dia orang kepercayaan pak Jodi bos putra dan Arya pada saat itu..
Memang kehidupan itu berputar bagai kan roda yang tidak pernah di bawah saja dan juga tidak pernah di atas saja.. begitu juga kehidupan rumah tangga Mia dan putra,
Mia yang kesehariannya sebagai ibu rumah tangga,kini juga bisa menghasilkan uang sendiri dengan cara berjualan online, karena kondisi Mia yang sedang hamil anak kedua,jadi Mia jarang sekali mendatangi rumah makan BINATANG itu... sebelum dia mengandung bahkan putra pun ikut serta bekerja di RM, BINTANG itu.
"ayah...kita sudah lama banget ya tidak melihat BINTANG?"tanya MIa pada suaminya.
"HM..iya juga... seperti apa yah sekarang tempat itu?"jawab putra sambil meminum kopinya..
__ADS_1
"yah kita ke sana yuk sekalian,,aku mau beli pindang balado sama rendang nya melati kangen aku yah rasanya..."ajak mia.mungkin dia sedang ngidam.putra tersenyum dan mengangguk
"ayo...aku ambil kunci mobil dulu yah kamu pakai lah jaket dulu Bun..."pinta suaminya.
"iya aku mau ambil jaket dulu yah..."mereka pun segera bergegas mengambil jaket dan kunci mobil.
"nak...ikut ibu yuk ..kita ke rumah nenek Eli sama adek bintang ! Kita main sama Tante melati..." ajak Mia pada anaknya yang sedang asik bermain Barbie
"hore..ayo Bun...aku ikut udah lama ya Bun kita gak makan di sana aku kangen Bun sama rendang juga pindang balado nya nenek hehehe.."jawab si kecil dengan bawel nya semangat.
"oke ayo kita berangkat sekarang...tuh Aya udah siap di gerbang...kita buka dulu yah gerbang nya okeh ,," ajak Mia sambil mengunci pintu, mereka segera menuju gerbang dan Lala anak nya mia sudah duluan masuk mobil dengan riang gembira.
Mia membuka gerbang dan mengunci pintu gerbang kembali lalu masuk ke dalam mobil duduk di jok depan bersama suaminya.
"sudah semua? Apa sudah siap tuan putri ku?"tanya putra pada Lala yang sedang bernyanyi itu.
"sudah yah..."jawab mia...
"siaaap! Berangkat ke rumah nenek!!!" teriak Lala girang.
"bismillah bismillahirrahmanirrahim.... berangkat."
ucap putra lalu menjalankan mesin mobil nya dan segera menuju rumah mertuanya itu.
"ayah ayah..nanti aku makan yah di nenek boleh kan yah?" tanya Lala yang sudah mulai bawel dengan usia yang kini menginjak 4 tahun dia tipikal anak yang pintar...
"boleh dong !"jawab ayah nya jadi ikutan semangat..
Mia hanya tersenyum mendengar kan cuitan dari mulut anak nya itu ...yang sangat menggemaskan.
...****************...
setelah sampai mereka di sambut bahagia oleh bintang dan nenek nya
"assalamualaikum...Bu.."salam putra pada Bu Eli Dengan menyalami tangan nya
"wah. .kalian ... wa'alaikum salam...ayo masuk masuk.".jawab ibu mengajak nya masuk .. disusul oleh Mia menyalami tangan ibu nya.
"nenek..aku datang!" teriak Lala di belakang..
"wah cucu nenek yang cantik dan pintar ini juga ikut yah .." dengan perasaan yang bahagia Bu Eli langsung menggendong cucunya yang semakin berat itu
"ikut dong nek...nenek kita mau makan di BINTANG nek..karena bunda gak masak...bunda jorok nek muntah -muntah terus..." cecar Lala menceritakan kenapa mereka datang.
"oh ya? kasian sekali cucu nenek ini ...ayo kita makan nenek ambil kan makanan kesukaan mu ya sayang..." segera Bu Eli menyuruh karyawan nya menyiapkan semua menu di atas meja.
dengan cekatan mba veny pegawai nya itu sudah menyiapkan di atas meja.mereka pun segera memakan nya
"terimakasih ibu..."ucap Mia dan putra
"iya ayo makan dulu Mia yang banyak agar kamu dan bayi kamu tambah sehat yah..."kata ibu..
"iya Bu.. terimakasih.."mereka pun segera makan bersama...dan Bu Eli pun ikut duduk di samping kursi Lala...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1