Cinta Atau Nafsu?

Cinta Atau Nafsu?
bab20


__ADS_3

taksi yang ditumpangi oleh Natali perlahan mulai meninggalkan rumah tempat dia tinggal.


Yusni yang membuntuti Natali menjaga jarak dengan mobil yang ditumpangi oleh Natali supaya Natali tidak mengetahuinya.


Natali yang sibuk dengan ponselnya Juga tidak menyadari kalau ada yang mengikutinya.


tunggu-tunggu bukannya tadi dia bilang mau ketemu teman kok arahnya kesana sih???!!!gumam Yusni.


tempat tinggal temannya kan arahnya bukan kesana!!


apa dia juga punya teman yang lain??? tanyanya pada dirinya sendiri.


tapi seingat gue dia tidak begitu banyak memiliki teman, ucapnya lagi.


gue makin penasaran saja sama ini anak, gumamnya lagi.


gue harus membuntutinya terus, ucapnya.


Yusni masih terus membuntuti Natali.


tapi sayangnya Yusni harus kehilangan jejak Natali karena motornya mogok.


sial!!!!!umpat Yusni


Kenapa harus sekarang sih mogoknya!!! umpatnya lagi sambil menendang motor miliknya itu...


mana jauh lagi bengkelnya, ucapnya lagi.


masa iya gue dorong,ahhgghhhhgghh!!!


gue harus gimana ya kalo gue dorong muka gue yang cantik ini taruh di mana coba,g ucap Yusni.


tapi kalo gue tinggal nanti diambil orang lagi, ucapnya lagi sambil memegang kepalanya.


ya udah deh mendingan gue dorong saja dari pada hilang diambil orang kan rugi, ucap Yusni lalu mulai mendorong motornya untuk mencari bengkel terdekat.


setelah cukup lama mendorong motornya Yusni akhirnya melihat sebuah bengkel.


Yusni langsung menuju bengkel tersebut dan menyuruh mang tukang bengkelnya untuk memeriksa motornya itu.


permisi mang, sapa Yusni.


iya neng, jawab tukang bengkelnya.


. tolong cek motor saya dulu, ucapnya


baik neng, jawab sang tukang bengkel itu dan memulai kerjanya.


huhhhhhuuhh,,,,sial banget dah gue!!! ucapnya sambil mendudukkan bokongnya pada bangku yang ada di situ.


coba gue nggak ngikutin si Natali gue nggak mungkin capek kayak gini, ucapnya lagi sambil mengelap keringat yang membasahi pipinya.


tapi gue penasaran sih itu anak mau kemana??? ucapnya lagi.


sedangkan Natali sudah sampai di tempat yang ditujunya.


dia awalnya ragu untuk masuk karena itu adalah sebuah hotel, tapi setelah menyakinkan diri akhirnya Natali pun memasuki hotel tersebut dan menanyakan pada resepsionis hotel tentang kamar yang ditujunya itu.


maaf mbak kamar nomor 543 dilantai berapa ya?? tanyanya.


oh itu ada di lantai dua mbak, jawab sang resepsionis hotel tersebut...


terimakasih, ucap Natali.


sama-sama mbak, jawab sang resepsionis tersebut.


Natali kemudian memasuki sebuah lift untuk pergi menuju kamar yang dia cari.


dilantai dua Natali pun langsung mencari nomor kamar yang ditujunya dan tidak butuh waktu lama akhirnya kamar yang ditujunya pun ketemu.


tok,,,

__ADS_1


tok,,,.


tok,,,,,


Natali mengetuk pintu kamar itu.


masuk, jawab sang pemilik kamar itu.


Natali lalu membuka kenop pintu kamar itu dan ternyata didalam kamar itu sudah ada boy.


hallo sayang, ucap boy sambil memeluk natali.


hehehe kok kamu manja banget sih, ucap Natali.


manja sama pacar nggak apa-apa kali, jawab boy yang masih memeluk natali.


oh ya tempat acaranya dimana??? tanya Natali.


tempatnya ada dilantai tiga, jawab boy.


oh!!!!


ayo kita naik sekarang takutnya kita telat,ajak boy yang hanya mendapat anggukan kepala dari Natali.


