
Alex merasakan tubuhnya kembali Segar saat sudah terbangun hilang rasa lelah dan segera berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Alex yang sudah rapi memakai baju kemeja pendek dan celana panjang hitam yang menambah ketampanannya.
Alex berjalan mengikuti bau harumnya masakan tanpa sadar Alex sudah berada di dapur melihat Henny yang sedang memasak makanan.
Alex mendekati Henny "masak apa sayang?" ucap alex sambil tersenyum memeluk Henny dari belakang, Henny merasa kaget tiba-tiba Alex memeluk pinggangnya.
Henny merasa degup jantung berdebar dengan sangat cepat, pipinya sudah merona menahan gejolak ditubuhnya.
"Mas tolong lepaskan pelukannya aku merasa tidak nyaman nanti dilihat oleh pak damar kan tidak enak"ucap Henny membujuk Alex agar segera melepaskannya.
Namun bukan malah melepaskan Alex malah mengeratkan pelukannya dan mematikan kompor membalikkan tubuhnya Henny menghadap kearahnya dan langsung menyambar bibir Henny menarik tengkuk lehernya menyesapnya dalam merasakan manis bibirnya Henny.
Henny yang mendapat kan serangan yang sangat cepat itupun tidak bisa menghindar dan tidak dapat mengelak lagi, terdiam merasakan ciuman Alex tidak menolak serta tidak membalasnya yang semakin lama semakin menuntut.
Henny mencoba untuk berusaha terlepas dari ciuman Alex dan mendorong tubuhnya Alex menjauh darinya.
"Mas aku mau menghidangkan sarapan pagi sudah lapar"ucap Henny,
"iya sayang maafkan mas yang tidak bisa menahan rasa hasrat dihati"ucap Alex.
Henny Hanya diam saja membuat Alex merasa bersalah karena perbuatannya yang spontan nya itu.
Henny menghidangkan makanan di meja dan menikmati makanan bersama dengan Alex.
Selesai makan Henny mencuci bekas piring dan merapikan meja makan.
Alex mengajak Henny untuk segera keluar rumah dan berjalan mengelilingi taman bunga yang berada dibelakang villa.
Banyak bunga yang ditanam Di taman itu terlihat sangat subur terawat ada banyak jenis bunga mawar,melati, cempaka dan berbagai jenis bunga yang lain bermacam macam warna nya.
Henny merasa bahagia merentangkan kedua tangannya memejamkan mata merasakan bau harum yang menusuk di hidungnya.
Alex yang melihat Henny tersenyum merasa bahagia dan memeluknya erat dari belakang.
Henny yang merasakan tubuhnya dipeluk membuka matanya,"mas kebiasaan ya suka mencari kesempatan dalam setiap waktu"
ucap Henny dengan wajah cemberut.
"mas sangat merindukan mu sayang biarkan lah dulu seperti ini,mas tidak akan berbuat diluar batas "ucap Alex tanpa mau melepaskan pelukannya dari tubuh Henny.
__ADS_1
Henny dan Alex menghabiskan waktu bersama duduk di taman melihat pemandangan yang indah kicauan burung yang menambah hangat suasana taman.
"Sayang mas ingin kamu menjadi milik mas seutuhnya, Apakah kamu mau ingin menjadi istri mas menemani mas seumur hidup?"ucap Alex menatap wajah Henny dengan penuh harap untuk menerimanya.
Alex diam menunggu jawaban dari Henny dan ingin segera beranjak dari tempatnya duduk karena tidak ada jawaban dari henny membuatnya patah semangat dan berputus asa.
Alex merasakan tangannya ditahan oleh Henny
menatap kebelakang,"aku mau mas menjadi istri mu seumur hidup berbakti padamu"ucap Henny.
Alex yang mendengar Jawaban dari Henny langsung memeluk erat tubuh Henny dan mencium pipinya beberapa kali membuat pipi Henny memerah merona seperti tomat.
Alex yang sadar akan perbuatannya pun melepas pelukannya mengatakan"Maafkan mas yang terlalu bersemangat dan gembira atas jawaban mu sayang"
"Tidak apa-apa mas aku juga bahagia ternyata mas masih mencintai ku walaupun aku sempat menolaknya dan terjadi sesuatu padamu"ucap Henny.
