
1 bulan kemudian
Reya barada dalam kamar nya lebih tepat nya kamar Louis, semenjak hari dimana Louis pergi ke luar negeri dia tidak pernah kembali ke masion itu karna masalah di sana belum selesai entahlah apa yang meyebab kan Louis tidak balik lagi ke masion itu.
seharian ini Reya berada dalam kamar nya terus karna tadi pagi sampai siang ini badan nya lemas bahkan tadi pagi dia mual mual, dan meyebab kan Reya harus berda dalam kamar nya.
tok tok tok
"non bibi bawain no makanan nih"pangil bi tuti di balik pintu, kalian inget bi tuti? baca ulang episode 8, bi tuti yang selama ini menemani Reya jika Reya sakit bi tuti dengan tulus membantunya jika Reya sedang sedih bi tuti pula yang menenangkannya
cklek
pintu dibuka oleh bi tuti karan tak ada jawaban dari Reya akhirnya bi tuti membuka pintunya dengan sendiri
terlihat oleh bi tuti Reya yang sedang meringkuk di ranjang nya dengan selimut tebal
"ini non makannan nya "
huek huek huek
dengan cepat Reya berlari kedalam kamar mandi menuju wastafel
"astaga non kenapa"panik bi tuti pada saat melihat Reya yang muntah muntah dan terduduk di lantai kamar mandi
"nona tidak apa apa? "
"engga apa apa bi
"bibi pangilin dokter ya non"
__ADS_1
"tidak usah bi mungkin hanya masuk angin ajah"
"yasudah non ayo bibi atar naik ke atas ranjang"
"tunggu bi! .........tolong buang dulu makannanya, pokoknya jangan ada di kamar ini aku ga suka"
"loh bukan nya itu makannan kesukaan nona ya"
"tapi sekarang engga"
"yaudah tunggu bibi ambil dulu. biar bibi kasih suami bibi. sayang kalo di buang"
....................
"bagai mana kau sudah menemukan kelemahannya!?"
"setahu saya dia sangat menjaga gadis itu tapi saya kurang tau itu cinta atau obsesi nya, tapi dia tidak mau kehilangan gadis itu"
"tapi selama satu bulan dia meninggalkan gadis itu di masion. pada saat itu dia akan pergi selama 3 hari waktu saya melapor pada tuan dan dari situ selama satu bulan ini dia belum kembali ke negara ini"
"biarkan saja aku yakin dia pasti tidak mau gadis nya terjadi apa apa"
"tunggu saja dulu habis itu kita susun rencana untuk culik gadis nya"
"baik tuan saya permisi dulu, apa ada lagi yang harus saya kerjaakan
"cukup kau pantau saja gadis itu"
"baik tuan
__ADS_1
......................
"wow....... ternyata kalung ini cantik juga"
"untung aku inget dengan kalung peninggalan ibu jadi aku bisa mengambil dari kosan" ya Reya pada suatu hari berniat mengambil barang barang nya di kosan bukan dia sih yang mengambil nya tapi penjaga yang ada di masion.
"indah sekali sih kalung nya dan permatanya adalah warna kesukaan ku" gumam Reya berjingkrak senang
Reya memang sangat suka dengan warna biru apalagi sekarang dia dapat kalung dengan permata biru, kalung itu sudah melingkar di leher Reya membuat nya tampak sangat indah
menurut Reya yang suka warna biru itu sosok orang kedewasaan. Mereka akan selalu berfikir sebelum bertindak.
Perhitungan harus dilakukan secara matang dan terukur. Mereka juga merupakan sosok yang dapat dipercaya dan diandalkan.
Mereka juga peka akan isu sosial dan selalu ramah serta membantu teman yang sedang mengalami kesulitan. tapi siapa sangka warna biru juga mempunyai sisi kekurangan. orang yang suka dengan warna biru hebat menyembunyikan rasa sakit. Apabila sudah cocok dengan satu hal mereka akan mengalami ketergantungan.
Kekurangan lainnya yaitu suasana hati yang tak menentu. Acuh tak acuh pada satu hal. Terlalu berhati-hati dan mudah cemas akan suatu masalah.
Reya tidak mengetahui kekurangan warna biru itu tapi sudah lah pokonya Reya sangat suka dengan warna biru tak peduli kekurangan nya apa. setiap warna pasti punya kekurangan seperti manusia.
Reya juga suka dengan mawar biru, air laut, yang berhubungan dengan biru deh
"kata ibu kalung ini ada pada saat aku bayi pas ibu menemui aku di semak semak berarti ini kalung dari keluarga kandung aku, apa mereka akan menerima aku ya"
kalung khusus untuk wanita
kalung yang bikin Reya seneng
__ADS_1
kalung khusus untuk pria