
namaku citra aku anak bungsu dari 3 bersaudara ini kisahku kisah yang penuh lika liku ada bahagia ada duka bahkan ada penderitaan yang tak berujung, aku seorang gadis yang dilahirkan dalam keluarga yang sederhana dan biasa biasa saja namun orang tuaku adalah orang yang sangat bijaksana dan bertanggung jawab meski kehidupan kami sangat sederhana namun orang tuaku bekerja keras memenuhi semua kebutuhanku sehingga aku selalu merasa sangat berkecukupan semua kebutuhanku mereka penuhi inilah yang membuatku sangat menyayangi mereka dan menghormati mereka.
__ADS_1
usiaku baru 13 tahun tapi pertumbuhan tubuhku cukup luar biasa aku terlihat lebih dewasa dari usiaku yg sebenarnya, parasku tak begitu cantik penampilanku juga biasa biasa saja namun entah kenapa ada saja laki laki yang naksir dan ingin jadi pacarku. aku ingat saat itu saat pertama kali aku mengenal cinta lebih tepatnya cinta monyet dialah edi seorang anak remaja yag bisa dibilang sangat tampan dibanding anak remaja lainnya dialah cinta pertamaku laki laki yang mengenalkanku pada indahnya masa masa pacaran ,
__ADS_1
tapi aku tak berani menghampiri mereka aku takut meski aku sakit rasa takutku masih lebih besar ya Tuhan begitu teganya begitu kejamnya aku yang menyayangi dan mencintainya dengan sengan sepenuh hati begitu tega menghianatiku hubungan yang sudah 2 tahun seakan tak ada harganya di matanya, kuhapus air mataku ku tegarkan diriku kukuatkan hatiku sudahlah dunia masih terus berputar meski dia berkhianat aku masih punya kehidupan yang harus kujalani meski tanpa dia , hari beranjak siang sudah waktunya pulang kuraih tasku dan melangkah bersama teman temanku aneh tapi nyata aku mampu menyembunyikan kegundahanku ketika bersama teman temanku itu karena mereka adalah sahabat sahabat terbaikku sahabat sahabat yang sangat toleran dan mampu menghiburku kami tertawa sambil berjalan menuju parkiran tempat kami biasanya menunggu angkutan umum, namun tiba tiba langkahku berhenti ketika tiba tiba ada suara yang memanggil namaku suara yang sangat familiar suara yang tak asing saat aku mendengarnya aku yakin itu suara "edi" aku menoleh ke arah suara itu dan benar saja itu adalah edi sambil berlari kecil dia menghampiriku dengan suara terengah dia berkata " kamu kemana saja dari tadi aku cari cari kamu didalam sekolah gak ketemu ketemu " aku tersenyum kecil dan kujawab " tadi ada kegiatan olahraga di lapangan jadi aku seharian di luar sekolah, aku udah mau pulang kamu masih mau tinggal atau udah mau pulang juga ?" dengan tergesa gesa dia menarik tanganku ke depannya tepat berada di depan wajahnya " kita pulangnya barengan yah, kitakan baru ketemu kamu apa gak kangen sama aku ?" seperti biasa hatiku berdebar tak karuan wajah tampannya hidung mancungnya sungguh membuatku mampu hilang kendali, aku mengangguk tanda aku setuju seketika aku lupa bahwa dia menghianatiku seketika aku lupa rasa sakitku air mataku kini berubah menjadi senyuman yang begitu ceria. namun kisahku baru saja di mulai kisah bahagia kisah sedih sampai akhirnya kisah itu menjadi kenangan kisah itu baru saja dimulai
__ADS_1