
" Karena ini, ada hubungannya dengan dia."
" Oke.. tapi kenapa bisa jadi ini".
" Panjang Jo, "
" Cerita aja, "
" Oke, fil"
Dia menceritakan semuanya, menurut analisa dia. Temanya sangat kaget, dan tak percaya"
" Ini harus di bilangin . Zay"
" Aku tau. Tapi gimana"
" Mungkin sementara aja. Kita jangan bertindak gegabah.dan soal yang menyelamatkan aku jangan kasih tau siapapun.oh, ya dia di mana?"
" Zay, dia udah pulang. Karena udah ada aku dan Jo."
" Oh oke. Nanti cari tau yah."
" Oke. Istirahat" mereka keluar.
Dan menjauh dari ruaangan itu.
" Fil, seperti kita benar-benar harus rahasiakan. Demi wanita tadi dan kesembuhan sahabat kita"
" Iya, kamu bener."
" Mudah mudahan aja. Kota punya bukti kuat dan lainya. Jo"
Dan mereka pun pergi. Tiba-tiba telepon dari Will mereka tau harus apa.
" Jo, kamu di mana. Oh ya aku cari zay kok ga ada?"
" Dia aku ga tau emang ada apa?"
" Ga cuman aneh, telepon ga di angkat atau.balas SMS. Gitu, "
" Aku ga tau Will bentar aku tanya fil. Fil kamu lihat zat?"
" Ga, sejak tadi ga, bukanya terakhir sama kamu?"
" Iya,tapi tadi ga ada. Makanya nanya kalian. Udah dulu ya aku di panggil "
" Iya,."
Dia menutup panggilan.
" Dia pura-pura?" Kata FIl.
" Kayaknya, kita harus hati layaknya."
" Hmm, kayaknya sih"
" Oh ya, gimana kita cari tau aja. Untuk jaga-jaga aja, wanita yang itu "
" Iya aku setuju fil."
Mereka fokus ke depan..
☘️☘️☘️
Hari ini kin-kin sudah sampai rumah dengan lelah dia ke kamar. Rasanya lelah, di tambah tadi aku membantu orang. Dan aku mendengar suaraobil Akma. Dan aku langsung mandi, karena badan lengket. Beberapa menit, selesai mandi Akma sudah segar
Seperti dia mandi di kamar mandi lain
" Udah wangi" kataku sambil menikmati elus dan pelukan dia.
"Kamu habis dari mana?" Lalu aku melihat dia dan mulai menceritakan, dia mendengar dan serius.
" Lain kali hati-hati takut nanti kamu terluka. Dan mudah-mudahan ga terjadi kepada kamu telah menolong dia."
__ADS_1
" Iya, chagiya. Peluk lagi dong "
" Ini udah peluk love. Kamu aneh .."
" Aneh juga kan ada keingin baby kamu tau .."
" Iya, deh.. cium.dulu dong biar tenang "
" Ih,.. sebel"
☘️☘️☘️
Pagi hari..
Aku sudah bangun bersama suami aku dan sarapan pagi. Dia mengajak aku untuk pergi ke suatu tempat. Dan tak lupa mengunjungi papa. Saat sampai aku dan Akma melihat sebuah mobil. Dan saat masuk aku kaget, pria itu kan..
" Eh,. Kamu kan ?" Tanya dia, dia adalah teman yang aku tolong.
" Eh, kamu kenal. Istri Akma?" Kata papa.
" Apa? Istri ?"
" Iya,. Kenapa Jo" membawa aku dan duduk denganku.
" Aku pikir dia sendiri?"
" Ha?" Bingung aku dan Akma dan juga papa.
" Dia istri aku Jo, emang kamu pikir apa.oh ya gimana keadaan teman kamu?"
" Dia baik."
" Chagiya, dia teman yang aku tolong kemarin" mendengar itu papa dan Akma terkejut.
" Siapa yang kau tolong , kin-kin? " Tanya papa.
" Temanya dia. Kemarin sehabis dari tempat kerja Akma. Aku ke taman dulu. Dan saat ingin duduk di taman sebentar tau-tau ada suara yang buat aku takut lalu aku melihat ada pria yang pingsan aku mendekat dan kaget dia terluka. Jadi aku.langsung tolong deh tanpa pikir panjang" .
