Cerpen MELATI TERHARUM

Cerpen MELATI TERHARUM
bagian 13 PERGILAH MAS!!! jika kau sudah tak CINTA?


__ADS_3

Semenjak kepergian Arya ke Solo... melati tinggal di rumah nenek nya Nengsih...


kandungan nya pun mulai memasuki usia 7 bulan...


kepergiannya ke solo membuat melati menjadi wanita yang lebih mandiri dan tegas...


bahkan dia pun rela jika memang harus melahirkan tanpa seorang suami...


tetapi keluarga Arya tidak pernah sedikitpun lupa dengan melati bahkan Fatimah dan arina sering melongoknya dengan memberikan uang untuk kebutuhan melati juga calon cucu nya...


nenek nya pun merasa sangat sedih melihat cucu kesayangan nya itu menderita seperti ini...


beliau semenjak melati tinggal di rumah nenek Mulai sakit-sakitan....mungkin karena sudah tua atau karena banyak pikiran...


"nek...jangan sakit an tan terus nek ...kalo nenek sakit aku sama siapa nek??,aku kan belum lahiran nenek kan mau nimbang anak aku ya kan?", kata Melati...


"ohok... ohok..eum...eum...nenek selalu berdoa agar kau bahagia nak...kamu harus kuat walaupun tanpa suami nenek yakin kamu bisa dan mampu membesarkan anak mu sendiri nak...tanpa bantuan siapapun.." kata nenek sambil terus batuk -batuk...


melati memeluk nenek nya dengan penuh haru...


"aamiin ..aamin ..semoga nenek panjang umur ya nek...agar anak ku kelak tau kalau dia punya nenek yang baik dan sangat sayang pada cucunya....". jawab melati dengan terisak-isak...


"kalo kamu dulu menikah dengan guru ngaji itu ...kamu mungkin sangat di hargai nak.. mungkin dia akan lebih menghormati seorang istri nak..."ucap nenek meratapi nasibnya melati...


"sssst. nek...sudah nek ..jangan di pikiran masalah aku nek .. sekarang yang melati pikiran bagaimana caranya agar nenek bisa cepat sembuh....gak ada lagi yang aku pikirkan selain kesehatan nenek dan juga calon anakku nek...." kata Melati terisak-isak...


###


"Mas ..kamu dimana sih mas? kenapa setelah kamu kasih aku uang 10 juta pergi begitu aja?apa salah ku mas hingga aku dan anakmu kau campakkan begitu saja?"tanya melati dalam tatapan hatinya itu ..perih sekali...andai waktu bisa berputar.... pikirannya...


tiba-tiba ... datang sebuah mobil putih depan rumah nenek dan keluar mang Wardi menghampiri melati


"assalamualaikum neng melati. ....lagi apa ini?" tanya mang Wardi membuyarkan lamunannya...dengan menyeka air matanya dan menjawab ...


"wa'alaikum salam mang Wardi ..."jawab melati dengan Bagun dari duduknya..


"neng...sehat neng? gimana kandungan nya neng?"tanya Wardi prihatin...


diam-diam Wardi memperhatikan melati yang semakin membesar perutnya dan makin bercahaya saja muka nya karena faktor baby dalam kandungannya itu....dan tersenyum miris melihat perut melati...


"Alhamdulillah...mang Wardi saya sehat... gimana dengan Bu Fatimah dan yang lainnya mang?"tanya balik melati...


"iya neng saya kesini tuh karena Bu Fatimah tidak bisa kesini neng .. beliau sakit ..."jawab mang Wardi menunduk...


"apa mang?umi Fatimah sakit?sakit apa mang?sudah berobat kah umi?"tanya melati beruntun...


"iya neng melati semenjak den Arya pergi ke solo ibu Fatimah sering melamun neng ..makan pun susah.. mau nya sendiri aja ...sudah berobat ke dokter mana pun jawabannya sama itu mah penyakit pikiran...",jawab mang Wardi..."dan...juragan mail pun menyuruh saya jemput neng melati agar ibu Fatimah mau makan dan mau tinggal di rumah juragan mail ...gitu neng melati apa mau?" tanya mang Wardi...melati terdiam.... berfikir tentang ucapan Wardi yang meminta untuk tinggal di rumah mertuanya itu...


