
Arya langsung menjemput melati ke rumah nenek nya.dengan semangat Arya mengetuk pintu rumah nenek "assalamualaikum..." salam nya "wa'alaikum salam...eh den arya...masuk nak .."ajak nenek membuka pintu"terimakasih nek,ada melati nek?"tanya Arya sambil mencium telapak tangan nenek nengsih."oh ada den,biasa si kebun bunga..."jawab nenek tersenyum."saya izin ke belakang ya nek?boleh?"tanya Arya meminta izin.
Arya pun segera mencari kekasih hatinya itu
dia melihat sosok wanita cantik pujaannya yang sedang menyirami bunga di kebun itu.
tiba-tiba tubuhnya si peluk dari belakang,"astaghfirullah...mas"aku kaget !" teriak melati sambil memukul tangan Arya."hahahaha!!kamu lagi apa sayang?serius amat sih!?"tanya Arya sambil terkekeh."aku lagi sirami bunga-bunga itu mas,,,"jawab melati tunjuk bunga di depan nya."ikut aku yuk ..."ajak arya sambil mendorong tubuh melati."kemana mas?"
"ke rumah ayah ibuku yuk,,mereka mau kenalan sama calon mantu nya... hehehe"jawab Arya sambil mencubit hidung mancung Melati.
"ketemu juragan mail? kan aku juga sering ketemu mas kalo di ladang"kata melati."ih itu mah beda... sekarang kan ada ketiga ibu ku ..kamu kan mau jadi mantunya juragan mail?? hehehehe "kekeh Arya.
"aku malu mas..."tolak melati tersipu."jangan malu kamu Nanti di sana jadi ratu....terus kita pergi belanja emas,dan kebutuhan yang lainnya juga gitu ..udah ah ayo siap-siap yah!"ajak arya sambil mengandeng bahu melati.sampai di luar mereka izin ke nenek dan nenek pun mengizinkan mereka.
*
hanya 5 menit saja mereka sampai rumah yang besar di kampungnya.juragan mail dan ketiga istri nya menyambut bahagia kedatangan melati.melati segera di boyong oleh seorang ibu yang cantik berkerudung putih "mari masuk nak,,,"saat masuk melati melongo melihat isi ruangan itu yang penuh barang mahal.banyak furniture yang mahal di sana.satu persatu perempuan duduk di sopa besar ruang tamu itu".semua terlihat cantik dan anggun "ujar melati dalam hati "nah melati,ini istri pertama bapak mail,saya Fatimah,yang ini istri kedua, namanya Rengganis,ini yang ke tiga namanya arina..."kata ibu Fatimah.mengenalkan madu nya pada melati dengan tersenyum manis tanpa paksaan.melati hanya mengangguk dan tersenyum."salam kenal...saya melati Rivera.."ucapnya sambil menyalami semua tangan ke tiga istri pak mail.
"melati mari kita makan siang bersama "ajak Bu qurina,istri ke tiga pak mail."iya,iya....ajakin juga tuh si Arya dia belum sarapan bahkan langsung pilih emas buat melati katanya mba..."sambung Rengganis pada ibu Fatimah.bu Fatimah hanya tersenyum,"biarkan saja dia sedang bahagia.... kita juga tentu pernah merasakan juga de...."jawab NU Fatimah tersenyum.
"nak ibu harap kamu mau yah Nerima apa kurang lebih nya dari Arya Wiguna anak ibu semata wayang itu..."kamu jangan khawatir,meski Arya punya 3 ibu kami saling menyayangi dan saling menghormati satu sama lain ko..."pesan ibu Fatimah sambil memeluk Malati.melati mengangguk saja dan tersenyum "baik ibu Fatimah...insya Allah saya akan terima semua kekurangan dan kelebihan mas Arya...insya Allah saya akan menjadi seorang istri yang penurut bagi suaminya"jawab nya menunduk."Alhamdulillah!!!!aamiin...."jawab serentak ketiga ibu nya Arya.
*
makan siang pun sudah tertata di atas meja panjang yang berwarna kuning mas,juga kursi yang sudah rapi.mereka segera duduk di tempat yang seperti biasa mereka lakukan setiap hari.bu Fatimah Duduk di kursi paling dekat dengan pak mail,lalu di Samping nya Bu Rengganis, samping nya lagi Bu qurina.
