
AKHIRNYA....
waktu melati melahirkan pun tiba...semua keluarga juga sudah siap siaga jika diperlukan bantuan..lahir dan batin akan mereka berikan pada melati,karena itu hari lahirnya pewaris harta kekayaannya pak mail...
bahkan Arya pun berjanji akan datang untuk mengadzani anaknya....lalu berpikir bahwa setelah melahirkan melati pasti tidak akan menolak..pikir dari hati Arya...
"ingat ya mas Arya pesan papa kamu cuma boleh melihat anak mu saat di adzanin saja setelah itu kita langsung pulang paham!?". pesan Vivian dengan membentak keras Arya .....hancur sudah harapan Arya untuk bisa tidur bersama istri dan anaknya itu...
selama menikah dengan Vivian Arya menjadi penurut dan selalu ketakutan karena dia seperti pembantu bukan seorang suami....
beda hal nya dengan melati yang penurut...Soleha...dan menganggapnya sebagai imam dan orang yang paling dia hormati...kerena bagi seorang istri surga nya itu ada di suami...
###
di ruang tindakan melati sudah terbaring akan melahirkan...namun kali ini bukan dokter Anjani yang membantu proses melahirkan nya .. melainkan dokter baru yang pindah dari kota besar...yaitu dokter AHYAR ABDULLOH...muda tampan dan ganteng...
awalnya melati ragu dan malu...Karena yang menangani nya seorang dokter laki-laki... harus dia melahirkan proses normal mau tak mau harus mau.... ketika melihat pasien nya dokter ahyar merasa malu...dia membisik pada suster
"itu pasien nya sus?kok masih muda banget yah"! bisik dokter Ahyar. "iya dok muda banget malah...dengan saya pun tua saya dok .. hehe...dia menantu orang terkaya di desa ini dok...!" jawab Suster dengan berbisik juga ..
" halo selamat pagi...dengan siapa ini?"tanya dokter Ahyar berkenalan...
"halo juga dok ...saya melati dok....apa dokter yang akan membantu persalinan saya dok?" tanya melati...
"yupz!betul banget!rileks aja yah .. jangan tegang...tarik nafas...buang ..tarik lagi buang .." saran dokter tampan itu dengan senyum lesung pipi nya...
"dok...ini Sudah pembukaan 8 dok .. cepat banget .."teriak suster senang...
"oke ..mba melati ..ikuti terus saya yah...tarik nafas buang .. tarik...iya terus buang. ...iya bagus seperti itu yah! nanti kalo merasa pengen buang air besar bilang saya ya mba...," pinta dokter AHYAR....
'"i..iy ..iya...dok...huh...fuuh...huh ...fuu..." jawab melati yang masih terus tarik nafas buang ..
Ahyar merasa malu saat melihat melati mengangkang lebar seperti itu... seumur hidup nya baru kali ini merasa canggung membantu persalinan seorang wanita cantik seperti melati...
semua tampak sempurna di mata Ahyar...dia terus tersenyum 2 sendiri
" astaghfirullah aladziim...apa yang sudah aku pikirkan... maaf kan aku ya Allah....SE harus nya dia buang pikiran itu jauh jauh...karena itu semua dokter sudah Di sumpah agar bekerja dengan sungguh-sungguh dan dengan baik...(mungkin)...
lamunan ahyar buyar saat melati tiba-tiba mengejan dan terus Suster memanggil nya "dok dok .. pasien sudah mengejan dok... rambutnya sudah kelihatan..." panggil suster itu...ahyar pun berlari...
"maaf ya mba melati saya pegang...tak lama proses melahirkan berjalan dengan lancar dan mudah sekali... hanya 4x mengejan bayi jenis kelamin laki-laki pun keluar dengan selamat...
"Alhamdulillah...."teriak ahyar...
uwa...
uwa..
owak..
tangisan bayi melati sangat kencang sekali...
melati pun menetes kan air mata bahagia...
"Alhamdulillah.... terimakasih ya Allah..."ucap melati dengan terisak-isak... bahagia...
"selamat bu melati bayi nya laki-laki.... ganteng banget Bu! selamat ya Bu!" ucapan suster membuat melati terharu....
", oh iya Bu ..bayi nya sudah kami bersihkan dan silahkan untuk di adzanin..." kata suster...
"iya sus nanti saja ...ayah..nya belum pulang masih di jalan sus .." jawab melati canggung...
"bagaimana kalo saya yang mengadzani nya Bu melati..." saran dokter AHYAR... melati menoleh....
