
"shhh" Reya sudah tersadar dari pingsannya ia melihat sekeliling, tampak ruangan yang tidak ia kenali
"kau sudah sadar ternyata" suara dingin dan tegas mengelegar di ruangan kamar yang serba hitam itu, Reya menoleh ke arah seseorang yang barada di ambang pintu seoarang pria tampan, gagah, tinggi.
"siapa kamu kenapa kamu menculik ku"teriakan Reya mengelegar di ruangan serba hitam itu
"kau tidak perlu tau, yang pasti aku akan menggunakan mu untuk membuat suami mu hancur!!"
"hiks hiks t tolong jangan s sakiti suami ku, kau boleh membunuhku tapi jangan suamiku."ucap Reya dengan menangis terisak isak dan wajah pucatnya
"apa kau bilang kau melarangku untuk tidak menyakiti suamimu!, tapi sayangnya aku akan tetap melenyapkan mu dan suami mu"ucap nya dengan meyeringai dan penuh penekanan
"dasar iblis tidak punya hatii kau pria jahattt..."teriak Reya
"pranggg" pria itu membanting pas bunga yang berada di atas meja membuat kaki Reya terkena serpihan pas bunga itu dan mengeluarkan darah
"apa tadiii kau bilang aku iblis tidak punya hatii lalu bagai mana dengan suami mu!!, kau hanya gadis biasa yang tidak tau tentang suami mu!!!" bentak pria itu membuat Reya ketakutan setengah mati dengan bibir nya yang sudah pucat pasi
"hiks hiks huuuh shh a au s sakit perutkuuu hisk hisk" bruk" kesadaran Reya mulai lenyap dan membuat nya ambruk kelantai.
sedangkan si pria yang melihat Reya pingsan mengumpat dengan wajah yang datar dia mengangkat Reya ka atas ranjang namun lagi lagi dia heran dengan kalung yang ada di leher Reya.
__ADS_1
pria itu mengambil kalung itu dan melihat dengan detail terdapat tulisan "family petrov"
"i ini kalung sama dengan yang ku miliki namun bedanya ini model wanita" gumam pria itu. dia jadi teringat ucapan mommy nya
"*mom lagi apa?"
"mommy hanya melihat lihat malam dengan mengingat adik mu, mommy sangat merindukannya."
"mommy menyesal dengan semua tindakan mommy waktu dulu hiks hiks, mommy yakin adik kamu masih hidup namun mommy tidak tau dia dimana"
"kenapa mommy sangat seyakin itu, dan kalo pun adik ku masih hidup bagai mana kita mencarinya?"ucap pria itu yang turut merasakan kesedihan sang mommy
"tidak tidak mungkin" pria itu terus menggelengkan kepalanya menandakan ia kurang yakin namun hatinya dia mempercayai kenyataaan itu.
pria itu dengan tiba tiba memeluk tubuh Reya yang tengah pingsan itu namun tiba tiba pintu kamar itu terdobrak
"brakk"
memperlihatkan seoarang pria dengan wajh yang sangat murka lalu menghajar pria yang memeluk istrinya
"bedebah kau, mati saja kau kendrick" bukk" ya pria yang meculik reya adalah kendrick
__ADS_1
"sial, kau yang harusnya mati Louis"ken pun balik menghajar Louis, dan terjadi lah baku hantam
"tuan tuan sudah jangan terus berdebat kita harus cepat membawa nona Reya ke rumah sakit" ucapan Erick mampu membuat kedua pria yang berdebat itu berheti dan menoleh ke arah Erick lalu melirik ke arah Reya yang sudah tidak sadarkan diri sejak tadi
dengan cepat Louis menggendong tubuh Reya lalu membawanya menuju rumah sakit di ikuti oleh kendrick "sayang ku mohon bertahan lah"
.........
Bersambung~
jangan lupa dukunganya ya teman teman☺
vote mu sangat berarti bagi novel ku
like mu membuat aku tambah semangat
komen mu meramaikan novel ku
hadiah mu sangat berharga
sampai jumpa di eps selanjutnyaaa😘
__ADS_1