Cinta Atau Nafsu?

Cinta Atau Nafsu?
bab9


__ADS_3

Natali merasa sangat tidak nyaman dengan tatapan


dari anggota geng motor tersebut.


Dia merasa risih.


Dia pun langsung berteriak keras dan membuat mereka (anak geng motor tersebut) kaget dengan suaranya Natali yang memekik telinga.


hey!!apa yang kalian lihat!??teriak Natali.


mereka langsung salah tingkah dan ketua geng motor tersebut langsung memarahinya balik.


heh!Lo bisa nggak jangan teriak-teriak gitu!! telinga gue hampir budek dengar suara lo yang jelek itu!!!ucap ketua geng tersebut yang bernama Rivaldo.


loh,,kok elo yang nyolot si?? bukannya yang seharusnya marah itu gue ya??sindir Natali


apa Lo bilang?tanya Rival


iya seharusnya yang marah itu gue bukan elo,kalian lihat gue seperti lihat setan saja! Jawab Natali.


emangnya kalian pikir gue apaan?? lanjutnya.


Rival hanya diam tidak menjawabnya.dan dia pun langsung mengalihkan pembicaraan.


bodoh amat Lo mau ngomong apa yang penting gue mau elo minta maaf sekarang sama gue dan anak buah gue! ucapnya


minta maaf sama kalian semua?tanya Natali


iya Lo harus minta maaf sama anak buah gue! ulangnya


emangnya gue bikin salah apa sama kalian sampe gue harus minta maaf segala!!!ucap Natali.


kenal aja nggak!! lanjutnya.


Lo emang nggak kenal dengan kita,tapi elo udah buat masalah dengan kami!ucap Rival.


hah!!buat masalah??kapan??tanya Natali


gue aja baru ketemu dengan kalian!! lanjutnya.


Lo ingat nggak!tadi elo dan motor butut lo itu hampir saja buat anak buah gue celaka!! ketus Rival yang sudah mulai emosi.


apa Lo bilang motor butut? Natali yang emang emosian sudah mulai emosi juga.


iya motor butut! ulang Rival


heh!! dengar ya meskipun motor gue motor butut tapi setidaknya ini motor gue beli dengan uang hasil keringat gue sendiri!ucap Natali.

__ADS_1


iya sama aj! meskipun hasil keringat elo tapi namanya juga tetap motor butut!!ketus Rival


biarin daripada motor elo meskipun keren gue yakin itu motor hasil elo ngemis sama orang tua lo!ucap Natali sinis.


Rival sangat marah mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Natali!


sementara anak buahnya yang lain hanya bisa menonton drama pertengkaran mereka berdua.


Mereka sangat ingin ketawa melihat muka bos mereka yang merah seperti kepiting rebus menahan amarahnya yang sudah mulai memuncak.


jika saja orang yang membuat bos mereka marah itu seorang laki-laki sudah pasti laki-laki itu sudah babak belur sama bos mereka,untung saja seorang wanita mana cantik lagi.


seketika jalanan itu menjadi sepih karena mereka semua bergeming dengan pikiran mereka masing-masing.


sementara ditempat lain Boy yang sudah mulai panik karena tidak menemukan Natali pun pulang ke mes tempat dia tinggal.


Dia berharap Natali sudah pulang.


sesampainya dia di mesnya,dia langsung pergi mencari Natali tapi orang yang dicari belum juga ketemu dan dia bertanya kepada temannya.


yus, panggilnya.


iya apa! Yusni menjawabnya dengan ketus karena dia masih jengkel sama boy dan juga Natali.