"apa bapak dokter tidak keberatan dok,? mengadzani anak saya dok?", tanya melati segan...
"ah tidak kok! hitung -, hitung latihan jika kelak punya anak ..kan bisa...hehe...saya juga kan laki-laki Bu...masa sama suster sih?" ledek ahyar dengan tawa nya....
" anak ganteng dokter azani dulu yah ... bismillah... Allahuakbar! Allahuakbar!". dokter AHYAR langsung mengadzani si bayi....melati menitikkan air mata...
"ya Allah mas...kamu dimana sih?sampe anak sendiri pun harus laki-laki lain. yang adzanin .. terlalu kamu mas!" ratap melati dalam hati...penuh kepedihan...
suster saling berbisik dan tersenyum ke arah dokter AHYAR....
setelah selesai bayi itu di kembalikan pada ibunya...
",dok... serasi sekali! seperti seorang ayah si bayi .ya saja! penuh keserasian dok.. nya dapat banget!" sindir suster itu sambil tertawa-tawa... ahyar pun melengos tersipu malu...dan menjawab
",aamiin.." ucap nya pelan...tapi cukup terdengar oleh mereka bertiga...
"siapa. namanya Bu melati?" tanya ahyar...
"Muhammad bintang brilian dok..." jawab melati...
"wah nama nya bagus banget.." kata ahyar...sambil mencatat di buku untuk akta si bayi...
###
Di luar ruangan tepat setelah dokter AHYAR mengumandangkan adzan untuk baby bintang Arya pun baru sampai dengan sebuah tongkat di tangannya...dan dengan pakaian yang lusuh menghampiri umi Fatimah yang sama kurusnya ...
__ADS_1
mereka saling tatap satu sama lain... mereka menangis tersedu -sedu melepaskan semua rasa rindu yang amat dalam terutama umi Fatimah terhadap Arya anak kandungnya itu...
"umi... maaf kan aku umi....aku datang umi...." sapa Arya dengan bersujud meminta maaf...Ari mata Fatimah pun tidak sanggup terbendung lagi... sungguh pemandangan yang sangat miris...
sedangkan di belakang Arya berdiri wanita muda yang cantik hanya menenteng tas branded nya saja. tanpa menyapa orang -orang yang ada di ruangan itu ... sungguh tidak ada kesopanan sama sekali...
"maaf umi...ini istri Arya umi ... namanya Vivian mi..."kenal Arya pada ibunya. ... Fatimah tidak merespon sama sekali malah dia membuang muka... muak dan benci!!
"Vivi...ayo salam ke umi aku... kenalin diri kamu dong jangan cuma berdiri aja"pinta Arya sambil memegang tangan Vivian,tapi Vivian masih saja cu'ek dan malah menghindari Arya. ...
" ikh males deh mas ..udah cepetan kamu masuk adzanin terus kita balik ke solo lagi mas!!"bentak Vivian ...Arya terdiam .. tertegun..malu pada orangtuanya....
"jadi wanita ****** ini yang telah merusak rumah tangga anak dan menantu ku itu yah!" bentak balik Fatimah pada Vivian ..
"heh! dimana rasa hormat kamu terhadap suami mu.. dimana letaknya rasa hormat terhadap orang yang lebih tua dari kamu,hah?"tanya umi Fatimah dengan membentak keras Vivian yang sejak tadi hanya Menteng tas branded nya saja tanpa bergerak sedikit pun....
Vivian hanya tersenyum sinis melihat Fatimah yang memarahi dia juga menghina dirinya ....
"heh Tante kolot! dengar yah ..aku bukan wanita ******!tapi aku adalah wanita yang paling cantik yang sudah berhasil merebut suami orang menjadi bertekuk lutut pada ku , Hanya pada ku seorang!! termasuk pada ibunya yang telah melahirkan dia sendiri dia sudah sangat lupa ..apa lagi pada anak dan istrinya!!"teriak Vivian pada Fatimah...Arya berdiri dan menampar muka Vivian hingga terjatuh...
PLAK!!
"aaaaah!!!" teriak Vivian di tampar oleh Arya...
BRUK!!! .
Vivian pun terjatuh Dengan kerasnya...
"sakit brengsek!" teriak Vivian...dengan memaki Arya...
"jangan pernah kau hina ibu ku lagi wanita murahan!! pluk.." bentak Arya pada Vivi dan Meludahi nya...Vivian pun tak terima dengan perlakuan kasar Arya....