"maaf mang saya lebih nyaman tinggal di sini... nenek juga sedang sakit mang...saya gak tega kalo harus ninggalin nenek sendiri di rumah ini mang...."jawab melati dengan sedikit alasan. .. padahal dia sedang menghindari keluarga Arya....yang sudah tak mau lagi berhubungan dengan keluarga mereka....


"oh jadi tidak bisa ya neng melati?kalo memang tidak bisa ikut ke rumah ibu dan bapak...ibu Fatimah menitipkan ini untuk neng melati...tolong di terima yah..." kata mang Wardi memberikan amplop putih lumayan tebal itu ..


"terimakasih ya mang ...tolong sampaikan ucapan maaf ku dan ucapan terimakasih buat keluarga umi Fatimah..." melati pun menerima amplop putih itu...


"iya neng melati...insya Allah akan saya sampaikan...kalau begitu saya permisi yah neng... assalamualaikum..." kata mang Wardi sambil berpamitan dengan melati...


"iya mang hati-hati.. wa'alaikum salam...." jawab melati sambil masuk ke dalam rumah neneknya itu...


###


Melati sudah sering mencoba untuk mengubungi Arya tapi selalu gagal( nomer yang anda tuju tidak dapat di hubungi)...hanya itu saja yang sering dia dengar saat menghubungi suaminya...


tapi hari itu dia mendapatkan telpon dari nomer baru yang tak di kenal...lalu dia menjawab telpon itu...


"halo... assalamualaikum...,maaf ini dengan siapa yah?" tanya melati ke seberang sana ...


"halo... wa'alaikum salam....ini saya Arya!apa

__ADS_1


kabar mu...?" tanya di sebrang sana....


"mas Arya? kenapa kamu pergi mas? kemana aja kamu mas,?apa kamu sudah tak mau lagi sama aku?" tanya melati sambil terisak menangis....


"tidak Mel?aku sangat mencintaimu...aku disini sakit Mel...aku menderita Mel...." jawab Arya dengan nada sedih dan sedikit mengiba...


"Halah alasan kamu mas!" ",kalo emang kamu sakit..kenapa kamu tidak pulang aja,? kenapa kamu tidak ceraikan saja aku mas!agar aku pun bebas mencari kesenangan seperti kamu mas!"bentak melati dengan menangis tersedu sedu....


"dengar ...melati.... maafkanlah aku Mel ...aku...aku...telah mengkhianati mu Mel...aku telah .. Vivian sekarang sedang...aku pun...tidak tau Mel apa yang harus aku lakukan Mel...aku sedang sakit Mel sekarang....!!!hiks...hiks ..!" Arya mencoba menjelaskan tapi dia tak sanggup bicara banyak kerena dia pun sebenarnya di jebak oleh Vivian,.dia telah masuk ke perangkap keluarga Vivian....


"sudah,,,sudah mas!!jika memang kau sudah tak cinta aku?pergi lah mas....aku ikhlas...biar aku yang akan besarkan anakku sendiri!!!yang telah termakan janji palsu!!yang termakan oleh pernikahan 7 hari 7 malam itu,dan kini menyisakan luka yang amat mendalam untuk ku juga untuk bayi yang tak bersalah dalam perut ku .. pergilah mas!!!hiks hiks ...Hua...Hua...." tangisan melati pun pecah yang selama ini ia tahan agar tak jatuh... tangisan yang begitu penuh kesedihan...rintihan yang menyayat hati.....Arya pun yang mendengar nya begitu sangat terpukul...dia merasa menjadi lelaki yang paling jahat....telah menyakiti wanita yang sangat dia cintai....wanita yang pertama dia ambil kesuciannya setelah menikah dan paksaan dari pihak keluarga


