Cinta Atau Nafsu?

Cinta Atau Nafsu?
bab22


__ADS_3

Yusni yang baru sampai di rumah langsung mencari keberadaan Natali.


Nana, panggilnya.


tapi tidak ada jawaban sama sekali dari Natali.


ini anak belum pulang, ucapnya.


tapi kemana dia pergi, ucapnya lagi.


Yusni masuk ke dalam rumah untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket karena keringat.


mendingan gue mandi saja dulu, ucapnya.


Natali sampai di rumah bertepatan dengan Yusni yang baru saja selesai mandi.


Yusni kaget melihat penampilannya Natali yang berantakan.


rambut acak-acakan,baju kusut, lipstik belepotan.


astaga Nana!!! kenapa penampilan kamu seperti ini, tanya Yusni.


kamu seperti orang gila saja, ucapnya lagi.


Natali tidak menjawab pertanyaan dari Yusni.


Dia langsung memeluknya sambil menangis.


hiks hiks hiks, tangis Natali.


hey kenapa Lo nangis?? tanya Yusni.


Natali semakin menangis yang membuat Yusni khawatir.


hey jangan seperti ini!!!


kamu jangan seperti anak kecil yang hanya bisa menangis, kalo kamu ada masalah kamu cerita sama aku, ucapnya sambil mengelus pundak Natali.


*hiks hiks hiks gue kotor Ni gue kotor, ucap Natali dengan suara tangisan yang semakin pecah.


hey apa maksud kamu ngomong seperti itu, tanya Yusni.


gue gue,,,,, Natali tidak bisa melanjutkan kata-katanya dia semakin terisak dalam pelukannya Yusni.


sudah-sudah, ucap Yusni mencoba menenangkan Natali.


Nana kamu ceritakan padaku apa yang terjadi, ucapnya sambil menangkup kedua pipinya Natali.


gue-gue diperkosa Ni, ucap Natali.


deggg.


apa!!!!!


siapa pelakunya, tanya Yusni yang mulai emosi.


cepat Nana kasih tau gue siapa pelakunya,???!!!


Natali tidak tau gimana jawabnya dia hanya menangis*.


tapi kenapa bisa Na??!! tanya Yusni.

__ADS_1


kenapa elo nggak lawan orangnya??? kenapa disaat seperti ini elo nggak gunain keahlian elo!!??? ucap Yusni penuh emosi.


gue nggak bisa karena gue sayang sama dia Ni, jawab Natali masih terisak.


mmmaksud elo yang ngelakuin ini semua adalah boy??? tanya Yusni dan hanya mendapat anggukan kepala dari Natali.


brakkkk


Yusni memukul meja saking kesalnya.


astaga Nana!!! bentaknya.


kenapa elo selemah ini didepan cowok brengsek itu!! bentaknya lagi.


hiks hiks hiks hiks


gila Lo disaat orang dalam bahaya elo nggak ada takutnya untuk membelanya!! ucap Yusni.


Tapi, disaat elo yang disakiti yang dalam bahaya elo seperti seekor bi*****Ng ya meminta untuk dilepaskan, ucapnya lagi.


gue nggak bisa Ni, jawab Natali.


apa!!! nggak bisa??? kenapa??? tanya Yusni.


karena gue terlalu sayang sama dia, jawab Natali.


apa karena cinta elo seperti ini!!! Bentak Yusni.


kemana Nana yang tegas, Nana yang nggak ada rasa takut disaat membela kebenaran!!! dimana??? ucap Yusni.


*hiks hiks hiks hiks hiks hiks hiks., hanya sebuah tangisan yang dikeluarkan oleh Natali mendengar apa yang dikatakan oleh temannya itu.


Na, apa elo masih ingat ketika elo nolongin seorang wanita yang hampir diperkosa??? tanya Yusni


kenapa sekarang disaat elo yang mengalaminya elo lemah tak berdaya??? ucap Yusni*


gue nggak tau lagi Na, ucapnya lagi sambil meninggalkan Natali yang masih terisak.


ahhgghhhhgghh!!! Natali histeris.


kenapa gue seperti ini??


kenapa disaat seperti ini gue seperti orang yang lemah??


kenapa gue selemah ini??


kenapa!???!??


Yusni benar gue terlalu lemah, gue bodoh!!! ucap Natali sambil menjambak rambutnya.


kenapa Tuhan?? kenapa disaat dia melecehkan aku,aku tidak bisa menggunakan keahlianku???


kenapa??apa benar yang dikatakan boy kalo gue itu seorang pe***ur???!!!!!


aghhhhhhhhhhhh*!!!!


gue akan membalas elo boy!!! ucap Natali sambil mengepalkan tangannya.


iya gue akan membalas elo!!! ucapnya lagi.


aghhhhhhhhhhhh!!!!

__ADS_1


setelah cukup lama berteriak Natali pergi menuju kamarnya untuk menggantikan baju yang dipakainya.


Natali yang tadinya berwajah sedih kini tatapan matanya menjadi dingin.


Sepertinya itu bukan Natali.


POV pagi hari,,


seperti biasa para karyawan memulai aktivitas mereka.


Begitu pula dengan Natali.


Dia mengerjakan semua pekerjaannya dengan cepat.


Tidak banyak bicara.


Yusni yang melihat perubahan dari Natali hanya bisa terdiam.


sedangkan boy dia seperti orang yang tidak bersalah.


Mengerjakan pekerjaannya dengan santai tanpa merasa bersalah setelah apa yang dilakukannya terhadap Natali.


Hari itu adalah hari yang menyebalkan buat Yusni dkk,


karena semua makanan yang disiapkan oleh boy untuk disajikan mendapat kritikan dari para pelanggan.


Mulai dari cara penyajiannya sampai dengan rasanya.


Rara sebagai manajer restoran itu sangat kecewa.


Pasalnya baru kali ini makanan di restoran mereka mendapat kritikan dari hampir semua pelanggan.


Boy selaku koki pun mendapat kritikan dari Rara


Boy!! panggil Rara


iya ada apa?? jawab boy.


kenapa hari ini banyak pelanggan yang kritik tentang makanan yang disajikan, tanya Rara.


maksudnya??? tanya boy.


maksud gue kenapa kerja elo hari ini nggak bagus, tanyanya lagi.


kerja gue bagus kok, jawab Boy enteng.


Kalo kerja elo bagus kenapa banyak pelanggan yang komplain dengan makanan yang disajikan hari ini, ucap Rara.


Dan tunggu, dimana Natali?? tanya Rara yang baru menyadari kalau Natali tidak ada disitu.


Biasanya Natali sering bantu elo kalo lagi nyiapin makanan, ucapnya lagi.


Mulai hari ini dia akan bekerja seperti biasanya yaitu bagian penyajian minuman, Jawab Yusni.


maksudnya!??? tanya Rara.


iya Nana tidak akan kerja di bagian penyajian makanan, jawab Yusni.


kenapa??? tanya Rara.


karena dia ingin fokus sama tugas pokoknya, ucap Yusni.

__ADS_1


oh ya satu lagi sebaiknya kamu cari orang lagi untuk bantu boy dalam penyajian makanan, ucap Yusni lalu meninggalkan Rara dan boy.******


maaf ceritanya nggak sesuai keinginan kakak semua 🙏🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2