Dan di kursi barisan kiri ada Arya dan melati.karena kursi kanan penuh dengan istri 2 dari pak mail juga pak mail nya.hanya kursi bagian kiri khusus anak juga tamu yang datang.
mereka semua sibuk mengisi piring pak mail,ada nasi,daging ayam,perkedel,sambal,babat sapi,kentang balado,kerupuk dll...semua satu istri satu sendok,mereka tetap bisa melayani suami bersama nya itu dengan adil dan bahagia tanpa ada rasa iri dan sombong.
tugas Bu Fatimah yang mengantar kan nasi pak mail ke meja.."silahkan Abi,,,di makan..." ucap Fatimah sambil menyimpan piring penuh."terimakasih istri 2 Solehah ku...." jawab pak mail tertawa..."iya papah"jawab serentak ketiga istrinya bersama.melati hanya tertawa dalam hati."haduh ribet yah punya istri 3 nanti kalo malem yang bobo in nya siapa yah?" pikir melati dalam hati.
***
melati sedang mencoba perhiasan yang telah Arya pesan ,ada kalung motif biji timun 3 dengan bandul love 3 lapis,ada juga gelang motif biji semangka di hiasi dengan bunga warna biru,cincin yang sama dengan di tengah nya bunga melati warna putih...."Waaah cantik sekali!!!" seru melati terpana dengan semua pilihan Arya."kenapa sayang kamu suka gak?"tanya Arya.melati langsung mengangguk bahagia " iya mas aku sukaaaaaa banget mas!!!"teriak melati girang "Alhamdulillah...kalo kamu suka mas lebih bahagia pilihan mas kamu pakai..."jawab nya.
" tapi mas apa ini gak kebanyakan ya mas...."ucap melati menunduk."hei ya nggak lah sayang!!! ini malah kurang kata ayah harus di habis kan hari ini juga,nih lihat!!!" ucap Arya pada melati memberikan uang 4 gepok 100 ribuan...melati melongo melihat uang gepokan di tangan Arya.tiba-tiba arya mengambil 2 barang lagi di toko emas itu.ini buat ibu kamu yah sayang 1,dan yang ini buat nenek nengsih!"ucap Arya memberikan 2 potong kalung Rante yang sama persis.Melati hanya nurut saja" iya mas terserah kamu saja!" jawab nya bahagia.setelah mereka membayar,,Arya meminta Poto bareng dengan melati di tempat mal itu.cukup banyak mereka mengambil gambar Arya mengajak melati memilih baju untuk acara lamaran nya 2 hari lagi.8 potong baju dan 4 potong baju untuk nenek juga ibu dan kakak Mia pun tak lupa iya belikan." oh iya lupa!" Arya juga membelikan 4 baju untuk ayah dan kakak melati nanti di acara lamaran nya itu.arya langsung mencari barang seperti lemari pakaian,kasur busa,selimut sprei bantal dll... melati merasa ini mimpi karena seumur-umur dia gak pernah beli baju baru lebih dari 1. beli emas perabotan..."ini mimpi kan yah!?"tanya melati sambil memukul-mukul pipin'ya."ih.....!sakit!!"pekik nya .
kenapa kamu sayang??"tanya Arya heran..." apa aku sedang mimpi mas?bisa belanja sebanyak dan semahal ini ???"tanya melati pada Arya.arya pun tersenyum" sini biar mas yang sadarkan kamu dengan ini!!"kata Arya sambil mencium kening dan pipi melati.
melati pun tersipu malu di perlakukan begitu oleh Arya si depan banyak orang.
