
happy reading...
“ kenapa?” tanyaku. Dia tersenyum.
“ Aku ingin menemani kamu minum, dan aku ingin mengenal lebih “
“ Tuan..”
“ panggil aku rio’
“ Baiklah, Rio maaf saya tak perlu di temani oleh anda. Saya cukup seperti ini.” Datang Kenzie membuatku semakin tak nyaman.
“ astaga..” kataku. Dia hanya tersenyum sedangkan Rio kesal.
“ Kenapa ke sini kakak. Bukanya sibuk, ?”
“ Meskipun sibuk. Aku tak akan kalah dari siapa pun untuk mendapatkan hati wanita di depanku.”
“ lucu” kataku dan juga Rio.
“ Terima kasih sayang “ kata Kenzie .
“ What?” aku kaget dengan perkataan dia.
“ kak kenapa panggil dia sebutan itu.?”
“ karena di calon istriku.”
“ astaga.., hey tuan aku ga akan menerima lamaran kalian, aku sudah punya tunangan, ngapain aku harus. Menerima kalian.”
“ Sebelum. Kamu resmi menikah dengan saingan kami, kami masih bisa menjadi calon suami kamu.” Tiba-tiba ada yang duduk di sebelah aku, aku melihat dan kaget.
Akma ada di sini. Bukanya dia sibuk, kenapa dia..
“ Love, mereka di sini Ngapain?”.
“ Ga tau, tanya aja. Dan kenapa ke sini ?” nada manja padanya. Lalu memeluk kursiku ku dekatkah dan memeluknya di samping dia hanya tersenyum. Sedangkan 2 pria itu kesal dan cemburu.
“ Kamu kenapa di sini?”. Kata Kenzie.
“ ya, benar?” kata Rio
“ Apa aku ga boleh bersama tunangan aku. Yang harus aku bertanya pada kalian ngapain kalian ada di sini sama calon istri saya .”
“ Sebelum kalian menikah aku akan buat Neta, jadi istriku” kata Kenzie dengan tegas.
“ aku juga sama. Akan berjuang untuk mendapatkan hatinya, kin-kin”.
“ silakan, tapi hati calon istriku hanya padaku. Bukan pada kalian.” Akma memegang tanganku dan berdiri serta menjauh dari sana bersama aku sambil memegang tanganku.
Di dalam mobil...
Aku sedang melihat dia menatap lurus. Ternyata dia bersama dengan bodyguard lain dan supir. Dan menutup aksen di sini.. dia melihat ke luar. Apa dia cemburu.?
“ Chagiya,. Kamu cemburu pada mereka?”. Tanyaku padanya .
“ Love aku sedikit tak percaya pada mereka yang terang-terangan bilang seperti itu padaku.” Lalu aku mengelus dadanya dan tanganku memegang wajahnya untuk ke arahku. Lalu mencium dia meskipun sebentar. Tapi di tahan olehnya, akhirnya kami ciuman panas. Sampai kami melepaskan karena butuh bernafas.
“ Jadi, masih cemburu?”.
“ tidak. Aku akan tetap membuatmu bersama, apa kita percepat pernikahan?”
“ eh,.. taa.pi..?”
“ seperti lebih baik begitu.., aku sungguh risih terhadap mereka.”
Aku memeluk dia, dan berkata “ kamu sudah dapatkan hati aku bagaimana bisa aku berpaling pada orang lain.”
“ aku tau. Besok, kamu mau temani aku?”.
“ Ga bisa ?”.
“ Kenapa?”.
“ 2minggu ini ada fashion..”
“ setelah fashion gimana? Aku hanya ingin bersama love. Aku tau kamu sedang tak ingin bertemu dengan Aira. Tapi kami jangan abaikan orang tuamu.”
“ oke...”
☘️☘️☘️☘️
2 Minggu berlalu, kami sekarang berada di rumah mama dan papa. Saat kami masuk ternyata ada Aira dan suaminya. Aku hanya diam.
“ loh kok di sini?” tanya mama.
“ aku ingin beritahu berita baik..”
“ Masuk”.