Arya...dia pun begitu sangat menyesalinya... andai... kepergiannya ke solo tidak pernah terjadi...Andai saja kecelakaan itu tidak menimpa Arya mungkin semua tidak pernah terjadi! pernikahan yang di dasari dengan perselingkuhan...di awali dengan nafsu sesaat... Arya Wiguna terus menerus menyalahkan diri sendiri karena begitu bodoh terlalu percaya dengan wanita yang baru dia kenal...dan ternyata Vivian tidak sebaik yang dia kira...wanita licik itu .. sekarang telah mengandung anak Arya ..!!! kacau sudah rumah tangga mereka.... bayangan Arya akan hidup rumah tangga bahagia bersama melati juga anak-anaknya kelak kini hanya tinggal mimpi....Arya pun menghela nafas panjang dengan sangat berat ...dan mendengus beberapa kali. ..hanya itu yang melati dengar....


"Mel...melati Rivera aku bersumpah jika memang hanya kamu wanita satu satunya yang sangat aku cintai ...meski Vivian dan aku sudah menikah!!!tapi aku hanya melakukan nya sekali saja Mel aku sangat mencintaimu mel .. percaya lah....!! tunggu aku pulang ya Mel!!! setelah anak Vivian lahir aku akan segera menceraikan nya Mel...aku berjanji!!!" kata Arya di sela tangisan melati...tapi melati masih mendengar kan ucapan suaminya walau dia tak menjawab ucapan nya melati sedih... kecewa... mendengar mereka telah menikah bahkan Vivian telah mengandung anak Arya dalam keadaan melati sedang hamil besar....


"Dimana ... dimana hati nurani kamu mas?kamu bisa - bisanya menikah lagi tanpa izin aku!istri pertama kamu?? sedangkan kamu tau aku sedang hamil anakmu,,,aku sedang hamil besar mas!!kamu tau kan mas!??aku disini untukmu menjaga kehormatan ku pada suamiku...tapi kamu enak enak dengan wanita lain mas!? astaghfirullah aladziim!!!," teriakan melati bercampur tangisan terdengar lagi ...semua keluh kesah yang selama ini dia tahan dia keluarkan hari ini juga ... semua menjadi kacau saat tiba -tiba ada suara yang terjatuh dengan keras di luar kamar melati...


BRUK!!!


melati menoleh ke arah pintu dan segera menghampiri sumber suara itu....setengah berlari kecil dan saat melihat siapa yang terjatuh di depan pintu kamar melati. ...dan...


"NENEK!!???" teriak melati....


"nenek kenapa tidur disini nek?ayo bangun nek..."kata Melati terisak-isak...dengan menggoyangkan tubuh neneknya...


"tolong! tolong! "teriak melati meminta tolong lari ke luar kamar....


"tolong,!!! tolong aku siapa pun!! tolong aku...hiks...hik-a...,"teriak melati dengan kencangnya...dia mencoba mengetuk pintu rumah tetangga nya


"pak ..pak haji tolong saya ...nenek saya pingsan pak ! tolong bawa ke rumah sakit pak!!" teriak melati..


"apa nenek nengsih pingsan?", tanya pak haji Ridwan ...


"baiklah..saya akan bawa nenek mu ke rumah sakit ..."


dengan membawa mobil pak Ridwan pun segera. berlari ke kamar dan membopong tubuh nenek. yang terkulai lemas di bawah.. lalu memasukkan nya ke dalam mobil lalu menuju rumah sakit terdekat...


memberi tahu bahwa nenek nya masuk rumah sakti...


mereka pun berkata bahwa akan pergi ke rumah sakit melongok nenek nengsih...


"melati!nak .. dimana nenek mu nak?"tanya Bu arina panik...melati pun terkejut kenapa yang datang malah Bu Arina? padahal kan dia telpon keluarga nya... terheran heran dia.


"loh ..ko ibu arina ada disini Bu?ibu tau aku disini dari siapa Bu?"tanya melati


"ibu tidak sengaja melihat nenek kamu di dorong ke IGD...dan ternyata benar...".


"gak maksud saya kenapa ibu bisa ada di rumah sakit ini?siapa yang sakit Bu?" tanya melati lagi...


