
Setelah mereka melakukan ijab qobul dan selesai sesi Poto bersama dan setelah melakukan adat meongan (dia melangkahi menikah oleh adik nya) kakaknya doro.selesai termasuk sawer pengantin juga selesai,semua para tamu undangan langsung makan dan ada yang pulang dan ada juga yang sedang jaga meja persamaan.semua orang sibuk dengan kegiatan masing -masing.
"Mel...mungkin nanti aku juga harus hafal yah ucapan ijab qobul kaya ka putra hehehehe..."kata Arya sambil mengelus tangan melati.melati tersenyum.
"iya mas...karena kata bapak aku ucapan ijab qobul itu bukan main-main mas...suami itu sama dengan sudah berjanji di depan saksi bahkan kata bapak malaikat langsung turun ke bumi dan mencatat janji suami itu!" jelas melati."oh ya?jadi jangan main-main yah?" ucap Arya terkejut.
"iya lah mas...makanya aku ini ingin menikah sekali umur hidup ku!!",tegas melati
"baiklah Dinda ku...aku berjanji akan menjadi suami pertama dan terakhir mu,...okeh..." ucap Arya sambil mencium kening melati.tiba-tiba kakaknya Doro menghampiri mereka dengan tertawa
"aduh aduh romantis nya...jadi iri nih Kaka,,, Haha" sindir doro , mereka pun terkejut.melati tersipu malu.
"eh ka doro" sapa Arya tertunduk malu.
"terus kapan nih kalian nyusul Ya...jangan lama-lama nanti lupa diri loh"kata Kaka mengingatkan.
"pengen nya sih cepat -cepat ka...tapi gak tau nih melati udah siap apa belum?"tanya Arya sambil menyunggingkan bibir.
"iiih ..udah lah mas... tenang aja ka doro kan belum menikah...kamu juga kan harus sehat dulu mas...nanti kalo kita nikah kamu mau kerja apa coba?" tanya balik melati ,Arya pun yang tadi nya cemberut berubah menjadi diam, berfikir tentang ucapan melati barusan.
doro meninggalkan mereka berdua ketika bos bengkel nya datang dan memanggilnya.
"eh aku tinggal dulu yah...ada bos!"pamit nya.
"iya kak.."jawab melati.doro pun pergi.
sadar Arya dari tadi hanya diam saja melati pun mengelus tangan Arya.
"mas...hey kamu kenapa ko diam terus sih?" tanya melati.
"aku gak apa-apa ko.hanya berfikir aja"jawab Arya kembali berfikir.
"mas kamu marah ya mas?maafin aku ya mas kalo aku udah salah ngomong sama kamu?" pinta melati menyadari perubahan Arya yang pendiam.
"kamu gak salah sayang...wajar lah seorang istri menanyakan kerja apa nanti suami nya untuk menafkahi keluarga kecil nya kelak"jawab arya dengan kembali tersenyum.
__ADS_1
"nanti aku coba melamar pekerjaan di kantor Abang aku aja di kota yah semoga aja Di terima yah!"ucap Arya semangat.melati mengangguk dan tersenyum
"nah ...gitu dong mas semangat demi rencana pernikahan kita,agar tenang setelah kita sudah menikah nanti"hibur melati lagi.
"udah kamu jangan memikirkan apapun tentang kerjaan ku nanti yang pasti aku akantl terus berusaha mencukupi kebutuhan keluarga kita nanti ya sayang..." tegas Arya sambil mencium tangan melati.
###
tanpa sepengetahuan melati Arya menghubungi bang Umar di kota mengutarakan maksud ingin bekerja di kantor milik nya itu.
dengan serius Arya mengetik pesan demi pesan untuk Abang nya itu.sebnarnya itu anak dari kakaknya pak mail.mereka memang terlahir dari orang kaya raya.tapi melati tidak ingin menikmati kekayaan mertua nya itu walau di makan oleh 7 turunan pun rasanya tidak akan habis kekayaan pak mail itu.
melati hanya ingin hidup dan berjalan di atas kaki nya sendiri.tanpa campur tangan dari kekayaan keluarga suaminya kelak.
Bu Rengganis, Fatimah dan arina pun sudah ada di pernikahan Mia sejak subuh tadi bantu-bantu jaga mie untuk orang yang kondangan sama Bu Eli calon besan mereka.meski orang kaya keluarga pak Ismail/mail itu tidak sombong bahkan sangat baik pada semua orang.sungguh beruntung sekali yang menjadi melati bukan??