" Ok kalau itu aku setuju " kata Akma dengan yakin.
" Papa setuju." Aku hanya diam aja. Dan aku sedikit lupa kalau hari ini ..
" Chagiya lupa. Bawa kue "
" Eh, kuat buat apa. Kan ga ada yang ultah"
" Emang pesan kue harus ultah atau lainya."
" Iya baik, tapi jangan terlalu banyak yah."
" Oke.. sisanya sama kamu sama papa" sambil tersenyum tanpa dosa"
" Dasar " kata papa aku hanya cuek. Dan langsung ke arah dapur.
" Om, aku pulang duluan. Karena aku harus jaga teman aku , dan bilang pada temanku"
" Iya, hati-hati." Di anggukan oleh Jo.
" Ya hati-hati" dia pun pergi. Dan berpapasan sama jo.aku sempat terpesona sedikit sama Jo. Tapi aku tepis dan langsung ke tempat papa dan juga Akma.
" Dia pulang?" Tanyaku.
"Iya, love."
" oh ya lupa. dia emang ga datang acara nikah kita. jadi ga tau."
" hm. pantas.ini untuk papa dan ini untuk kamu chagiya. ini no gula "
" makasih nak," kata papa aku mengangguk.
" ya makasih ya "
" sama-sama".
__ADS_1
aku pun mulai menikmati papa dan Akma saling mengobrol masalah mereka .
dan tiba-tiba pintu bel bunyi. pelayan langsung membuka.dan langsung ke arah kami.
" tuan ada yang ingin ketemu, dengan nona kin-kin"
" siapa?"
" katanya dia pernah jadi tetangga saudara nyonya dulu."
aku pun berfikir dan papa, Akma melihat aku.
" masuk aja.." di anggukan.
datanglah mamanya Kenzie dan Rio. ada apa mamanya mereka ke sini.
" maaf menganggu saya ingin ketemu kamu."
" oh, ya. ada apa Tante?" tanyaku. dan papa pun pergi di bantu sama Akma. untuk ke kamar. karena kamar ini ga ada lantai 2.
" hm. hm gini. gimana kabar kamu?"
" aku baik Tante."
" syukurlah. apa kamu sedang hamil."
" hm. ya Tante oh, ya kenapa tanya itu ?".
" Tante ingin jadi teman.kamu. karena Tante dulu dekat dengan saudara kamu."
" hm.. gitu ga apa sih . Tante mau minum apa. biar buatin "
" ga usah repot-repot."
" ga apa-apa.."
dan aku panggil pelayan untuk buatkan teh . dia di pelayan pergi.
" kamu bahagia.?"
" sangat Tante. kan dulu aku terlalu sibuk sama. kerjaan dan impian aku. jadi sekarang kan udah nikah. dan sekarang mengandung."
" rasanya Tante ingin banget. andai Vira masih ada, pasti senang"
" ini ke egois anak Tante dulu."
" dia itu lagi mengenang. atau lagi gimana?" dalam pikir.
" hm.. mungkin belum kepikiran tante.lagian kan Tante bentar lagi akan punya mantu dari Rio.?"
" ya,. kamu benar. nanti kalau udah jadi mantu. boleh Tante aja ke rumah kamu?".
" ga apa-apa. kalau ga keberatan istri Rio. kalau aku sih "
"ga kok tenang dia ga keberatan. pasti "
" hmm.."
" pasti ada apa-apa. aku harus hati-hati" pikiranku.
datang Akma dan berkata dengan berbisik " aku pergi dan hati-hati " aku mengangguk.mengerti ternyata benar. Akma juga merasakan juga.
" Tante saya pergi. istri saya akan di sini. karena aku yang mau. permisi" dan dia pergi
" suami kamu. baik ya "
" iya, baik. malah. saking baiknya pernah membuat dia hampir terluka."
" benarkah?"
" iya,. untung masih bisa di selamatkan. "
\=\=\= Bersambung \=\=\=
__ADS_1