
Disisilain Zoya berlari menuju kelas dengan buru buru, sesampainya di kelas ia menyenderkan kepalanya dikursi, kemudian Alic mendekatinya.
"napa lu tong?" tanya Alic
"ntar gue atus nafas dulu" lalu Zoya mengatur nafasnya
"gue ngantuk banget" lanjutnya dan sontak membuat Alic melotot.
"ah ****** lu, gue pikir apaan" kata Alic
"temenin gue ke toilet dulu yuk" pinta Zoya
"ngapain? "tanya Alic heran
"Haduuuh, ya ganti celana gue lah ama rok, lu nggak liat apa?" jawab Zoya
"oh ia ya, skuy buruan ntar lagi pak kumis dateng" kata Alic
Lalu mereka berdua bergegas menuju ke toilet.
Tak lama kemudian guru mata pelajaran hari ini pun datang lalu memulai proses belajar mengajar.
Sedangkan Alic dan Zoya baru kembali dari toilet.
"**** cepat amat tuh kumis masuk" kata Alic panik
"napa emang?" tanya Zoya karena belum mengetahui hal itu.
"oh ia yah lu nggak tau, pak kumis itu tuh kalau ada yang telat saat jam pelajarannya nggak bakal dibiarin masuk" jelas Alic
"ooohh... Kirain, dah yuk masuk kita kan dari toilet" kata Zoya lalu menarik tangan Alic
Zoya langsung mengetuk pintu saat ia sudah berada didepan pintu kelas.
Tok tok tok.. Suara ketukan pintu
"misi pak, maaf saya terlambat" kata Zoya lalu berjalan masuk
"dari mana kalian berdua?" tanya pak Wahid guru matematika
__ADS_1
"kami dari toilet pak, ganti pakaian" jelas Zoya sedangkan Alic hanya diam mendengarkan
"tetap saja kalian terlambat jam pelajaran saya, keluar kalian berdua saya tudak suka akan ketidak siplinan" tegas pak Wahid
Tanpa berbicara lagi Zoya langsung berjalan keluar
***
Disisi lain sekolah Vero dan Natan baru saja tiba lalu menghampiri Dimas yang sejak tadi menunggu kedatangan mereka.
"lama amat sih lu berdua kek siput tau, gue ampe keriput tau nggak nungguin lu berdua" kata Dimas mengomel
"emang udah keriput juga" kata Natan ngeledek
Sedangkan Vero terus berjalan menuju kelas dan mengabaikan omelan Dimas
"wah wah waaahh... ****** tuh anak malah ninggalin" kesal dimas
Lalu mereka berdua menyusul Vero dan ke kelas bersama.Mereka bertiga sekelas dengan Senna dan Iren di kelas XIIIb
Saat didepan kelas langkah kaki mereka terhenti karena mendengar proses belajar mengajar sudah berlangsung.
"yah telat kan, gimana nih?" tanya Dimas
"kebiasaan lu" kata Dimas
"udah ah bawel lu kek emak emak" kata Natan lalu menarik tangan Dimas
Saat perjalanan menuju kantin terlihat dua cewek yang sedang berjalan didepan mereka.
"eh siapa tuh cewek dua orang?" tanya Dimas.
"entah lah, napa emang?"tanya balik Natan.
"jam pelajaran kan lagi berlangsung nih, kok mereka berdua diluar yah?" tanyanya Dimas lagi makin penasaran
Sedangkan Vero sibuk dengan hpnya dan belum melihat siapa cewek yang dimaksud temannya itu, ia terus berjalan tanpa memerhatikan langkahnya
"woi Ver lu denger gue ngomong nggak sih" kata Dimas
__ADS_1
"lu kaya nggak tau dia aja kalau lagi serius ama hpnya kaya gimana, udah lah ayo jalan" kata Natan
Dimas dan Natan asik bercanda dibelakang Vero, sedangkan Vero terus berjalan dan tetap fokus pada benda pipihnya itu
Karena langkah kakinya yang panjang ia tepat berada dibelakang Zoya bahkan terbilang sangat dekat sehingga......
"aaaoo... ****** siapa sih nih" keluh Zoya lalu berbalik
Nggak sengaja Vero menendang kaki Zoya
"lu lagi, Tiap ketemu lu gue memar tau nggak" ketus Zoya
"gue juga nggak mau ketemu lu tapi lu yang ngalangin jalan" kata Vero nggak mau kalah
Mendengar perdebatan itu Natan dan dimas langsung segera mendekat
"lu yang jalan nggak liat liat" kata Zoya sambil nunjuk Vero
"lu yang lamban ngalangin jalan" Vero tak mau kalah
Mereka berdua terus berdebat saling menyalahkan.
"woi udah udah, lu berdua saling kenal ya?" tanya Dimas memastikan
"nggak" jawab ketus mereka berdua bersamaan
"wiihh... Buseett.." kata Dimas
"cieee.. kompak" ledek natan
"diam lu" bersamaan lagi
"sssttt... Selesaiin di kantin aja yuk sebelum guru guru pada keluar"kata Alic lalu menarik tangan Zoya dan Vero.
Kemudian mereka sama sama menuju kekantin, Alice memang sudah mengenal Vero cs.
__ADS_1
Kira kira gimana kelanjutan pertengkaran mereka? Apakah Alic akan menjadi perantara hubungan mereka??
Simak kelanjutan ceritanya guys