Setelah semua berkumpul. Aku masih diam, dan yang mengatakan adalah Akma..
“Tante, saya ke sini untuk melamar, kin-kin sebagai istriku.” Mendengar itu semua kaget. Aku masih muka yang datar.
“ Astaga... Anak ini...” mama yang antusias. langsung memeluk aku begitu pun juga aira, dan saat Aira akan berbicara, dia tau kalau aku masih diam.
“ Akma apa papamu tau” Akma mengangguk.
“ jadi kapan akan di mulai bro “. Tanya suami Aira.
“ 1 Minggu dari sekarang, saya sudah menyiapkan semua, tinggal foto prewed dan hari H.”
“ waw, kau benar serius kak Akma. Sama saudaraku?”.
“ sangat, seperti kau dan suamimu?” sambil tersenyum dan mengelus padaku.
☘️☘️☘️
Setelah hari itu aku, sibuk dengan acara itu tak lupa untuk photo prewed.
Untung berjalan lancar. Mudah-mudahan berjalan lancar sampai hari pernikahan. Tapi aku masih terpikirkan oleh mereka berdua. Mudah-mudahan mereka ga tau,.
“ chagiya”.
“ Hm..,” sekarang aku sedang di apartemen tunangan. Akma
“ gimana kalau mereka akan ..”
“ Itu tak akan, aku sudah bicara dengan papa, dan mama. Mereka akan lakukan sesuatu. Dan mereka juga sudah bicara pada orang tua mereka. Jadi tak usah cemaskan”
“ Oke “
“ Chagiya”.
“ Apa star,.”
“ Ga nyangka nikah secepat ini.”
“ hm.. kenapa?”.
“ Aku.., hanya tak menyangka.”
“ aku juga berpikiran tak menyangka. Aku akan menikah secepat itu, masih panjang kehidupan kita berdua. Mudah-mudahan kita bisa menyelesaikan oke “
“ oke,. Chagiya.”
“ makasih .., sudah mau memilih aku”
“ harusnya aku yang bilang gitu. “
“ kita sama-sama merasakan cinta, dari yang berpura-pura sampai begini” Akma mencium calon istrinya dengan mesra.
☘️☘️☘️☘️
Hari pernikahan pun di gelar, pernikahan secara tertutup tanpa ada awak media, dan lainya. Hanya kerabat dan teman saja, itu pun hanya sedikit. Sekarang acara berlangsung, betapa bahagianya Akma bahwa dia sudah menjadi suami sahnya sang istri yaitu kineta, atau kin-kin. Begitu pun dengan kin-kin, sama. Dia tak percaya, dulu dia tak berharap akan, mencintai karena dia sedih saat dia mencintai seseorang, dia kehilangan kakek dan neneknya.
Namun, sekarang dia tak mencemaskan semua. Dia akan berada di sampingnya. Suaminya sendiri, yang sekarang berada di sisinya. Akma nampak tampan dengan jas yang melekat di tubuhnya, sedangkan aku memakan baju pernikahan yang simpel supaya bisa berjalan ke manapun tak di repotkan.
“ chagiya.” Akma menoleh ke istrinya .
“ Ada apa, love, butuh sesuatu?”.
“ Hmm, ingin minum haus. “
“ baiklah, sebentar ya” aku anggukan mengerti Akma memanggil staff untuk bawakan makanan sebagai pengganjal.
__ADS_1
☘️☘️☘️
Acara selesai, aku dan Akma. Langsung ke hotel setelah di sana mungkin aku akan bukan madu. Dan sekarang kami di kamar, setelah beres mandi. Kami berdua sangat canggung, karena tak tau harus apa. Tiba-tiba. Akma dengan duluanya mencium bibirku dengan lembut pada awalnya aku membalas. Lama semakin panas dan semakin penuh gairah. Aku tanpa sadar mengalungkan ke leher setelah itu melepas ciumannya. Kami sedikit mengirup oksigen akibat ciuman tadi yang membara .
“ love, kita bisa lakukan sekarang” tanya Akma dengan hati-hati padaku. Aku langsung memeluk dan berkata “ “ iya, aku sudah siap, chagiya.”
