
3 hari berlalu....
melati masih tetep setia menunggu Arya yang belum stabil itu.segala keperluan melati pun selalu di penuhi oleh keluarga Arya.
"Mel...kamu sudah sarapan belum?"tanya arina
"sudah Bu..tadi saya makan kue yang semalam papa mail Kasih"jawab melati sambil merentangkan tangan mencoba untuk olahraga di tempat.
"loh, loh...ko bisa?""kamu jangan makan kue itu lagi nak...itu kan kue yang kemarin...harus di buang!!" kata arina lagi."loh kenapa Bu?itu kan masih bagus rasanya juga masih enak Bu"jawab melati tersenyum.
"udah kamu makan ini aja yah...ibu udah capek-capek masak loh di rumah... pengen nya sih Arya yang makan ..tapi kata dokter tidak boleh makan masakan rumah dulu..."jelas nya sambil menunduk.melati tersenyum.
"iya sudah...sini biar aku yang makan ya Bu?pasti enak ini .."kata melati sambil menerima rantang aluminium itu "maksih ya Bu...baik banget sih ibu"puji melati agar arina. tidak sedih lagi.
"nah gitu dong!"habiskan ya nak"pinta arina
melati segera membuka tutup lantang itu dan
"waaaah...ibu ini enak-enak banget Bu...aku gak sabar nih pengen makan..."ucap melati sambil membuka semua tutup lantang.
"ya kalo gitu habiskan yah...besok ibu masak lagi kalo kamu suka nak??"ucap Bu arina.melati mengacungkan jempol
"oke Bu!"
benar saja huapan demi huapan melati merasa puas dengan masakan ibu arina itu.arina tersenyum melihat melati makan masakan dia.senang dan bangga.
"oh iya Mel...katanya besok kakak mu Mia mau menikah yah Mel?"tanya arina tiba-tiba
melati menghentikan makan nya dan menjawab
"eh ..iya Bu...kata bapak sih gitu ..calon suami nya itu kan orang jauh jadi katanya biar cepat sah Dan gak ada fitnah kalo mereka bersama"jawab melati
"Abi mail yang kasih tau ibu nak... beliau pesan agar tanyakan hal ini pada kamu...nanti ibu akan sampaikan pada Abi mail yah"ucap nya.melati mengangguk
"waduh Bu ini masakan ibu enak-enak banget loh Bu... kenapa ibu gak buka restoran aja Bu di kampung ini"saran melati.
"sebenarnya ibu kenal Abi mail itu saat ibu bekerja jadi koki restoran nya yang ada di kota nak...dan entah kurang apa umi Fatimah dan umi Rengganis, padahal mereka semua cantik-cantik kan?tapi Abi malah nekat menikahi ibu arina nak"jawab arina menjelaskan masa lalu nya itu pada melati.
"oooh gitu yah Bu...saya baru tau hehehehe.." kata melati tertawa.
"gak tau kenapa yah Mel,ibu itu ngerasa nyaman kalo dekat kamu...semua umi mu juga berkata demikian nak..."ucapnya terhenti."ya mungkin karena kami berdua tidak bisa memberikan keturunan pada Abi mail...kami berdua selalu gagal dan keguguran tiap hamil...entah kenapa kami pun tidak mengerti..."imbuh nya dengan nada sedih.melati pun mendekati arina dan memeluk nya untuk menguatkan arina.
"sekarang ibu juga kan ibu nya melati ..anggap aku anak ibu yah...ibu Rengganis,ibu Fatimah juga...aku malah senang..."rayu melati agar arina tidak sedih lagi.
###
di ruangan Arya hanya ada melati dan arina karena mereka saling gantian yang jaga ,kecuali melati Karena jika Arya bangun dia selalu menanyakan melati.
melati mulai merasa nyaman dengan ibu-ibu nya dari Arya Wiguna.mereka baik dan sayang sama dia.
"assalamualaikum..."salam dari luar.arina membuka pintu
"wa'alaikum salam...eh mba masuk mba mari.."ajak arina pada Rengganis.
"wah wah...Arya sudah mulai Segeran yah,,,"kata Rengganis saat Arya sedang di suapi melati.
"iya mi... Alhamdulillah...ada suster yang ikhlas mengurusi aku dengan cinta nya hehehehe "jawab Arya sambil tertawa, Melati hanya tersenyum malu.
"ya udh cepat sembuh dan cepat halalkan aja tuh si suster yang ikhlas penuh cinta itu ya..."ledek Rengganis sambil menyunggingkan bibir pada melati.
sontak semua orang yang ada di ruangan itu tertawa.
"duh kaya nya ada yang tersipu malu nih...."sindir Rengganis pada melati yang dari tadi menunduk malu.
"dasar kamu yah mas...apaan sih??udah kewajiban aku dong rawat kamu sampai sembuh...kamu kan calon imam ku .."jawab melati sambil menyuapi buah ke mulut Arya.
