
Astaga!!! natali menepuk jidatnya.
kenapa??? tanya Yusni.
Lo bisa nggak kalo bertanya itu satu-satu,biar gue bisa jawab, ucap Natali dengan kesal.
iya maaf, ucap Yusni
habisnya sih gue penasaran sama elo kok bisa elo sedekat itu sama mereka, ucapnya lagi.
iya gue tau lo penasaran tapi, setidaknya lo nggak
kaek gini juga kali, ucap Natali dengan kesalnya.
emangnya gue kenapa?? tanya Yusni.
gue kan cuman mau nanya,, ucap Yusni.
iya gue tau lo mau nanya, tapi kalo pertanyaan Lo sebanyak itu gimana gue mau jawab dan gimana gue jelasin ke elo coba, ucap Natali.
Yusni menyadari kalau dia telah membuat Natali kesal dengan pertanyaan-pertanyaan yang dia tanyakan lalu minta maaf kepada Natali.
ehhh maaf, ucap Yusni sambil memasang wajah imutnya yang membuat Natali tertawa.
nah gitu dong,, ucap Natali sambil memeluk temannya itu.
lepasin dulu pelukanmu, ucap Yusni.
kenapa??apa elo nggak mau dipeluk sama temanmu yang cantik ini??? tanya Natali dengan memasang wajah cemberut.
bukan gitu, jawab Yusni.
gue mau lo jelasin dulu, ucapnya lagi.
mmmmm besok dulu ya, soalnya ini udah larut gue mau istirahat dulu, ucap Natali.
nggak!!! jawab Yusni.
pokoknya gue mau lo jelasin sekarang juga
gue nggak mau gue nggak bisa tidur memikirkannya, ucapnya lagi.
please ni,gue capek banget, ucap Natali.
lo kan tau gue kurang enak badan,gue masih lemah, ucapnya lagi sambil memasang wajah sedihnya.
iya deh; ucap Yusni.
tapi,Lo harus jelasin ke gue semuanya besok pagi gue nggak mau tau, ucapnya lagi.
ok, jawab Natali sambil memeluk temannya itu.
eehhhhh lepasin gue!! ucap Yusni sambil memukul pundak Natali.
ehhh sorry, ucap Natali sambil melepaskan pelukannya.
ayo sekarang lo harus tidur gue nggak mau Lo tambah sakit lagi, ucap Yusni.
emangnya kenapa kalo gue sakit?? tanya Natali.
__ADS_1
kalo Lo sakit gue repot ngurusin Lo, jawab Yusni.
ya ajhhhhh,, ucap Natali.
kenapa?? tanya Yusni.
nggak apa-apa, jawab Natali.
Lo jadi tidur nggak?kalo nggak Lo jelasin sekarang semuanya, ucap Yusni.
gue mau tidur dulu, jawab Natali lalu meninggalkan Yusni.
kebiasaan,umpat Yusni.
Yusni pun mengikuti Natali menuju kamar untuk tidur.
sementara di tempat lain,di sebuah rumah besar layaknya seperti hotel Rivaldo bersama teman-temannya yang lain baru nyampe.
ya rumah itu adalah rumah Rivaldo,dia tinggal sendiri dan karena itulah rumahnya dijadikan basecamp oleh Rivaldo untuk ditempati olehnya bersama dengan anggota geng motornya.
selain menjadi ketua dari geng motor yang terkenal
Rivaldo juga merupakan salah satu pengusaha sukses yang telah sukses dari umur 19 tahun.
Rivaldo langsung duduk di sebuah kursi sambil tersenyum sendiri.
Roy yang merasa kaget dengan kehadiran bos dan teman-temannya langsung terbangun dari tidurnya.
kalian dari mana saja si?? tanya Roy Kepada Jaka.
habis jalan-jalan, jawab Jaka.
iya, emangnya kenapa??Jaka balik bertanya.
bukan apa-apa sih, tapi inikan sudah larut masa kalian baru pulang, ucap Roy.