Dan di mulai, penyempurna panas kami di ranjang, awalnya aku tak nyaman namun dengan lihainya sang suami membuat aku sangat menginginkan lagi dan lagi. ...
☘️☘️☘️
Pagi sudah meninggi. Cahaya matahari menyinari kamar, kami yang habis dengan kemarin malam yang penuh gairah, dan nikmat bagi keduanya. Rasanya tak akan lupa, malah menginginkan lagi.
Bangun Akma melihat sang istri masih tidur, mereka baru tidur jam 3 pagi. Dengan kuatnya Akma, sama jam segitu..
Lalu Akma mencium. Bibir sang istri lalu berdiri dari sana menuju ke kamar mandi .
Sementara di tempat rumah Kenzie dan Rio yang baru Datang, dari meeting di luar yang membutuhkan waktu lama. Sampai di rumah mereka.
“ BI mama mana?” kata Kenzie.
“ ah, nyonya pergi sama nonya...”
“ oh,. Gitu papa udah pergi dari tadi” tanya Rio.
“ ya tuan.” Lalu art itu pergi meninggalkan majikanya.
“ Kita akan bersaing secara sehat,. Jadi aku tak akan kalah meskipun kamu adalah adikku”.
“ Sama aku juga. Dan aku ga akan kalah dari mu Kakak bahkan dari tunangan. “ kata Rio yang tak mau kalah. Datanglah mamanya dari luar.
“ udah pulang anak mama”. Tanya mama mereka.
“ Udah, mah kita ke tempat kineta, aku serius ma, ingin menjadikan istri “ kata Kenzie.
“ Iya, aku ga akan menyerah..” kata Rio
“ kalian ini ngomong apa, baru datang udah ngomong yang aneh”.
“ mama ini bukanya dukung anaknya mendapatkan cinta “ kata Rio. Setuju dengan Kenzie.
“ tapi mama ga setuju..” mereka pun melihat mama dengan bingung.
“ Kenapa?” tanya mereka.
“ karena kineta, dia udah nikah 2 hari lalu. Jadi mama ga bisa membantu”.
“ a..apa kenapa bisa begitu .”
“ Mama baru tau saat hari h dari papa. Kineta menikah.”
“ Dan mama ga ngasih tau kami.”
“ kalau kami beritahu kalian maka kalian akan mengambil pengantin wanita “ bicara papa yang ada baru datang.
“ Loh papa udah datang ada yang ketinggalan.”
“ Papa sengaja ke sini. Karena tau akan begini..”
“ duduk kalian.”
“ Tidak “ jawab Kenzie.
“ Kenapa kalian tak cari yang lain. Dia sudah nikah dengan pria pilihannya.”
“ ga aku ga akan pernah mau dia sama pria itu.” Kata Kenzie. Sedangkan Rio pasrah karena dia sudah tak bisa memiliki wanita itu. Dan duduk pasrah.
“ kenapa kamu keras kepala Kenzie.? Dulu waktu kecil papa jodohkan yang mirip dengan kineta kamu menolak. Sekarang dia sudah bahagia, emang bukan gadis yang papa sayang. Kami menolak.” Papa bertanya padanya dengan tegas.
“ itu ...” Kenzie tak bisa menjawab.
“ sudah papa akan jodohkan kalian berdua dan jangan membantah”
“ aku tak mau pah “ tentang Kenzie dan pergi dari sana.
“ pah, aku ga mau di jodohkan . Aku akan cari sendiri pa,. Karena aku butuh waktu “.
“ Papa mengerti. Kamu sudah dewasa, Rio papa percaya pada kamu “ di anggukan oleh Rio dan pergi dari sana..
“ Sabar, pah. Mungkin, tapi kita hanya berdoa, semoga dengan begini Kenzie tau, mungkin butuh waktu seperti Rio. “
“ iya, seperti begitu.”
Di kamar Kenzie..
