Cinta Alex Mafia

Cinta Alex Mafia
Tersingkap Sisi lain dari Alex


__ADS_3

Alex mengendarai mobilnya menuju markas berada dan Alex pun keluar dari mobil masuk kedalam markas.


Para anak buahnya yang melihat kedatangan Alex semua memberikan hormat termasuk Evan.


Evan langsung mendekati Alex yang raut wajahnya terlihat marah "tuan dua puluh orang terluka ringan Sepuluh orang luka cukup mengkhawatirkan"ucap Evan.


"Obati semuanya pastikan mereka sembuh"ucap Alex.


"Dan kita susun rencana untuk membalas gang black itu nyawa harus dibayar nyawa"ucap Alex penuh dengan amarah.


"Baik tuan akan kita susun rencana dengan matang dan kita akan menyerang mereka "ucap Evan.


"kita tidak mengganggu mereka! namanya itu menyalakan api sendiri untuk penguburan nya"ucap Alex dingin.


Alex segera berbalik ,pergi meninggalkan markas menuju apartemennya takut Henny mencarinya.


Henny tetap didalam apartemennya menghubungi Sindy "Halo Sindy lagi sibuk ya?"ucap Henny.


"Halo juga Henny sahabat ku yang cantik"ucap Sindy,


"Ada waktu tidak kita keluar jalan jalan gitu?"ucap Henny.


"boleh juga sekalian mau mencari peralatan untuk acara besok waktu acara pertunangan ",ucap Sindy.


"Kamu bahagia ya Sindy?kan baru bertemu dengan prianya "ucap Henny.


"Aku cuma menjalani takdir yang sudah tertulis untuk ku berharap akan menemukan kebahagiaan"ucap sindy.


"Pintar ya sekarang bicaranya sudah dewasa sahabat ku sekarang",ucap Henny tersenyum dan langsung menyelesaikan percakapan dan Henny segera bersiap siap untuk pergi ke mall untuk membeli sesuatu.

__ADS_1


Henny keluar dari apartemen dan berjalan melewati apartemen Alex sambil melihat barangkali Alex ada didalam apartemennya,namun Henny tidak mendengar kan suara apapun didalam apartemen Alex.


Dan Henny pun berjalan keluar Menaiki taksi menuju mall yang telah disepakati untuk bertemu sindy.


Diperjalanan Henny merasakan bahwa kalau Alex menyembunyikan sesuatu darinya di chat pun tidak dibalas Alex dan ditelpon pun tidak dijawab,Henny merasa tidak tenang barangkali Alex lagi sibuk dikantor pikiran Henny.


Alex selesai bicara sama Evan pun memutuskan untuk pulang dan melihat banyak pesan telepon dari Henny.


Alex melihat saja tanpa menelpon dan membalas chat nya Henny.


Segera mengendarai mobil nya dengan kecepatan sedang menuju apartemennya.


Tidak berapa lama Alex pun sampai diapartemen dan berjalan menuju apartemennya Henny mengetuk pintu tapi tidak ada kunjung dibuka.Alexpun memutuskan untuk masuk kedalam apartemennya, barangkali Henny tidak ada didalam dan pergi karena ada hal penting yang mu diurus,batin Alex.


Henny sampai di mall dan bertemu dengan sindy menuju resto sambil memesan makanan serta minuman.


"Henny mungkin Alex lagi sibuk dan ada hal yang penting sehingga tidak sempat untuk menghubungi jangan buat kesimpulan sendiri hanya akan membuat mu sakit karena pemikiran yang kamu buat sendiri"ucap sindy.


"Terimakasih ya sayang atas nasehatnya"ucap Henny,


"Sama-sama ya Henny nanti kalau sudah pulang sebaiknya kamu bertanya dengan alexnya biar tidak kepikiran terus",ucap Sindy.


Henny dan Sindy pun pergi berbelanja masuk ke toko yang dianggapnya menarik pemandangan mereka dan membelinya.


Henny membelikan sebuah pakaian serta tas untuk diberikan kepada sindy tanda ucapan selamat atas pertunangannya.


Sindy pun mengantar kan Henny untuk pulang karena hari pun sudah malam karena Henny dan sindy berbelanja lam di mall tidak sadar waktu.


Alex terbangun jam dua belas malam dan teringat akan Henny pergi keluar menuju kamar Henny mengetuk pintu, Henny yang belum tidur melihat dari lubang kaca melihat Alex dan segera membuka pintu.

__ADS_1


"Ada apa mas datang kemari malam-malam?"ucap Henny,


"Dari tadi mas menuggu sayang pulang sampai ketiduran "ucap Alex sambil mencari tempat duduk di sofa.


"OOO mau ngapa ditunggu Henny bukan anak kecil harus ditunggu,"ucap Henny memberikan minum untuk Alex.


"Mas kangen dan ada yang mau mas bicarakan "ucap Alex.


"Mau bicara soal apa?"ucap Henny duduk disebelah Alex yang sedang meneguk minumannya sampai habis


"Mas sebenarnya selain bekerja di perusahaan Alex grup juga mempunyai pekerjaan lain yaitu ketua kelompok mafia gang Borneo menjual senjata api dan mas sudah lama berhenti untuk tidak lagi meneruskan pekerjaan itu setelah berjumpa sama Henny dan memutuskan untuk memulai hubungan yang serius".ucap Alex yang membuat Henny kaget tidak menyangka bahwa orang yang dicintainya seorang mafia.


"Jadi mas beberapa hari menghilang pergi ke markas untuk menyelesaikan pekerjaan yang ada masalah"ucap Alex lagi menatap Henny dengan wajah sendu berharap Henny tidak akan merubah perasaan Nya.


"Pantas saja tidak menghubungi Henny karena sibuk berkelahi ya?"ucap Henny


"Mas tidak berkelahi sayang anak buah mas diserang dan kami mengetatkan penjagaan supaya tidak diserang lagi"ucap Alex sambil merangkul bahu Henny.


"Pantas saja kemaren yang wajah lebam itu ya kan ma juga berkelahi dengan kelompok mafia!"ucap Henny menatap tajam Alex.


"Tidak sayang itu para preman yang pukul mas,


mas baru kemarin itu datang ke markas biasanya Evan yang mengendalikan semuanya",ucap Alex.


"Hari sudah larut malam besok Kita bicarakan lagi,mata Henny sudah ngantuk"ucap Henny beranjak ke pintu dan menyuruh Alex untuk pergi dari apartemennya.


"baiklah segera tidur ya sayang selamat malam"ucap Alex mendekat mencium kening Henny yang terdiam.


Setelah Alex pergi Henny pun menutup pintu dan menguncinya segera masuk kedalam kamar untuk tidur.

__ADS_1


__ADS_2