
hari ini Louis akan keluar masion karna ada urusan di markas, dia sudah siap dengan kemeja putih nya membuat Louis very very cool and handsome membuat siapa saja terpesona dengan dia.
kini Louis berada di dalam kamar nya dengan Reya duduk di tepi ranjang "sayang hari ini aku akan pergi ke markas kau diam di masion ini, jika ada yang kau butuhkan bisa minta pelayan untuk membantu mu."
"hmmm"
"aku tak suka kau jawab singkat begitu! "
"ish dia sediri juga suka singkat jawab nya."gumam Reya yang masih di dengar oleh Louis
"aku mendengarnya sayang"
"ck. iya Louis somoga kau pulang dengan selamat"
"tapi kalo kau tidak pulang juga tidak apa apa"batin Reya
"oke aku berangat"
CUP
Louis meng*ecup bibir Reya dengan cepat lalu keluar kamar pergi menuju markas, sedangkan Reya hanya melongo dibuat nya.
"dasar Mafia mesum "Reya terus saja mengerutu akibat nya Louis yang mencium Reya tiba tiba, tiba tiba satu ide mucul di kepala Reya
__ADS_1
Reya pergi keluar kamar. Reya berniat akan kabur dari masion Louis namun belum sampai gerbang pelayan menghampirinya.
"maaf nona mau kemana ya?"tanya sang pelayan itu
"emm aku ingin keluar masion berjalan jalan saja dan tadi Louis juga udah ngijinin ko"
"mau saya temenin nona?"
"tidak usah aku sendiri ajah, lagi pengen sendiri"jawab Reya dengan santai dia tidak terlihat gugup karna dia memang handal mengibuli orang siapa sangka Reya yang baik hati lemah lembut penyayang tapi handal soal mengibuli orang tapi dia mengibuli orang hanya keadaan terdesak saja seperti saat ini.
"yaudah nona saya ke dapur dulu ya"
"oh iya "
Reya pun berjalan keluar menuju gerbang masion di sana ada dua orang penjaga Reya memikirkan cara apa untuk bisa melewati mereka, beberapa saat Reya melihat pelayan tadi yang bersapaan dengan dia tengah membawa barang yang akan di simpan di dapur
"iya nona. sebaiknya nona pangil saya pelayan tuti nona "
"udah ga papa aku pangil bi tuti ya, oh iya bi aku minta kopi satu ya bik"
"oh iya nona"ucap bik tuti dia tidak mengira sang nona doyan minum kopi apa lagi kopi hitam
bik tuti pun kedapur untuk membuat kopi permintaan Reya tak berselang lama bik tuti sudah kembali dengan nampan berisi gelas kopi itu,"ini nona kopinya."
"oke makasih bi"
__ADS_1
"yaudah saya kedalam lagi nona"pamit bik tuti yang sudah masuk kedalam
Reya berjalan menuju gerbang sampailah ia di depan mereka "ini kopi buat kalian oh ya salah satu di antara kalian bisa bantu saya ga?, tadi saya ingin minta bantuan tapi saya hanya liat kalian jadi minta bantuan sama kalian deh."tanya Reya
"saya akan membantu jika saya mampu"jawab pelayan 1
"yaudah kamu ke gudang ya ambilin pot bunga saya mau menanam sesuatu sama pupuk nya ya serokannya juga jangan lupa"
"yaudah nona mari saya antar ke gudang"
"emm saya nunggu di sini ajah sama pak ini"
"tapi nona...... "ucapan penjaga itu terpotong oleh ucapan Reya "ga papa saya tunggu sini biar nanti tingga ke sana untuk menanam"ucap Reya seraya menunjuk arah sebuah pohon ada hiasan bunga kursi bisa dibilang taman tapi taman ada yang lebih bagus lagi di velakang masion
"baiklah nona"penjaga itu pun pergi menuju gudang sedang kan Reya akan menjalankan aksinya
"pak mau kopi ga? "tanya Reya
"tidak nona"tolak nya
"yah ayolah pak saya meracik kopi ini khusus karna resepnya turun temurun pak" Reya terus memaksa penjaga itu agar mau minum kopinya dan beberapa kali penjaga itu menolak,beberapa saat akhirnya penjaga itu mau minum kopinya karna Reya yang terus memohon dengan wajah memelas nya dia minum kopinya namun penjaga itu diam sesaat karana rasa kopinya sama dengan kopi buatan istrinya y pelayan tadi adalah istri si penjaga ini.
penjaga itu meyeruput kopinya beberapa detik kemudian. penjaga itu tertidur di kursi yang ada di pinggir nya, Reya mengabil kunci gerbang yang ada di saku celana penjaga itu Reya sudah meyusun yang mana yang harus ke gudang dan penjaga mana yang harus di kasih kopi
dibukanya pintu gerbang itu dengan gembok yang sudah terbuka lalu Reya sudah keluar sempurna dari masion itu Reya lari sekuat mungkin sebelum ketahuan oleh penjaga 1 dan melapor ke Louis. kali ini Reya tak tau ini jalan apa dia hanya duduk di halte yang sudah tak terpakai dengan jalan yang sepi
__ADS_1
................
oke para readers author tercinta jangan lupa dukungannya ya