Cerpen MELATI TERHARUM

Cerpen MELATI TERHARUM
bagian 16 KELAHIRAN ANAK ARYA DARI VIViaN


__ADS_3

Arya begitu sangat cemas dengan kelahiran anak dari istri barunya itu... karena kelahiran anak pertamanya dari melati dia tidak tau bahkan tidak ada di saat melati merintih kesakitan...


hingga seorang dokter memanggil arya


"maaf Pak... pasien vivian harus segera tindakan Caesar Pak... karena ada kelainan pada kandungan nya Pak... " kata dokter sambil berdiri menunggu jawaban dari arya... arya pun kebingungan dengan ucapan dokter itu... uang dari mana pikir arya sedangkan dia kerja pun tidak... lalu arya memutuskan untuk meminta bantuan pada keluarga nya di kampung...


"halo umi... umi bisa tolong arya umi... vivian akan melahirkan tapi dia harus di operasi cesar. mi... " kata arya


"memang siapa dia? umi tidak kenal? " tanya umi dengan ketus.. arya terkejut dengan jawaban umi Fatimah.. umi yang selama ini dia hormati dan dia cintai berkata seperti itu... arya masih terdiam...


"umi... vivian akan melahirkan anak arya mi... cucu umi juga... arya sedang tidak pegang uang mi... arya mohon mi... bantu lah aku mi... "rengek arya pada ibunya ...


" peduli apa aku sama dia!! dia bukan siapa-siapa saya kok! kenapa kamu harus minta uang pada ku arya! mulai dari sekarang kau tak perlu anggap aku ibu mun lagi arya... karena tidak ada seorang anak pun yang membiarkan ibu nya si hina dan di maki oleh siapapun! " kata Fatimah dengan nada emosi


" bahkan anaknya sendiri pun malah membela wanita yang jelas bukan orang yang di sukai oleh keluarga nya??! " bentak Fatimah sambil menjelaskan.. arya pun merasa tertampar oleh ucapan ibu nya sendiri. .. memang sifat ibunya itu dari dulu jika sudah kecewa pasti dia sangat sulit untuk melupakan apa lagi memaafkan sangat sulit...


"arya apa kamu tau melati dan bintang? sekarang anak dan istri mu disini hidup berkecukupan dan jauh dari kata susah seperti mu! meski melati tanpa kamu dia bisa hidup mandiri!! " bentak Fatimah dengan terisak-isak...


"oh jadi nama anak ku bintang ya bu! " kata arya..


"bahkan nama anak mu saja kau tak tau arya! ayah macam apa kamu hah! " Bentak Fatimah lagi .. rasanya dia sudah tak mau tau lagi dengan urusan anak nya Arya..


"umi ..umi...tapi aku ini anak umi...se tidak nya umi berikan lah hak aku umi...aku kan anak umi satu-satunya aku minta kirim sekarang ya umi!"


bukan nya melunak hati Fatimah malah tambah emosi " astaghfirullah aladziim Arya!! maksudnya kamu minta warisan gitu!? istighfar kamu ! orang tua kamu masih hidup kamu minta warisan!!anak durhaka kamu yah!!"umi terus membentak keras Arya agar dia sadar wanita pilihan nya itu bukan yang umi nya mau...


"Dengar Arya ! jangan kan juta-juta! Lima puluh perak pun aku tak Sudi memberikan pada wanita itu!!" teriak Fatimah sambil menutup telpon.


###


Ternyata dia tidak habis cara untuk mendapatkan bagian kekayaan ayah nya itu dia telpon mail dengan bertutur kata lembut agar ayah nya itu mau memberikan sejumlah uang yang dia butuhkan...


dan akhirnya...Arya berhasil mendapatkan uang yang dia butuhkan...hingga dia pun sudah tak pusing lagi segara dia bayar ke ruang administrasi, setelah itu Vivian segera ditindak lanjuti dengan operasi Caesar...


Arya yang sejak kemarin menunggu Vivian itu tanpa bekal uang sedikit pun...tanpa membawa baju ganti satu pun...dia kucel dan dekil beda dengan saat dia masih bersama istrinya melati...yang penuh cinta dan kehormatan...ya...nasi sudah menjadi bubur...mungkin itulah peribahasa untuk Arya sekarang....


bagaikan kerap


tumbuh di atas batu,hidup tak mau tak mau mati pun enggan (artikan sendiri ya pembaca!) pokoknya sial sekali nasib Arya sekarang...


