Cinta Atau Nafsu?

Cinta Atau Nafsu?
bab14


__ADS_3

bos kita pulang sekarang saja, ucap Roy.


iya Roy kita pulang sekarang gue nggak kuat lagi


kepala gue sakit banget, jawab Rivaldo.


Roy langsung memapah Rivaldo menuju mobil mereka.


Setelah Rivaldo dan roy masuk kedalam mobil, Roy langsung menjalankan mobilnya dan berlalu meninggalkan restoran itu menuju basecamp mereka.


Dalam perjalanan Rivaldo masih merasakan sakit di kepalanya bahkan lebih sakit lagi.


cepetan Roy, kepala gue makin sakit gue nggak tahan lagi, perintah Rivaldo pada Roy asistennya.


tapi bos ini sudah kecepatan tinggi,gue takut nanti kita bisa mencelakai orang lain apalagi ini sudah malam, jawab Roy.


tapi kepala gue sakit banget Roy, ucap Rivaldo sambil memegang kepalanya.


gimana kalo kita kerumah sakit dulu bos?? ucap Roy.


nggak usah gue mau pulang saja, jawab Rivaldo.


Roy semakin kuatir akan keadaan bosnya itu.


siapa sebenarnya perempuan yang dimaksud sama bos tadi, batin Roy.


apa yang dia campur dalam minuman bos?? batinnya lagi.


gue harus cari tau nanti, lanjutnya.


Roy atau Rivaldo tidak menyadari kalau ada sebuah mobil yang mengikuti mobil mereka.


prrrttttttt, tiba-tiba Roy ngerem mendadak sehingga membuat Rivaldo terbangun dari tidurnya.


ada apa Roy kenapa Lo ngerem mendadak gitu?? tanya Rivaldo.


maaf bos ada mobil yang menghalangi kita didepan, jawab Roy sambil menunjuk ke arah depan.


siapa mereka?? tanya Rivaldo.


kurang tau bos tapi gue yakin itu pasti musuhnya bos, jawab Roy.


kita turun saja, ucap Rivaldo dan hendak membuka pintu mobil tapi ditahan oleh Roy asistennya.


jangan bos,bos lagi kurang sehat! ucap Roy.


gue takut jika bis kenapa-napa, lanjutnya.


sebelum Rivaldo menutup pintunya kembali,para preman tersebut langsung menggedor pintu mobil mereka dengan kasar.


keluar kalian, ucap salah satu anggota preman tersebut.


Roy yang merasa kuatir sama bosnya itu, memilih untuk keluar dari mobil dan menyuruh bosnya untuk tetap berada di dalam mobil.


bos tunggu saja disini biar saya yang keluar, ucap Roy lalu turun menghampiri para preman tersebut.

__ADS_1


kenapa kalian menghalangi jalan kami, tanya Roy kepada preman itu.


kita nggak ada urusan sama elo, jawab salah satu preman itu.


kita hanya punya urusan sama bos elo, timpal preman yang lainnya.


urusan bos gue itu juga menjadi urusan gue, jawab Roy.


sebelum kalian menyentuh bos gue kalian hadapi dulu nyawa gue, ucap Roy kemudian.


baiklah sebelum kita menghabisi bos elo kita akan habisin elo dulu, ucap preman itu.


mereka pun langsung menghajar Roy.


karena jumlah mereka sangat banyak Roy pun jatuh tersungkur ke tanah dengan keadaan yang sangat memprihatinkan.


Rivaldo yang melihat Roy sudah pingsan dia pun memaksakan dirinya untuk turun melawan preman itu meskipun kepalanya masih sakit.


kalian siapa, tanya Rivaldo.


dan apa yang kalian inginkan dari kami, tanyanya lagi.


hahahaha, para preman itu tertawa bersamaan.


elo nggak usah tau kita siapa, jawab salah satu preman itu.


dan yang pasti kita hanya menginginkan nyawa kamu,timpal yang lainnya.


apa kalian tidak tau kalian berurusan sama siapa, tanya Rivaldo.


hahahaha, kami tau Kami berurusan sama siapa tapi kami tidak takut sama sekali karena saat ini elo hanya sendirian, ucapnya sambil tertawa dan diikuti oleh preman yang lainnya.


