Cinta, Maut Dan Takdir

Cinta, Maut Dan Takdir
Perdebatan Di Kantin


__ADS_3

Setibanya mereka di kantin meraka memilih tempat duduk paling pojok agar tidak terlihat oleh guru BK yang bertugas.


Dengan posisi Zoya duduk berseblahan dengan Alic dan berhadapan dengan Vero sedangkan Dimas dan Natan duduk disebelah Vero


Namun Zoya dan Vero saling membuang muka, melihat hal itu Alic, Dimas dan juga Natan menggelengkan kepala.


"lu berdua kaya anak kecul tau nggak" kata Dimas.


"bodo amat" kata Zoya masih memalingkan wajahnya.


"lu berdua udah saling kenal? Sejak kapan? Zoya kan anak baru di sekolah kita" tanya Alic beruntutan


"nggak, gue ama dia nggak saling kenal ketemunya juga karena gue lagi sial aja" kata Zoya ketus


"apa?  Maksud lu gue sial gitu" kata Vero


"ia, emang kenapa hah? Gue tuh selalu sial kalau ketemu elu" ketus Zoya.


"yang ada tuh gue yang sial,  ketemu cewek aneh kaya lu" ketus Vero tak mau kalah


Terjadi lah perdebatan antara Vero dan Zoya,  sedangkan ketiga teman mereka yang menyaksikan hal itu cuma bisa menggelengkan kepala mereka.


"OK STOP" triak Alic, sontak membuat hening diantara mereka.


"sebenarnya ada apa sih lu berdua? Cerita dong biar kita nggak bingung" kata Dimas


"tau nih, napa sih Zoy?" tanya Alic


Zoya pun menceritakan kejadian di koridor sekolah dan di supermarket, hal itu pun membuat alic, Dimas dan juga Natan tertawa.


"oh, hahahaaa.. jadi yang lu makaud gorila tuh Vero?" tanya Alic sambil terkekeh


"apa? Gorila?" tanya Vero dan Alic hanya mengangguk tertawa.

__ADS_1


"ntar dulu, jadi yang lu maksud cewek aneh tuh nih anak baru Ver?" tanya Natan dan Vero mengangguk


Kantinpun riuh akan tawa mereka, sedangkan Vero dan Zoya hanya diam tanpa ekspresi.


"apaan sih lu semua nggak ada yang lucu juga" kesal Zoya


"wiiiss.. Antay tayaang.. " kata Alic dengan nada manja


"ok ok cukup, cape rahang gue ketawa mulu" kata Dimas


"jangan, ketawa aja terus ampe rahang lu kegeser" kata Zoya


"buset nih cewek ketus amat" kata Dimas


"heh, baru nyadar lu? makanya nggak salah kan gw bilang dia aneh" kata Vero


"udah deh jangan mulai lagi..." kata Alic


"udah ah pesan makan yuk, gue jadi lapar nih gara gara ketawa mulu" kata Natan


Saking asiknya mengobrol mereka pun nggak ngeh kalau bel pergantian jam pelajaran sudah berbunyi bahkan tidak lama lagi bel istirahat.


Tak lama kemudia Iren dan Senna pun datang karena waktu istirahat sudah berlangsung.


"Widiiih... Udah di kantin aja nih lu berdua" kata Senna


"eh ada si tampan Vero" lanjutnya dengan centil


"kok kalian bisa bareng ?" tanya Iren


"panjang ceritanya, lu berdua pesan makan dulu gih" kata Alic


Senna dan Iren pun pergi memesan makanan, setelah itu Alic menceritakan pada mereka yang di alamai Vero dan Zoya.

__ADS_1


"anjay lu Zoy, cowok setampan Vero lu katain gorila" kata Senna


"udah makan aja lu nggak usah lu bahas, cape tau liat mereka berdua debat" kata Dimas


Mereka pun lanjut mengobrol namun Vero dan Zoya masih bersikap seperti orang asing.


***


Jam pelajaran berikutnya pun berlangsung, Alic dan Zoya fokus pada pelajaran yang berlangsung hingga jam pelajaran terakhir.


Bel panjang pun berbunyi


"eh gue ke toilet dulu ganti celana" kata Zoya


"ia gue juga hari ini kan gue nggak pake legging bareng deh" kata Alic


Mereka pun ke toilet bersama, biasanya Alic pake leggin putih biar nggak repot gonta ganti celana.


Saat di koridor menuju toilet mereka berpapasan dengan Vero.


"lah kok nggak tabrakan sih" kata Alic ngeledek


"Apaan sih lu" kata Zoya


Vero hanya senyum sekilas dan berlalu meninggalkan mereka begitu pun kedua cewek cantik itu lanjut ke toilet.


~parkiran sekolah


Disana sudah ada Senna, Iren dan Vero CS mereka terdiam nelihat motor Zoya yang sudah acak acakan.


Ban motornya dipaku dan kapnya dicoret coret menggunakan pilox


 

__ADS_1


Kira kira siapa ulah dibalik semua ini?🤔


Nantikan episode berikutnya guys


__ADS_2