###
setelah mendapatkan balasan dari Bang Umar,dan lamaran kerja Arya di terima tanpa embel-embel keluarga.dia sangat senang sekali dan bersorak kegirangan.sampai -sampai mencium pipi melati begitu saja.
"astaghfirullah aladziim mas...heh kamu kenapa mas!?"bentak melati saking terkejutnya.
jawab Arya kegirangan sekali.
"apa sih mas yang di terima ih aneh deh dari tadi kamu kan diam saja sekarang malah kegirangan kaya gitu?"protes melati cemberut.
"sayang aku di terima kerja oleh Abang Umar di kota!!" seru Arya lagi...
"itu tandanya kamu jangan khawatir lagi yah karena aku akan bekerja setelah menikah" ucap Arya.
"oh ya mas? Alhamdulillah... syukur lah mas aku senang dengar nya mas..."jawab melati ikut tertawa.
###
pukul 20:00 WIB...semua tamu mulai pulang dan tersisa hanya keluarga melati saja.
__ADS_1
"Mel...kami pamit pulang dulu yah...kamu jangan lupa istirahat kan 4 hari kamu pasti cape udah nungguin Arya di rumah sakit nak" kata bu Fatimah pada melati.
"ooh ibu mau pada pulang...bentar ya Bu..."melati berlari ke dalam rumah dan membawa satu dus makanan untuk keluarga Arya,yang sudah banyak membantu acara pernikahan Mia.
"ini Bu tolong bawa yah...ini dari mamah saya Bu... maaf sudah merepotkan ibu..." ujar melati sambil memberikan dus makanan itu "apa ini nak?"tanya Fatimah tersenyum.
"bukan apa-apa ko Bu...itu hanya tanda kalo ibu sudah di tempat hajat aja!"jawab melati.
"loh jangan nak buat orang lain aja yah ....kami tidak mengharap kan apa-apa,..kami ikhlas nak"jawab Bu Fatimah."gak ko Bu itu gak sebanding dengan apa yang sudah ibu dan ayah Mail kasih..itu hanya lauk saja ibu pasti cape dan tidak masak di rumah bu...tolang Bu jangan tolak..." pinta melati setengah memaksa.
"baiklah kalo kamu paksa nak...ibu bawa yah...tapi ini juga jangan kamu tolak ya nak ..."kata Fatimah sambil menyelipkan amplop ke tangan melati"itu ucapan terimakasih kami untuk kamu nak,tolong terima yah " imbuh Fatimah lagi.
"ya Allah ibu aku juga ikhlas Bu ....lagian aku kan calon istrinya mas Arya Bu .." jawab melati.
"itu uang jajan kamu nak... terima saja yah!"pinta Fatimah lagi..."baiklah bu terimakasih...atas perhatiannya Bu" ucap melati menyalami tangan semua ibu Arya. "sama-sama kami pamit yah,, assalamualaikum..." pamit nya . mereka pun pergi setelah bersalaman dengan kedua orangtuanya melati.
"wa'alaikum salam..."jawab mereka serempak.
mobil pun pergi.
###
Di dalam kamar melati langsung merebahkan tubuh nya yang memang lelah sekali....
dia terus berfikir apa iya Arya Wiguna jodoh yang tepat untuk dia ,imam yang tepat untuk dia dan calon anaknya.
dia membuka amplop yang tadi di berikan oleh fatimah.segera di buka isi amplop itu dan isinya uang 7 lembar 100 ribuan.melati melongo saja melihat uang itu .dia tersenyum dan berkata sendiri
"hah?ini gak salah kasih yah umi Fatimah? tujuh ratus ribu?"pekik melati senang.
"terus aku mau jajan apa dengan uang sebanyak ini? baru kali ini loh aku dapet uang sebanyak ini...ya Allah terimakasih..."ucap melati sambil mengisi terharu.
melati bukan tipe wanita matre dia lebih baik menabung daripada jajan atau buang uang tanpa kepentingan.
"ah ...lebih baik aku tabung aja uang pemberian umi Fatimah...habis aku bingung mau di pake jajan apa uang sebanyak ini?" ucap melati pada diri sendiri.
__ADS_1
dia simpan celengan bentuk kucing warna kuning.
setelah menyimpan uang di celengan melati memutuskan untuk tidur karena sudah malam....