
Louis dan Reya sedang berada di kamar dengan dominasi warna hitam itu, Louis yang tengah bersandar di ranjang nya dengan menumpu laptopnya sedangkan Reya hanya menonton televisi saja
"tuan kenapa kau menahan ku?"tanya Reya
"karna aku mengiginkan mu"
"cih. kenapa mengiginkan ku bahkan kita saja baru bertemu"
"entah lah mungkin aku tertarik dengan mu dan mencintai mu "
"tuan yakin tuan cinta menurut ku itu bukan cinta tapi Obsesi tuan"
"sudahlah diam Reya jangan banyak bicara.... Dan satu lagi aku bukan tuan mu panggil nama atau kalo kau mau kau bisa panggil sayang,baby,honey,cintaku,dan berbagai panggilan romantis lain nya"
"ishh jijik banget. mendengar nya saja jijik apa lagi memangil nya"gerutu Reya dengan wajah mengekspresikan jijik, sedangkan Louis yang melihat itu hanya diam tapi seyum terbit di bibir nya
Louis menutup laptopnya menaruh dia atas maja lalu dia mrmatikan televisi yang tengah Reya tonton " lah kenap di matiin aku masih mau nonton"
"sudah cepat tidur sekarang sudah malam"
Reya dengan wajah cemberut segera tidur membelakangi Louis tapi Louis menarik Reya kedalam pelukan nya membalik kan tubuh Reya "ish apa apaan sih kenapa peluk peluk"
"diam lah bukannya posisi ini lebih nyaman"tak dapat dipungkiri bahwa posisi itu sangat nyaman. Reya tidak bisa bohong dia tertidur didada bidang Louis itu sangat membuat nya nyaman
__ADS_1
Tak berapa lama Reya pun tidur sudah memasuki dunia mimpinya begitupun dengan Louis dia sudah berada di dunia mimpi
.......
Pagi hari telah tiba Reya lebih dulu bangun sedangkan Louis masih tertidur pulas diatas kasurnya
Reya keluar dari kamar mandi Louis nampak masih tertidur. dipandanginya terus wajah Louis "jika aku tidak melawan dan terus menurut padanya apa aku bisa sedikit bebas?"tanya nya dalam hati
"apa kau sudah puas memandangi wajah ku"suara khas bangun tidur membuat Reya tersadar dari lamunan nya. demi apapun wajah Reya sudah merah seperti kepiting rebus, malu sekali dia.
"siapa juga yang memandangi mu jangan kepedean"
"jangan alasan sayang"
.................
Mereka sudah berada di meja makan, setelah mereka sudah selesai sarapan Louis dan Reya bersantai di ruang keluarga "Louis apa kau tidak kerja? "tanya Reya
"tidak hari ini aku mau dirumah"
"Louis tapi aku bosen di masion ini"
" lalu kau mau apa"Louis menatap wajah Reya dengan wajah datar nya itu
__ADS_1
"Louis aku mohon boleh ya kalo aku kembali sekolah lagi aku harus meyelesaikan sekolah ku"mohon nya kepada Louis, sedangkan Louis hanya diam dengang wajah datar
"tidak"
"Louis aku ingin sekolah, aku bukan hewan yang seenak nya kau kurung!!"
"siapa yang mengangap mu hewan Freya Gabriella?, tidak ada!!......jangan memancing emosiku kau paham"
"memang tidak ada yang menyama kan aku dengan hewan, tapi perlakuan mu yang membuat aku merasa aku seperti hewan yang dikurung di kandang indah namun membuat aku menderita!!!"teriak Reya yang sudah emosi dengan perlakuan Louis
"aku masih berbaik hati kucing kecil tidak menyiksa mu. kau mau aku kasar dengan mu?, jika iyaaa!!..... Aku akan cambuk diri mu jika kau membuat kesalahan!!"bentak nya membuat Reya dibanjiri air mata
"aku mau keluar dari masion terkutuk iniiiiii"Reya berteriak mengema di masion itu para pelayan yang mendengar itu dan melihat itu hanya diam tak berani ikut campur
Habis kesabaran Louis kali ini ia menyeret Reya kedalam kamar, sampai di dalam kamar dia melempar Reya sampai Reya jantuh kelantai membuat dia meringis kesakitan
"apa mau mu Reya. kau terus membuat ku marah"bentak nya lalu mencengkram dagu Reya dengan kuat
"hiks hiks kau tanya mau ku apa. Aku ingin keluar dari masion TERKUTUK ini kau paham LOUIS DEVANO JOHNSON" Reya membentak Louis dengan menekan kata dan nama nya bagai mana Reya bisa tau nama Louis dengan lengkap? Jawabannya dia tadi dia melihat foto Louis dengan bingkai besar di atas tertulis nama Louis devano johnson jadi di situ Reya bisa tau
Louis memang terkenal di negara nya namun Reya tidak pernah mau tau tentang itu dia pun tidak pernah update sosial media atau liat berita jadi dia memang tidak tau Louis
................
__ADS_1
jangan lupa dukungan nya dan maaf jika ada taypo