***
malamnya...setelah melati memberikan emas dan baju pada keluarga nya pemberian dari arya.kedua orang tua melati sedang ngobrol di teras depan."Alhamdulillah ya Bu....anak kita si melati dapat jodoh yang Soleh, keluarga nya juga baik'...cuma bapak kasian aja Bu Sama melati...." ucap bapa terputus"iyaaaa gimana lagi toh pak... orang nak Arya nya yang ngebet banget pengen nikah sama Anak kita yang orang susah...masalah penyakit nak Arya ..kata pak mail harus di rahasiakan pak?! ingat kan waktu di ladang tempo dulu pak??!" ucap ibu Eli mengingat kan suaminya." Oalah....Bu sepintar - pintar nya tupai melompat,dan serapat- rapat nya terasi di sembunyikan...tetap saja suatu saat nanti si melati akan tau juga toh?" ucap bapak sambil menatap langit biru dengan seribu perasaan yang mereka rasakan saat ini.tiba-tiba dari dalam rumah terdengar ada yang menangis" hu hu hu....a-apa yang ibu dan bapak katakan pak Bu? penyakit apa yang mas Arya rasakan pak Bu??ko pada diam sih??" tanya melati dengan air mata yang sudah membanjiri wajah nya yang putih bersih itu.mereka pun spontan terkejut bukan kepalang."MELATI????!!!" teriak mereka berdua"kamu sejak kapan di sana. nak?tanya bapak salah tingkah...?"melati malah terus menangis saja.
"kamu kenapa nangis nak?? terharu yah dengan pemberian nak Arya!!" kata ibu mengalihkan pembicaraan."kamu itu seharusnya tidur nak ,2 hari lagi kamu lamaran biar gak pucat nanti saat di make up nak" kata ibu pada melati."bapak,ibu apa yang sebenarnya kalian sembunyikan dari aku ??,'bentak melati sedih"kenapa semua ini begitu cepat bagi ku Bu pak!! aku juga berhak tau ada apa dengan calon suami itu."ucap melati yang terus terisak.
"loh kami tidak ada yang di sembunyikan dari mu nak!!"kilah ibu cepat sebelum suaminya buka suara.
"huhuuuuhuu...sudah lah Bu aku sudah dengar semua yang kalian bicarakan tadi!!"teriak melati meluap-luap.
karena sudah malam dan pak Arjun merasa malu takut si dengar tetangga beliau pun mengalah
"nak.. melati anak ku yang cantik, soleha...kamu yakin mau dengar cerita tentang Arya calon suami mu.." tanya bapak "iya pak....aku mau dengar pak... Katakanlah pak yang sejujurnya...agar kelak tidak ada salah paham di antara kami pak!"jawab melati mantap dan yakin." baiklah...." ucap bapak tertahan.
__ADS_1
"sebenarnya pak mail meminta bapak mencari kan jodoh untuk anak nya yang sedang sakit parah nak,..beliau bercerita bahwa nak Arya mengalami kecelakaan hebat saat kuliah di universitas LA...dan dia selamat, meski begitu dia mangalami cidera otak yang setiap bulan harus di tinjau oleh dokter sana.kekuarga nya hanya berpura-pura menyekolahkan kan Arya S2 katanya... padahal setiap bulan Arya di cek dan di ambil sampel darah nya oleh dokter...hingga suatu hari dokter melihat ada gumpalan seperti kanker otak dan benar saja itu sudah level 2 ya Bu..."ucap bapak terbata-bata.melati yang mendengar kan cerita bapaknya tak henti sesenggukan menahan tangis yang keluar." dan ..hingga akhirnya den Arya bertemu kamu di ladang nak ...dia sangat menyukai kamu nak...bahkan pak mail mau memberikan ladang yang mana saja buat bapak asal kamu mau menikah dengan Arya...karena kesembuhan Arya adalah nomer 1 bagi pak mail...kan nak Arya anak satu-satunya pak mail...cuma dari ibu Fatimah saja pak mail memiliki anak... sedang kan dari kedua istrinya dia tidak memiliki anak!!" ujar bapak panjang lebar...
"nah jadi kamu gimana setelah mendengarkan semua cerita yang bapak katakan itu nak?apa kamu masih mau melanjutkan lamaran nya dan menikah dengan Arya??"tanya bapak pada melati yang mulai berhenti terisak.melati tersenyum dan mengangguk" Iya pak!!aku mau aku akan tetap ada di samping mas Arya pak!dalam Suka atau duka pak!!!dalam tangis atau bahagia pak!!!" jawab melati semangat!