“ aku tak menyangka, dia. Menikah tanpa aku tau, apa dia benar-benar mencintai pria itu di banding aku. Apa kelebihan dia di banding aku ..” tanya Kenzie . Membuat dia hempaskan barang-barang berjatuhan. Mendengar itu Rio keluar kamar., Dan berkata “ kak kenapa, buka pintunya.” Mengedor-gedor. Datang papa
“ Ada apa?” tanya papa lalu Rio menggelengkan kepala. Lalu papa Rio berbicara..
Di sana masih ...
“ Kenzie buka pintunya nak, papa ingin bicara”
“ gak, aku ga akan bicara sama papa. Kenapa, papa tak mencegah dia untuk menikah. Aku cinta dia”
“ Nak, jangan memaksa kehendak kamu. Dia bahagia bersama pria yang dia cintai. Jangan membuat kamu jadi masalah..”
Dan masih terdengar suara barang yang di lempar. Mama Kenzie datang.
“ ada apa ini?”.
“ Dia sedang mengamuk mah” kata papa.
“ astaga.., dia belum bisa ?”.
“ Iya, makanya papa membujuknya.”
“ Astaga...” kata mama.
“ Mama istirahat yah, aku antar”
“ Rio mama ga bisa Kenzie?”
“ biar papa yang urus “ kata papa. Awalnya tak ingin tapi dengan percaya kepada suaminya dia menurut dan pergi bersama Rio.
“ Kamu mau sampai kapan begitu. Dia sudah punya suami dan lelaki yang dia cintai . “ kata papa dengan keras.
Di tempat mama Rio dan Kenzie..
“ Mama ga nyangka akan begini.”
“ mah, kakak butuh waktu sama hal aku. Tapi aku berusaha untuk bisa menghadapi semua. Karena mama dan papa selalu mendukung kami. Jadi aku berusaha, meskipun sakit “ lalu mamanya mengelus rambut Rio.
“ mama yakin kamu dapatkan lebih dari dia, Sama hal dulu. Kamu suka Vita ya”
“ mama tau aku suka Vita “.
“ mama ga mungkin ga tau, papa pun tau. Tapi mama ga bisa buat Vita suka sama kamu. Dia hanya melihat kakak kamu saja. Saat dia punya pacar . Hanya kakak yang dia lihat. Jadi mamah hanya berharap kamu bisa melupakan. Sama seperti kamu melupakan dia.”
“ Ya mah.” Lalu Rio pergi dari kamar mama. Dan menuju kamarnya lalu dia berbaring.
“ benar, aku benar suka padanya tapi tak terlihat padanya. Saat aku terus berada di sampingnya. Dia tak menganggap aku ada ..”
☘️☘️☘️
1 Minggu berlalu..
Akma dan Kin-kin, pulang dari bulan madu. Saat sampai, sekretaris menceritakan semua. Yang datang Kenzie dan papanya untuk bertemu. Tapi untuknya tak membuat keributan yang panjang. Akma tau hal itu, langsung berkata “ siapkan bodyguard untuk istriku dan juga supir. Aku akan menyeleksi dan melihat biodata mereka”
“ baik, tuan”
Sedangkan sang istri tertidur lelap akibat perjalanan dan memeluk sang suami dengan nyaman.
Setelah sampai rumah, Akma memulai semua dengan menyeleksi dari pembantu, supir dan lainya. Supaya aman, terhadap istrinya ...
1 hari berlalu....
Kin-kin, kembali beraktifitas lagi. Dan mulai mengerjakan desain yang akan di luncurkan. Tentu di bantu dengan, asisten. Tapi akhir-akhir ini asisten sungguh aneh. Saat di tanya dia bilang tak apa-apa, lalu aku meminta bantuan salah satu bodyguard aku, dan ternyata. Dia diacam oleh Kenzie. Membuatku sangat kesal.
Dan aku tak, cukup bukti jadi aku menyuruh asisten untuk melihat laporan kemarin sedangkan desain aku buat di luar kantor dan di rumah. Kadang di tempat Akma. Tentu suamiku lebih dulu tau. Dan memperbolehkan aku untuk di kantornya.