"jadi gak sabar ya umi nanti kalo udah nikah kaya gimana gitu yah... sekarang aja pelayanan nya the best! apalagi sudah menikah... woooow banget mungkin!"canda Arya sambil menyenggol tangan melati.
"iya iya...nanti kalo udah nikah lebih, lebih dari ini mas...kan kita sudah menikah...bahkan jiwa raga ku pun untuk mu ..hidup dan mati ku pun hanya dengan mu...aamin"do'a melati di sela canda keluarga Arya yang terus saja meledek mereka.
"aamin" jawab mereka semua.
__ADS_1
"permisi Bu kami akan memeriksa keadaan pasien dulu..."ucap seorang suster.
langsung masuk dokter yang kemarin menangani Arya.
"Bu...saya sudah cek hasil dari scan kepala A
arya ...dan ternyata Allah maha besar telah memberikan keajaiban,, titik kanker Arya mulai me mengecil Bu...dan mungkin 1/2 hari lagi bisa pulang "jelas dokter Anjani itu .
"Alhamdulillah ya Allah terimakasih atas keajaiban MU ya Allah...."lirih mereka semua..
Arya pun girang Dan tertawa
"kawin,kawin...aku pasti jadi kawin!!"sorak gembira Arya sambil menari dengan tangan nya saja yang masih di infus.kelakuan arya sontak membuat semua orang di ruangan itu tertawa Ter bahak-bahak
"hahahaha!!!Arya ,Arya!!"mereka terus menertawakan Arya yang seperti anak kecil dapat permen.
###
DI tempat lain,di rumah melati sudah banyak orang yang membantu acara pernikahan Mia dan putra.
meskipun acara itu sederhana...tapi Mia selalu menerima yang penting sah dalam agama dan negara.pak mail pun calon besan orang tua melati,sudah hadir dan ikut membantu acara itu.beliau juga yang ikut jadi donatur acara nikahan Mia Kaka nya melati .
Doro pun Kaka pertama Mia dan melati sengaja tidak masuk kerja karena sudah izin pada bos nya untuk melakukan acara meongan (acara adat yang di melangkahi menikah oleh adiknya).
di kampung tradisi dan adat masih di junjung tinggi.
#
di rumah sakit,hari ini Arya akan pulang,karena dokter sudah mengizinkan untuk pulang.
"baik,untuk semua kondisi Arya sudah mulai membaik,ini surat izin pulang nya yah Bu...dan ini surat untuk kontrol kembali jika ada keluhan."jelas dokter Anjani panjang lebar."oh,iya satu lagi usahakan Arya tidak boleh melakukan aktivitas yang berat dulu yah...agar tidak drop seperti kemarin...faktor kecapekan itu yang membuat Arya jatuh pingsan kemarin Bu..."imbuh dokter Anjani lagi.
"baik dokter Anjani...kami akan ingat semua pesan dokter .. terimakasih sudah merawat anak saya dok kami permisi"ucap Bu Fatimah pada dokter sambil menyalami tangan nya.
"iya Bu sama-sama,,sudah menjadi tugas dan kewajiban kami sebagai dokter di RS ini"jawab Anjani.
mereka pun segera pergi dari ruangan rawat Arya setelah semua infus Arya sudah di lepas.
hati Arya semakin yakin bahwa pilihan nya tidak salah.arya juga akan menagih janji pada melati untuk Poto bersama di acara nikahan Mia besok.
###
Sampai di rumah Arya melati pun izin untuk pulang ke rumah karena ingin tau sudah sampai mana acara kakaknya itu."mas,Bu...boleh saya izin pulang Bu?"tanya melati sambil merapikan pakaian dia yang kotor 4 hari tidak pulang ke rumah rasanya rindu juga ...
"Lok ko nggak nginep disini aja Mel..."rengek Arya
"mas..kita kan belum menikah...itu tidak boleh yah"kata melati sambil duduk kembali
"ya udah kalo kamu mau pulang...aku aja yang anterin kamu yah Mel"pinta Arya.
"jangan Arya kamu kan baru pulang dari rumah sakit!" bentak di Fatimah.
"aku kuat ko Bu gak apa-apa kan? please" rengek Arya pada ibunya.
"jangan mas kamu kan kata dokter harus banyak istirahat jangan terlalu cape!inget dong pas pesan dokter Anjani tadi?" ucap melati."gak mau! popoknya aku mau anterin melati pulang TITIK!!" sergah nya dengan keras.
"ya sudah kalo kamu maksa Arya,,,tapi pake mobil yah jangan motor!!" bentak ibu Fatimah mengalah.
"horeeeee!!! makasih ibu ku tercinta...umi ku yang baik dan cantik kaya putri salju! hehehehe" rayu Arya.
mereka pun segera keluar setelah melati bersalaman pada Bu Fatimah, Rengganis dan arina .
"assalamualaikum Bu..."pamit melati "wa'alaikum salam" jawab mereka serempak.
