
SKIP SATU MINGGU KEMUDIAN.
Hari yang melelahkan buat karyawan yang bekerja di restoran tersebut..
Tanpa terkecuali Natali.
setelah kejadian Minggu lalu Rara selaku manajer restoran tersebut membuat aturan baru dalam bekerja.
salah satunya adalah tentang jam kerja.
Rara membagi waktu kerja dalam tiga sift.
Rara menempatkan Natali disift yang pertama atau pagi hari.
Tapi kali ini Natali tidak satu sift dengan boy.
Itu adalah permintaan dari Natali mengingat kejadian yang terjadi Minggu lalu.
Dia tidak ingin akan menimbulkan masalah baru jika mereka bersama.
sedangkan boy dan Yusni tetap di sift ketiga atau kerja malam.
Boy tidak tau kalo Natali sudah ganti jam kerja.
Natali bersama dengan lima temannya yang sift pagi sedang menyiapkan bahan makanan yang akan dimasak.
huhhhhhuuhh lumayan capek juga ya kalo kerja pagi,gumam Natali sambil meminum air.
iyalah na, ucap temannya.
oh ya Na,lo kok sekarang pindah sift sih???tanya salah satu temannya yang bernama Dela.
iya nih biasanya kan kamu disift ketiga terus mengingat malam rame pengunjungnya, timpal Sasa.
huhhhh
kalian pasti taulah alasannya, jawab Natali.
ihhhh iya kita tau kok, ucap Dela.
emmmm ya udah kita selesaikan pekerjaannya sebentar lagi restoran akan dibuka, ucap Sasa mengingatkan teman-temannya.
ok let's go,ucap Natali dan Dela serempak.
setelah selesai Natali dan kedua temannya bersiap-siap untuk menerima tamu.
POV RIVALDO.
Bos udah lama ni kita nggak makan diluar, ucap Roy asistennya.
malas gue, jawab Rivaldo.
mendingan kita makan disini aja tinggal pesan sudah nggak perlu repot-repot mencari keluar, lanjutnya.
apa nggak bosan bos makannya cuman itu-itu doang eneg gue, ucap Roy.
ya udah kalo elo eneg elo aja yang cari makan diluar, ucap Rivaldo.
gue mau makan disini lagian pekerjaan gue masih banyak, lanjutnya.
astaga bro elo itu ya, apa pekerjaan elo nggak bisa dilanjutkan nanti saja?? tanya Roy yang menggunakan bahasa non formal lagi.
lagian ya bro masih ada waktu untuk lanjutinya, ucapnya lagi.
Emangnya elo mau makan dimana sih?? tanya Rivaldo.
pokoknya didaerah sekitar sini ada sebuah restoran yang katanya memiliki makanan yang enak, jelas Roy.
Dan satu lagi para pelayannya cantik-cantik lagi, ucapnya lagi sambil membayangkan sesuatu.
bukk
Rivaldo memukul kepalanya menggunakan berkas yang dipegangnya.
auwwww sakit bro, ucap Roy.
biarin biar otak Lo itu nggak penuh sama cewek doang, ucap Rivaldo kesal.
__ADS_1
jelas dong namanya juga cowok normal,emang elo hanya gara-gara satu cewek elo jadi nggak suka cewek lain, sindir Roy yang membuat Rivaldo menatapnya dengan tatapan tajam.
ehhhh sorry, ucap Roy cengengesan.
ya udah ayo, ajak Rivaldo.
kemana?? tanya Roy.
ke makam, jawab Rivaldo judes.
ngapain? tanya Roy
astaga makanya itu otak jangan mikirin cewek Mulu jadi lupakan tujuan utama elo, ucap Rivaldo kesal.
maksud elo apa sih??? tanya Roy yang kelihatan bingung.
jadi nggak makan diluarnya kalo nggak gue pesan makanan ni, ancam Rivaldo.
ohhh jadi dong, jawab Roy sambil berdiri dan mengikuti langkah kaki bosnya itu.
sekalian ajak yang lainnya, ucap Rivaldo.
ok pak bos siap dilaksanakan, jawab Roy sambil memberi tanda hormat.
Roy menghubungi teman-temannya yang lain.
yang bisa gabung hanya dua puluh orang bos, ucap Roy setelah dia menelepon temannya yang lain.
ok nggak apa-apa, jawab Rivaldo.
oh ya Lo yang nyetir pake mobil gue, perintah Rivaldo sambil melemparkan kunci mobilnya kearah Roy.
ok, jawab Roy sambil menangkap kunci yang di lemparkan oleh Rivaldo.