Selama 3 hari aku, berada di kantor suamiku. Dan setelah Desain beres, aku langsung mengirim lewat email.
__ADS_1
Setelah, itu karena suami sibuk mengurus proyek hari ini aku pergi ke kedai coffee. Datanglah Rio yang sedikit sedih. Aku hanya biasa, dan dia duduk di sebelah aku setelah dapat persetujuan dari Ku karena bodyguard menahannya.
“ halo, tuan Rio apa kabar”.
“ Sedikit baik. Kamu nikah ya selamat, maaf ya aku ga ada di sana “.
“ ga apa-apa, papamu udah bilang.” Dia mengangguk mengerti.
“ oh, ya. Maaf sebelum aku bilang perasaan itu padahal kamu, sudah punya calon suami”
“ hmm. Ga apa-apa, santai aja” aku tersenyum padanya.
“ kalau begitu aku pergi oh, ya hati-hati yah. Kakak masih belum bisa menerima, aku takut kamu di sakiti”
“ eh, “
“ Aku hanya bilang itu saja” dan muncul suamiku Akma.
“ Aku akan melindungi dia, kau tak usah khawatir”
“ baik aku senang mendengarnya,.”
Lalu dia pergi dari sana. Aku melihat suamiku, dan seperti sedang menahan cemburu. Aku hanya tersenyum. Dan langsung mengecup bibirnya.
“ hm, ada apa?”
“ kamu kelihatan banget ga sukanya ?”
“ Gimana ga suka, ada laki-laki dulu sebelum menikah ungkapkan cinta, dan sekarang berkata untuk hati-hati padahal dia kakaknya”
“ Hm.. seperti waspada perlu, chagiya. “ aku memeluk dia.
“ benarkah?”.
“ hm, seperti begitu. Oh ya. Aku sengaja datang ke sini, karena ini mendadak”
“ apa?”
“ Hari ini aku harus ke luar kota, love. Mungkin pulangnya 3 hari lagi. Kamu mau ikut?”
“ seperti ga karena 2 hari ini aku akan adakan fashion week, “
“ Hm, gitu ya udah ga apa-apa, aku pergi yah “
“ tunggu chagiya “
“ ada apa?”
“ ga ada kecupan atau apa” aku cemberut kepada dia membuat Akma tertawa geli dengan tingkah sang istri. Dan akma mendekat, serta langsung mencium bibir sang istri.
“ baik, aku harus pergi. Hati-hati di rumah”
“ Kamu juga, chagiya”
“ Love, kalau ada apa-apa, telepon ya “
“ iya, “ dia mengelus rambutku dan mengecup kening ku. Aku mengantar ke luar butik aku.
“ hm, aku pergi ya. Jangan lupa makan. “
“ Oke, pergilah chagiya.”
“ Baik love..” dan menjauh mobil Akma. Aku langsung masuk ke butik. Dan tiba ada yang menyeret aku aku kaget dan dia adalah Kenzie.
“ Kenzie. Kamu, kenapa ada di sini.”
“ aku sudah bilang aku. Akan membuat kamu jadi milik aku. Tapi kenapa”
“ ah..” seakan dia tak mendengar suara sakit aku.
“ kak hentikan”
“ Diam kau” kata Kenzie.
“ kalau Kaka benar cinta padanya biarkan dia,Pergi kak.”
“ Aku ga peduli. Sekarang aku hanya ingin dia jadi milik aku”
“ kak lihat dia kesakitan Kakak begini?”. Mendengar itu Kenzie melihatku dan tanganku memerah.
“ Ah, kin-kin, maafkan aku. Harusnya aku tak menyakiti kamu. Kamu..”
“ diam..” aku teriak.
“ Kamu ini kenapa sih.. hah, aku ini udah menikah dengan pria lain. Kamu datang seenak berkata cinta. Cinta macam. Apa begini?”
“ Harusnya kamu menerima, dan menghentikan. Papa dan mamamu ga ngasih tau kalian berdua karena tak mau kamu begini..”