"umi Fatimah nak...beliau kan sudah lama sakit...mungkin dia rindu sama Arya...rasa rindu nya melebihi dari rasa kecewanya...kasian...hingga beliau gak mau makan nasi... badannya pun kurus...",jawab arina dengan iba...


"astaghfirullah aladziim...umi... jadi umi di rawat ya Bu!ya Allah umi...kasian banget....hiks ..hiks..."Melati pun menangis'...


"oh iya nak ..apa kamu tidak pernah tau tentang Arya nak? gimana kabarnya..sehat lah..atau masih hidup kah?" tanya arina pada melati...


dia pun langsung menceritakan semua percakapan Arya dan melati melalui telpon WhatsApp...


"Alhamdulillah...jadi dia masih hidup nak...umi itu sering bercerita tentang mimpinya bersama Arya dia kurus ...terus sedang sakit parah....dan itu mungkin yang membuat umi menjadi beban pikiran..." kata arina ...",iya Bu bisa jadi ..orang tua mana yang tak rindu anaknya sudah tak ada kabar berita nya lagi ..!", melati mendengus kesal...


"oh iya ibu telpon aja Arya Bu..aku kasih nomer telpon nya yang baru yah...tuh Bu udah aku kirim yah" melati menunjukkan notifikasi hp arina bunyi.


"makasih ya Mel...ibu pamit dulu mau kasih tau umi...semoga nenek cepet sembuh yah ..aamin..." do'a arina...melati mengangguk


"aamin"jawabannya...


###

__ADS_1


nenek melati pun akhirnya di rawat....


"Mel...sini nak ..",panggil nenek,melati pun mendekati nenek "iya nek ada apa?"


"kalau kamu memang sudah tak kuat menjadi istri si Arya...kamu jangan mau di hina atau di sakiti terus...nenek gak ikhlas nak .. karena kamu itu cucu nenek yang paling nenek sayangin ....lebih baik kamu pisah saja nak .. carilah kebahagiaan mu di luar sana!!" kata nenek sambil menyeka air matanya...


"apa nenek mendengar semua ucapan ku bersama Arya ...dan itu kah yang membuat nenek jatuh pingsan nek?'tanya melati sedih....


"iya...nenek gak sangka kalau Arya mewarisi sikap bapak nya yang doyan ganti perempuan...." ratap nenek sedih...


."semua ini gara-gara Arjum dan Eli... menyetujui kamu menikah dengan si Arya itu!!"kata amuk nenek dengan terbata-bata...melati pun mengerti apa yang neneknya rasakan....melati memeluk nenek dengan penuh haru....


"sudah....nek...sudah...aku ikhlas kok neng jika memang ini jalanku aku sudah menerima dengan lapang dada nek... mungkin dia memang bukan jodoh ku nek.... atau mungkin jodoh ku dengan Arya memang sampai di situ..." jawab melati dengan dewasa nya....nenek tersenyum mendengar jawaban melati dengan nada ikhlas nya itu...


"suatu saat nanti dia akan kembali padamu nak dengan bersujud dan memohon untuk kembali,!! ingat pesan nenek jangan terima barang rongsokan bekas wanita nakal itu yah!!!" pesan nenek pada melati...dia pun terkejut karena nenek nya itu masih punya Indra ke enam walau sudah tua ...


"sudah lah nek....aku sudah tidak sedih lagi walaupun kelak anakku tak dia akui...karena aku pun sudah tak ingin berhubungan dengan keluarga Arya Wiguna lagi nek...tolong do'akan aku dan anakku ya nek...semoga kami sehat dan baik-baik saja..aamin .."pinta melati pada nek Nengsih....


nenek menitikkan air mata di sudut netra mata yang keriput itu...


"tentu...kamu akan lebih sukses ke depannya nak...karena itu nenek mohon sama kamu... berapa pun dan apapun yang keluarga Arya berikan kamu harus terima yah. jangan pernah kamu tolak nak... karena suatu hari nanti kamu akan membutuhkan banyak uang... ingat pesan nenek ya Mel... terima berapa pun uang yang keluarganya berikan padamu kelak .... sebagai tanda ganti kamu sudah melahirkan anaknya pewaris tunggal kekayaan keluarga Ismail itu..!!" tegas nenek pada melati...


