Cinta Atau Nafsu?

Cinta Atau Nafsu?
bab25


__ADS_3

Sasa pergi ke dapur untuk menyerahkan menu makanan yang dipesan.


Hay Nana, panggil Sasa


iya, jawab Natali


ini menunya, ucap Sasa...


ok!! jawab Natali.


oh ya yang lainnya kok belum datang sih,gerutu Sasa.


astaga Sa sebentar lagi pasti mereka akan datang, ucap Natali.


tapi kita kan jadi repot gini, ucap Sasa.


santai mbak, ucap Natali.


ya udah sana kamu jaga di depan dulu, ucap Natali.


ok!!!


Dela minumannya, ucap Sasa.


ok siap!!!! jawab Dela.


Meskipun cuman bertiga saja, tapi mereka bisa mengerjakan pekerjaannya dengan baik.


Del, panggil Natali.


iya na ada apa, jawab Dela.


minumannya udah diantar? tanya Natali.


sudah, jawab Dela singkat.


ya udah anterin gih makanannya ini, ucap Natali.


cepat banget dah, ucap Dela.


ya biar pelanggannya nggak kelaparan, jawab Natali dengan candaan.


iya juga sih, ucap Dela.


ya udah sana anterin, perintah Natali.


ok siap mbak,canda Dela.


sialan Lo!! umpat Natali.


Natali masih melanjutkan masaknya.


masih banyak na? tanya Sasa.


oh ini lagi satu menu saja, jawab Natali yang masih sibuk memasak.


emm Dela mana?? tanyanya lagi.


dia di depan soalnya gue capek banget berdiri terus, jawab Sasa.


tumben tu anak mau, biasanya paling susah kalo disuruh jaga depan, ucap Natali.


kaek nggak' kenal dela saja kamu, jawab Sasa.


iya juga sih, ucap Natali.


yup!! selesai, ucap Natali sambil melihat penampilan dari masakannya.


sempurna,, ucapnya lagi.


elo yang anterin apa gue,tanya Sasa.


elo aja deh soalnya gue harus kekamar mandi,


kebelet gue, ucap Natali.


emmm ok dah, jawab Sasa.


Natali meninggalkan Sasa dan hendak kekamar mandi.


Na, panggil Dela


iya, jawab Natali.


mau kemana??? tanyanya.


kamar mandi kebelet gue, jawab Natali.


jangan toilet yang itu soalnya rusak, ucap Dela mengingatkan.


hmmm ok makasih, jawab Natali.


Lo mau kemana na,tanya Sasa yang kebetulan sedang berdiri dekat meja kasir

__ADS_1


toilet, soalnya toilet belakang katanya rusak, jawab Natali.


oh iya gue lupa kalau toilet belakang belum diperbaiki, ucap Sasa.


ya udah gue mau ke toilet dulu, ucap Natali sambil meninggalkan Sasa...


Roy yang kebetulan mendengar pembicaraan mereka membuatnya penasaran.


Roy mengenali suara itu.


sepertinya gue kenal sama suara itu,batin Roy


Dia penasaran dengan cewek yang dipanggil Nana itu.


Roy pun menoleh ke arah kasir dan dia terkejut ketika melihat perempuan yang selama beberapa hari ini membuat bosnya seperti orang gila.


Nana yang baru keluar dari kamar mandi pun sama terkejutnya ketika dia melihat Rivaldo dan teman-temannya sedang makan.


astaga apa gue nggak salah liat? tanyanya pada dirinya sendiri sambil mengucek mata menyakinkan dirinya tidak bermimpi.


gue nggak bermimpi, ucapnya lagi.


Lo kenapa? tanya Sasa ketika melihat Natali bengong.


oh nggak apa-apa,gua mau kebelakang dulu, ucap Natali.


disini sajalah temanin gue, ucap Sasa.


gue masih ada kerjaan sa, jelas Natali.


nanti aja dikerjain, jawab Sasa.


lagian juga sebentar lagi anak-anak datang nanti biar mereka yang beresin, ucap Sasa.


Natali tidak bisa mengelak lagi,dia hanya menuruti kata Sasa.


kok kamu gelisah seperti itu sih na, ucap Sasa.


oh nggak kok, jawab Natali.


mulut bisa berbohong tapi muka elo nggak bisa, ucap Sasa.


terserah elo gue mau ke toilet lagi, ucap Natali lalu meninggalkan Sasa yang membuat teriak saking kesalnya.


Nana, teriak Sasa tapi tidak dihiraukan oleh Natali.


Natali, teriak Sasa sekali lagi yang membuat Natali terkejut.


Mati gue kalo Rivaldo mendengarnya,gumam Natali.


