Cinta Atau Obsesi?

Cinta Atau Obsesi?
episode 16


__ADS_3

"nama saya keylee Laurens tuan kalo boleh tau nama tuan siapa"tanya balik keyle


"apa dia tidak tau dengan ku apa aku kurang populer ck "


"nama ku Erick"


"oh iya tuan Erick, saya permisi dulu"


..............


"Louis"panggil Reya


"apa hmm"


"kita mau makan dimana?"tanya Reya


"terserah kamu sayang itu kan kamu yang mau"jawab Louis seraya mengusap kepala Reya


"beneran kalo gitu kita makan ayam bakar, bakso, dan nasi goreng di deket taman itu loh, kan banyak pedagang tuh jadi di situ ajah ya"


"tapi sayang disana pastinya rame dan berdebu"


"katanya terserah aku kenapa sekarang perotes"ucap Reya dengan wajah garangnya


"yasudah iya terserah kamu"Louis menjawab dengan pasrah karna melihat wajah garang Reya


..................


"huff membosankan"

__ADS_1


"padahal aku ingin ikut jalan jalan dengan tuan Louis tapi dia tidak mengajak ku meyebalkan sekali, aaaaa kenapa tuan Louis sudah memiliki kekasih padahal aku suka dengan dia pada awal kita bertemu"


"apa aku harus tetap maju atau mundur"


"tapi kata ibu aku tidak boleh merusak hubungan seseorang aaaa ini sangat membingungkan ya tuhan"


Alesya terus berteriak tidak jelas memikirkan apakah dia harus maju untuk mendapat kan cinta Louis atau mundur.


"huh sepertinya aku harus ikhlaskan tuan Louis karna aku tidak ingin mengecewakan ibu diatas sana"


.................


"tuan anda mau bawa saya kemana"


"jangan banyak omong ikut saja"


"tapi saya harus pulang dulu kalo tidak ibu saya akan mencari saya dan khawatir....ish lepas tuan"


"tidak mau tuan saya harus pulang dulu baru setelah itu kita urus masalah ganti rugi itu "


"memang kamu mau membayarnya" tanya Erick mengangkat salah satu alis nya


"heheh tidak tuan Erick, saya tidak punya uang untuk mengantinya"


"yasudah kamu ikut saya "


"eh...eh..tunggu tapi kan saya harus pulang biar ibu saya tidak cemas tuan Erick"


"ck, kau bawel sekali cepat masuk kau membuang waktu ku "

__ADS_1


"ish tap......"belum sempat keyle meyelesaikan ucapannya Erick sudah memotong nya


"cepat...!! kita kerumah kau dasar bawel"


"heh dasar es batu"gumam Keyle


"aku mendengarnya "


......................


"sayang apa kamu yakin akan menghabiskan makanan sebanyak ini?"tanya Louis pasalnya Reya banyak sekali memesan makanan mulai dari ayam bakar, baso, ayam geprek, nasi goreng, sate, es buah, pisang isi coklat dan martabak. bukan tidak punya uang Louis bahkan mampu memborong seluruh gerobak yang ada di sini tapi dia heran apa Reya akan menghabiskannya


"heheh kamu juga makan lah tapi makannya setelah aku ya. aku cicipi semuanya baru kamu yang makan oke " ucapnya dengan enteng sedangkan Louis hanya terbengong menatap Reya


"cobain bakso dulu deh"ucapnya lirih seraya mengambil sambel yang ada di depan matanya


"sayang jangan pake sambel ga baik buat perut kamu nanti sakit"


"ish kamu diem ajah aku dulu udah biasa makan yang pedes pedes jadi jangan perotes"ucapnya sedangkan Louis hanya bisa menghembuskan nafasnya saja


"umm nih sekarang kamu tinggal habisi bakso ini ya "ucap Reya tanpa dosa dengan memverikan bakso yang super pedes itu


"tapi sayang in......."belum sempat berucap lagi Reya sudah memotong ucapan Louis


"ga ada tapi tapi nya pokonya kamu harus makan itu sampe habis kalo engga aku nangis disini 1,2,3 huwaaaa hiks hiks aaaa "


"eh...eh sayang jangan nagis iya aku abisin, malu tuh diliatin orang orang"Louis berusaha menenangkan Reya yang nangis karna semua orang sedang melihat kearahanya


"yaudah cepetan abisin"titah Reya mutlak

__ADS_1


"iya iya"


"kenapa aku jadi seperti suami takut istri ya"


__ADS_2