
Dalam perjalanan menuju ke bengkel.
"thanks yah" kata Zoya
"untuk apa?" tanya Vero santai
"untuk hari ini dan kemarin" kata Zoya
Senyuman mengembang dibibir merah milik lelaki itu tanpa disadari pemiliknya, ia merasa senang dengan ucapan Zoya padanya.
Setibanya mereka di bengkel, Zoya langsung bergegas menuju motornya tanpa menunggu temannya yang lain.
"motor gue... " kata Zoya
"ya ilah Zoy baru juga kemarin lu berpisah ama tuh motor" kata Senna
"tapi serasa setahun tau nggak" kata Zoya
"lu bakal nggak ketemu motor lu dalam waktu yang lama" kata Vero
"hah, yang bener lu?" tanya Zoya tak percaya
"ia. Sini gue kenalin ama montir yang nanganin motor lu" ajak Vero lalu memegang tangan Zoya dan mengajaknya pada montir yang di maksud Vero
Melihat hal itu teman-teman mereka saling kode-kodean namun tak mengatakan apa-apa.
Vero pun memperkenalkan Zoya pada montir yang akan menangani motornya dan menjelaskan proses kerja sekaligus waktu maksimal penyelesaiannya.
"APA SEBULAN?" tanya Zoya terkejut
"yaa... Buat hasil yang maksimal" kata Vero
__ADS_1
"gue kan dah janji bakal balikin motor lu seperti semula"labjutnya
"nggak bisa dipercepat apa?" tanya Zoya dengan nada memelas
"itu udah paling cepet, udah ah bawel lu yuk gabung ama anak-anak yang lain" kata Vero kembali menggenggam tangan Zoya
Zoya menurut dan mengikuti langkah Vero dengan tangan yang masih di genggam olehnya.
"woi tuh tangan udah nggak mau di lepas apa,gandengan mulu mau nyebrang lu berdua?" ledek Natan
Hal itu sontak membuat mereka terkejut dan reflek saling melepaskan pegangan, teman-teman mereka pun di buat tertawa dengan sikap salting mereka berdua.
"biasa aja nggak usah salto lu berdua, eh salting maksud gue" kata Natan masih meledak Vero dan Zoya
"udah ah lu nggak liat apa muka Zoya udah kaya udang rebus" ledek Iren dan itu membuat riuh dengan suara tawa mereka
Zona dan Vero saling mencuri pandang mencoba bersikap biasa saja namun kenyataannya mereka berdua merasa malu.
Mereka pun berpisah di bengkel itu karena arah ruma yang berlawanan kecuali Vero dan Zoya yang searah.
Dalam perjalanan mereka tidak mengobrol sama sekali, sama-sama merasa canggung karena hal tadi ditambah lagi gengsi mau ngomong deluan
***
Setibanya di depan rumah Zoya
Zoya turun dari motor dan mencoba membuka helm namun ia dibuat gugup karena Vero terus menatapnya hal itu membuat Zoya kesusahan untuk membuka helmnya lalu Vero turun dari motor dan mencoba membantu Zoya
Karena jarak wajah mereka yang begitu dekat membuat Zoya semakin gugup, saat kontak mata merek saling bertemu keduanya mulai saling menatap satu sama lain terhanyut dalam lamunan wajah mereka semakin dekat hingga hidung mereka saling bersentuhan.
.
__ADS_1
.
.
Ddrrtt ddrrtt.....
Mereka berdua dikagetkan dengan dering telepon Vero sehingga membuat keduan salting, kemudian Zoya bergegas membuka helmnya dan memberikannya pada Vero namun sebelum Zoya pergi meninggalkan Vero ia berpamitan terlebih dahulu
"e ee gu gue masuk dulu yah" kata Zoya gelagapan lalu berlari masuk ke dalam rumah tanpa menunggu jawaban dari Vero
Sedangkan Vero menggaruk kepalanya yang tidak gatal, lalu meraih benda pipih di saku celananya dan melihat siapa yang baru saja menghubunginya
"untung bunda nelpon klau nggak, haduuhh... Nggak kebayang gue" kata Vero saat melihat panggilan tak terjawab di Hpnya lalu ia kembali menghubungi bundanya
"halo bun" saat panggilan telepon terhubung
"hari ini nginap di rumah yah nak, ayah kamu keluar kota Bunda sendiri" kata Bunda Wina
"ia Bun kebetulan ini Vero lagi di jalan, udah dulu yah bun Vero otw sekarang" kata Vero mengakhiri panggilan.
Saat melihat helm ditangannya membuat ia senyum senyum sendiri berulang kali menggelengkan kepalanya.
"sadar Vero sadar jangan malu-maluin"gumamnya sambil membenturkan kepalanya di helm yang berada ditangannya secara perlahan
Kemudia ia melanjutkan perjalanannya, hari ini ia tidak pulang ke apartemen melainkan ke rumahnya, sepanjang jalan ia terus terbayang kejaduan yang baru saja membuatnya merasa gugup dan tak karuan.
Jangan lupa suport Author yah guys, karena suport kalian sangat mempengaruhi semangat Author 😊
__ADS_1