
malam hari di sebuah masion mewah milik Louis, Alesya tengah terisak karna kejadian tadi di kantor, hari pertamanya masuk kerja Alesya harus menerima pelecehan dari boss nya itu sudah membuat Alesya trauma
rupanga isak tangis Alesya terdengar dari luar karna memang di kamar itu tidak ada kedap suara, Reya yang melewati kamar Alesya mendengar suara isakan tangis ia pun mengetuk pintu kamar itu
"hiks hiks
tok tok tok "Alesya ini aku Reya kamu kenapa didalam" tidak ada jawaban dari Alesya Reya pun membuka pintu dengan perlahan mencari keberadaan Alesya
Reya menemukan Alesya yang tengah terisak di pojokan
"eh sya kamu kenapa?" tanya Reya panik melihat Alesya yang menangis, Alesya yang mendengar suara Reya dengan cepat memeluk Reya "eh kenapa sih hah"
"a aku hiks aku huuaah hiks hiks"
"kamu tenang sya tenang" ujar Reya lalu mambantu mangangkat Lesya ke Ranjang agar dan memberikan air agar lebih tenang
Louis yang sedang mencari keberadaan Reya kemana mana tapi dia tidak menemukan Reya pada akhirnya dia melihat pintu kamar lesya yang terbuka dan mendengar suara Reya "sayang kamu di dalam?" tanya Louis memastikan
"iya ..."
"kamu lagi apa di sini hmm" Reya tidak menjawab pertanyaan Louis membuat Louis geram namun dia tahan
Louis melihat Lesya terisak menyeringitkan alisnya karna menurut dia kenapa wanita itu menangis apa derama
"kenapa kau menangis?"tanya Louis
"iya sebenernya kamu kenapa Alesya?, ceritain ke kita, kita bakal semampu mungkin untuk mencari solusi"ucap Reya
"a aku ko kotor hiks hiks "ucap Alesya terisak
*flashback*
__ADS_1
"lebih cepat kau mengoyangkan ping9ul mu baby"
"aargg ah aku sudah tidak tahan baby " ucap pria itu
dengan cepat pria itu mengangkat tubuh Lesya kedalam kamar pribadi yang ada di ruangan itu. lalu dia merobek baju yang dikenakan Lesya yang hanya meyisakan b*a
dan cela na da*am
pria itu men*ium bibir Lesya dengan rak us lalu ciu*an itu turun ke le her jenjang Lesya membuat bekas merah disana
lesya yang sendari tadi memberotak, namun itu tidak membuahkan hasil dia masih dalam kungkungan pria itu
"ah ah de*ahan itu lolos dari bibir Lesya membuat pria itu semakin bergairah
"arrg baby aku sudah tidak tahan bersiap lah ah"
pria itu pun mengarahkan miliknya kedalam milik Lesya, sekali hetakan namun tidak berhasil karna milik Lesya sangat s empit "arrg s sakit "lirih Lesya
"ah sebentar lagi baby tahan" dan dua kali h3ntakan dengan kasar pria itu mengh3ntakan nya membuat Lesya menjerit kesakitan "aaaaa argg sa sakit "
sampai akhirnya mereka sampai ke puncak kenikmatan membuat tubuh pria itu ambruk di sebelah Lesya
Lesya sekuat tenaga bangkit memakai kemeja pria itu dan jas pria itu karna baju nya sudah robek hanya meyisakan roknya yang masih utuh
Lesya pun keluar dari kantor itu semua karyawan yang melihat Lesya memakai kemeja dan jas yang digunakan bos nya
namun Lesya tidak peduli tentang pandangan orang kepada dirinya yang dia inginkan hanya ingin cepat sampai masion Louis
"ish itu kan sekertaris baru itu tapi udah bisa puasin boss kita di atas ranjang" nyiyir karyawan 1
"hahah mungkin dia kali yang mengoda duluan, tapi aku juga mau "
__ADS_1
*flashback done
"hah!! astaga tega banget bos kamu itu!!" ucap Reya kaget sekaligus marah
"kamu harusnya melaporkannya Lesya"
"aku tidak berani, dan aku tidak ingin memperpanjang urusan ini yang malah akan membuat hidup aku rumit" jawab Lesya dengan lirih
"aku akan membantu mu " ucap Louis dengan wajah dingin, Louis pun merasa marah karna wanita yang di temukannya yang sudah ia anggap adik di lec*hkan seperti itu
"tidak perlu " ucap Lesya
"apa aku boleh memeluk kalian, aku sudah mengngangap kalian keluarga ku, nona Reya dan tuan Louis sudah aku anggap kaka ku (walau Reya lebih muda ya)
"iya sini peluk, kamu harus menjadi wanita kuat ya Alesya kaya aku" ucap pedenya bumil
Louis yang mendengar Reya sepede itu mengangkat salah satu alisnya dan tersenyum " astaga kenapa dia menjadi pede sekali, tapi ini baby twins yang pede tingkat tinggi"batin Louis
"yaudah sebaiknya kamu istirahat Alesya jangan terlalu banyak pikiran, jika ada masalah cerita ke aku atau Louis
" iya nona Reya" ucap Lesya
"katanya kamu udah anggep aku kakak kamu, jadi panggil kakak dong aku kan pengen ngerasain di panggil kakak dan kamu bakal beruntung punya kakak yang cantik dan imut kaya aku hahaha"
"eh i iya kakak"
"apalagi ini bumil satu ini narsisnya tingkat tinggi, apa nanti anak ku akan se narsis itu ya, tapi itu kenyataan mommy nya cantik dan tentu daddy nya tampan"batin Louis
........
udah paket komplit ini mah mommy and daddy narsis akut
__ADS_1
Bersambung~
jangan lupa dukungan nya