###


Hingga larut malam... operasi Caesar Vivian pun selesai tapi keluarga dari Vivian tidak ada satu pun yang melongok nya ke rumah sakit... bahkan Arya dari kemarin belum makan,mandi juga ganti baju..


" pak...maaf pasien Vivian sudah ada di ruang rawat inap mari ikuti saya pak..." ajak seorang suster pada Arya sambil lewat depan Arya....


" oh baik sus...apa saya bisa minta makan sus. saya dari kemarin belum makan sus... baju ganti pun saya tak bawa sus..." tanya Arya dengan muka Muali pucat..." ya Allah pak kasian sekali pak! emang keluarga yang lain nya mana pak?"tanya suster terlihat iba..Arya hanya menggeleng kepala dan membuang nafas berat " entahlah sus!" jawabannya...


setelah sampai di ruangan rawat inap Vivi...


" bapak tunggu nanti akan ada teman saya kesini yah...saya masih banyak tugas pak maaf.." ucap suster itu sambil pergi meninggalkan arya...


"baik sus .. terimakasih!" jawab Arya tersenyum ketir...


Arya masuk kedalam kamar Vivi dan melihat dia sedang makan malam...tanpa menoleh Vivian terus makan malam,Arya yang sejak tadi melihat makanan air Slavina nya terus iya telan karena lapar...


TOK


TOK


TOK


pukulan di pintu terdengar

__ADS_1


"masuk !" pinta Arya, terbuka lah pintu datang seorang OB dengan memberikan keresek pada Arya.." maaf pak,, saya di suruh suster Astuti untuk memberikan baju ganti dan makanan ini ..." kata OB itu...Arya pun tersenyum bahagia...


"Alhamdulillah...ya Allah terimakasih..." Arya segera mengambil keresek itu dari tangan. OB...


" terimakasih banyak ya pak OB! terimakasih banyak!ucapkan terima kasih saya pada suster Astuti yah pak OB! " kata Arya sambil mencium baju ganti juga makanan itu... OB itu pun merasa kasian dengan keadaan Arya ..


"i...iya pak sama-sama,! nanti saya akan sampaikan saya permisi pak !" pamit OB itu keluar kamar...


sedangkan Vivian melihat itu merasa jijik hanya cu'ek ketus saja! Arya tak peduli..dia segera mandi dan ganti pakaian...


setelah mandi dan ganti pakaian Arya terlihat lebih segar ..dia segera menyantap makanan itu dengan sangat kelaparan... Vivian hanya tersenyum miring melihat tingkah laku Arya... menjijikkan pikirnya ...


dengan sangat lahap dia makan dan Arya bertanya pada VIvian...


"kenapa kamu lihat-lihat aku kaya gitu hah!? jijik ?" bentak Arya , Vivian hanya menyingung kan bibir nya ke atas


"gak habis pikir aku bisa punya anak dari kamu Arya!! tau gitu aku tinggalkan saja kau saat kecelakaan itu,,! nyesel banget aku.." bentak VIvian juga ..Arya terkejut...


"astaghfirullah... Vivian! aku ini suami kamu,! kenapa juga sih keluarga kamu gak mau bantu aku kemari untuk biaya rumah sakit kamu,? eh kamu sekarang malah hina aku juga bilang aku jijik segala! " bentak Arya dengan mulut penuh makanan.


"pokoknya setelah anak ini lahir aku minta cerai!! " kata VIvian dengan nada tegas...


" apa?tega kamu bicara seperti itu! lalu bagaimana nasib bayi kita hah!" tanya Arya dengan membentak balik Vivian ..


" bawa dia jauh-jauh dari aku... karena aku sudah tak mau melihat dia lagi!" kata VIvian lagi...


" wah ! bagus yah enak kamu sudah buat aku cacat. gini ! hina aku! sekarang kamu buang aku kaya sampah gitu! bravo!" teriak Arya dengan nada tinggi...


Arya segera menghabiskan makanan nya dan segera pergi dari kamar Vivian... pikiran nya sangat kacau ... dia mencoba untuk berfikir dengan tenang...


langkah apa selanjutnya yang akan di pilih Arya?apa pulang ke rumah saja? dengan penuh rasa malu..


.dan rasa rindu pada melati juga anaknya bintang? dan apakah keluarga melati akan memaafkan semua kesalahanku? apakah melati mau balik lagi dengan Arya lalu mengurus anak bayi ini dengan penuh rasa cinta?


dia pun menangis.. menangis dengan nasib badan nya yang tak sempurna lagi... menangis dengan keadaan nya saat ini!apa yang harus dia lakukan setelah ini bersama anak nya yang malang itu...?


