
ehhh sorry, ucapnya.
kalo gitu gue tinggal dulu, ucapnya lagi dan pergi meninggalkan Natali.
Natali hanya bisa melihat Rivaldo yang semakin menghilang dari pandangannya.
setelah Rivaldo tidak kelihatan lagi seorang suster cantik masuk ke dalam ruang inapnya Natali.
selamat siang nona, sapanya.
iya selamat siang juga sus, jawab Natali dengan senyuman manisnya itu.
saya yang akan menemani nona selama tuan Rivaldo pergi ucapanya lagi.
terimakasih sus, tapi saya nggak apa-apa kalo ditinggal suster pergi rawat pasien yang lain saja yang sangat membutuhkan suster,ucap Natali.
maaf Nona saya tidak bisa meninggalkan nona sendirian disini, ucapnya.
kenapa sus?? tanya Natali.
saya beneran nggak apa-apa, lanjutnya lagi.
maaf Nona saya tidak ingin tuan Rivaldo memarahi saya dan itu akan bisa membuat saya dipecat dari kerjaan saya, jawab sang suster tersebut.
terserah suster saja kalo begitu, ucap Natali.
terimakasih nona, jawab suster itu.
hmmm,,,sus boleh saya bertanya??? ucap Natali.
mmmmm boleh nona, jawabnya
siapa Rivaldo sebenarnya sampai kalian yang ada di rumah sakit ini takut padanya?? tanya Natali.
maaf Nona saya juga kurang tau, soalnya saya baru beberapa bulan kerja di sini, jawab suster itu.
__ADS_1
emmmm, Natali menganggukkan kepalanya.
Natali merasa bosan karena sudah lama tiduran.
dia memutuskan untuk pulang kerumahnya.
tapi beberapa saat sebelum dia keluar dari kamar inapnya itu Rivaldo datang bersama anggota gengnya.
Lo mau kemana? tanya Rivaldo ketika dia melihat Natali keluar dari kamarnya.
ehhhh gue mau pulang soalnya gue bosan tiduran Mulu,jawab Natali.
Lo nginap dulu disini soalnya kondisi elo belum terlalu fit, ucap Rivaldo.
ahhh gue nggak apa-apa,nanti gue istirahat di rumah saja, jawab Natali.
ya udah kalo gitu biar kita yang anterin Lo pulang, ucap Rivaldo kemudian.
nggak usah gue bisa pulang sendiri, tolak Natali.
nggak ada kata tidak, ucap Rivaldo.
Natali pun pulang dan diantar oleh Rivaldo.
Didalam mobil Natali kembali merasakan sakit pada perutnya.
Rivaldo sangat panik dan meminta sopir untuk putar balik kerumah sakit tapi ditahan oleh Natali.
nggak usah pak langsung pulang saja, ucap Natali kepada sopir itu.
putar balik pak, ucap Rivaldo tidak kalah.
gue nggak apa-apa val,gue pulang saja gue istirahat di rumah saja nanti, ucap Natali.
tapi Nat,
__ADS_1
nggak ada tapi-tapian, potong Natali.
baiklah, Rivaldo mengalah dan menyuruh sopirnya untuk pulang ke rumah Natali.
oh ya gue nggak mau kerumah sakit apapun yang terjadi, ucap Natali kemudian.
Rivaldo pun diam.
Natalia Masih merasakan sakit pada perutnya dan dia pun menyuruh sopir untuk lebih cepat lagi.
tolong pak lebih cepat lagi, ucap Natali.
baik non, jawab sang sopir dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Natali merasakan sakit di kepalanya dan dia pun mulai tidak sadarkan diri yang membuat Rivaldo panik.
astaga Nat, gue kan udah bilang jangan dulu pulang sekarang Lo harus pingsan lagi, ucapnya.
cepetan pak sebentar lagi kita nyampe di rumahnya, ucap Rivaldo pada sopir itu karena dia tidak mungkin menyuruhnya untuk muter balik kerumah sakit.
sang sopir hanya mengangguk dan semakin mempercepat mobilnya.
beberapa menit kemudian mereka sampai di tempat yang dituju yaitu rumah tempat Natali tinggal.
cepat bukain pintunya, ucap Rivaldo pada salah satu anggota gengnya.
.baik bos, jawabnya sambil membukakan pintu mobil itu.
FLACKBACK OFF****
nah gitu ceritanya yus, ucap Natali setelah dia menceritakan semuanya kepada temannya Yusni.
ohhhhhhjjjj, jawab Yusni.
gila Lo ya gue udah capek-capek ceritain ke elo jawaban elo cuman ohhh doang,, ucap Natali dengan kesal.
__ADS_1
terus gue harus gimana??? tanya Yusni.
terserah, jawab Natali lalu meninggalkan temannya itu menuju kamar.