Cinta Atau Obsesi?

Cinta Atau Obsesi?
episode 9


__ADS_3

di bab ini ada adegan dewasanya yang belum cukup umur jangan baca!!


....................


di masion Louis penjaga tadi yang pergi ke gudang sudah kembali dengan barang barang ditangan nya namun dia tidak melihat sang nona di sana dia hanya melihat teman nya yang tertidur dengan kopi di atas meja lalu pintu gerbang yang terbuka kuncinya pun masih mengantung di gembokkan itu


"astaga kemana nona abis aku, hey bangun hey bangun"penjaga itu mengunjang tubuh si penhaga 2 yang tertidur karna kopi itu


penjaga 1 pun berteriak membunyikan alarm yang ada di pos nya agar semua orang mengetahui itu alarm itu hanya itu jika ada penjahat tiba tiba alarm nya juga tidak ada suara hanya memberikan sinyal merah didalam masin atau tempat terkusus


mereka kelimpungan mencari nona muda nya yang kabur entah kemana membuat mereka semua panas dingin harus siap siap dimarahin Louis


...............


di markas Louis tengah meyiksa orang yang telah berhianat dengan dia namun tiba tiba ada sebuah telepon masuk dari ponselnya Louis awalnya Louis hanya mengabaikan telpon itu tapi ponsel nya terus berdering membuat dia kesal di ambil ponsel itu secara kasar di saku celana nya mengangkat telepon itu.


"(.........)"


"APA"teriak Louis megelegar di markas itu


"KALIAN SEMUA GA BECUS!! "


"(.........)"


"CEPAT CARI!!"


"(baik tuan) "


tut


sambungan telepon itu putus Louis dengan tergesah berjalan keluar markas


"ERICK CEPAT PULANG"teriak Louis mengagetkan Erick yang tengah melamaun. hayoloh Erick melamun apa jangan melamun nanti kesabet kunti 😂 oke lanjot lanjut maksudnya


"punya bos gini amat deh"batin Erick


Louis terus mencari Reya dengan perasaan kesal dia gas mobil itu dengan kecepatan tinggi Louis membawa mobil sediru sedangkan sang asisten diturun kan di tengah jalan agar mencari Reya ketaman. kasian banget ya nasib Erick🤧

__ADS_1


Louis mengakat telepon yang masuk ke pinselnya "ada apa"tanya Louis


"tuan saya suda menemukan nona muda "


"oke kirim alamat nya kau terus saja pantau dia jangan sampe kabur terlalu jauh"ucap Louis


"baik tuan"


tut


"kau tunggu hukuman mu gadis kecil "tatapan nya tajam membelah jalanan menuju tempat diamana Reya berada


...............


sedangkan di tempat lain Reya tengah diam duduk di pingiran jalan yang sepi itu dia tidak tau harus kemana karna dia tidak mengenali tempat itu hari sudah mulai gelap angin kencang mengelebus suhu nya dingin menandakan saat ini hujan akan turun


"duh gimana ini aku harus jalan kemana lagi udah mau gelap lagi, lagian kenapa sih nih jalanan sepi bener"Reya terus saja mengerutu sampai tidak sadar ada mobil yang berheti


sebuah tangan kekar menarik tangan Reya dengan kasar, Reya tersentak kaget dia mendongak kan kepalanya melihat siapa yang menarik nya. mata nya membulat kala melihat siapa orang yang telah menarik tangan nya.


"masuk "


"ga mau lepasin aku mau pergi hiks hiks"


"MASUK FREYA GABRIELLA!! "teriak Louis didepan wajah Reya yang sudah dibajiri air mata di dorongnya tubuh Reya dengan kasar agar masuk kedalam


sampai lah Loyis dan Reya di masion dengan kasar nya Louis terus menarik pergelangan yang sudah merah


sampai di dalam Louis menghempas kan Reya kelantai membuat dia meringis kesakitan


"sepertinya kau mau hukuman dari ku ya"ucap nya dengan seringai mengerikan


"engak aku mohon lepasin aku dari masion ini"


"jika aku bilang tidak YA TIDAK"


"hey siapa kau berani menahan ku terserah aku jika ingin pergi kau bukan bapa ku bukan kaka ku bukan om ku bukan sepupu ku bukan suami ku jangan mengatur hidup ku aku sangat muak sekali dengan Obsesi mu"teriak Reya entah dari mana keberania itu

__ADS_1


"Prang


pas bunga yang ukuran kecil itu sudah terpecah beberapa bagian karna Louis yang melemparnya


"kau berani sekali berteriak di depan ku"ucap nya tenang namun itu sangat mengerikan


perlahan Louis mendekat ke arah Reya yang menangis terisak


"kau mau hukuman ha!! "


"dasar kau iblis tidak punya hati mati saja kau cuih !!"teriak Reya depan wajah Louis dengan dia meludahi Louis membuat Louis marah besar


"plak


satu tamparan keras mendarat di pipi Reya membuat pipinya merah sekali lalu Loyis tarik rambut Reya meyeret menuju ranjang tapi Reya memekik kesakitan karna"Ahkkk" kaki Reya berd*arah terkena serpihan pas bunga yang tadi Louis lempar


Louis tidak peduli dengan teriakan itu lalu ia lempar Reya sampai Reya membentur meja yang ada di pinggir tempat tidur itu dahi Reya berdarah sudah kusut penampilan Reya saat ini


dengan kasar Louis menc*ium bibir Reya dan mel*mat nya dia tarik baju Reya membuat baju itu sobek dan terlempar begitu saja


kini hanya menyisakan b*a dan cel*na dalam Reya lalu Louis membuka b*a itu memperlihatkan gunung kembar Reya dia rem*s rem*s secara kasar tidak ada kenik*matan yang di rasakan Reta dia hanya memekik kesakitan tanpa ba bi bu


Louis mengarahkan senjata nya ke aset milik Reya yang sudah terbuka lalu di masukan nya kedalam milik Reya


"ahkkk"


Reya memekik kesakitan karna rang*san*gan yang di berikan Louis belum sempurna Louis malah langsung memasukan nya


"ahhh hetikan Louis sakit"mohon Reya dengan suara yang tercekat


Louis seakan tuli tidak mendengarkan permintaan Reya itu


Reya sudah sangat lemas dia hanya bisa diam dan pasrah menahan rasa sakit yang Louis berikan.


...................


...jangan lupa dukungan nya ya biar author semangat up nya jangan lupa komen, like, vote, dan hadiah sampai jumpa...

__ADS_1


__ADS_2