"Alhamdulillah ya Allah terimakasih!!!"ucap bapak dan ibu barengan.mereka langsung memeluk melati dengan bangga nya....
#akhirnya....sebuah rahasia yang di tutupin keluarga Arya Wiguna malam ini terbuka juga....karena sebenarnya pernikahan itu harus di awali dengan kejujuran...agar sakinah mawadah warahmah....❤️
###
hari lamaran pun tiba...semua seserahan 2 mobil box mengikuti rombongan mobil arya.hanya ada 4 mobil dari keluarga Arya yang datang.semua tetangga pun ikut berpartisipasi di acara ter mewah di kampung itu.para tamu pun sudah memadati rumah dan halaman melati..suara musik yang mengiringi langkah keluarga Arya semakin dekat.acara demi acara pun di mulai dengan hikmat tiba saat penyematan perhiasan sebagai bentuk dari ikatan cinta Arya pada melati pun sudah terpasang..." wahai melati Rivera mau kah kau menerima lamaran ku dan kelak menjadi ibu juga istri ku yang soleha???" tanya Arya sambil terisak... melati pun mengangguk " Iya saya mau dan bersedia,aku serahkan semua seluruh jiwa raga ku kelak jika kau jadi suamiku Arya Wiguna!!!"jawab melati dengan Tangis yang terus membanjiri pipinya karena begitu terharu nya dia...
semua orang yang menjadi saksi cinta Arya dan melati.mereka semua berdoa dan bertepuk tangan dengan meriah nya...
***
saat arya sedang duduk ngobrol dengan melati tiba-tiba Arya jatuh pingsan ke paha melati..sontak semua orang kaget.pak mail dan ketiga istri pun panik."ARYAAAA!!!!" teriak histeris mereka.
"wardi ayo angkat! angkat! bawa ke rumah sakit!!!cepaaaat!" teriak pak mail pada anak buah nya.
tiga orang langsung membopong tubuh arya menuju rumah sakit terdekat.
###
di rumah sakit Bu Fatimah tak henti sesenggukan dan menangis....Arya sudah di ruang IGD guna mendapatkan penanganan.
Rengganis dan qurina terus memeluk tubuh Fatimah agar tenang...beliau begitu sangat terpukul atas kejadian barusan"kenapa??kenapa itu harus terjadi pada anak ku Rengganis,Rina?tanya Fatimah menyayat hati dengan air mata yang terus berderai,"mbaaaa...sayang sabar yah semoga Allah bisa menyembuhkan semua penyakit yang Arya derita aamin..." do'a Rengganis sambil mencium tangan Fatimah,qurina yang dari tadi sibuk mengusap-usap punggung Fatimah pun mengamini kan do'a nya Rengganis"aamin,aamin ya Robal alamiiin "ucap Rina sambil terisak.fatimah mendekati melati yang dari tadi pegang tasbih digital di jari nya dan berkata
"nak...melati ,,apa kamu tau Maksud kami ingin segera menikah kan kamu dengan Arya??"tanya Bu Fatimah dengan mengusap tangan melati,melati hanya menggeleng dan tersenyum"tidak Bu"jawab nya"itu karena...kami ingin segera memiliki keturunan dari kamu na , pengganti Arya jika Allah mengambil nya...dan,,dan kami tidak terlalu sedih ,,mungkin..."jelas Bu Fatimah terbata-bata,"astaghfirullah aladziim...ibu ,ibu Jangan bicara seperti itu Bu...kita doa'kan saja mas Arya agar dia bisa sembuh dan bisa hidup normal tanpa harus berobat ke luar negeri Bu..."kilah melati semangat." apa kamu sudah tau nak?"tanya Fatimah kembali,"iya bu saya sudah tau...dan saya ikhlas Bu mendampingi mas arya di kala sehat dan sakit nya...di kala sudah juga senang nya Bu... jangan putus harapan Bu..."yakin lah pasrahkan semua pada Allah sang maha pencipta Bu"ucap melati dengan memeluk Bu Fatimah..
##
karena sesungguhnya penyakit itu datang dari Allah SWT..jika kita di beri penyakit..maka yakin lah Allah sudah siap kan obat nya...dan terus berdoa juga ikhtiar...❤️ingat lah dengan *Kun FAYAKUN nya Allah*
###
cukup lama dokter baru keluar dari ruangan Arya....
