
Disebuah jalan yang ramai terlihat sebuah mobil mewah berjalan diikuti beberapa mobil pengawal di belakangnya , yaa mobil itu ditumpangi keluarga terkaya di negri ini yaitu keluarga Arkadinata , setelah selesai belanja dan makan siang Maria mengajak Alex dan ziee menengok Sang anak pertama Dion putra Arkadinata .
"Mom apakah rencana mom berjalan dengan lancar ?" Tanya Alex menengok sang mamah yang duduk di kursi belakang bersama zieee , sedangkan dia duduk didepan bersama sang supir .
"Tenang saja nak , kamu lupa siapa mamah dulu " ucap Maria dengan sangat santai yang diangguki oleh Alex .
Tak berselang beberapa lama mobil yang mereka tumpangi pun sampai di lapas , para pengawal pun segera turun duluan mengawal sang nyonya Arkadinata yang tengah berjalan duluan tak sabar menemui sang putra .
"Ziee apa yang sedang kau bawa ?" Tanya Alex yang bingung melihat tangan ziee membawa beberapa kantong plastik .
"Makanan kak , ada soto , bakso , mie ayam sama ayam geprek " Ucap ziee me ngapsen seluruh barang bawaannya yang membuat Alex tak abis pikir.
"Astaga kamu pikir kita mau camping " Ucap Alex.
"Hahahaha kasian kan tuh orang , siapa tau dia kangen aku bawain makanan kesukaannya " Ucap ziee dengan memamerkan gigi putih .
Alex pun hanya menggelengkan kepala dan berjalan meninggalkan ziee dibelakang , entahlah dia sangat pusing jika berhadapan dengan sang adik perempuannya itu .
Di sepanjang perjalanan dia menyusui lorong dimana banyak sekali penjara penjara yang bak hotel bintang lima , dia pun tersenyum setelah melihat sebagian dari penghuninya iyalah aparat negara yang tersandung kasus korupsi, entahlah apa yang ada dipikiran mereka setelah berhasil menguras habis uang negara , sekarang hidup enak bak liburan mewah (Yang berkedok penjara).
"Hem Hem bisa kita gantian " Ejek Alex yang tengah melihat Dion memeluk erat Maria dan menangis , Dion pun melepaskan rengkuhannya dan melihat kearah sumber suara , terlihat Alex berdiri di depan pintu dengan mata berkaca-kaca .
"Kakakkkkkkkkkkkk" Ucap ziee berteriak yang berhasil mengubah suasana haru menjadi sangat kacau , dia segera berlari kerah Dion dan memeluknya , sedangkan Alex hanya bisa mendengus kesal dengan tingkah sang adik .
"Apa kabar tuan putriku " Ucap Dion melepaskan pelukan ziee.
"Baik donggg , nih jangan kebanyakan drama cepet makan " Ucap ziee yang berhasil membuat Alex , Dion dan Maria terlonjak kaget .
"Astaga belum minum obat nih bocil " Ucap Dion dalam hati , sedangkan ziee dengan sigap menata makanan yang dia bawa di meja makan .
__ADS_1
"Ziee bawa makanan kesukaan Kakak loh , pasti di hotel ini kagak ada " Ucap ziee dengan ngasal yang berhasil membuat semua orang tercengang .
"Ini penjara sayang " ucap Maria dengan lembut .
"Iya deh penjara lagian lengkap benget nih fasilitas " Ucap ziee .
"Kamu udah makan nak?" Tanya Maria dengan mengusap kepala Dion dengan lembut .
"Udah kok mah , nanti biar makanannya Dion makan siang " Ucap Dion dengan kembali merengkuh sang mamah .
"Tenang aja kak , sebentar lagi kakak akan keluar dengan sangat mudah " Ucap Alex ikut duduk di samping Dion , sedangkan ziee jangan ditanya dia tiduran di kasur king size milik Dion .
"Hemm syukurlah aku tak sabar bisa melihat wajah si tua Bangka itu " Ucap Dion dengan raut muka berubah marah , Maria pun merasakan semua itu dia segera memeluk kepala anaknya dan dia sandarkan di pundak .