"oh jadi di depan orang tua nya kau berani yah melawan aku hah!" bentak VIvian...kesal...
" di mata keluarga ku kau hanya se ekor kebo yang di cocok hidung nya tau!!" hina Vivian lagi ...
"ini Arya !! wanita sampah ini yang kamu bela?yang telah kamu lepas wanita Soleha dan sopan tau bagaimana cara menghormati orang tua mu!?" bentak umi naik darah ..Arya menunduk malu..
harga dirinya sebagai seorang suami hancur oleh Vivian ...
Bu Eli dan putra hanya menonton saja adegan demi adegan...tanpa berkata .. padahal hari mereka puas melihat kelakuan mereka bertiga!! terutama Bu Eli dia berfikir
" tentu lebih cantik melati yang tanpa make up tanpa skincare apapun dia alami...Vivian cantik kerena make up nya yang tebal kaya ondel-ondel..ha ha ha .." tawa Eli dalam hatinya...
Abi mail pun berteriak
"DUDUK!!" pada VIvian ...
"sekarang kalian kesini mau ngapain?cuma mau bikin ribut di rumah sakit dan membuat kami sakit hati dengan sikap sombong kalian Iyah?" bentak pak mail...Arya menunduk...baru melihat amarah sang ayah yang menggebu-gebu itu...
"maaf ayah.. kedatangan aku kemari untuk mengadzani anakku...dan sekalian melihat keadaan umi kata melati umi sakit ..."jawab Arya menunduk...
"dan siapa wanita itu Arya? jelas kan!!" bentak pak mail...
"eeh ..dia...Vivian ayah ... istrinya Arya.... maafkan aku ayah aku menikah tanpa izin..kami menikah di solo ayah..." jawab Arya dengan ketakutan...mail mengernyitkan dahi....
"istri kamu?emang kurang apa si melati Arya?" tanya mail...Arya hanya menunduk
"bahkan dia bisa hamil...kasih kami cucu yang sempurna!!" hardik mail kecewa...
"Arya...kamu jangan jadi seperti ayah nak... ayah menikah dengan Bu Rengganis dan. Bu arina dengan izin umi Fatimah...tidak seperti kamu... lupakan istri bahkan anak mu darah daging mu sendiri....kamu juga harus adil seadil-adilnya nak....kalo kamu mau memiliki istri lagi harus ada izin dari istri pertama mu nak!'kata mail menjelaskan...
"hukum nya dosa!dan nikah siri kamu pun bisa kena pidana nak...kamu mau di penjara kah?nanti kalo si melati mengadukan semua itu ke polisi gimana?", tanya mail pada anaknya...Arya terdiam...
"maaf ayah ..Arya khilaf yah....semua karena kecelakaan itu yah ..!",jawab Arya....
"coba ceritakan kenapa kamu bisa seperti ini hingga kaki mu hilang satu?" tanya mail lagi untuk menyelidiki kasus aneh Arya itu....
Vivian mulai gusar. .. keluarga Arya ternyata lebih pinter di banding anak nya Arya yang bisa di bodohi.... Vivian takut semua rencananya terbongkar...
Arya menceritakan tentang kecelakaan itu di solo saat Arya sedang meninjau lokasi pemasaran produk jualan di kantor baru nya milik keluarga Vivian...dia di angkat menjadi seorang direktur utama perusahaan SAHA BAYA karet....
setelah Arya selesai bercerita mail bertanya lagi..
"tunggu tadi kata kamu saat pohon karek itu jatuh Vivian pun bersama kamu tertindih? tapi kenapa dia tidak apa-apa?aneh banget kan?Vivian...apa ini bukan manipulatif?" tanya mail menyudutkan VIvian yang sejak tadi berkeringat dingin dan terlihat panik...
",ah ... tidak lah pak?saya kan suka sama Arya dari pas bertemu dengan dia waktu di jalan...saat itu begitu cepat saya pasrah kan semua yang pak,! punya hingga keperawanan saya pun saya kasih pak...dan akhirnya aku hamil anak arya...lalu ayah saya menyarankan agar kami menikah siri dulu ..." jawab Vivian dengan hati -hati...agar penyampaian ceritanya tidak ada yang salah....lalu menunduk..
." dan apa kamu tau Jika Arya itu sudah menikah dan istrinya sedang hamil besar?" bentak Bu Eli..