Udahlah gue lagi capek gue mau tidur dulu, ucap Jaka lalu meninggalkan Roy.
sedangkan teman-temannya yang lain sudah dari tadi masuk untuk tidur karena mereka sangat capek.
dasar kalian semua, pergi kok nggak ngajak-ngajak gue si,umpat Roy.
sementara Rivaldo masih tersenyum sendiri dan membuat Roy merasa aneh karena baru kali ini dia melihat bosnya yang super super dinginnya tersenyum-senyum sendiri.
ini orang lagi kesambet apa sih??batin Roy
nggak biasanya dia tersenyum seperti ini,dan bahkan gue nggak pernah liat dia tersenyum sejak gue bergabung dengannya,ucapnya lagi lalu pergi meninggalkan Rivaldo.
Rivaldo memang tidak pernah tersenyum semenjak kedua orang tuanya meninggal.
ya kedua orang tuanya telah lama meninggal ketika Rivaldo berumur 10 tahun.mereka meninggal karena kecelakaan yang disebabkan oleh anggota geng motor yang dipimpin oleh pamannya.
Hanya Rivaldo saja yang selamat dari kecelakaan itu karena orang tuanya melempar Rivaldo keluar dari mobil yang mereka tumpangi.
Rivaldo mengalami luka dibagian punggungnya sedangkan kedua orang tuanya meninggal karena mobil mereka jatuh ke jurang dan terbakar.
Rivaldo ditolong oleh seorang laki-laki dan membawanya ke rumah laki-laki itu dan karena laki-laki itulah Rivaldo berusaha untuk bangkit dari keterpurukannya.
dia bersumpah untuk membalaskan dendamnya kepada pamannya yang telah membuat kedua orang yang disayangnya pergi.
__ADS_1
selama 7 tahun Rivaldo tinggal di luar negeri dan memulai bisnisnya dan membentuk sebuah geng yang telah terkenal sampai saat ini.
Pamannya tidak tau kalo Rivaldo keponakannya yang menjadi ketua geng motor terkenal Tersebut karena Rivaldo tidak pernah menunjukkan mukanya bahkan namanya di ganti untuk mengelabuhi pamannya.
setelah kepergian Roy Rivaldo Juga pergi kekamarnya untuk beristirahat karena dia kecapean.
keesokan harinya,
Natali yang baru bangun tidur langsung kekamar mandi untuk membersihkan wajahnya yang kusut.
sementara Yusni masih betah dengan selimutnya karena hari itu, mereka masih libur.
Natali sangat berbeda dengan temannya itu.dia selalu bangun pagi meskipun hari libur.
setelah membersihkan wajahnya Natali langsung menuju dapur untuk bikin makanan.
Kebetulan juga didapur sudah ada boy yang sedang memasak nasi goreng.
Hay Nat,,sapa boy.
Natali tidak menjawabnya.natali langsung mengambil gelas untuk meminum air.
boy yang tau,Natali hanya bisa pasrah dan menyerahkan nasi goreng yang sudah dia masak.
ini nasi gorengnya,gue buatin buat lo, ucap boy.
gue lagi nggak pengen makan nasi goreng, ucap Natali dengan ketus.
tapi inikan makanan kesukaan Lo na, ucap Boy.
iya gue tau tapi hari ini gue nggak suka, ucapnya lalu pergi meninggalkan Boy.
boy menarik nafas dalam-dalam karena dia sudah mulai emosi.
sial!!!, umpatnya
kenapa si susah banget buat dia mau maafin gue,!! ucapnya lagi.
gue udah susah bikinin dia sarapan eh malah nggak mau dimakan!!!
pergi meninggalkan makanan yang tadi dia masak di meja makan dan pergi kekamarnya untuk melanjutkan tidur.
sedangkan Natali dia menuju ketaman untuk olahraga pagi.
setelah merasa cukup untuk berolahraga Natali kemudian masuk ke dalam rumah dan pergi mandi.
jam sudah menunjukkan pukul setengah delapan, tapi Yusni masih belum bangun, dia masih betah dengan selimutnya karena cuacanya cukup dingin pagi itu.
Setelah selesai mandi Natali keluar membawa motornya menuju pasar.
karena sudah merasa gerah akhirnya Yusni pun bangun dan betapa terkejutnya dia ketika tidak melihat Natali.
astaga kemana anak ini, ucap Yusni sambil mengucek kedua matanya.
Dia takut jika Natali kabur lagi.
Yusni mencarinya dan dia tidak menemukan motor Natali yang membuatnya semakin kuatir.
kemana anak ini??? ucapnya lagi.*****
__ADS_1