"Meskipun begitu dia tetap ayah kandung kalian , biarkan dia bahagia dan mulailah kebahagian sendiri " Ucap Maria mencoba menenangkan sang putra , meskipun rasa sakit itu masih ada dalam hatinya namun dia tak mau sang anak melalukan hal hal yang tidak diinginkan kepada sang Papah .
"Hemm , aku rasa mamah benar lupakan semua itu , kita anggap dia tak pernah ada dan jangan sampai kita menganggapnya" Ucap Alex dengan mengertakan giginya menahan amarah .
"Sudah sudah , Dion Minggu depan kamu siap siap untuk bebas , ingat ini terakhir kari mamah ikut campur setelahnya urus urasan mu sendiri " Ucap Maria dengan tegas yang diangguki oleh Dion .
Di sebuah studio yang menaungi beberapa Artis , model, selebgram dan talent lainya , kini terlihat seorang pria tampan sedang berjalan membelah kerumunan wartawan yang telah siap dengan beberapa pertanyaannya .
Yaa setelah beredar foto Dean putra jalan bareng dengan supermodel Ziee arshylia , sontak saja berita itu booming di berbagai media , apalagi nama keduanya sedang berada di puncak karir masing masing .
Namun berita itu rupanya berhasil membuat sang pemilik agenci meradang dan memanggil Dean untuk menemuinya .
"Assalamu'alaikum " Ucap Sean Dean sopan meskipun dirinya sendiri tak sedang baik baik saja .
"Apa yang kau lakukan hah !!" Bentak sang CEO yang tak lain adalah Bella mantan tunangan dari Alex putra Arkadinata .
__ADS_1
"Apa ada masalah aku rasa itu sangat menguntungkan bukan ". Ucap Dean dengan sangat santainya membuat Bella meradang dan berjalan mendekati Dean .
"Aku rela meninggalkan calon suamiku Dean , apa ini balasan mu " Ucap Bella berteriak tepat di depan wajah Dean .
"Ini semua salah kak kita harus mengakirinya, Aku memang sayang sama kakak tapi aku juga tau kalok aku salah , tak seharusnya aku merebut apa yang telah dimiliki orang lain !!! " Ucap Dean tak kalah lantang .
"Aku sayang kamu De aku cinta kamu " Ucap Bella dengan memeluk tubuh Dean dan mengangis dipelukanya .
Dean pun hanya mematung tanpa berniat melepaskan atau bahkan membalas pelukannya , dia pun tak bisa berbohong pada diri sendiri bahwa dia juga ingin diperlakukan seperti ini .
Bella yang merasakan tak ada penolakan dari Dean diam diam tersenyum penuh kemenangan , dia pun melepaskan pelukannya dan memegang wajah Dean , dilihatnya mata indah milik Dean yang selalu membuat hatinya goyah , lalu matanya turun kebawah melihat bibir pink yang sangat menggoda .
Perlahan tapi pasti Bella mendekatkan bibirnya dan menyatukannya dengan milik Dean , Denagan pelan dia ******* bibir Dean dengan sangat pelan yang membuat sang pemilik menuntut lebih .
Dean pun nampak menikmati dan mulai menggerakkan tangannya meraba benda kenyal milik Bella yang selalu menggoda .
" Aku mau kamu ?" Ucap Bella dengan memelas keraah Dean , Dean pun nampak mengatur nafas nya dalam, dia hanya termenung menatap dalam wajah Bella .
"Maaf aku tak bisa " Ucap Dean segera mengambil tas dan berlari menghindari Bella yang tengah di puncak gairah .
"Deaannn , akhhh sial " Teriak Bella dengan mengambil apa yang bisa dia lempar .
Dia pun segera mengambil handphonenya dan menelpon seseorang.
"Carikan pria untuku sekarang juga "
Bersambung......
like coment and faforit 🙏
__ADS_1
insyaallah up tiap hari yaaa 😎, kalok gak sibuk 🤣