###
sepanjang perjalanan menuju rumah melati Arya terus memandangi wajah melati yang putih bersih itu.
"makasih ya sayang udah jaga dan rawat aku selama sakit..."ucap Arya sambil mencium tangan melati.
"iya mas sama-sama,,,kamu kan calon imam ku...biar itung2 aku belajar rawat orang sakit ..apa lagi yang sakit orang yang aku sayangi...hehehe" ucap melati tersipu.
__ADS_1
hanya 5 menit mereka sampai di rumah melati yang sudah di hiasi dengan dekorasi pelaminan juga tamu yang penuh dengan makanan yang di buat tetangga.
"assalamualaikum ibu,bapak"salam melati setengah berlari.
"wa'alaikum salam...loh Mel...eh nak Arya... Sudah pulang nak?"tanya ibu sambil menoleh ke belakang.
"iya Bu barusan aku pulang Bu .."ucap nya sambil menyalami tangan Bu Eli.
"Alhamdulillah... sukur nak...seneng ibu dengar nya .tapi ko malah kesini sih nak?"tanya ibu lagi
"harusnya di rumah aja istirahat nak"imbuh ibu
"hehehe gak papa lah Bu aku bosan tiduran terus di rumah sakit pun aku gak bebas suruh tidur aja!" gerutu Arya pada calon mertua nya itu.
"Mel ayo bikin air buat nak Arya ...Sama nasi ayamnya di dapur"titah ibu pada melati..
"iya Bu...bentar ya mas aku tinggal dulu "ucap melati pada. Arya segera melati membuat kan air teh hangat dan nasi ayam di dapur(nasi hangat dan ayam bumbu yang sudah di geprek bersama).
##
"mas...ini makanannya...ayo di coba yah...ini aku yang buat loh.. semoga kamu senang..."ucap melati sambil memberikan makanan itu pada Arya.
"Waaah kayak nya enak nih...wangi banget!!"puji Arya.
"enak dong mas...makanya ibu aku jualan ini karena laku keras ya Bu!"kata melati bangga.
Bu Eli hanya tersenyum saja
"ayo nak dimakan yah"titah ibu
"makasih ya Bu... bismillah"suapan demi suapan masuk ke mulut Arya."enak..beneran"lirih nya dalam makan.hanya butuh waktu 10 menit makanan itu sudah habis dan tak bersisa.
"Alhamdulillah...waduh sampe ludes ini tinggal piring nya aja yang gak aku makan " ledek arya pada diri sendiri sambil sendawa.
#
Hari pernikahan Mia dan putra pun di gelar hari ini dengan sangat sederhana dan hikmat.
putra yang dari kemarin sudah ada di rumah pak RT karena jarak rumah dia jauh,yang mengharuskan putra menginap.
pukul 08:00 WIB ,semua tamu sudah hadir juga termasuk keluarga putra yang terdiri dari ayah nya saja karena putra sudah tidak memiliki ibu.
pengantin Mia pun segera di hadirkan untuk melakukan acara ijab qobul
begitu anggun dan cantik nya Mia yang di balut dengan kebaya Sunda berwarna kuning emas.
"assalamualaikum...untuk acara demi acara akan kita mulai yah..."mereka pun langsung mulai ijab qobul
"bissmillah Rohman ini Rohim...ananda Muhammad putra binti Muhammad putra binti Kosim saya nikah kan dan kawinkan engkau dengan ananda Mia Marina putri dengan mas kawin emas 4gram dan seperangkat alat sholat,di bayar kontan!"ucap sang wali nikah sambil menjabat tangan putra.
lalu putra pun mengikuti ucapan wali nikah itu dengan sangat cepat dan baik.
"bagaimana para saksi SAH?"tanya wali itu.
"SAH"
"SAH!!" jawab semua orang yang menjadi saksi pernikahan itu saling bersahutan.
"Alhamdulillah... alfatihah..."ucap sang wali nikah..semua orang pun ikut berdoa bersama.
setelah selesai acara pun di lanjutkan dengan sesi Poto bersama pengantin
Arya menarik tangan melati ke depan pelaminan untuk berfoto dengan pengantin
"ayo Mel...kita duluan yang Poto bareng pengantin"
ajak arya sambil mengandeng bahu melati.
mereka pun segera mengatur Poto agar terlihat bagus,Mia dan suaminya memakai pakaian pengantin berwarna kuning emas dan melati juga Arya menggunakan pakaian yang couple yaitu biru langit yang anggun dan elegan.
4x Poto bersama pengantin cukup bagi Arya dan melati.
__ADS_1
###
*karena dalam pernikahan itu bukan seberapa banyak emas kawin yang di berikan... tetapi seberapa siap kita menempuh hidup baru tanpa rasa manja,rasa egois yang tinggi!karena menikah itu menyatukan 2 hati,2 kepribadian yang berbeda,2 keluarga yang berbeda dan akan menjadi 1 bukan 2 lagi sebutannya*(salam_author)