Arya menghubungi pak mail agar bisa di jemput ke solo oleh mang Wardi supir kepercayaan nya itu...


namun pak mail menyampaikan bahwa jarak terlalu sangat jauh ..maka dia mengirimkan sejumlah uang agar Arya dan bayi nya itu bisa pulang ke kampungnya...10 juta... TF berhasil masuk rekening bank Arya ..


."Alhamdulillah..." ucap Arya bahagia...


malam pun begitu larut dia segera mencari ruangan bayi agar bisa tidur di sana...


dan setelah pencarian lama akhirnya ketemu dan dia pun di izinkan untuk tidur di ruang bayi asal jangan berisik ..pinta suster penjaga bayi itu..


Arya pun mulai merebahkan tubuh nya yang Muali lelah sekali...tidur di bawah kasur bayi anak nya tanpa alas Dan kasur....Arya hanya tidur dengan posisi meringkuk di lantai...


###


Pagi harinya... Arya terbangun oleh tangisan bayi nya itu...dengan mata yang masih mengantuk Arya pun terbangun... menggendong bayi agar tak menangis lagi...tapi tangisan nya tambah kenceng saja perawatan pun menghampiri nya


"bayi nya mungkin lapar pak dari kemarin belum di kasih asi ibu nya ...coba bawa ke ruang ibunya untuk di kasih asi dulu pak..." pinta perawat itu..,


" baik ... saya bawa bayi saya dulu ke ruang ibunya sus...," Arya pun segera pergi menggendong bayi nya itu.


" Vivian...Bagun... anak mu nangis terus kasian dia kelaparan tuh!" kata Arya dengan menggoyang kan tubuh Vivian agar terbangun ..


dia pura-pura tidur ...bahkan dari tadi malam pun dia sudah terbangun karena sedang melakukan via WhatsApp dengan lelaki lain...


", ,Vivi,! bangun ? kasian anakmu nangis terus dia lapar! bangun Vivian!!" bentak Arya saat tangisan bayi nya makin kencang ..tega... itulah dia Vivian...


Arya mencoba menidurkan bayi nya di samping Vivian agar dia mau memberikan asi pada anak nya itu...tapi sudah berjam- jam Vivian tidak menoleh sedikitpun....

__ADS_1


" aku tau kau sudah bangun Vivi,!! ibu macam apa kamu yang tega membiarkan anak nya menangis kelaparan hah?!" bentak Arya...


" ya kamu pikir sendiri Arya jangan terus merepotkan aku!pake otak mu coba!!,,aku tak sudi melihat bayi itu apalagi harus menyusui nya !" bentak Vivian...


"astaghfirullah...,! apa salah bayi itu Vivi!? jika kau marah oke...cukup sama aku saja! jika kau benci oke. cukup aku saja! jangan kau bawa anak bayi yang tak bersalah itu Vivi!!" bentak Arya dengan penuh mohon...


" sudahlah bawa anak itu keluar! berisik tau! aku masih ngantuk?! mau tidur cepat kalian keluar!! bentak Vivian ..


"lalu anak ini gimana Vivi? dia masih terus saja menangis ...tega kah kau Vivi? darah daging mu sendiri kau ibu yang sangat tega!! jahat kau!!" bentak Arya sambil menggendong bayi nya keluar kamar dan ...


" mulai detik ini aku Arya Wiguna! telah menalak kamu Vivian !! kau sudah aku ceraikan!!"teriak Arya... membanting pintu.keluar.vivian pun tertawa senang..


###


Arya balik lagi ke ruang rawat bayi dan bertanya kepada suster yang tadi ..


"sus... ibunya tidak mau menyusui anak nya sus? terus apa yang harus saya lakukan,agar anakku bisa diam sus?" tanya Arya sedih...


"oh masa?? mungkin pasien mengalami baby blues kondisi dimana pasien mengalami kesedihan yang tiba -tiba datang...tapi... biasa nya itu setelah 2 atau 3 hari setelah melahirkan pak...ya sudah pak...tolong belikan saja susu formula ya pak" jelas suster itu...


"susu formula itu apa sus!?" tanya Arya tak paham..


"susu formula itu pengganti ASI ibu pak seperti contoh SGM..dll,,jangan lupa belinya yang usia 0- 1 bulan ya pak botol susu nya bilang untuk usia Newborn aja nanti juga di kasih pak sama penjualannya..." kata perawat itu menjelaskan lagi...


"oh baik sus...boleh saya titip anak saya dulu saya akan cari ke apotek yah sus!" izin Arya....