Apa Natali belum pulang?? tanyanya


Boy yang mendengar itupun langsung panik dan pergi meninggalkan temannya itu.


astaga!!bisa nggak si elo ngucapin apa ke kalo orang lain udah jawab apa yang Lo tanya!gerutu Natali kepada Boy, sementara boy tidak menghiraukan sama sekali ucapan temannya itu karena yang dia pikirkan saat ini dimana dia bisa menemukan Natali.


boy menghubungi nomor hpnya Natali tapi tidak bisa terhubung,dia sangat pusing kemana lagi dia harus mencarinya.


kemana lagi gue harus nyari Natali! ucapnya sambil menjambak rambutnya dengan kasar karena frustasi.


tunggu tunggu atau mungkin dia pergi ke tempat yang sering di ceritain sama gue kali ya, batinnya


tapi dimana?gue sama sekali nggak tau tempatnya dimana, ucapnya.


ya meskipun mereka berpacaran boy sama sekali tidak tau tempat-tempat favorit Natali yang sering dikunjungi olehnya.


bukan karena Natali tidak mau mengajaknya, tapi Boy yang selalu menolak untuk diajak jalan-jalan.


jangankan mengetahui tempat favoritnya Natali, makanan kesukaan Natali aja dia tidak tau bahkan hari ulang tahun pun Boy tidak mengingatnya.


Mungkin karena bukan perasaan cinta yang boy rasakan untuk Natali tapi yang boy rasakan hanya perasaan nafsu saja.


ahhh,sial banget sih gue masa gue nggak mau si waktu itu diajak jalan-jalan sama Natali setidaknya gue bisa tau tempatnya.!! ucapnya.

__ADS_1


Boy mencoba lagi menghubungi nomor hpnya Natali tapi tetap saja tidak bisa dihubungi.


karena sudah mulai merasa capek akhirnya boy pun pulang ke mes tempat dia tinggal bersama teman-teman kerjanya.


sesampainya di mes boy Langsung membersihkan tubuhnya yang sudah mulai kusut karena dari tadi dia belum sempat mandi.


Yusni yang melihat boy pulang dalam keadaan yang berantakan pun menanyakan Natali. dia juga merasa kuatir karena Natali masih belum pulang.


Yusni takut terjadi apa-apa sama Natali.


meskipun Natali suka bikin dia sakit hati tapi dia tetap kuatir karena Natali juga sering membantunya.


boy Natali mana??


kok Lo nggak pulang bareng dia??


Lo apain Natali sampe dia belum pulang sampai jam segini???


berbagai macam pertanyaan yang diajukan oleh Yusni Kepada Boy yang membuat boy merasa kesal.


heh!!Lo bisa nggak kalo nanya itu satu-satu gue jadi bingung mau jawab apa,!! bentak boy.


heh!!Lo nggak usah bentak-bentak gue kayak gitu gue cuman nanya sama elo karena gue kuatir sama teman gue!! Yusni membentak balik Boy karena dia tidak suka di bentak sama orang lain dan dia pun langsung bergegas menuju kamarnya.


dasar laki-laki aneh!! gerutunya.


boy langsung diam mendengar bentakan dari temannya itu.


Sesaat setelah Yusni pergi meninggalkannya Boy pun langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


setelah mandi dia merebahkan tubuhnya di atas kasur dan berusaha untuk memejamkan matanya karena dia merasa capek dan ingin tidur karena seharian dia mencari Natali tapi masih belum ketemu.


setelah beberapa saat kemudian dia pun mulai tertidur.


sementara Yusni masih memikirkan Natali yang belum juga pulang.


dia takut terjadi sesuatu pada Natali.


dia berjalan kesana kemari seperti setrikaan sambil mengumpat Boy.


Dasar boy laki-laki yang nggak punya perasaan! umpatnya


masa ceweknya nggak pulang dia masih sempat-sempatnya tidur, lanjutnya.


kalo Natali pulang nanti gue akan suruh dia untuk meninggalkan laki-laki brengsek itu, ucapnya sambil mengepalkan tangannya karena merasa kesal sama boy kekasih temannya itu*****


Hay readers 🥰🥰 episode kali ini sampai disini dulu ya 🥰🥰

__ADS_1


mohon dukungannya 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2