"iya terus kenapa kamu malah lanjutkan perselingkuhan itu sedang kan kamu juga seorang wanita? apa kamu tidak merasakan sakit hati seorang istri yang suaminya menikah lagi tanpa izin tanpa kabar berita?" tanya Fatimah dengan nada sinis... Vivian malah tersenyum menang....
"kenapa ibu tanya saya Bu? seakan semua salah saya? kenapa ibu tidak tanya langsung pada anak ibu?" jawab Vivian dengan senyuman sinis nya...
"DIAM kamu wanita ******!!" teriak mail...sambil menunjuk muka Vivian...
"sekali lagi kau hina istri ku dan berkata tidak sopan akan aku cekik kamu!! " imbuh mail emosi
"cukup Arya !! ceraikan wanita sampah itu setelah melahirkan!" bentak mail...
__ADS_1
Arya mengangguk...
" baik ayah ....aku pun di sana seperti babu mereka ! suruh ini suruh itu! bahkan jika aku minta makan pun harus nunggu mereka makan ayah! aku muak! kadang aku pernah makan bekas mereka ayah!" cerita Arya pada keluarganya
semua orang yang mendengar cerita Arya merasa murka ...kecuali keluarga melati merasa puas...
( suasana di ruang tunggu pasien mendadak manjadi panas dan kaku)
###
"keluarga Bu melati!" panggil suster
mereka langsung berdiri... kecuali Arya dan Vivian...
"kami dok..."..
" silahkan pasien sudah rapih...dan akan di antar ke ruang rawat yah Bu pak...." kata suster dengan sopan nya...
"sus ..saya ayah si bayi yang akan mengadzani bayi Bu melati..." kata arya berdiri dengan tongkatnya...
" sudah pak... oleh dokter Ahyar...maaf tadi kami panggil tidak ada yang dengar mungkin anda sedang mengobrol tadi...,maaf kan kami ya pak..." ucap suster itu "sus....apa boleh saya masuk?" tanya Arya .."silahkan pak..." pintu terbuka dan Arya masuk di ikuti oleh Vivian...Arya Muali merasa malas dan risih. .
melati langsung bangun saat Arya masuk bersama wanita itu...."mau apa kamu mas?" tanya melati dengan membentak Arya..
"bukan kah kau puas selama aku hamil kau tinggalkan aku mas? bahkan aku melahirkan pun kau tak ada disini mas! dan sekarang setelah aku melahirkan...kau malah dengan terang -terangan Mambawa selingkuh na NU itu!!" bentak melati meluap-luap...dokter AHYAR pun tak sengaja mendengar semua ucapan melati...Arya mencoba mendekati melati namun melati menolak mentah-mentah...
"pergi jangan sentuh aku mas!!" bentak nya...
"Mel... dengarkan aku...lihat aku Mel? lihat aku sakit Mel..di solo aku kecelakaan Mel .aku mohon kamu ngerti aku Mel...maaf kan aku Mel..."kata Arya sambil terisak...melati memalingkan wajahnya...jijik...
" aku sudah tidak peduli padamu mas....aku minta setelah 40 hari anakku lahir kamu harus sudah menceraikan aku !!"pinta melati setengah gemetar...
"dan kamu!" tunjuk melati pada wajah vivian....
" selamat kamu telah berhasil merebut kebahagiaan keluarga kami... selamat kamu pun suatu saat nanti akan mendapatkan balasan nya ingat itu!!" teriak melati... tiba-tiba melati meringis kesakitan...
"AW ..aduh. sakit...Perut ku suster!" teriak melati memanggil suster....lalu dokter ahyar keluar dari tempat duduk nya ...
"kenapa Bu melati?"tanya dokter Ahyar...
"dok tolong ..aduh perut saya sakit sekali dok!!" meringis melati.
".maaf pak Bu ..jangan membuat keributan ini rumah sakit ..dan pasien harus banyak istirahat dulu apa lagi beliau pasca melahirkan normal harus pulih dulu..." pinta dokter ahyar...Arya pun mundur dan keluar..."maaf dok ..saya permisi..."pamit Arya ..
dan betapa terkejutnya Ahyar saat melihat Vivian ada di belakang Arya ..tapi dia berusaha untuk tenang .. begitu pun dengan Vivian sangat terkejut saat melihat ahyar...
mereka berdua pun pamit keluar... tanpa menoleh ke arah melati lagi ..dokter Ahyar sekarang mengerti bahwa permasalahan yang dihadapi melati adalah Vivian mantan pacarnya yang sangat matre...
