
***
Zoya CS sedang ngumpul di kantin dan membahas soal selembaran kertas yang diterima Zoya. Alic pun sudah lupa akan perihal Zoya dan Vero yang pagi ini berangkat bareng
"gue yakin orangnya sekelas ama lu berdua" kata Iren
"tapi masa ia anak-anak yang lain pada nggak ngeliat" kata Zoya
"mereka kan sibuk ama urusan masing-masing Zoy, pasti nggak merhatiin" kata Alic
"bener kata Alic, soalnya kalau emang pelakunya berasal dari kelas lain mana sempat dia ngelakuin ini. Pergantian jam kan waktunya mepet banget"jelas Senna
"wah tumben otak lu nendang tong biasakan lu paling lemot yang beginian" ledek Iren
"yee... Apaan sih lu,itu karena biasanya gue nggak serius nyimak" kesal Senna
"bisa ae lu ngelesnya" kata Iren sambil tertawa
"udah woi cari tau dulu ini ulah siapa?" kata Zoya
Ditengah obrolan mereka yang sedang berlangsung Vero CS datang menghampiri mereka.
Brak..
"serius amat lu pada" kata Dimas sembari menggebrak meja
"An***g kaget gw" kata Zoya mengumpat
"wis slow dong slow, bahas apaan sih? Serius amat" tanya Dimas
__ADS_1
Lalu mereka duduk bergabung dengan Zoya CS
"bukan urusan lu" ketus Zoya
"ketus amat neng, Siapa tahu kita bisa banting gitu.. Eh bantu maksud gue"kata Natan
Karena Zoya yang masih kesal di buat kaget oleh Dimas jadi dia hanya diam dan membuang muka, lalu Alic berinisiatif menceritakan kejadia itu pada Vero CS
"wah jangan-jangan orang yang sama lagi ama yang ngerusakin motor lu Zoy" tebak natan
"gue juga mikirnya gitu, tapi kita juga belum tau pasti siapa orangnya" kata Zoya
"kenapa kita nggak cek cctv parkiran aja" sahut Vero memberi usul
"itu dia masalahnya, untuk masuk ruang cctv tuh perlu izin dulu" jelas Alic
Lalu Alic, Iren dan Senna saling pandang-pandangan
"maksud lu apa hah? Orng disekitar dia kan cuma kita bertiga" kata Iren sedikit kesal
"slow neng slow, maksud gue orang-orangan di kelas mereka berdua"kata Dimas sambil melempar pandangan pada Zoya dan Alic
Disaat mereka sedang serius mengobrol disisi lain kantin ada seorang cewek yang sejak tadi memperhatikan mereka, mukanya yang kesal menunjukkan kalau dia sangat tidak menyukai hal itu.
***
~di dalam kelas
Saat Zoya dan Alic baru saja tiba di ruang kelas mereka kembali menemukan selembar kertas diatas meja Zoya yang bertuliskan hal yang sama dengan tinta yang sama yaitu lipstik.
__ADS_1
Zoya pun langsung mengambil kertas itu dan memerhatikan murid di kelasnya satu persatu, namun tak ada yang terlihat mencurigakan atau terlihat aneh
Ia pun menghembus kan nafas berat dan duduk menenangkan diri, sedangkan Alic terus memandang cewek yang duduk dihadapan mereka, Alic mencurigai wanita itu namun Alic belum berniat untuk memberitahu Zoya.
Selama proses pelajaran berlangsung mereka berdua tak banya bicara, mereka fokus dengan pikiran masing-masing. Zoya yang terus memikirkan siapa orang yang tidak menyukainya dan Alic memikirkan apakah wanita yang dihadapannya itu pelakunya.
~di parkiran
Seperti biasa saat pulang mereka selalu kumpul di parjiran terlebih dahulu.
"Balik yuk" ajak Vero pada Zoya sontak membuat teman-temannya terkejut
"gila, udah terang terangan nih Dim" kata Natan sambil menyenggol Dimas diikuti dengan ledekan dari para cewek-cewek
"apaan sih lu pada, ini sekalian gue bawa dia liat motornya"kata Vero
"sa ae lu ngelesnya kaleng krupuk" ledek Iren
"oh ia motor gue, ya udah ayo deh" kata Zoya
Mereka pun pergi dengan kendaraan masing-masing mengikuti Vero dan Zoya ke bengkel.
Dari kejauhan seorang cewek yang terus mengupat melihat hal itu
Terimakasih telah mampir guys 😊🙏🙏
__ADS_1