"Tidak apa sayang,anggap itu adalah sebuah pengorbanan mas buatmu untuk meraih cinta terkadang kita harus rela terluka"ucap Alex tersenyum.
Henny yang mendengar ucapan Alex tanpa sadar meneteskan air mata kebahagiaan dari tadi dicoba untuk ditahan sekarang sudah mengalir deras tanpa sadar.
"Sudahlah jangan menangis lagi sayang"ucap Alex sambil memeluk Henny erat untuk menenangkan Henny.
Henny mengucapkan rasa syukur bahwa dirinya lah yang dipilih Alex sebagai pelabuhan hatinya untuk menjadikannya istri yang menemaninya dihari tua janji sehidup menghadapi suka duka bersama.
Henny sangat bahagia hatinya yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
Semoga kita selalu bersama sampai mu t memisahkan,batin Henny penuh harap.
Alex dan Henny pun berjalan masuk ke villa meninggalkan taman karena hari sudah mulai gelap.
Pagi hari Alex dan Henny pamit pulang ke pak damar dan bibi sum,
"Pak damar serta bibi sum terimakasih ya sudah melayani kami selama disini jaga baik-baik villanya ada kesempatan kami kemari lagi"ucap Henny tersenyum dan memeluk bibi sum.
"Sama-sama nona Henny"jawab bibi sum sambil membalas pelukan hangat dari Henny.
Henny menaiki mobil dan melambaikan tangannya kepada bibi sum"sampai jumpa lagi bibi sum"ucap Henny.
Bibi sum membalas lambaian tangan Henny "sampai jumpa kembali nona Henny dan tuan Alex,balas bibi sum.
Henny tersenyum kepada Alex dibalas senyuman juga oleh Alex yang fokus mengendarai mobil.
__ADS_1
Ponsel Alex berdering melihat si penelpon
"Halo Evan ada apa?"ucap Alex,
"Halo tuan ada masalah di markas ada penyerbuan yang tidak terduga dari gang black beberapa anak buah kita terluka dan beberapa tawanan kita juga kabur"ucap Evan.
"Kamu urus saja semuanya di sana aku masih dalam perjalanan"ucap Alex terus menatap ke depan.
"Baiklah Tuan, hati-hati dijalan dan sampai dengan selamat"jawab Evan.
Sesudah menerima telepon dari Evan,
Alex diam saja tidak berkata-kata dengan Henny fokus mengendarai mobilnya.
Henny yang melihat Alex berubah mukanya penuh dengan kecemasan bertanya"apakah ada masalah diperusahaan mas?"ucap Henny
Alex menjawab tanpa melihat Henny "tidak sayang"jawab Alex singkat.
"Terus dimana kalau tidak diperusahaan apakah ada yang mas sembunyikan dari Henny?"tanya Henny lagi,
Membuat Alex terdiam sejenak mau menjawab serba salah takut Henny akan meninggalkannya setelah tahu sebenarnya pekerjaannya selain dari CEO perusahaan.
Alex mengatakan bahwa nanti setelah sampai diapartemen dia akan menjelaskan kepada Henny,
Henny diam saja dan tidak bertanya lagi kepada Alex.
Henny fokus ke ponsel yang dipegangnya karena sedang chat dengan sindy.
Sindy memberi tahunya bahwa akan segera melakukan pertunangan dengan Edo anak teman rekan kerja papa Sindy yang digelar hari Selasa Minggu depan.
Henny membalas chat sindy dan mengatakan dia akan datang ke acara pertunangan Sindy.
Tidak berapa lama Alex dan Henny pun sampai diapartemen.
Henny langsung masuk ke kamarnya tanpa menyapa Alex terlebih dahulu.
Henny langsung mandi membersihkan tubuhnya dan segera berbaring karena lelah.
Alex yang melihat sikap Henny pun menjadi serba salah takut hubungannya dengan Henny renggang kembali,Alex mengetuk pintu kamar Henny namun tidak ada jawaban.
Alex pun menerima telepon kembali dari Evan dan segera pergi ke markas tidak jadi untuk menemui Henny diurungkan niatnya dan memutuskan nanti pulang saja dari markas Bru bertemu dengan Henny.
__ADS_1