"baik nek...akan saya terima berapa pun dan apapun itu demi kepentingan dan kebutuhan anakku kelak...."jawab melati yakin....


TOK !!


TOK !!


TOk !!


terdengar pintu kamar di ketuk


"masuk .."jawab melati.. masuk lah Bu arina ke dalam... membawa keresek besar dan membawa 1 amplop putih...


"assalamualaikum...",


"wa'alaikum salam...ibu masuk...",ajak melati...


"Mel... gimana keadaan nenek nengsih sekarang?"


"ya .. sekarang Alhamdulillah Bu ..sudah mendingan Bu...cuma nenek belum terlalu sehat untuk minta pulang sekarang...saya takut nenek kambuh lagi di rumah...Bu..."jawab melati...


",oh iya..nek...saya membawa bingkisan makanan dan buah untuk nenek juga melati....dan ini ada titipan dari umi Fatimah untuk nenek..dan yang ini untuk melati sebagai pegangan uang jajan..." kata arina dengan memberikan keresek besar itu juga amplop 2 amplop putih itu ke tangan nenek juga melati ...


"ya Allah Bu arina jangan repot -repot Bu...saya jadi tidak enak hati menerima nya Bu .." kata nenek tersipu...


"ah tidak kok nek...ini hayang untuk nenek jajan di rumah sakit saja kok ..tolong terima yah Mel dan nenek..." Jawab arina setengah memaksa...


"baiklah kalo begitu...kami terima ya Bu arina ucapakan terima kasih kami pada umi Fatimah..." sela nenek pada arina...


"bagaimana keadaan umi Fatimah ibu ??"tanya melati...


"Alhamdulillah...sudah mau makan dan lumayan agak segar badannya... setelah Vidio call dengan Arya kemarin..dan Arya berjanji jika kamu melahirkan Arya akan pulang bersama wanita itu si Vivian itu...cuma untuk mengadzani bayi saja begitu kata VIvian kemarin...umi sudah sangat bahagia nak mendengar ucapan Arya dan umi baru mau makan..."jawab Ariana menjelaskan...


"ya Allah umi...kasian sekali umi sampe tersiksa seperti itu..." melati merasa iba mendengar mertua yang paling dia sayangin itu sakit karena merindukan anaknya...


###


Tak lama berselang keluar nya arina dokter pun mengatakan bahwa nenek sudah bisa pulang...semua keadaan nya membaik...melati menelpon ibu dan mas putra agar datang menjemput mereka ...


sebelum melati pulang ke rumah..dia menjenguk umi Fatimah dulu... melihat keadaan nya ..


betapa bahagia nya beliau melihat melati dia langsung memeluk menantu kesayangan nya itu penuh haru dan iba....


dia mencium perut melati mengelus perut melati penuh cinta kasih seorang nenek terhadap cucu nya ...melati pun tak kuasa menahan tangis yang sejak tadi iya tahan. .....


"yang kuat ya sayang. ..ada umi disini ...jangan takut...umi akan selalu jaga kamu dan cucu umi...sehat -sehat ya nak jaga kandungan kamu..",umi pun menangis dengan terus merangkulnya tersedu-sedu....melati pun sama...mereka hanyut terbawa dalam suasana hati mereka masing-masing....

__ADS_1


#*karena sesungguhnya pernikahan itu bukan untuk coba -coba...bukan ajang untuk melampiaskan nafsu...karena menikah itu ibadah... karena Allah SWT...(mohon Jangan untuk di tiru yah!!! ini hanya sebuah cerita fiktif belaka...tapi mungkin ada juga yang benar poligami hingga 3 istri bisa Saja Terjadi di luar sana! tapi ingat asal benar adil se adil -adil nya dan mampu!!!___ salam author...


ikutin terus kelanjutan nya yah jangan lupa like nya agar terus semangat untuk terus menulis cerita ini terimakasih)🌼


__ADS_2