“ Sudah cukup aku diam. Dengar, kamu kalau cinta dulu cinta aja sama yang lain jangan membuat aku menderita karena kamu. Gimana rasanya,.. kau di posisi, sepupuku?” dia terdiam karena wanita itu marah denganya .
“ sakit, sama dia juga sama. Kamu abaikan. Seperti tak mengenal, dan menerima gadis lain.., di saat terpuruk sekalipun kamu minimal, ucapkan apa. Malah berkata apa. Jadi aku sudah pernah berkata , aku ga akan pernah ketemu, dengan orang yang buat, sepupuku seperti itu. Bawa kakakmu. Dan mohon untuk menjauh dariku.
“ Jangan ganggu aku lagi, ingat itu “ aku masuk dan memulai desain lagi.
Sambil memikirkan semua.
“ Menyebalkan ...”
Di luar bukti masih diam, Kenzie perkataan kin-kin. Dan Rio hanya diam melihat kakak diam dengan kata-kata, kin-kin itu.
“ Kak, pulang. Mama pasti tunggu, Kaka istirahat dulu aja. Biar aku dan papa yang hendel semua.
Dia pun pergi.
Dalam, perjalanan. Dia diam sampai rumah dia langsung masuk ke kamar. Mamanya yang heran berkata “ kenapa dia Rio.”
“ dia tadi bertengkar sama kin-kin, Kakak tadi maksa dia untuk ikut kin-kin ga mau, sampai dia bilang, bagaimana perasaan Vita dulu, saat dia cinta kakak.”
“Benarkah? Sampai begitu?”
“ Ya mam, udah aku mau balik ke kantor.” Di anggukan oleh sang mama. Lalu mama menuju kamar sang anak. Dan mengetuk pintu. Tidak ada jawaban. Mamanya langsung berkata “ Ken, dengar sama mama. Lupakan dia, yah. Mungkin ini akibat kamu, tak suka sama, Vita. Jadi mulai sekarang jangan begitu yah.” Dan mamanya langsung pergi dari sana.
Di tempat lain..
“ Ah, kesal banget. Udah tau aku udah nikah masih aja gitu. Kesel amet”.
“ nyonya, ini yang ada minta ..”
“ Makasih..” di anggukan dan pergi .
Drt...drt...
“ Akma kenapa dia nelpon,” langsung di jawab.
“ Love, kamu masih marah?”
“ eh,? Maksudnya apa?”
“ Aki tau dari suara kamu. Kamu marah, orang memang ga akan menyangka, tapi aku tau istriku kayak gimana”
“ chagiya, kamu bisa ke sini atau aku ke sana” suara manjanya pada Akma.
“ ke sini aja. Aku lagi di jalan mau sampai kantor”
“ ya udah aku ke sana.” Lalu langsung menuju ke kantor sang suami.
1 jam berlalu, sampai di kantor dan langsung menuju ke ruangan sang suami. Untung sekretaris tau, dan langsung menyuruhnya masuk.
Akma tak menyadari sang istri datang dia sibuk dengan berkas. Dan tanpa aba-aba, kin-kin langsung memeluk sang suami yang kaget sebentar”
“ astaga, bikin kaget kamu, love.”
“ hm..” lalu dia pun sedang berada di pangkuan sang suami. Dan menghirup aroma tubuh Akma. Serta memainkan kancing baju Akma yang tak terganggu masih fokus dengan dokumenya.
“ Chagiya ngantuk”
“ tidur aja. Nanti aku pindah kamu ke kasur.”
“ hm.., “ lalu tidur pulas. Membuat Akma tersenyum.
‘ kadang kamu jadi singa, kadang juga jadi kucing’ batin Akma.
Dan merasa istrinya tertidur pulas banget. Lalu Akma memindahkan istrinya ke ruangan yang sering di pake Akma istirahat sebentar.
Dan membaringkan dia, dan menutup dengan selimut lalu mengecup bibir dan keningnya . Dan keluar dari ruangan itu.
Dan lanjut ke dokumen yang hampir selesai di koreksi dia.
bersambung
Jangan lupa like , commen ya ..
see you
take care.
__ADS_1