"iya pak beli di apotik aja yah! iya silahkan pak" jawabannya...Arya segera pergi mencari apotek dan cukup lama dia membeli kebutuhan sang buah hati...


semua atas saran dari sang penjaga apotek bahwa bayi memerlukan pakaian ini itu dan lain sebagainya... akhirnya Arya pun menuruti perintah si penjual agar anaknya baik-baik saja...


total belanja Arya semua satu juta lima ratus....


akhirnya Arya pun kembali ke ruang rawat anaknya...


"suster! ini sus...saya sudah beli sekalian beli ini ini dan ini juga sus!" panggil Arya sambil menunjuk barang yang dia beli di apotik karena disini lengkap bukan hanya obat yang di jual melainkan barang kebutuhan setelah melahirkan...


" wah . benar pak...ini benar semua....salut deh bapak bisa belanja perlengkapan bayi sendiri pak!" puji suster itu....


" ah ...kalo bukan saya siapa lagi sus! anakku seperti sudah di buang ibunya sendiri!" ucap Arya sambil mendengus. ..suster pun segera membuat susu untuk bayi yang masih menangis ...


setelah siap dia segera memberikan pada sang bayi benar saja si bayi langsung meminumnya dengan sangat lahap nya tangisan nya pun diam...


tak lama dia tertidur pulas...dengan masih meninggalkan isak kecil di bibir mungilnya itu...


" ya Allah ampunilah aku.... janganlah kau siksa anakku! dia tak bersalah...dia tak berdosa...maka tolong bantu lah aku untuk merawat dan membesarkan anak ku ini .. walaupun tanpa seorang istri...aamin,,," ucap Arya di saat melihat wajah bayi nya itu ... tiba-tiba Arya ingat pada melati dia merasa rindu ...ingin sekali melihat dia tersenyum seperti dulu ... andai waktu bisa di putar tak akan dia melakukan kesalahan-kesalahan yang sama....Mel ..kamu sedang apa? bintang nak ....jaga mama mu yah....tunggu ayah pulang sayang..., ucap Arya pada lamunannya itu. ... tersenyum,- senyum...


###


1 Minggu pun berlalu....


Arya sudah mendapatkan rumah kecil untuk mereka tinggal berdua ... kontrakan...di pinggir jalan raya yang dekat pasar gede harjonogoro.. tempat yang sering di datangi turis ..Arya pun memanfaatkan kondisi Arya yang sudah tak mampu berjalan normal maka dia berjualan di depan rumah nya itu agar bisa menjaga anak nya jualan jagung bakar...sosis bakar dan makanan seafood lainnya juga.... itulah cara untuk bertahan hidup mereka berdua di solo....


Ajeng Adiningrum ( Gadis cantik berhati baik dan suci, seperti melati) itu lah nama sang bayi Arya...


" anak yang cantik putih....mirip mama melati ...ayah jualan dulu yah ...jangan nakal...kamu kan ikut ayah jualan di depan okeh,.." kata Arya pada si bayi lucu itu...Ajeng pun tertawa seperti mengerti ucapan sang ayah...


", gadis yang baik....much!" kata Arya sambil mencium pipi anaknya...


Arya segera membereskan jualannya di atas meja panjang sendiri...dengan perlahan dia mengangkat satu persatu barang jualannya..


setelah selesai Arya pun duduk di samping kursi tidur bayi nya...yang di atas nya dia gantung mainan seperti ikan bintang love... karena itu lah Ajeng anteng di tinggal kerja Arya hanya mengecek sesekali saat tidak ada pembeli...jualan arya pun tak pernah bersisa semua selalu habis ....mungkin rezeki si anak yang di telantar kan oleh ibunya itu...


Arya hanya bisa ikhlas dan tabah menjalani semua ini... sedangkan kehidupan melati dan bintang semakin bertambah senang...penuh cinta dan kebahagiaan.... setelah rasa sakit yang Arya tinggalkan dulu ...masih membekas di hati melati...

__ADS_1


#*akan kah...Arya dan melati kembali? bersama merajut jalinan rumah tangga yang sempat tergoda dan Tergoyahkan?? akankah ibu Fatimah dan keluarga melati memaafkan semua kesalahan Arya dan merangkul bahu Arya juga menerima Ajeng sebagai cucu nya juga!? yuk ikut terus cerita dewasa MELATI TERHARUM masih banyak keseruan dan kisah hidup yang bisa kita ambil hikmahnya! jangan lupa like jempolnya yah! agar author semangat 💪🏻___ salam


__ADS_2