Kenapa bos,tanya Roy .


nggak apa-apa, jawabnya sambil melanjutkan makannya.


Rivaldo kembali melanjutkan makannya,sambil sekali-sekali melihat kearah kasir.


Natali yang sedang berada di toilet khawatir jika harus bertemu dengan Rivaldo.


Dia bolak balik didepan cermin.


aduh gimana ini, gumamnya.


gue belum siap jika harus bertemu dengannya, gumamnya lagi.


Natali mengingat apa yang dikatakan oleh Yusni, tentang Rivaldo.


FLACKBACK ON


na, panggil Yusni


iya, jawab Natali.


tadi Rivaldo kesini, ucap Yusni.


terus kemana dia sekarang, tanya natali.


tadi gue suruh dia nyusulin elo, ucap Yusni.


astaga, apa dia tadi liat gue sama boy nggak ya,batin natali.


kenapa Lo, tanya Yusni


emm nggak apa-apa kok, gue kekamar dulu, ucap Natali.


Natali masih mengingat yang dikatakan oleh Yusni.


kalo rival melihat semuanya tadi,gue rasa bersalah sekali karena udah nyakitin hatinya,gumam Natali.


iya Natali tau kalo Rivaldo menyimpan rasa padanya.


Dia mengetahui itu dari salah satu anggota geng motornya.


FLACKBACK OFF

__ADS_1


huhhhhhhh


Natali menghelas nafasnya panjang.


Sasa yang dari tadi menunggu Natali keluar merasa khawatir.


Ini anak kok belum keluar-keluar sih dari tadi, ucapnya.


apa jangan-jangan dia pingsan lagi didalam, ucapnya lagi.


Sasa pergi melihat Natali dikamar mandi takutnya Natali pingsan karena tadi dia melihat wajahnya Natali sedikit pucat.


na, panggil Sasa.


Natali terkejut mendengar suaranya sasa dan dia baru sadar kalau dia sudah hampir sejam didalam kamar mandi dan pastinya membuat Sasa khawatir.


ceklek bunyi pintu yang dibuka oleh Natali.


Lo ngapain aja didalam?lagi bersemedi??tanya Sasa..


lama banget!! gerutunya.


ehhh maaf, ucap Natali sambil cengir kuda.


maaf-maaf, ucap Sasa.


Lo tau nggak gue khawatir sama elo gue pikir elo pingsan, ucapnya lagi.


.maaf sekali lagi dan terima kasih sudah perhatian sama gue, ucap Natali.


ya udah ayo sebentar lagi kita pulang,ajak Sasa.


emm itu......Natali menggantung ucapannya


itu apa? tanya Sasa.


mereka sudah pulang, jawab Natali.


mereka siapa? tanyanya lagi


tamu yang banyak tadi, jawabnya.


belum, ucap Sasa.


ohh, Natali kembali merasa khawatir.


*aduh gimana ini dong, batinnya.


kalo gue di kamar mandi terus gue bisa pingsan beneran, tapi kalo gue keluar terus tiba-tiba ketemu sama Rivaldo gimana dong, batinnya lagi.


ya udah dah daripada pingsan disini mendingan keluar saja lagian sebentar lagi anak-anak datang, gumamnya*.


Sasa yang melihat Natali melamum menjitak jidatnya.


takkk


auwwww, teriak Natali.


gimana sakit nggak, tanya Sasa.


ya sakitlah, jawab Natali kesal sambil memanyunkan bibirnya.


syukurin, ucap Sasa lalu meninggalkan Natali yang sedang kesal.


Sasa, teriaknya yang membuat Dela marah.


kalian berdua kenapa sih teriak-teriak, ucap Dela.


tau Natali, jawab Sasa Santai.


kok gue sih!! ucap Natali kesal.


elo kan yang jitak jidat gue, lanjutnya.


lagian elo ngelamun Mulu, ucap Sasa.


tapikan,,, ucapan Natali dipotong oleh Dela yang kesal.


bisa diam tidak, ucapnya.


kalian itu bikin kepala gue sakit, ucapnya lagi.


huhhhhh


ini nih yang gue takutin kalo kalian bersama, ucap Dela lagi.


kalian itu seperti kucing dan tikus, ucapnya lagi.


ini baru sehari nggak tau lagi kedepannya seperti apa, ucapnya.


gue bisa mati berdiri kalau gini terus, batinnya


lalu meninggalkan kedua manusia yang saling menatap satu sama lain.

__ADS_1


Tu layanin tamunya gue mau kebelakang, ucap Dela kemudian.


🥰🙏🙏🙏🙏🙏🥰🥰


__ADS_2