Tidak lupa juga Roy mengirim nama serta alamat restoran kepada temannya yang lain.
kenapa Lo diam? tanya Rivaldo.
oh gue mau ngirim alamat restorannya kepada anak-anak yang lain, jawab Roy.
ohh dikirain lagi chat sama cewek, ucap Rivaldo.
apa tuan Rivaldo yang terhormat cemburu dengan saya?? goda Roy sambil tersenyum.
ihhh najis!!
siapa juga yang cemburu, jawab Rivaldo.
hahahaha biasa aja kali mukanya bos, ucap Roy.
nanti gantengnya ilang,goda Roy.
jalan sekarang atau nggak jadi, ancam Rivaldo
iya iya, jawab Roy kesal.
Roy membawa mobilnya kearah restoran yang dimaksud.
Emmm kita udah sampe bos, ucap Roy.
hmmm, jawab Roy.
astaga irit kalimat banget,gerutu Roy yang kesal mendengar jawaban dari bos sekaligus sahabatnya itu.
gue masih dengar, ucap Rivaldo.
bodoh amat, jawab Roy kesal.
nggak mau turun?? tanya Roy
kalo gue nggak turun ngapain gue ikut elo, jawab Rivaldo.
Roy dan Rivaldo pun turun dari mobil dan menunggu temannya yang lain.
nah itu mereka, ucap Roy yang melihat temannya telah datang.
selamat siang bos, sapa Rayen sambil membungkukkan badannya.
__ADS_1
maaf kita telat, ucap Jaka.
nggak apa-apa lagian kita juga baru daja nyampe, jawab Rivaldo.
ya udah ayok kita masuk sekarang soalnya lidah sama perut gue nggak sabaran lagi untuk mencicipi makanan disini,ajak Roy.
tanyain karyawannya bisa tidak mejanya digabung, ucap Rivaldo.
siap bos, ucap Jack lalu menemui salah satu karyawan disitu.
permisi nona,panggil Jack tapi tidak ada respon dari pelayan tersebut.
nona, panggilnya lagi sambil mengibaskan tangannya.
Dela fokus,tegur temannya sambil memukul pundak Pelayan yang dipanggil Dela.
ehhh maaf mas, ucap Dela yang tersadar dari lamunannya.
tidak apa-apa nona,jawab Jack.
mejanya bisa digabung mbak? tanya Jack kemudian.
oh bisa tuan, jawab Dela.
untuk berapa orang?? tanyanya lagi.
dua puluh dua orang, jawab Jack.
baik kami akan siapkan dulu, ucap Dela.
iya terimakasih nona, jawab Jack.
sama-sama tuan, jawab Dela dan Sasa barengan.
Jack kembali menemui boa dan teman-temannya.
gimana??tanya Roy.
masih disiapkan, jawab Jack.
kenapa nggak ke restoran lain saja si bos?tanya rayen.
iya kalo di restoran lainkan kita tinggal pesan ruangan VVIP, timpal josua.
kalian pengen tau alasannya?? tanya Roy
nanti kalian tau sendiri jawabnya, ucapnya lagi enteng.
Permisi tuan kami sudah menyiapkan tempat yang tuan minta, ucap Sasa.
terimakasih, jawab Roy sambil melihat penampilan dari Sasa.
cantik,batin Roy.
mari saya antar, ucap Sasa
Rivaldo dan yang lainnya pun mengikuti ajakan Sasa.
oh ya nona makanan apa saja yang enak disini? tanya Roy.
makanan disini semuanya enak tuan beda dengan yang ada di restoran yang lain, jawab Sasa.
apanya yang beda? tanya Rivaldo.
kalo saya diliat-liat restoran ini sama saja seperti restoran yang lainnya, ucap Rivaldo.
perbedaannya makanan yang disini adalah makanan khas dari berbagai daerah tuan, jawab Sasa.
wow!! benarkah?tanya Roy.
benar tuan, jawab Sasa...
kalo gitu saya mau pesan makanan yang sering di pesan orang, ucap Roy
baik tuan, jawab Sasa.
Bagaimana denganmu bos? tanya Roy pada Rivaldo.
__ADS_1
terserah elo saja, jawab Rivaldo sambil memainkan ponsel miliknya******
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