Didalam lift Natali mulai gelisah tapi dia tidak ingin boy mengetahuinya.


kok perasaan gue nggak enak gini ya,gumam Natali.


kamu kenapa sayang??kok kelihatannya gelisah gitu,tanya boy.


nggak apa-apa kok sayang,mungkin aku gugup saja karena baru pertama kali kesini, Natali berbohong.


gue harus santai gue nggak mau boy tau kalo gue lagi gelisa,batin Natali.


boy memegang tangan Natali sesekali dia tersenyum.


Natali Natali Lo itu emang cewek yang gampang dibohongi,gumam boy.


Natali semakin gugup.


Tuhan kuatkan aku, Natali berdoa.


Ting,,


akhirnya lift itu terbuka.


boy masih memegang tangannya Natali.


boy membawa Natali ke sebuah ruangan.


Natali semakin gelisah bahkan kali ini dia takut ketika melihat keadaan didalam ruangan itu.


kok tempatnya seperti ini sih, batin Natali.


bukankah boy bilang acara keluarga tapi kok disini orang-orang sedang mabuk, batinnya lagi sambil melihat kearah boy untuk meminta penjelasannya.


boy yang menyadari tatapan dari Natali pun tersenyum


dan menjelaskan kepada Natali.


sorry Nat gue juga nggak tau kenapa bisa seperti ini, alasan boy seakan dia tidak tau apa-apa.


terus???tanya Natali.


ya mau gimana lagi kita akan tetap berpesta, jawab boy enteng.


tapi boy tadi Lo bilang acara keluarga, ucap Natali yang sudah semakin takut.


ya memang acara keluarga sayang makanya kita akan tetap disini, jawab boy.


Natali pun diam.

__ADS_1


Ya Tuhan aku takut,,


aku harus gimana,,


berbagai pertanyaan berputar di kepalanya.


keadaan seperti ini membuatnya kembali mengingat kejadian beberapa bulan yang lalu.


boy yang melihat Natali ketakutan pun tertawa dalam hati.


hahahaha lucu banget muka Lo Nat, batinnya.


boy menghampiri Natali dan merangkul pundaknya.


Lo rileks aja, ucap boy sambil mengelus rambutnya.


emmmm, jawab Natali sambil menggigit bibir bawahnya karena saking takutnya dia pada masa lalunya yang masih terbayang dalam ingatannya.


Boy yang melihat Natali menggigit bibir bawahnya menjadi nafsu tapi dia berusaha untuk menahannya karena dia sudah punya rencana.


sial!!!Lo udah bikin gue tergoda Natali?!!? batinnya.


gue pengen makan elo disini tapi gue nggak mau rencana gue gagal, batinnya lagi.


Boy yang melihat Natali masih ketakutan pun mengajaknya turun kekamarnya.


ya udah kalo Lo nggak betah Kita turun saja, ucap boy.


Natali menganggukkan kepalanya tanda dia setuju.


boy pun sangat senang karena sebentar lagi rencananya akan dijalankan.


sebentar lagi gue akan buat elo nangis Natali, batinnya.


mereka pun turun ke lantai dua.


Natali kembali tenang ketika keluar dari ruangan itu.


tapi dia tidak tau sebentar lagi dia akan masuk ke dalam jebakan yang dibuat oleh boy.


Ayo, ajak boy ketika mereka sampai di depan kamar.


Natali mengikuti boy tanpa ada rasa curiga sedikitpun.


ketika mereka sudah didalam kamar boy langsung mengunci pintu dan membuang kuncinya ke tempat yang tidak diketahui oleh Natali.


kok pintunya dikunci, tanya Natali.


hmmm biar nggak ada yang gangguin kita, jawab boy enteng.


Natali kembali merasa ketakutan.


Tuhan kenapa sekarang aku ketakutan lagi,batin Natali


boy menghampiri Natali dan duduk di sebelahnya.


sayang, panggil boy.


i,,,, iya, jawab Natali yang kaget melihat boy sudah berada di dekatnya.


emmmm kamu tau nggak selama beberapa bulan ini aku kangen banget sama kamu, ucap boy.


Lo bukannya kita selalu ketemu ya tiap hari, jawab Natali.


ya itukan lain sayang, ucap boy.


mmmaksud kamu apa??? tanya Natali yang sudah mulai keringatan karena dia merasa takut.


🥰🥰🥰🥰🙏🙏🙏


jangan lupa tinggalkan jejaknya ya kak❤️❤️❤️🥰🥰💜🙏

__ADS_1


__ADS_2