Preman itu tidak mau menyia-nyiakan kesempatan itu untuk menghabisi Rivaldo.


mereka langsung memukul Rivaldo,


Rivaldo tidak bisa melakukan perlawanan karena keadaannya saat itu.


sementara ditempat yang sama dua orang gadis sedang berjalan pulang ke rumah.


mereka terhenti ketika mendengar suara meringis kesakitan.


na,apa Lo dengar suara itu, tanya salah satu gadis itu.


iya gue denger seperti suara meringis kesakitan, jawab gadis yang lainnya.


tapi masa iya si Na ada orang yang meringis kesakitan ditempat yang gelap seperti ini, ucap gadis itu.


kita pergi liat yuk, siapa tau ada yang kecelakaan dan membutuhkan pertolongan kita, jawab gadis yang lainnya.


tapi na,,


nggak ada tapi-tapian,ayo ucap gadis itu memotong pembicaraan temannya


iya deh ayo, tapi harus hati-hati ya takut orang jahat, ucap gadis itu.

__ADS_1


mereka pun menghampiri suara tersebut.


dan betapa terkejutnya mereka ketika melihat seorang laki-laki yang babak belur terlentang di tanah.


astaga Yusni,itu orang sepertinya habis dikeroyok sama orang Kita harus nolongin, ucap gadis itu kepada temannya yang bernama Yusni.


tapi na,gue takut, timpalnya.


kita berdoa saja, semoga Tuhan melindungi kita, jawab Natali.


mereka pergi menghampiri laki-laki itu dan menolongnya.


maaf tuan apa yang terjadi sampai tuan seperti ini,tanya Natali ketika sampai di tempat laki-laki itu yang tidak lain adalah Roy.


tolong kami nona, jawab Roy


kami, tanya natali karena dia merasa aneh.


iya nona tolongin bos saya yang sedang di keroyok orang, jawabnya sambil meringis kesakitan.


Natali melihat kekiri dan kekanan untuk mencari orang yang dimaksud laki-laki itu dan dia sangat terkejut melihat seorang laki-laki yang dikeroyok oleh orang yang berpenampilan seperti preman.


Natali menyuruh Yusni temannya untuk membawa laki-laki itu bersembunyi.


yus Lo bawa tuan ini dulu untuk bersembunyi gue mau nolongin cowok itu dulu, ucapnya kepada temannya itu.


tapi Natali apa lo nggak takut mereka itu sangat banyak gue takut lo kenapa-napa, jawab temannya karena dia merasa kuatir sama temannya itu.


Lo tenang saja masih ada Tuhan Yang melindungi gue, ucapnya lalu pergi meninggalkan Yusni untuk menolong Rivaldo.


Sementara Yusni membantu Roy untuk pergi bersembunyi sesuai yang dikatakan oleh temannya Natali.


hey!! bentak Natali ketika sampai di tempat cowok itu dikeroyok.


apa kalian selemah itu sehingga kalian masih masih mengeroyokku orang yang tidak berdaya?? tanya Natali dengan geram.


hey!! bentak salah satu preman itu.


Lo nggak usah ikut campur urusan kami kalo Lo masih ingin hidup, timpal yang lainnya.


haha, Natali tertawa sinis.


gue nggak takut sama kalian selama gue masih melakukan yang benar, lanjutnya lagi.


ini orang nggak mau hidup lagi rupanya, gerutu preman yang lainnya sambil melayangkan sebuah pukulan kearah muka Natali,tapi secepat mungkin Natali menghindar pukulan itu.


hahahaha,tawa Natali


ternyata kalian sangat cupu dan beraninya cuman sama cewek doang,sinis Natali yang membuat preman itu semakin emosi dan mereka pun langsung menyerang Natali tapi Natali yang sudah tau itu akan terjadi langsung menghindar dan melawan mereka.


Natali yang sudah biasa berantem sama orang hanya membutuhkan beberapa menit saja melumpuhkan para preman tersebut.


ternyata segitu doang kemampuan kalian, sinis Natali.


Setelah preman itu terjatuh tersungkur ke tanah Natali langsung memapah Rivaldo menuju tempat persembunyian Yusni dan Roy.

__ADS_1


sedangkan Roy yang menyaksikan perkelahian tadi hanya bisa terdiam karena tidak percaya seorang perempuan cantik bisa membuat preman yang berbadan besar itu jatuh tersungkur dalam hitungan detik saja.***


mohon votenya readaers🥰🥰🥰🙏🙏


__ADS_2