melati pun ternyata memikirkan keadaan Arya yang cacat ...dalam hati kecilnya dia merasa iba...dan bagaimana pun dia masih istri sah Arya...bimbang...itu yang di rasakan melati saat ini...serba salah...tapi dia mencoba untuk menutupi semua dengan pura pura sakit perut nya... dokter ahyar pun sama masih dalam pikiran nya ke masa lalu saat bertemu dengan Vivian dan akan menyelenggarakan pernikahan...tapi sayang ..dia malah dengan sengaja meminta mahar 3,5 M padahal Ahyar tau bahwa Vivian bukan perawan lagi....untung Allah memberikan jalan keluar agar pernikahan itu gagal... dengan cara memindahkan perkejaan nya sebagai dokter ke luar kota...yaitu Madiun...dan sekarang dia pindah lagi ke kampung tempat melati tinggal dan ..rasa yang dulu hilang..Muali tumbuh benih-benih baru saat melihat melati...
"HM... apakah sekarang sudah membaik Mel?" tanya ahyar. dengan tersenyum...melati mengaguk..
"iya dok... terimakasih Sudah mengusir mereka..." ucap melati... tersipu malu...
"sama-sama...itu sudah menjadi tugas saya memberikan kenyamanan bagi pasien saya..." jawab ahyar...
"oh iya ...wanita yang tadi masuk itu siapa yah?" tanya ahyar...mulai mengorek info tentang Vivi....
" dia itu selingkuh an suami saya dok...bahkan dia yang telah pisahkan kami saat aku masih hamil ,4 bulan...hingga sekarang Arya bilang bahwa mereka sudah menikah bahkan wanita itu pun sedang mengandung.... entahlah dok...aku juga harus gimana menghadapi nya ...lebih baik aku yang mundur..." jawab melati dengan nada berat,sedih ...
"maaf kalo saya ikut campur...tapi wanita itu ... Mantan pacar ku dulu... bahkan kami akan menikah...tapi... karena dia minta mahar sampai 3,5 M saya tidak sanggup dan saya batalkan saja sebelah pihak...." kata ahyar menjelaskan....
"oh iya satu lagi .. hati-hati semua keluarga nya itu dukun ...dan semua keluarga nya itu licik. ... lebih baik jangan mau berhubungan dengan mereka jika tidak ingin rugi ..." pesan dokter ahyar..."astaghfirullah aladziim..." melati pun sangat terkejut mendengar penjelasan dokter...
" inalillahi...mas Arya harus di kasih tau ya dok kalo seperti itu... kasian dia..." kata melati menunduk...
" iya sebelum semuanya terlambat!!" titah ahyar...
melati segera mengetik pesan lewat WhatsApp Arya agar dia bisa membaca nya .. centang biru....
"Alhamdulillah. sudah di baca Dok.." kata melati pada Ahyar...dia pun mengucapkan jempol
"sip kerja bagus!" puji ahyar. melati tersipu malu...
###
2 Hari berlalu... arya dan Vivian kembali ke solo....
melati pun pulang ke rumah ibu Eli di kampung...rumah yang pemberian om. Umar sudah tidak dia tempati...Karen sudah tidak nyaman tinggal di sana jika hanya berdua dengan bintang ...
hubungan Antara dokter ahyar dan melati pun masih terjalin dengan baik...
mereka saling puji ,saling tanya kabar jika melati tidak kontrol ke rumah sakit ...Ahyar berharap hubungan mereka bisa lebih jauh lagi bukan hanya sebatas dokter dan pasien Saja...tapi melati tidak begitu banyak berharap...Karena Dia sadar diri...
sebenarnya ahyar bahkan keluarga besar nya pun tidak akan pernah melihat status dan pendidikan apa yang kelak akan menjadi istri dari Ahyar ...
tapi bagi melati dia tidak ingin menikah lagi jika memang hubungan rumah tangga mereka sampai berpisah.... semangat nya hanya 1 ..
yaitu bintang anak nya .....
__ADS_1
#* bagiamana kelanjutan ceritanya melati dan dokter muda yang tampan itu?! lalu bagaimana reaksi Arya juga keluarga Arya setelah tertipu oleh keluarga Vivian!? akan menyesal kah Arya jika melati menikah dengan lelaki lain!? ikuti terus kelanjutan ceritanya nya yah!!! jangan lupa like nya agar author tetap semangat membuat cerita MELATI TERHARUM 🌼 salam....*#