"keluarga Arya Wiguna"panggilan nya.
"iya kami dokter"jawab mereka serempak.semua berlari mendekati dokter
"bagaimana sok keadaan Arya sekarang?apa dia sudah sadar dok?"tanya Fatimah dengan berurai air mata.
"Alhamdulillah Bu...Arya sudah berhasil melewati masa kritis nya...dan sekarang akan kami pindahkan ke ruang rawat inap Bu..."jawab dokter tersenyum.
"Alhamdulillah... terimakasih ,,,ya Allah... terimakasih dok!"seru Fatimah.
"dok segera pindah kan anak kami ke ruang rawat inap yang bagus,yang nyaman dan terlengkap fasilitas nya dok"ucap Rina sambil mengelus punggung Fatimah.
"baik Bu...mari ikuti saya "ajak dokter sambil di ikuti oleh suster yang mendorong kasur Arya ke lantai atas.
mereka pun membuntutinya dari belakang.
###
__ADS_1
CEMPAKA 01
tertera jelas tulisan di atas ruang rawat inap Arya.
suster segera memberikan apa-apa yang di butuhkan oleh pasien.
"maaf Bu kami akan pamit yah...tapi jika nanti ada apa-apa dengan pasien,tekan tombol merah ini...kami akan segera datang ke sini."pesan suster sambil keluar ruangan.
"baik sus, terimakasih"ucap mereka semua."
suster pun keluar semua.
melati yang dari tadi duduk di samping kasur Arya
merasa iba
"ya Allah mas...kasian sekali kamu mas...masih muda ko di kasih penyakit yang aneh gini mas .."lirih melati dalam hati, sambil menitikkan air mata.
"nak kamu yang sabar yah...ibu titip Arya ...ibu yakin kamu mampu Dan sanggup menjaga Arya..."ucap Bu Fatimah sambil memeluk melati dari belakang.
"iya Bu insya Allah..."jawab nya tersenyum.
"oh iya Abi kemana yah dari tadi gak keliatan cuma anterin Arya udah pergi lagi!" cerocos Bu Fatimah.
"bukan nya tadi izin ke mba mau ke ATM sama Wardi yah mba?" ingat Rengganis.
tiba-tiba handphone Fatimah berdering dan
terlihat sebuah tulisan di layar handphone"Abi KU"
"Oalah... panjang umur baru aja di omongin... orang nya nelpon ini"kekeh Bu Fatimah.
"assalamualaikum Abi ..iya dimana sih bi?"
"iya...Arya udah di pindah ke ruang rawat inap bi"
"di lantai atas bi, namanya Cempaka 01 bi".. jelas nya
"oh iya,iya bi... wa'alaikum salam "katanya lagi.sambil mematikan telpon.
"mba...dari tadi pagi kan belum sarapan yah...mau aku belikan nasi bungkus mba?"tanya arina pada Fatimah
"nggak,gak usah...tadi pagi aku saking semangatnya dan senang nya dengan lamaran Arya ...jadi lupa sarapan!"ucap nya tertunduk.
"loh nanti sakit mba.."aku belikan aja yah!!"paksa arina..itulah istri 2 mail walau satu atap tetap akur dan tidak pernah punya rasa iri.tiba-tiba pintu di ketuk dari luar "assalamualaikum" salamnya "wa'alaikum salam!"jawab dari dalam.arina langsung membuka pintu kamar
"eh Abi...masuk bi..."katanya sambil membuka pintu.
saat sudah masuk Fatimah langsung marah
"Abi,dari mana saja sih?udah tau anak lagi sakit ini malah keluyuran aja!"cerocos Fatimah pada suaminya.
"loh Abi kan udah izin umi...mau ke ATM sama Wardi ya ambil uang lah...dan beli makanan ke alfa mart beli makanan buat kalian,nih lihat!"jawab nya sambil meletakkan bungkusan plastik besar di atas meja.
arina dan Rengganis Sudah biasa mendengar ocehan Fatimah karena hanya dia yang berani marah pada suaminya karena dia istri sah nya.yang pertama.
__ADS_1