
Bu Ina yang merasa khawatir akan sikap Zoya langsung menghubungi Jordan
Ddrrtt ddrrtt... Panggilan telepon
"Halo Assalamualaikum, nak apa kamu sedang sibuk?" tanya Bu Ina saat panggilan telepon terhubung
" Waalaikumsalam mom, kebetulan hari ini Jordan senggang, Ada apa Mom?" Tanya Jordan
" Kalau bisa hari ini kamu pulang lebih awal ya, mommy khawatir ama adikmu Dia kelihatan begitu murung" jelas Bu Ina pada Jordan
" Ya udah mom Jordan pulang sekarang, Assalamualaikum mom" kata Jordan mengakhiri panggilan dan bergegas untuk pulang namun sebelumnya ia memberitahu Jevri terlebih dahulu
" Waalaikumsalam nak" jawab Bu Ina dan panggilan telepon pun berakhir.
***
Di sisi lain Zoya duduk di balkon kamar sambil memeluk lututnya ia mengingat kejadian hari ini.
" ulah siapa sih ini dan kenapa harus motor gue coba?"
Dalam benak Zoya penuh tanya karena kalau dipikir-pikir ini baru hari kedua Zoya bersekolah dan ia belum pernah berselisih paham dengan murid lainnya terkecuali Vero.
" tapi nggak mungkin kan ulah si gorila? Akhh... tau ah pusing" gumam Zoya
Iya pun duduk terdiam dan menyenderkan kepalanya di kursi tak terasa air matanya terus mengalir mengingat hanya itu yang ia miliki untuk mengenang sosok ayahnya karena sejak kecil Zoya memang belum pernah melihat sang ayah dan belum merasakan seperti apa itu kasih sayang seorang ayah.
"maafin Zoya yah Zoya nggak bisa ngejaga barang ayah, apakah ini pertanda Zoya nggak pantas milikn barang ayah, Apaka Zoya juga nggak pantas ngerasain kasih sayang ayah hingga ayah pergi ninggalin Zoya" lirih Zoya dalam tangisnya
Jordan yang sejak tadi sudah tiba dan tidak sengaja mendengar hal itu merasa sedih.
" Dek, ada apa? Apa yang buat kamu sedih kaya gini? " Tanya Jordan sembari menghampiri Zoya
Saat Zoya melihat kehadiran Jordan ia langsung memeluk dan menenggelamkan wajahnya ke dada abangnya.
" Ada apa dek Cerita dong jangan kayak gini" kata Jordan mulai khawatir.
__ADS_1
Zoya pun menceritakan kejadian hari ini Ia memang tak pernah menyembunyikan hal kecil apapun pada Jordan.
Mendengar hal itu Jordan pun mengeratkan pelukannya ia sangat tahu betul betapa Zoya sangat menyayangi motor itu.
"itu bukan berarti kamu nggak pantas miliki barang ayah dek, jangan pernah memikirkan hal yang bukan-bukan yah" kata Jordan mencoba menenangkan Adiknya
"ia bang maaf, Zoya hanya merasa selalu ditinggalin aja" kata Zoya menundukkan wajahnya
"nggak ada yang ninggalin kamu dek ini semua diluar dari kekuasaan kita, udah yah ntar cantiknya ilang loh"kata Jordan mencoba menghibur Zoya
"enak aja, cantik gue udah permanen ya"kata Zoya menghapus air matanya
"nah gitu dong, yuk kebawah mommy khawatir tuh" kata Jordan
Mereka pun turun kebawah menghampiri bu Ina yang sejak tadi khawatir akan anak bungsunya.
"sayang.... Kamu nggak papa kan?" tanya bu Ina saat melihat Zoya
"nggak papa mom" kata Zoya melemparkan senyuman pada bu Ina
"tenang mommy, dia nggak papa kok. Udah yuk Jordan lapar nih"kata Jordan mencoba mengalihkan pembicaraan
"ia Zoya juga, makan yuk makan" kata Zoya lalu menarik tangan mommynya ke meja makan
Saat mereka sedang berada di meja makan tak lama kemudian terdengar suara mobil Jevri
"wah bang Jev udah datang tuh, kok tumben lu berdua balik cepat bang" kata Zoya
"gima nggak cepat klau mommy buat geger" kata Jordan meledek mommynya
"dek kamu nggak papa kan"kata Jevri yang baru saja tiba dan langsung menghampiri adiknya
"nggak papa bang" kata Zoya sambil tersenyum
"udah nggak papa bang, udah gue kasi snack tadi" celetuk Jordan
__ADS_1
"ih apaan sih lu bang, lu pikir gue bocil apa" kata Zoya kesal
"mulai lagi deh, nggak tau apa abngnya lagi serius"kata Jevri
"maaf bang, itu motor Zoya.. " sebelum menyelesaikan ucapannya kakinya langsung diinjak oleh Zoya
"aoo... Sakit mbem" keluh jordan kesakitan
"ooh.. Jadi main rahasian ama abang ok baik lah"kata Jevri
"bukan gitu bang tadi kan ada mommy takutnya mommy khawatir mikir yang nggak-nggak" kata Zoya saat bu Ina kembali kedapur mengambil makanan lainnya.
Kemudian Zoya menceritakan kejadian itu pada Jevri
"loh kok bisa gitu dek, udah tau pelakunya?" tanya Jevri kaget
" Zoya juga nggak tahu bang"kata Zoya
" ya sudah tenang ya Dek, nanti abang suru bang Jordan bawa motor kamu ke bengkel untuk diperbaiki" kata Jevri
" nggak usah bang Teman Zoya udah bantu bawa motor Zoya ke bengkel"kata Zoya
" Wah Siapa tuh? cowok? Kok baik, cie.... " kata Jordan meledek adiknya
" apaan sih bang orang musuh Zoya juga "kata Zoya sedikit malu
" musuh? Musuh kok mau bantuin perbaiki motor kamu "ledeknya lagi
"udah yah bang nggak ada hubungannya" kata Zoya
Mereka pun melanjutkan makannya
__ADS_1
Terimakasih telah mampir di novel Author 😊🙏